Waktu Posting : 19-06-2014 20:51 | Dibaca : 2442x
21-06-2018 01:09
Semakin canggih teknologi maka akan semakin memeprmudah manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Komunikasipun akan sangat mudah dapat dengan memanfaatkan vitur video call yang tersedia di hp. Saat malas melanda maka dapat menggunakan aplikasi ojek online yang menyediakan layanan antar makanan dengan mudah. Namun, semakin canggih teknologi ternyata memiliki dampak pada kesehatan.. Apa saja dampaknya pada masalah kesehatan? Berikut ulasannya.. 1. Menyebabkan kecelakaan lalu lintas Banyak pengendara yang melalaikan keselamatan akibat asik bermain ponsel pintar saat sedang berkendara. Padahal seharusnya saat ingin menggunakan ponsel, pengendara menepi dan bukan menggunakannya saat menyetir. Hal ini lah yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas karena kurangnya konsentrasi saat berkendara. 2. Meningkatkan depresi Terus menerus bermain ponsel, mengecek media sosial dan mengirim pesan singkat selama 24 jam maka akan meningkatkan risiko cemas dan depresi. 3. Sakit leher Saat mengalami sakit leher maka bisa jadi penyebabnya yaitu karena terlalu sering melihat ponsel. Kebiasaan menunduk saat melihat ponsel dapat memberikan beban pada tulang leher sehingga meningkatkan risiko cedera tulang dan membuat leher menjadi sakit. 4. Kualitas tidur terganggu Kurangi kebiasaan bermain ponsel karena sinar biru yang dikeluarkan ponsel pintar dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat tubuh lelah pada siang hari. Mata juga akan mengalami mata lelah dan nyeri kepala. 5. Menurunkan tingkat kesuburan Jika Anda mendambakan keturunan sebaiknya jangan memangku laptop pada paha saat bekerja karena dapat menurunkan tingkat kesuburan. Radiasi dan panas yang dikeluarkan laptop dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada testis dan penurunan kualitas sperma yang dihasilkan.
23-06-2014 01:59
Obat adalah suatu hal yang biasanya dikonsumsi waktu seorang sakit. Waktu menanggung derita flu, batuk, sakit maag atau sakit kepala (pusing), umumnya orang mengobatinya dengan konsumsi obat bebas yang bisa dibeli di warung, toko atau apotik. Hal semacam ini dikarenakan lantaran penyakit itu biasanya cepat pulih serta dikira tak beresiko. Namun, ada hal yang butuh dicermati waktu Anda konsumsi obat bebas atau antibiotik. Obat Bebas Obat bebas ialah obat yang bisa dibeli dengan cara bebas atau tak memerlukan resep dokter. Obat bebas cukup aman dikonsumsi apabila ikuti ketentuan gunakan serta dosis yang terdaftar dalam paket. Anda pula mesti meyakinkan apakah obat bebas itu betul-betul obat bebas yang aman, bukan hanya obat yang memerlukan resep dokter namun bisa dibeli dengan cara bebas. Baca juga : Cara Melindungi Diri dari Serangan Flu Cocokkan obat yang bakal dikonsumsi dengan penyakit yang terkena. Umpamanya, waktu Anda batuk, cermati apakah batuk itu terhitung tipe batuk kering atau batuk berdahak. Batuk kering umumnya dikarenakan lantaran ada iritasi. Sedang batuk berdahak lantaran masuknya virus atau bakteri hingga tubuh keluarkan lendir untuk melawannya. Atau apabila Anda menanggung derita flu, bisa dideteksi apakah flu dikarenakan virus atau bakteri. Flu yang dikarenakan virus umumnya keluarkan cairan encer yang sesungguhnya dapat sembuh dengan cukup beristirahat, minum banyak air, serta makan makanan bergizi serta memiliki kandungan vitamin terutama vitamin C, tiada butuh konsumsi obat. Sebaliknya, apabila cairan kental bermakna flu dikarenakan oleh bakteri yang butuh diatasi dengan konsumsi obat atau mungkin dengan pergi ke dokter untuk memperoleh antibiotik. Baca juga : Pijat yang Tepat, Badan Sehat dan Segar Anda butuh tahu apa kandungan yang ada dalam obat bebas serta meyakinkan supaya Anda atau orang yang bakal konsumsi obat itu tak mempunyai alergi pada kandungan obat. Jauhi konsumsi kandungan spesifik dari obat dikonsumsi dengan dosis 2 x lipat atau lebih. Hal semacam ini bisa saja jika seorang konsumsi obat flu serta obat sakit kepala berbarengan hingga kandungan parasetamol yang ada dalam ke-2 obat itu masuk ke tubuh dengan dosis ganda. Di bawah ini tabel kandungan yang biasanya ada dalam obat bebas serta kegunaannya. Efek samping yang bisa berlangsung apabila kelebihan dosis (over dosis) obat ialah nyeri lambung, jantung berdebar, gelisah, kejang atau hilang kesadaran. Efek terburuknya bisa menyebabkan kematian. Kapan Waktu yang Pas untuk Minum Obat? Konsumsi obat, baik obat bebas atau obat dengan resep dokter terhitung antibiotik baiknya tak dikerjakan waktu perut dalam situasi kosong lantaran bisa mengakibatkan efek yang jelek. Senantiasa pakai air putih bukan hanya kopi, susu atau teh waktu minum obat. Serta yang terutama senantiasa ikuti saran penggunaan supaya terlepas dari efek samping yang beresiko. Antibiotik Apabila Anda tak kunjung pulih sesudah konsumsi obat bebas, baiknya Anda selekasnya pergi ke dokter supaya bisa diberikan obat yang jitu. Untuk penyakit yang menyangkut infeksi, biasanya dokter bakal menyajikan antibiotik, meskipun dalam banyak masalah ada yang bisa sembuh tiada konsumsi antibiotik. Maka, tiada kelirunya Anda bertanya tipe dan manfaat obat yang didapatkan dokter. Antibiotik yang dikonsumsi terlalu berlebih dalam periode pendek bisa mengakibatkan alergi seperti gatal-gatal, nyeri lambung, mual atau bengkak pada bibir, kelopak mata, serta sisi tubuh yang lain. Efek yang lain ialah bakteri jadi kebal, hingga jika bakteri yang sama menyerang tubuh dibutuhkan antibiotik dengan dosis yang semakin banyak atau antibiotik yang lebih berat untuk melawannya. Karenanya bila Anda sakit tak terlampau kronis, baiknya jauhi pemakaian antibiotik, lantaran bisa bikin bakteri dalam tubuh lebih kebal. Di negara-negara maju, pemakaian antibiotik dibatasi serta tak gampang diberikan pada pasien. Dokter umumnya bakal menyajikan resep dengan obat non antibiotik terkecuali keadaan infeksi atau penyakit pada pasien telah tergolong kronis. Pakai obat dengan bijak, serta rasakan faedahnya. Baiknya Anda melindungi keadaan kesehatan tubuh Anda. Tetapi bila Anda sakit, pakai serta pastikan obat dengan jitu. Semoga cepat pulih!
21-08-2017 10:47
Cara Sederhana Merawat Payudara Sehari-hari - Payudara yang sehat dan kencang dapat meningkatkan penampilan dan harga diri wanita. Untuk mendapatkan payudara yang sehat dan kencang maka harus dijaga serta dirawat agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyakit kanker payudara dan masalah kesehatan lainnya. Lalu apa saja ciri-ciri dari payudara yang sehat? Berikut ini beberapa ciri payudara yang sehat, yaitu : Kulit Payudara Lembut dan Tidak Ada Benjolan Pada payudara yang sehat maka kulit akan terasa lembut pada saat diraba dan pada permukaannya tidak terdapat benjolan. Bila terdapat benjolan, jangan dibiarkan agar benjolan tersebut tidak berkembang. Oleh karena itu harus terus diawasi perkembangannya. Puting Payudara Terasa Keras Puting payudara terasa lebih keras bila dibandingkan dengan bagian payudara lainnya. Bagi yang belum menikah maka puting payudara agak pendek dan wajar-wajar saja. Namun bila setelah menikah maka puting payudara akan menyembul lebih tinggi. Ukuran Kedua Bukit Payudara Ukuran payudara biasanya simetris namun ukurannya tidak sama persis. Ukuran bukit yang kiri biasanya lebih besar daripada ukuran bukit payudara yang kanan. Pada masa remaja, ukuran kedua bukit payudara ini simetris dan pada perkembangan usia selanjutnya terlebih setelah menikah serta menggunakan kontrasepsi maka perbedaan ukuran kedua bukit payudara akan semakin terlihat perbedaannya. Saat Ditekan atau Disentuh Tidak Terasa Nyeri Apabila payudara terasa sakit pada saat ditekan secara lembut maka sebaiknya berkonsultasi ke dokter. Payudara Kencang dan Tidak kendur Payudara yang sehat maka bentuknya akan kencang dan tidak melorot ke bawah. Kulitnya pun terasa lembut dan kenyal bila dipegang atau diremas. Payudara yang kencang dapat menjadi suatu pertanda sebagai kesuburan. Warna Puting Payudara Payudara yang sehat pada wanita yang berkulit putih dan belum melahirkan maka puting payudara berwarna merah muda dan wanita yang memiliki kulit yang agak gelap, puting payudaranya berwarna kecoklatan. Perawatan sehari-hari yang dapat dilakukan agar mendapatkan payudara yang sehat yaitu dengan cara-cara berikut ini : Mengkonsumsi makanan yang sehat, dapat ditambahkan dengan makanan seperti brokoli, minyak zaitun, kopi dan kacang-kacangan. Menggunakan bra yang tepat, gunakan bra yang tidak terlalu ketat dan juga tidak terlalu longgar. Tujuannya agar stabilitas dari bentuk payudara terjaga. Pemijatan rutin pada payudara , dapat membantu untuk mengencangkan payudara. Lakukan pemijatan kurang lebih 15 menit. Bersihkan terlebih dahulu payudara dengan menggunakan handuk basah yang sudah direndam dengan air hangat kemudian usaplah payudara secara pelan dan lembut. Rajin berolahraga, lakukan olahraga berupa gerakan push-up agar payudara menjadi lebih sehat dan kencang. Menggunakan pelembab pada bagian payudara agar kulit payudara tetap lembut dan sehat. Rutin melakukan pemeriksaan ke dokter sehingga kesehatan payudara dapat terkontrol. Apalagi bila anda telah berusia 40 tahun ke atas.