Waktu Posting : 10-12-2014 13:56 | Dibaca : 525x
14-08-2014 07:30
Jerawat barangkali telah hilang serta tak memiliki isi lagi, tetapi persoalan baru hadir. Sisa luka kehitaman yang amat mencolok bikin muka tak mulus serta mengganggu performa. Barangkali, sisa luka ini nongol sebab tangan Anda yang usil memencet jerawat waktu masih muncul. Tetapi, sebenarnya, tanpa ada memencet jerawat juga jerawat masih bisa menyebabkan sisa luka sebab ada gangguan kolagen yang disebabkan oleh radang dalam kulit. Pertama-tama, ketahui dulu seperti apakah itu luka sisa jerawat. Bekas-bekas jerawat bisa dibedakan seperti di bawah ini : 1. Atrophic, sisa jerawat bopeng yang agak dangkal 2. Bentuk boxcar, sisa jerawat bopeng yang lebih dalam serta menggulung. 3. Bentuk ice-pick, sisa jerawat yang terlihat seperti bolongan kecil diatas nya tetapi nyatanya dalam. Warna kulit pun memerankan dalam keseriusan sisa luka. Orang dengan warna kulit yang lebih gelap barangkali bakal menderita penggelapan atau mungkin hyperpigmentation, sedangkan orang dengan warna kulit cerah bakal condong merasakan kemerahan atau mungkin erythma pada sisa luka. Baca juga : Waspadai, Minuman Keras Bisa Akibatkan Buta Mata Sisa luka jerawat bakal jadi tambah fatal bila ter-ekspos atau mungkin menjalani beberapa hal tersebut di bawah ini : 1. Terserang paparan cahaya matahari Cahaya matahari pada sisa luka bakal bikin sisa luka menggelap serta memperlambat pemulihan. Cahaya ultraviolet pada matahari merangsang melanosit (pigmen penghasil sel) yang menyebabkan menyusutnya warna kulit. Karenanya, sebelum saat keluar rumah, senantiasa gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau mungkin SPF yang lebih tinggi yang memiliki kandungan zinc oxide. Gunakan lagi setalah berkeringat ataupun berenang, atau mungkin sesudah ada dibawah matahari sepanjang kian lebih dua jam. Batasi saat dibawah matahari, terlebih pada jam 10. 00-14. 00, dan gunakan baju yang membuat perlindungan. 2. Memencet jerawat Tangan Anda barangkali gatal hendak memegang serta keluarkan isi jerawat yang mengganggu, tetapi Anda butuh bersabar bila tak hendak memiliki sisa luka yang susah di hilangkan. Memencet jerawat cuma bikin radang makin kronis serta melukai kulit. Bahkan juga, memencet jerawat bisa menyebabkan munculnya nanah serta bakteri masuk lebih dalam ke kulit hingga mengakibatkan kerusakan kolagen lebih lagi. Baca juga : Efek Negatif dari Penggunaan Kawat Gigi atau Behel 3. Memoleskan vitamin E Vitamin E nyatanya menghindar sistem pengobatan sisa luka jerawat. Pada intinya, tiada faedah apa pun dari memoleskan vitamin E ke sisa luka, bahkan juga berbagai orang bisa alami persoalan kulit. Dalam menyembuhkan sisa luka jerawat, bisa dikenakan cream berjenis kortikosteroid. Waktu jerawat kemerahan serta bengkak, cream ini bisa dioles-oleskan untuk bikin radang mereda. Kandungan kortiskosteroid bakal diserap oleh sel kulit serta kurangi peradangan. Tetapi cream tipe ini pula mempunyai banyak dampak samping apabila dipakai dengan cara asal-asalan. Oleh karena itu, penggunaan cream ini baiknya memperoleh pengawasan dari dokter. Setelah itu, waktu jerawat telah tak memerah serta mulai jadi kering, berikan cream kulit yang berperan membuat cerah pigmen kulit seperti Kojic acid yang memiliki bahan basic ekstrak jamur, arbutin atau mungkin ekstrak bearberry, serta vitamin C. Upaya lain untuk mempercepat luka sisa jerawat yang tidak kunjung hilang ialah dengan prosedur laser. Umumnya, prosedur ini dikerjakan pada sisa luka jerawat yang dalam. Pada sisa luka yang tak serius, cuma dibutuhkan kesabaran supaya sisa luka bisa menghilang seutuhnya. Berbagai minggu sesudah jerawat pecah dengan cara alami serta segera jadi kering jadi luka, pembuluh darah baru bakal isi ruang luka untuk memberikan nutrisi kulit. Oleh karena tersebut luka baru jerawat umumnya berwarna merah muda. Berbagai bln. lalu, kolagen yang bangun jaringan kulit mulai membuat serta isi sisi yang terluka tadi. Perlu tempo tahunan untuk hilangnya sisa luka lantaran rusaknya kulit serta jaringan lemaknya disebabkan jerawat.
15-08-2014 08:39
Saya mempunyai masalah di bagian bibir. Yaitu, bibir saya sering sekali berwarna gelap jika di lingkungan luar. Terlihat tidak segar. Bagian pinggir berwarna gelap dan sangat kering. Warna asli bibir saya kemerahan di bagian bawah namun bagian atas agak coklat gelap. Dan itu sangat mengganggu ke-percayaan diri saya. Saya sudah pernah mencoba memakai bahan-bahan alami seperti jeruk nipis. Namun hasil nya tidak bertahan lama, pasti kembali berwarna gelap. Dan ditambah kebiasaan buruk saya suka menjilat bibir jika terasa kering. Pelarian saya yaitu selalu membawa air mineral atau mencuci bibir dengan berkumur. Saya belum pernah mencoba menggunakan bahan kimia karena tipe tubuh saya tidak cocok dengan bahan kimia. Apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi masalah diatas? Selain dengan teknik sulam bibir. Terimaksih
24-07-2017 06:38
Stres Oksidatif dapat timbul karena banyak hal, mulai dari pola makan tidak sehat, polusi hingga kebiasaan merokok. Jika terjadi stress oksidatif dalam tubuh, anda dapat terkena berbagai gangguan kesehatan. Salah satu yang paling mengancam adalah serangan jantung. Salah satu cara untuk mengurangi stress oksidatif ini adalah dengan menjaga asupan makana. Beberapa makanan diyakini dapat memperbaiki kondisi tersebut, seperti : 1. Buah-buahan segar Buah-buahan seperti kiwi, beri, anggur, dan apel banyak memiliki antioksidan. Artinya, mengonsumsi buah-buahan ini dapat menekan oksidasi dalam tubuh, dan dengan demikian menurunkan tingkat stres oksidatif. Ingat, buah-buahan segar ini lebih bermanfaat jika dikonsumsi utuh tanpa dijus atau proses lain. 2. Sayur-sayuran berwarna hijau Sayuran hijau memiliki kadar antioksidan yang tinggi, yang membuatnya dapat melindungi sel-sel tubuh Anda. Manfaat antioksidan akan lebih terasa bila diolah dengan benar. Jangan biarkan kadarnya menurun akibat cara memasak yang salah, misalnya digoreng atau dimasak terlalu lama. 3. Ikan laut Sarden dan tuna mengandung banyak asam lemak omega-3. Asam lemak ini memiliki efek antioksidan yang baik untuk menekan stres oksidatif. Selain itu, minyak ikan juga bagus untuk meningkatkan kadar kolesterol ‘baik' dalam tubuh. Sebaiknya konsumsi sebanyak dua atau tiga kali seminggu. 4. Gandum Gandum dan beras merah diketahui kaya akan asam folat, selenium, dan zink. Zat tersebut bermanfaat karena memiliki aktivitas antioksidan. Jika memungkinkan, pilihlah gandum atau beras merah ini sebagai sumber karbohidrat. 5. Kacang-kacangan Kacang-kacangan menyimpan segudang nutrisi, seperti selenium, folat, lemak, protein, kalsium, dan zink dalam kadar yang bervariasi. Bersama dengan buah-buahan segar, kacang-kacangan juga mengandung plant stanol esters yang bermanfaat menurunkan kadar kolesterol ‘jahat' dalam tubuh. Makanan sehat adalah obat terbaik bagi tubuh Anda. Oleh karena itu, lawanlah stres oksidatif ini dengan makanan-makanan yang bergizi. Perhatikan juga metode pengolahan makanan tersebut agar manfaat yang diperoleh dapat maksimal.