Waktu Posting : 08-06-2014 05:26 | Dibaca : 2567x
Hampir semua wanita tahu, tak ada yang bisa membuat pudar kulit wajah separah kurangnya waktu tidur. Ada istilah beauty sleep atau dengan kata lain tidur cukup demi kulit wajah segar. Meski tahu, belum tentu semua wanita melakukannya lho. Ada banyak wanita di luar sana yang barutidur lepas tengah malam dan harus bangun pagi-pagi untuk berangkat ke tempat kerja. Bagaimana dengan Anda? Masih belum termotivasi untuk menambah jam tidur? Ah, mestinya Anda dengarkan saja apa kata ahlinya. Banyak dokter meyakini, kebiasaan kurang tidur bisa membuat wanita berisiko menderita penyakit jantung dan diabetes ketimbang pria. Benarkah?
Apakah pria dan wanita sedemikian berbedanya dalam hal fisiologi sehingga mereka memberikan reaksi berbeda terhadap pola tidur yang terganggu? Atau ada kaitannya dengan masalah psikologis? Diyakini testoteron mungkin punya peran. Diingatkan, para wanita agar lebih memperhatikan waktu tidurnya. Saya rasa kita tidak harus menunggu 20, 39, atau 40 tahun untuk mengubahnya. Bagi wanita tidur cukup tidak hanya beauty sleep, tapi juga tidur demi kesehatan.
Baca juga : Memadukan Herbal dan Kemoterapi Untuk Penyembuhan Kanker
Tapi benarkah hanya sebegitu dampaknya? Coba saja ingat-ingat, kurang tidur sering kali memicu suasana hati yang buruk. Jangan heran bila seorang istri atau rekan kerja wanita Anda dalam keadaan kesal, padahal masih pagi, tanpa ketahuan penyebabnya. Itulah yang mereka rasakan kalau kurang tidur. Wanita butuh lebih banyak waktu tidur ketimbang pria dan bila dipaksa akan lebih menderita, baik secara fisik maupun mental. Kurang tidur membuat wanita punya suasana hati yang tak enak, kurang energik, serta lebih gampang tersinggung. Tidur nyenyak dibutuhkan agar Anda berfungsi sepanjang hari. Kalau kurang tidur membuat wanita mengantuk dan marah-marah tak karuan, maka tidur nyenyak bisa membuat wanita produktif, membuat keputusan terbaik, menghindari hal-hal tak perlu, dan berinteraksi dengan orang lain secara efektif.
Baca juga : Cara Menghilangkan Jerawat dengan Buah-buahan
Setiap orang butuh jam tidur berbeda. Kebanyakan butuh 7 hingga 9 jam tidur setiap malam. Tapi ada juga yang butuh lebih lama, dan itu normal. Sebagian lagi malah kurang dari 7 jam. Seiring usia, jam tidur kemungkinan berkurang. Jadi tinggal pada pilihan membuat jam tidur yang terus berkurang itu benar-benar berkualitas. Percuma jika jam tidur Anda panjang namun berkali-kali terbangun gara-gara gangguan yang tidak perlu. Begitu bangun, Anda mestinya merasa segar dan tak merasa terpaksa atau tiba-tiba terbangun. Pertanda lain, sepanjang hari Anda tak bakal mengantuk, sekalipun menjalani aktivitas yang biasa saja, bahkan membosankan. Kalau ingin hari-hari Anda berlalu dengan penuh semangat dan ceria, pastikan tidur dengan cukup dan berkualitas. Nah, selamat tidur.
12-06-2015 01:01
Waspada Dengan Kolesterol Tinggi yang Mengintai! Kadar kolesterol darah Mendengarkan kata kolesterol, mungkin yang terbayang di benak Anda adalah sesuatu yang negatif. Bagaimana tidak, kebanyakan orang tentunya sudah tidak asing dengan istilah kolesterol tinggi bukan? Terlebih penyakit satu ini memang menjadi penyakit lumrah yang diderita oleh kaum urban dan masyarakat modern. Koleseterol sendiri sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun dinding sel serta memproduksi hormon. Catatan penting, kolesterol yang dibutuhkan tentunya dalam batas normal. Jika sudah melewati ambang batas, tentunya membutuhkan obat herbal untuk penyakit kolesterol. Kolesterol itu sendiri adalah senyawa yang memiliki tekstur lembek dan terletak diantara lemak dan sel tubuh. Itulah mengapa kita sering mendengar istilah kandungan kolesterol di dalam aliran darah. Setidaknya, ada 2 jenis kolesterol dalam tubuh, yaitu LDL (low density lipoprotein) atau kolesterol jahat dan HDL (high density lipoprotein) atau kolesterol baik. Baca juga : Minyak Argan yang Ajaib untuk Kecantikan dari Karunia Alam Selain berperan aktif dalam produksi hormon, kolesterol pun adalah komponen pentin dalam pembentukan asam empedu. Tak hanya itu, kolesterol pun menjadi salah satu komponen dalam vitamin D dan produksi hormon steroid. Sayangnya, kadar kolesterol di dalam darah tetaplah tidak boleh terlalu kebanyakan. Hal tersebut akan memicu berbagai penyakit berbahaya, seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, batu empedu, stroke dan lain sebagainya. Kadar trigliserida dan kolesterol Selain kolesterol adapula trigliserida, yakni sejenis lemak di dalam aliran darah. Kadar trigliserida yang tinggi di dalam tubuh biasanya diikuti pula oleh kadar kolesterol yang tinggi. Kondisi ini berarti kadar LDL jauh lebih tinggi daripada kadar HDL di dalam aliran darah. Kolesterol seyogyanya berasal dari dalam maupun luar tubuh manusia, yaitu dari makanan yang Anda konsumsi. Biasanya makanan semacam ini berasal dari hewan, seperti telur dan daging. Baca juga : 3 Kesalahan Dalam Pengolahan Jus yang Harus Dihindari Penumpukan kolesterol pada aliran darah ternyata mampu menyempitkan pembuluh darah di dalam tubuh. Alhasil darah pun kesulitan mengalir lewat pembuluh darah yang ada di seluruh bagian tubuh Anda. Mungkin Anda tak menyadarinya dari sekrang, namun jumlah darah yang berkurang mengaliri seluruh jaringan tubuh akan berdampak tidak baik.
21-07-2024 00:02
Dalam dinamika politik Indonesia, terdapat sejumlah perdebatan terkait dengan syarat usia minimal bagi calon kepala daerah. Hal ini menjadi topik yang menarik perhatian, terutama dalam konteks peningkatan partisipasi generasi muda dalam bidang politik. Pengamat politik Indonesia memberikan pandangan terkait perlunya peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah, khususnya terkait dengan penerimaan kandidat yang lebih muda untuk memimpin daerah. Pada umumnya, syarat usia minimal bagi calon kepala daerah  di Indonesia adalah 30 tahun. Namun, beberapa pengamat berpendapat bahwa batasan usia ini seharusnya ditinjau ulang, mengingat perkembangan zaman dan perubahan dinamika sosial-politik di masyarakat. Salah satu alasan utama mendukung peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah adalah untuk memberikan kesempatan yang lebih besar kepada generasi muda dalam berkontribusi dalam kepemimpinan daerah. Menurut pengamat, generasi muda memiliki potensi dan energi yang besar untuk membawa perubahan positif dalam pemerintahan daerah. Mereka dianggap memiliki pandangan yang lebih segar dan inovatif dalam merumuskan kebijakan publik yang dapat memberi dampak positif bagi masyarakat. Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah dapat menjadi langkah yang relevan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda dalam berperan aktif dalam pemerintahan daerah. Selain itu, perubahan dinamika sosial-politik juga menjadi alasan penting dalam mendukung peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah. Dengan perkembangan teknologi dan akses informasi yang semakin cepat, generasi muda memiliki kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap berbagai isu yang terjadi di masyarakat. Hal ini turut menjadi aspek penting yang menunjukkan bahwa usia tidak selalu menjadi indikator keberhasilan kepemimpinan. Dengan demikian, peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah dapat menjadi langkah progresif dalam mengakomodasi perubahan tersebut. Sementara itu, pandangan yang mengkritisi peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah juga perlu diperhatikan. Beberapa pihak yang menginginkan tetapnya batasan usia minimal menilai bahwa pengalaman dan kematangan dalam kepemimpinan menjadi aspek yang tidak dapat diabaikan. Mereka berpendapat bahwa dengan mempertahankan batasan usia minimal, calon kepala daerah akan lebih terjamin dalam memimpin daerah dengan kemampuan dan kebijaksanaan yang matang. Dalam konteks ini, perdebatan terkait dengan peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah perlu menjadi fokus perhatian yang mendalam. Mendengar pandangan dari berbagai pihak, termasuk para pengamat politik, menjadi langkah yang penting dalam merumuskan kebijakan yang dapat memberikan dampak positif bagi dinamika politik di Indonesia. Dengan demikian, diskusi terbuka dan mendalam perlu diadakan untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat secara keseluruhan.
08-07-2014 22:43
Makin pesatnya tekhnologi serta mordernisasi, bisa merubah pola hidup serta pola makan yang kerap tak disadari menyebabkan tidak bagus pada kesehatan. Hipertensi  atau tekanan darah tinggi umpamanya, saat ini tergolong penyakit tak menular yang paling banyak dialami orang-orang. Tetapi, sayangnya tak kebanyakan orang memahami bahwasanya dirinya mengalami hipertensi. Hal semacam itu terjadi sebab hipertensi tak memberikan gejala. Tak sedikit orang yang datang ke dokter baru di ketahui memiliki hipertensi, juga banyak pula yang telah menderita komplikasi organ. Untuk tahu apakah seorang menyandang hipertensi, tak dapat disangka-duga demikian saja, namun mesti diukur dengan alat pengukur tensi darah. Tensi darah yang normal berkisar pada 120-110/80-70 mmHg. Lebih dari itu, maka kita mesti waspada sebab bila berlangsung penambahan tekanan darah berkelanjutan bakal mengakibatkan kerusakan pembuluh darah di beberapa bagian besar badan.  Baca juga : Sehatkan Pencernaan Demi Halau Kanker Lambung Pada fase awal, hipertensi tentu saja tak memperlihatkan gejala, namun bila tensi darahnya hingga 250, dapat menyebabkan gejala seperti kejang serta pandangan kabur. Untuk seorang dengan tensi darah diatas 160 telah mesti minum obat hipertensi. Apabila seorang telah terkena hipertensi, seumur hidupnya mesti minum obat. Bila tak minum obat dengan teratur maka hipertensinya tak termonitor serta bakal menyebabkan tidak bagus untuk kesehatannya. Organ badan seperti ginjal, jantung bisa rusak disebabkan hipertensi yang tak diobati dengan benar, Pikirkan, didalam ginjal ada jutaan pembuluh darah kecil yang berperan selaku penyaring product bekas darah yang perlu dikeluarkan. Jika pembuluh darah di ginjal rusak, maka kemungkinan aliran darah berhenti mengeluarkan limbah serta cairan esktra dari badan. Bila cairan melimpah dalam pembuluh darah, maka bisa menambah tensi darah. Tensi darah yang demikian hebat bisa mengakibatkan kerusakan dinding-dinding pembuluh darah serta pula dapat mengakibatkan kerusakan jantung.  Baca juga : 6 Langkah Sadari yang Perlu Anda Pelajari Memperhatikan resiko yang tinggi itu, amatlah “miris†bila cuma sedikit saja orang yang meremehkan kesehatannya. Sekarang ini prevalensi hipertensi di Indonesia 31,7% atau sepertiga masyarakat Indoneisa, sekitar 50 juta lebih masyarakat mengalami hipertensi. Dari jumlah itu, 50 prosentasenya tak tahu bila dirinya hipertensi. Sedang dari 50% yang tahu mengalami hipertensi, separuhnya tak minum obat. Serta parahnya lagi, dari 50% yang minum obat itu, cuma separuhnya yang minum obat dengan teratur. Ini jadi persoalan. Walau pasien hipertensi mesti minum obat seumur hidupnya, namun mutu hidupnya tetap dijaga dengan mengatur pola makan serta pola hidup sehat. Dalam pada itu untuk mencegah supaya kita terlepas dari resiko hipertensi, maka dari awal telah melaksanakan hidup sehat, diantaranya, kurangi konsumsi garam, tak merokok, olah raga fisik minimum 30 menit satu hari, serta perbanyak makan sayur serta buah-buahan.