Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan

Additional Image

Waktu Posting : 03-05-2014 14:19 | Dibaca : 3564x

Waspadai 5 Penyakit Mata Penyebab Kebutaan  - Ada lima jenis penyakit mata yang paling sering diderita orang berusia di atas 40 tahun dan dapat mengakibatkan kebutaan.

Berikut ini penjelasannya.
1. Miopia
Jenis gangguan ini paling banyak terjadi. Tanda-tandanya, sulit melihat jauh dan harus menggunakan kaca mata minus. Yang perlu diwaspadai adalah Miopis Patologis, yaitu jenis miopia yang paling berbahaya dan berpotensi membutakan.

Pada beberapa individu, miopia jenis ini dibarengi kerapuhan retina akibat penipisan selaput jala dari waktu ke waktu. Penyembuhan bisa dilakukan melalui operasi, tetapi tingkat keberhasilan pemulihan penglihatan sangat tergantung dari kecepatan penanggulangannya. Satu hari tertundanya pelaksanaan pembedahan sudah mampu mengurangi presentase keberhasilan dalam derajat cukup banyak.

2. Katarak
Katarak merupakan gangguan mata yang paling banyak terjadi pada orang dewasa, sebab berkaitan erat dengan faktor usia. Katarak tidak bisa dihindari, tapi bisa diobati lewat operasi. Penyakit ini menyerang orang berusia 30 tahun ke atas. Gejalanya diawali dengan penglihatan ganda, peka terhadap cahaya dan kesilauan sehingga menyebabkan penglihatan di malam hari lebih nyaman dibanding siang hari.
 
Baca juga : Cara Merawat Kulit Wajah Secara Alami Tanpa Efek Samping

Gejala katarak pada stadium lanjut biasanya disertai selaput berwarna putih susu di pupil mata. Lensa mata penderita menjadi keruh dan menghalangi cahaya yang masuk sehingga tidak sampai ke retina mata bagian belakang.

Selain karena faktor usia, katarak juga terjadi karena kecelakaan mata, diabetes, kelenjar paratiroid kurang aktif, radang kulit yang disebut dermatitis atopik, dan gangguan ginjal. Katarak juga bisa disebabkan alergi terhadap obat tertentu, terpaan sinar X, bahkan radang bisa disebabkan karena keturunan.

3. Glaukoma
Di Indonesia glaukoma menempati urutan kedua penyakit mata yang banyak diderita golongan usia 40 tahun ke atas. Glaukoma adalah kondisi dimana cairan yang biasanya mengalir masuk dan keluar mata tiba-toba tersumbat. Sumbatan menyebabkan nyeri hebat dan hilang penglihatan.

Gejala glaukoma antara lain sakit kepala hebat, mata merah, penglihatan kabur atau tampak cincin bercahaya, muntah-muntah, bola mata mengeras dan nyeri, pupil mata melebar, dan kelopak mata bagian atas membengkak.

Glaukoma bisa menyerang siapa saja, tapi yang tergolong risiko tinggi adalah penderita diabetes atau penyumbatan pembuluh darah. Lebih-lebih jika sudah berusia lebih dari 60 tahun, mengalami stres emosional dan perokok, risiko glaukoma semakin besar.
 
Baca juga : Yang Sebaiknya Anda Ketahui Mengenai Penyakit Batu Ginjal

Sekali terkena glaukoma, meskipun operasi berhasil, penglihatan tidak bisa pulih penuh. Ini karena penderita glaukoma mengalami kerusakan saraf otpik permanen.

4. Degenerasi Makula (Atrofi)
Degenerasi makula atau atrofi adalah penyakit mata yang menyerang daerah dekat pusat retina. Pada usia lanjut, jenis penyakit mata ini merupakan salah satu penyebab kebutaan. Ada dua bentuk degenerasi makula. Pertama, bentuk kering yang ditandai perubahan atrofi pigmen epitel dan menyebabkan kehilangan penglihatan secara perlahan. Kedua, bentuk basah yang menyebabkan kehilangan daya lihat secara cepat.

Penyebab penyakit ini adalah penyempitan dan penyumbatan arteri retina karena kemunduran pada refleksi normal. Gejalanya ditandai dengan adanya perubahan pada pusat penglihatan, semacam bintik putih di tengah-tengah halaman ketika sedang membaca.

5. Retinopati Diabetika
Penyakit ini merupakan komplikasi dari penyakit kencing manis yang mengganggu mata. Sekitar 60% pengidap diabetes selama 15 tahun mengalami kerusakan pembuluh darah pada mataya. Retinopati sangat berpotensi menjadi penyebab kebutaan pada penderita diabetes.  

Ada dua jenis retinopati diabetika. Pertama retinopati awal. Pada tahap ini, pembuluh darah di retina mata mulai berubah. Ada pembuluh yang  menyempit, ada yang membesar dan membentuk kantong-kantong yang bisa menghambat jalan darah. Pada tahap ini, retinopati diabetika tidak menimbulkan gangguan serius. Tapi jika tidak segera ditangani, retinopati awal berkembang ke tahap serius dan membahayakan penglihatan.

Kedua, retinopati proliferatif, yang terjadi jika retinopati awal tidak ditangani serius dan muncul pembuluh darah baru pada permukaan retina atau pada saraf optik dan kemudian mengalami kebocoran. Dari sini bisa terjadi pelepasan retina mata, glaukoma, atau cacat penglihatan berat dan kebutaan.

Jika sudah mengalami retinopati. lakukan diet dan menjaga kadar gula. Kurangi pekerjaan fisik yang berat untuk menghindari pendarahan pada retina karena adanya tekanan darah yang meningkat. Hindari juga olahraga yang berat.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mengenal Penyebab Xerostomia (Mulut Kering) Dan Cara Mencegahnya

01-07-2014 09:29

Xerostomia atau yang lebih di kenal dengan mulut kering, bukan merupakan satu jenis penyakit. Xerostomia adalah tanda-tanda dari beragam penyakit atau keadaan kesehatan yang lain. Keadaan ini mengakibatkan produksi air liur jadi menyusut atau malahan tiada sepenuhnya. Air liur berperan untuk membasahi mulut, menolong menelan, serta mencicipi makanan. Air liur pula menolong mencegah pembentukan plak gigi yang dikarenakan oleh makanan. Kecuali itu, air liur pula menolong menetralkan asam mulut yang membahayakan enamel gigi. Xerostomia bisa berlangsung lantaran berbagai hal. Tersebut di bawah ini ialah 5 pemicu paling umum yang kerap menyebabkan xerostomia : 1. Efek Samping Obat Obat-obatan adalah pemicu paling umum terjadinya xerostomia. Beberapa ratus obat bisa mengakibatkan mulut kering. Terhitung salah satunya ialah obat pembasmi rasa sakit, obat-obatan untuk depresi, obat flu, obat kejang otot, serta obat alergi. Orang lansia kerap minum banyak obat-obatan, terhitung obat yang barangkali dapat mengakibatkan mulut kering. Oleh karenanya, banyak dari mereka yang alami keadaan mulut kering.   Baca juga : Waspadai Stroke di Usia Muda 2. Komplikasi dari Penyakit serta Infeksi Berbagai penyakit terkait dengan mulut kering. Salah satunya ialah diabetes, anemia, cystic fibrosis, rheumatoid arthritis, desakan darah tinggi, serta infeksi HIV. Xerostomia pula berlangsung pada sindrom Sjogren. Pada keadaan ini, antibodi badan menyerang kelenjar saliva serta kelenjar air mata. Berbagai infeksi virus, seperti penyakit gondok, pula merubah produksi air liur serta mengakibatkan xerostomia. 3. Dehidrasi Tiap-tiap keadaan yang mengakibatkan hilangnya cairan badan pula bisa mengakibatkan xerostomia. Keadaan ini terhitung demam, keringat terlalu berlebih, muntah, diare, kehilangan darah, atau kehilangan air lewat kulit lantaran luka bakar. 4. Terapi Radiasi Xerostomia ialah efek samping yang umum berlangsung lantaran terapi radiasi untuk menyembuhkan kanker di kepala serta leher. 5. Operasi Pengangkatan Kelenjar Ludah Bila berlangsung pembengkakan yang besar pada kelenjar ludah, operasi pengangkatan kelenjar barangkali mesti dikerjakan. Bila kelenjar ludah diangakat, maka sudah pasti produksi air liur bakal berhenti. Mulut kering ialah keadaan yang merubah seputar satu dari empat sampai lima orang dewasa, terlebih wanita. Mulut kering (xerostomia) dikarenakan terlebih lantaran kurangnya air liur untuk melindungi mulut terus basah. Berlangsung penurunan sekresi air liur dari kelenjar ludah, hingga mengakibatkan keadaan ini. Xerostomia biasanya berlangsung pada umur dewasa muda (seputar 20 tahun) serta umur lanjut (60-80 tahun). Tersebut ialah 6 tanda-tanda umum dari xerostomia : 1. Perasaan lengket serta kering di mulut serta lidah 2. Bibir pecah-pecah 3. Kesusahan dalam mengunyah, menelan, rasakan, atau berbicara 4. Mulut luka 5. Bau napas tidak enak 6. Gigi palsu yang jadi jadi tak nyaman   Baca juga : Mengenal 8 Jenis Penyakit Peredaran Darah Air liur menolong dalam mengunyah, menelan serta mengolah makanan. Air liur pula membuat perlindungan gigi dari pembusukan dengan jalan membersihkan bekas makanan, gula serta asam yang dihasilkan oleh bakteri. Saat kekurangan air liur, seperti dalam keadaan mulut kering, maka keadaan ini bisa mengakibatkan resiko kesehatan semacam ini: 1. Kurang air liur bakal turunkan pH mulut (mulut semakin asam) hingga menambah resiko rusaknya gigi, penyakit gusi, bau mulut, serta infeksi mulut. 2. Beberapa hal yang bisa diakibatkan oleh adanya mulut kering antara lain susah dalam mengunyah, menelan dan berbicara, gigi palsu jadi longgar, rasa terbakar, penurunan kepekaan akan rasa makanan, sakit mulut dan tenggorokan. Langkah tersebut bisa mencegah keadaan mulut kering atau xerostomia : 1. Tidur dengan mulut terbuka mengakibatkan mulut kering pada pagi hari. Sebisa-bisanya bernapaslah dengan hidung saat tidur. 2. Memakai buatan pencegah mulut kering. Untuk lebih aman, tanyakan dengan dokter tentang buatan yang paling jitu. 3. Melindungi kebersihan mulut. Sikat gigi serta berkumur dengan cara teratur. Pakai juga benang gigi (dental floss). 4. Minum air sekurang-kurangnya 8 gelas /hari. 5. Jauhi konsumsi kafein serta alkohol

Featured Image
Menyingkap Peran Krusial Farmasi: Melampaui Batas Obat-obatan

02-07-2024 03:51

Farmasi, sering kali disalahartikan hanya sebagai ilmu tentang obat-obatan. Namun, cakupannya jauh lebih luas, memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Artikel ini akan mengupas peran krusial farmasi dalam berbagai aspek kehidupan, melampaui batas obat-obatan. Memahami Farmasi: Lebih dari Sekedar Obat Farmasi adalah bidang ilmu yang mempelajari segala hal terkait obat-obatan, mulai dari penemuan dan pengembangan, hingga pembuatan, distribusi, dan penggunaannya. Para profesional di bidang ini, yaitu apoteker, memiliki keahlian dalam memastikan penggunaan obat yang aman, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan pasien. Peran farmasi tidak hanya terbatas pada obat-obatan. Apoteker juga berperan dalam edukasi kesehatan masyarakat, memberikan konseling tentang penggunaan obat, dan membantu pasien dalam pengelolaan penyakitnya. Lebih lanjut, farmasi juga terlibat dalam penelitian dan pengembangan obat baru, memastikan kualitas obat yang beredar di masyarakat, dan berkontribusi dalam regulasi dan kebijakan terkait obat-obatan. Dampak Nyata Farmasi: Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Kontribusi farmasi dalam kesehatan masyarakat sangatlah signifikan. Berikut beberapa contohnya : Meningkatkan angka harapan hidup: Dengan memastikan penggunaan obat yang tepat dan aman, farmasi membantu dalam memerangi penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Mencegah penyakit: Farmasi berperan dalam pengembangan vaksin dan program imunisasi, membantu mencegah penyakit menular. Meningkatkan akses terhadap obat-obatan: Apoteker di apotek dan puskesmas memastikan ketersediaan obat yang dibutuhkan masyarakat, dengan harga yang terjangkau. Meminimalisir penyalahgunaan obat: Farmasi turut serta dalam edukasi dan regulasi untuk mencegah penyalahgunaan obat terlarang dan obat-obatan keras. Tantangan dan Masa Depan Farmasi Meskipun memiliki peran krusial, farmasi masih menghadapi beberapa tantangan. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran apoteker, masih maraknya peredaran obat ilegal, dan kompleksitas sistem kesehatan menjadi beberapa contohnya. Namun, masa depan farmasi terlihat cerah. Kemajuan teknologi dan penelitian terus membuka peluang baru untuk pengembangan obat-obatan yang lebih efektif dan aman. Peran apoteker sebagai edukator dan konselor kesehatan pun semakin penting dalam era informasi ini. Dengan sinergi antara apoteker, pemerintah, dan masyarakat, farmasi dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal. Farmasi bukan hanya tentang obat-obatan, tetapi juga tentang kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Apoteker memiliki peran penting dalam memastikan penggunaan obat yang tepat, aman, dan efektif, serta dalam edukasi dan pencegahan penyakit. Dengan terus berinovasi dan beradaptasi, farmasi dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mewujudkan masa depan yang lebih sehat bagi semua. Untuk info selengkapnya dapat mengakses https://pafikotabireuen.org/ .

Featured Image
Dapatkan Kulit Halus Dan Mulus Dengan Stroberi

05-06-2014 02:56

Mempunyai kulit mulus dengan jalan gampang serta murah didapat, wanita mana yang tidak ingin. Keperluan untuk terus cantik kadang-kadang diabaikan bila bertemu dengan keperluan pokok serta menekan. Walau sebenarnya cantik tidak terus-terusan monopoli kelompok ekonomi dapat. Tidak ada kelirunya bila perawatan kulit mulus dengan stroberi pantas Anda cobalah dirumah. Bagaimana menggunakannya? Kebutuhan pokok sehari-hari seperti sembako (sembilan bahan pokok) kini harganya kian melambung. Padahal kebutuhan ini terhitung mendesak untuk dipenuhi. Bagi kaum wanita, ada hal lain yang juga masuk dalam daftar kebutuhan hidup, terutama untuk penampilan. Celakanya penghasilan tak jua bertambah. Banyak yang kemudian menyiasatinya dengan cara murah. Jadi, meski isi kantong pas-pasan dan minimalis, urusan kecantikan tak ditinggalkan. Lalu bagaiamana agar kulit dapat cantik tanpa harus membeli kosmetik perawatan yang harganya mahal? Kini, solusi cantik mudah dan murah menjadi pilihan yang banyak dijalani kaum wanita. Berbagai bahan alami yang bertebaran di sekitar lingkungan kita mulai dilirik. Hampir semua jenis daun (bahan herbal) mengandung senyawa kolagen yang bagus untuk kelembutan kulit. Baca juga : Gangguan Tidur Sleep Apnea  Pun perawatan kulit berbahan dasar buah stroberi. Stroberi sudah sejak lama diketahui memiliki khasiat menghaluskan kulit. Tak hanya itu, buah yang mengandung asam salisilat (salah satu jenis asam beta hidroksi), silica, vitamin B, C, E, dan K ini juga dipercaya mampu menyehatkan dan meremajakan kulit. Tak salah jika buah merah berbintik hitam ini dimanfaatkan sebagai bahan scrub. Stroberi memiliki kandungan vitamin C yang cukup tinggi. Vitamin C merupakan antioksidan baik untuk kulit maupun organ lain. Vitamin C berkhasiat memperbaiki fragilitas pembuluh darah sehingga aliran darah yang membawa zat-zat makanan ke kulit menjadi lebih baik. Hasilnya, kulit menjadi lebih baik teksturnya. Selain mudah dan murah didapat, bahan herbal memiliki keunggulan tak menyebabkan iritasi kulit sehingga aman bagi pemilik kulit sensitif. Bahan scrub ini sebaiknya tidak disimpan di dalam kulkas jika sudah dalam keadaan tercampur karena kandungan air sedikit saja dapat menyebabkan bahan tersebut cepat busuk. Untuk kulit kencang, putih dan halus, lakukan perawatan kulit dengan stroberi seminggu sekali. Selanjutnya bisa dilakukan tiap dua minggu sekali. Hasil yang diperoleh relatif singkat. Sekali atau dua kali perawatan saja kulit sudah terasa lebih halus dan mulus. Baca juga : Tips Sederhana Turunkan Lemak Perut Secara Alami   Bahan-Bahan untuk Perawatan Kulit dengan Stroberi Di bawah ini komposisi bahan yang dipakai untuk perawatan dengan stroberi yakni : 7 buah stroberi (per buah untuk tiap-tiap anggota badan). 7 sdt gula pasir. 100 cc susu cair tawar, air, atau madu. ½ sdt minyak zaitun. Bahan-bahan selain stroberi yang turut ditambahkan berfungsi untuk melengkapi manfaat stroberi dalam menjaga kekenyalan kulit, seperti gula pasir untuk scrub, susu untuk penghalus yang mengandung vitamin E, A, dan B, dan minyak zaitun untuk pelembab yang mengandung vitamin E. Body scrub yang telah dihaluskan dalam wujud peeling memiliki kandungan gabungan beragam bahan herbal, diantaranya akar pegagan, biji asam jawa, tepung beras, garam, daun belimbing wuluh, serta daun mengkudu. Bagian Perawatan Kulit dengan Stroberi Sebelum saat melakukan perawatan, badan dibikin bersih dari kosmetik, seperti hand and body lotion. Bagian ini dapat dikerjakan dengan mandi. Scrub atau gosok badan lebih kurang sepanjang 15 menit dengan sabun spa serta body scrub. Wash lap badan dengan susu cair tawar, madu, atau air. Ambillah satu buah stroberi. Remaskan berbarengan dengan satu sendok teh gula pasir serta satu sendok teh minyak zaitun. gosokkan ke satu diantara anggota badan. Satu buah stroberi untuk satu anggota tubuh. Kerjakan selalu sampai bahan habis. Kerjakan pijat lebih kurang sepanjang lima menit. Tunggulah hingga kering serta meresap ke dalam kulit. Wash lap dengan susu cair tawar, madu, atau air. Mandi air hangat. Siram badan dengan air umum untuk tutup pori-pori kulit. Paling akhir, pakai hand and body lotion yang memiliki kandungan vitamin E. Silahkan coba serta rasakan kulit halus dan mulusnya.

...