Waktu Posting : 30-08-2014 08:10 | Dibaca : 3673x
30-05-2014 14:05
Menjaga Kulit Salah satu bagian tubuh wanita yang paling diberi perhatian oleh pemiliknya adalah kulit. Sedikit banyak, yang namanya perempuan pasti memikirkan keindahan dan kebersihan kulitnya. Sebagai orang Indonesia, kamu pasti sudah terlalu banyak melihat perilaku orang-orang yang ingin memiliki kulit putih. Hal itu karena di Indonesia yang orang-orangnya mayoritas berkulit sawo matang, kulit putih merupakan perlambang kebersihan dan kecantikan. Ada pula satu hal yang sering pula kamu dengar sehubungan menjadikan kulit putih adalah dengan mandi susu. Kembali ke bahasan menjaga kulit. Jenis tekstur dan warna kulit setiap orang bisa berbeda, akan tetapi kulit mana yang dirawat dan tidak dirawat bisa jelas dibedakan meski antara orang kulit hitam dan kulit putih. Cara paling umum untuk merawat kulit adalah dengan mandi minimal dua kali sehari dan membersihkan wajah ketika akan pergi, pulang dari luar rumah, serta sebelum tidur. Jika ada tambahan lain, biasanya orang memakai krim pelembab atau pencerah wajah, lalu ada pula pembersih wajah, sedangkan untuk kulit bagian tubuh lainnya sering digunakan lotion agar tidak kering atau hitam karena sering terkena sinar matahari. Baca juga : Misteri Kehebatan Tubuh Wanita Khasiat Susu Mari kita lanjutkan ke mandi susu. Maksud mandi di sini bukan secara gamblang menyuruh untuk mandi di dalam bak penuh susu. Berapa banyak botol susu yang perlu kamu beli kalau begitu? Perihal memutihkan kulit ini pun tak dapat sembarangan diartikan. Susu yang digunakan pun bukan susu biasa yang dijadikan sebagai minuman. Kini sudah dijual susu khusus yang merupakan produk kosmetik atau kecantikan. Biasanya bentuk susu ini berupa bubuk dan dijual per bungkus agak kecil. Jika memang ingin berendam dan merasakan mandi susu secara nyata, kamu bisa mencampur beberapa bungkus susu ke dalam bak mandi yang berisi air hangat kuku. Seperti yang disebutkan di judul, khasiat susu ini sendiri terhadap kulit kita adalah memutihkan dan menjaga kesegaran tubuh. Selain itu, dengan memakai susu secara rutin, kulit bisa menjadi semakin halus dan mulus, menghilangkan garis-garis kerut yang tampak jelas. Pemakaian secara rutin sebaiknya dilakukan 2-3 kali seminggu. Berendam di dalam air campuran susu yang hangat merilekskan otot dan pori-pori kulit yang telah dipakai beraktivitas seharian. Jika baru pertama kali mencoba, akan lebih baik jika dipakai setiap hari, lalu sedikit demi sedikit dikurangi porsinya jika sudah terasa manfaatnya. Baca juga : Perawatan Rambut Harus Disesuaikan dengan Jenis Rambut Lulur Selain untuk mandi, susu tersebut juga bisa digunakan sebagai lulur dan masker wajah. Lulur berarti susu tersebut secara langsung digunakan untuk membersihkan daki dan kotoran yang menempel pada kulit serta mengangkat sel kulit mati. Sedangkan untuk masker wajah, susu berbentuk bubuk itu ditambahkan air hangat sedikit hingga cukup kental, tetapi tidak cair dan bisa dioleskan di wajah membentuk masker. Kedua cara pemakaian lain ini bisa pula digabungkan dengan mandi susu agar khasiatnya lebih terlihat dan kulit putih bersih jadi pesona kecantikanmu.
06-09-2018 02:13
Dehidrasi bisa terjadi saat tubuh kehilangan banyak cairan dalam jumlah yang cukup banyak sehingga tubuh perlahan akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi secara normal. Dehidrasi bisa terjadi secara akut (sementara) maupun dehidrasi kronis (dalam jangka panjang). Penyebab dehidrasi akut pada umumnya akibat kejadian tertentu seperti olahraga yang terlalu keras hingga diare atau muntah. Sementara dehidrasi kronis pada umunya terjadi akibat gaya hidup seperti jarang minum atau mengonsumsi air yang tidak bersih. Menurut penelitian, sekitar 75% masyarakat Indonesia menderita dehidrasi kronis. Jika dehidrasi terus dibiarkan maka akan menimbulkan beragam masalah kesehatan pada tubuh karena air merupakan komponen penyusun tubuh yang sangat penting. Sekitar 60% tubuh tersusun dari air dan 75% dari otot, 85% dari otak manusia terdiri dari air. Jika tubuh mengalami dehidrasi maka dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada sistem organ seperti : 1. Pencernaan Kurang cairan dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi. Disarankan untuk mengonsumsi makanan sumber serat dan banyak minum agar tidak terjadi sembelit. Mengonsumsi banyak cairan juga dapat menurunkan risiko kanker kolektoral terutama pada bagian distal (ujung usus). 2. Saraf Kurang cairan pada tubuh dapat menyebabkan tubuh kehilangan fokus bahkan penurunan kesadaran. Mengonsumsi banyak cairan kerap dikaitkan dengan penurunan intensitas migrain. 3. Saluran kemih dan Ginjal Banyak ahli sepakat jika kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Dehidrasi berkaitan dengan munculnya penyakit batu ginjal serta gagal ginjal kronis. 4. Kandungan Selama masa kehamilan, dehidrasi dapat menyebabkan berkurangnya jumlah cairan ketuban. Cairan yang cukup juga sangat diperlukan untuk ibu menyusui agar ASI lancar. 5. Peredaran darah Dehidrasi dapat dikaitkan dengan meningkatnya kekentalan plasma darah. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan munculnya risiko DVT (deep vein thrombosis) serta emboli pulmoner, penyakit jantung koroner dan penurunan tekanan darah).
28-06-2014 05:38
Pada prinsipnya, tiada persoalan untuk pasien hipertensi guna berpuasa, sepanjang tensi darahnya teratasi serta pasien meminum obat dengan cara teratur. Waktu ini telah banyak obat yang dapat diminum cukup satu kali dalam satu hari, yang dapat diminum waktu sahur atau berbuka. Terkecuali untuk pasien yang memperoleh dosis tiga kali /hari serta tensi darah tetap dalam step penyesuaian dengan dosis. Di samping itu, pasien hipertensi pun mesti tetap mencermati gaya hidup yang sehat sepanjang berpuasa. Kunci utama untuk pasien hipertensi dalam melaksanakan ibadah puasa ialah mengatur tensi darah supaya tetap stabil.  Baca juga : Kenali Penyebab Hipertensi Sekunder Berikut tips yang bisa Anda lakukan agar tensi atau tekanan darah Anda tetap stabil : Jauhi makanan yang memiliki kandungan banyak garam atau asin, makanan yang diawetkan, makanan kaleng, serta makanan cepat saji. Kurangi makanan yang memiliki kandungan lemak. Mengatur berat tubuh dengan konsumsi protein seperlunya. Banyak makan makanan yang memiliki kandungan kalsium lantaran kalsium dapat turunkan desakan darah. Kalsium terdapat banyak di sayuran serta buah-buahan. Olahraga teratur paling sedikit 30 menit. Olahraga ringan sepanjang bln puasa seperti jalan kaki atau melaksanakan pekerjaan rumah. Jadi, untuk Anda pasien hipertensi Anda dapat tetap menjalani beribadah puasa sepanjang bln ramadhan. Lantaran kecuali menunaikan perintah agama, beragam riset medis menunjukkan puasa pun baik untuk kesehatan. Apa sih Hipertensi itu? Hipertensi ialah satu situasi dimana seorang alami penambahan tekanan darah diatas normal di mana tekanan darah sistolik semakin besar atau sama juga dengan 140 mmHg serta atau desakan diastolic sama atau semakin besar 90 mmHg.  Baca juga : Kiat Membatasi Makanan Tinggi Lemak Bagi Anak Anda Hipertensi tak mempunyai tanda-tanda yang spesial hingga kerapkali susah disadari oleh penderitanya. Karenanya tiap-tiap orang, terlebih yang mempunyai resiko hipertensi serta berumur di atas 30 thn dianjurkan untuk memerikasakan darah dengan cara teratur. Tetapi ada berbagai hal yang bisa menjadi indikator hipertensi, yakni pusing atau sakit kepala, kerap gelisah, muka merah, tengkuk jadi pegal, gampang tersinggung, telinga berdenggung, sulit tidur, sesak napas, gampang capek, mata berkunang-kunang, mimisan, serta pandangan kabur Beragam unsur yang menyebabkan terjadinya hipertensi, dimulai dari pola hidup, umur, kegemukan atau obesitas, kurang kegiatan fisik, kurang berolaraga, terlampau banyak mengkonsumsi garam, merokok, minum alkohol terlalu berlebih, serta stres. Yakinkan Anda mempunyai alat pengukur tensi darah, baik yang berbentuk cuff air raksa (sphygmomanometer) maupun alat digital yang lain. Alat ini penting untuk mengukur penambahan tensi darah diatas normal yang diperlihatkan oleh angka systolic (sisi atas) serta angka bawah (diastolic) pada kontrol tensi darah memakai alat pengukur tensi darah yang baik.