Waktu Posting : 17-06-2014 07:19 | Dibaca : 2443x
Berbagai pekerjaan mengharuskan kita berlama-lama di depan komputer. Kalau Anda salah satu yang mengalaminya, saatnya mulai memperhatikan bagaimana kondisi mata, kepala, leher, dan punggung Anda?Â
Mata menjadi bagian tubuh yang paling terdampak akibat pemakaian komputer yang terlalu lama. Mata akan berakomodasi secara berlebihan sehingga cepat lelah. Kalau itu terjadi terus-menerus akan ada gangguan visus, gangguan penglihatan. Pada orang muda, biasanya menjadi minus atau bertambah minusnya. Itu karena mata seakan dipaksa bekerja terus-menerus.Â
Sebuah penelitian dari American Optometric Association tentang dampak komputer terhadap kesehatan mata menunjukkan hasil bahwa kondisi yang paling umum terjadi adalah mata lelah dan ketegangan otot mata. Selain itu, ada nyeri kepala, gangguan penglihatan seperti buram serta sakit pada leher dan bahu.Â
Baca juga :Â Tips Menghindari Kerontokan RambutÂ
Penelitian itu pun menyatakan, menurunnya kesehatan mata akibat penggunaan komputer akan berdampak lagi berupa penurunan produktivitas kerja dan meningkatnya tingkat kesalahan kerja. Selain mata, kepala tempat mata bernaung juga bisa terdampak kesehatannya. Terlalu lama bekerja, otak akan menjadi tidak rileks. Lama-kelamaan bisa muncul kondisi nyeri kepala seperti nyut-nyutan ataupun pusing seperti limbung.
Bukan hanya di bagian atas, dampak kesehatan itu juga terjadi di keseluruhan otot badan mulai dari leher, punggung atau tulang belakang, dan sampai ke kaki. Dampak yang muncul mulai dari pegal linu sampai nyeri otot.
Coba Anda ingat-ingat bagaimana kondisi tubuh saat bekerja di depan komputer. Adakah yang tahan berjam-jam dengan posisi tegak? Atau membungkuk mendekatkan kepala ke layar? Atau malah selonjoran saking lelahnya?
Otot tubuh jelas terganggu karena biasanya duduk dengan posisi yang sama dalam waktu yang sama. Otot berkontraksi terus tanpa relaksasi sehingga menimbulkan gangguan kesehatan otot. Bahkan, ada pula yang tulang punggungnyamenjadi berubah bentuk bila dibiarkan dalm jangka panjang.
Beban pekerjaan dalam berbagai profesi ini memang menuntut seseorang bekerja di depan komputer tanpa bisa bergerak. Apalagi saat deadline mendekat, tubuh ini seakan tertancap dikursi dan kita pun harus terus berhadapan dengan komputer. Kondisi itu membuat tubuh terlalu banyak diam. Akhirnya, muncullah berbagai efek sekunder yang sebenarnya tak berkaitan langsung dengan komputer dan baru akan dirasakan dalam jangka panjang. Salah satunya adalah jantung. Karena kurang aktivitas fisik, otot jantung pun menjadi tidak terlatih. Jantung pun akan mudah kena gangguan. Sirkulasi darah pun menjadi kurang lancar sehingga tubuh mudah nyeri.
Saat serius bekerja pun orang-orang cenderung tak teratur pola makannya hingga muncul gangguan lambung. Biasanya mereka pun kurang minum air putih dan apalagi suka malas buang air kecil karena sedang kagok bekerja. Akhirnya fungsi ginjal dapat terganggu. Apalagi beberapa orang terbiasa bekerja depan komputer sambil merokok dan minum kopi. Alasannya untuk memudahkan otak bekerja. Padahal, itu malah akan berdampak nyata pada kesehatan paru-paru dan organ lain di dalam tubuh.
Baca juga :Â Lensa Kontak, Amankah?Â
Berikut ini beberapa tips agar Anda bisa tetap sehat walau sering duduk berlama-lama di depan komputer :
Sebagai individu, kita harus mengantisipasi dampak kesehatan itu sebelum ada keluhan yang nyata, atau kalau pun ada maka kondisinya tak bertambah parah. Selain itu, setiap perusahaan pun sebaiknya menerapkan kebijakan mengenai durasi maksimal di depan komputer sehingga bisa diselingi dengan relaksasi atau kegiatan lain.
Kalau dipaksa terus-menerus dalam jangka panjang dan akhirnya sakit, sudah pasti pekerjaan pun tidak bisa ditangani sesuai target. Jadi, mari mencegah daripada mengobati!
ÂÂ
04-07-2024 10:58
Anemia aplastik sebenarnya kelainan darah yang langka. Penyebabnya karena sumsum tulang gagal menghasilakan sel darah. Sehingga tubuh mengalami kurang darah. Namun, kini bisa atasi dengan beberapa cara berikut ini : Transfusi Darah Menjadi langkah paling mudah dan banyak orang melakukannya. Memang tidak berfungsi untuk mengobati, namun bisa meringankan gejala yang dialami. Tetapi transfusi tidak boleh dilakukan secara terus menerus karena bisa muncul komplikasi di kemudian hari. Karena jika zat besi dan sel darah merah sudah menumpuk memicu kerusakan organ penting di tubuh. Imunosupresan Adalah obat yang berguna untuk menekan sistem imun yang merusak sumsum tulang ( https://pafikotasalak.org/) .Pengobatan ini memungkinkan sumsum tulang dapat menghasilkan sel darah yang baru. Umumnya cara ini dilakukan pada penderita kelainan autoimun, dimana seseorang tidak bisa menjalani proses transplantasi sumsum tulang. Transplantasi Sumsum Tulang Bertujuan untuk menyusun kembali sumsum tulang penderita anemia aplastik menggunakan sel induk dari pendonor. Sumsum tulang yang sudah tidak mampu bekerja optimal akan dihancurkan. Kemudian, sel induk pendonor dimasukkan melalui darah. Ini bisa dilakukan antar saudara kandung yang memiliki kecocokan donor. Stimulan Sumsum Tulang Cara ini berbeda dengan metode di atas. Sebab, stimulan sumsum tulang dilakukan dengan memberikan obat kepada penderita untuk dikonsumsi. Kegunaannya agar sumsum tulang bisa kembali memproduksi sel darah yang baru. Jadi, harus dirangsang terlebih dulu dengan obat stimulan sumsum tulang. Pemberian Antibiotik dan Antivirus Jika seseorang terinfeksi virus atau bakteri dalam kondisi ini bisa saja memperparah kondisi penyakitnya. Karena tubuh yang mengalami anemia sedang lemah sehingga penyakit lain bisa saja hinggap. Sehingga tujuan konsumsi antibiotik dan antivirus ini agar tidak terjadi infeksi yang semakin parah. Kekebalan tubuh yang lemah harus segara di atasi agar tubuh tetap bisa mempertahankan kondisinya meskipun sedang mengalami anemia. Nah, inilah beberapa cara yang bisa dilakukan jika ingin menangani anemia aplastik ini. Sangat penting diperhatikan agar tidak merusak kekebalan tubuh, sehingga silakan konsultasi dengan dokter makanan apa saja untuk atasi anemia ini.
19-06-2015 11:03
Manfaat jus buah dan sayuran Siapa yang tidak ingin memiliki tubuh yang sehat? Tentunya semua orang ingin memiliki tubuh yang sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Sayangnya, tak semua orang bisa mendapatkan hal tersebut, dikarenakan gaya hidup serta pola makan yang tidak sehat. Alhasil, mereka pun seringkali mengeluhkan berbagai macam penyakit di dalam tubuh. Oleh karena itu, ada baiknya memang Anda mengkonsumsi aneka resep jus sehat. Jus tak hanya nikmat diminum, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan. Beberapa buah dan sayuran yang dijus pun ternyata mampu menangkal kanker, serangan jantung hingga menambah stamina tubuh. Bisa dibilang jus buah dan sayuran adalah obat herbal untuk menjaga kesehatan tubuh Anda. Selain harganya yang terjangkau, jus juga tidak memberikan efek samping layaknya obat kimia yang sering Anda jumpai di pasaran. Baca juga : Obat Herbal untuk Penyakit Kolesterol Hal yang harus dihindari Manfaat jus buah dan sayuran memang sudah melegenda, tetapi masih ada kesalahan fatal yang dilakukan saat mengolahnya. Lalu, apa sajakah kesalahan yang terjadi saat mengolah aneka resep jus sehat? Dibawah ini beberapa hal yang harus dihindari saat membuat jus. 1. Kombinasi bahan yang sama Anda tentunya bosan bukan dengan resep yang sama setiap harinya? Selain membosankan, bahan-bahan tersebut ternyata berpotensi menimbun lemak di dalam tubuh. Percaya atau tidak, masih banyak petani Indonesia yang menggunakan pestisida dalam proses pertanian. Oleh karena itu, ada baiknya Anda membuat kombinasi buah dan sayuran yang berbeda. Dengan begini, Anda terhindar dari kebosanan sekaligus merasakan ribuan manfaat dari kombinasi bahan tersebut. Baca juga : Tahitian Noni untuk Diabetes 2. Meminum jus saat perut sudah terisi Untuk mendapatkan manfaat dari aneka resep jus sehat, Anda sepatutnya mengkonsumsi jus saat perut kosong. Usahakan ½ jam sebelum Anda sarapan telah mengkonsumsi jus buah atau sayuran yang diolah. Tubuh tentunya akan menyerap lebih banyak nutrisi yang berasal dari jus sehat tersebut. Selain itu, tubuh pun hanya memanfaatkan energi dalam jumlah kecil untuk proses penyerapan serta pencernaan di dalam tubuh. 3. Menunda untuk meminum jus setelah diproses Jangan pernah menunda minum jus yang telah Anda proses sebelumnya. Seperti yang dikutip dari kesehatan.tips, jus yang dibiarkan pada tempat terbuka akan terkontaminasi proses oksidasi. Hal tersebut nyatanya bisa mengurangi kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Jika memang Anda tak bisa langsung mengkonsumsinya, tempatkanlah aneka resep jus sehat tersebut pada wadah yang kedap udara dan simpan di dalam lemari es.
19-06-2018 22:39
Tifus adalah penyakit yang timbul akibat bakteri salmonella typhi. Virus ini biasanya muncul dan tersebar dari makanan dan minuman. Tidak hanya itu, snaitasi yang buruk juga dapat memeperparah penyakit ini. Oleh karena itu harus benar-benar menjaga makanan dan minuman yang dikonsumsi. Berbagai makanan yang dipupuk dengan pupuk kotoran yang terinfeksi juga dapat menjadi pemicu dari penyakit ini. Gejala tifus umumnya demam yang tinggi, biasanya akan meninggi saat malam, disertai dengan pembesaran ginjal, sakit kepala, sakit perut, lemas, batuk, berkeringat, juga kehilangan nafsu makan. Gejalan ini bisa berlangsung hingga 1-3 minggu. Untuk itu perlu menjaga makanan saat penyakit ini sedang melanda. Nah berikut ini beberapa makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi saat sedang sakit. · Ikan rebus Ikan rebus merupakan salah satu yang bisa dikonsumsi saat sedang sakit tifus. Ikan ini bisa menambah asupan protein yang diperlukan agar cepat sembuh tanpa harus menambah kolesterol dari minyak. Ikan juga bisa memepercepat proses penyembuhan. · Makanan yang lunak Makanan yang lunak juga akan sangat berguna saat sedang sakit tifus. Hal ini karena penderita tifus umumnya merasa kesulitan memakan makananya. Bubur atau nasi tim akan sangat membantu. Apalagi kedua jenis makanan ini mudah dicerna dan memiliki nutrisi yang tinggi. Bubur bisa dicampur dengan hati ayam lunak, atau kaldu dari ayam ataupun sapi agar lebih bergizi sehingga memepercepat proses penyembuhan. · Pisang Pisang merupakan salah satu buah yang cukup mudah untuk dicerna. Pisang juga memiliki banyak vitamin sehingga akan sangat baik bagi tubuh yang sedang sakit. · Pudding Pudding memiliki tekstur lembut yang akan memudahkan penderita mencerna makanannya. Puding juga bisa ditambahi banyak buah yang mengandung banyak vitamin dan memudahkan proses pemulihan tubuh. · Makanan rendah serat Penderita tifus tidak seharusnya mengkonsumsi makanan yang memiliki serat yang tinggi. Cobalah memakan kacang panjang, buncis muda, papaya, pisang yang memiliki serat yang rendah sehingga lebih mempercepat proses pemulihan. Nah itu tadi artikel mengenai makanan dan minuman yang bisa mempercepat proses pemulihan pada penderita tifus.