Waktu Posting : 13-07-2014 12:42 | Dibaca : 2586x
21-07-2024 00:02
Dalam dinamika politik Indonesia, terdapat sejumlah perdebatan terkait dengan syarat usia minimal bagi calon kepala daerah. Hal ini menjadi topik yang menarik perhatian, terutama dalam konteks peningkatan partisipasi generasi muda dalam bidang politik. Pengamat politik Indonesia memberikan pandangan terkait perlunya peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah, khususnya terkait dengan penerimaan kandidat yang lebih muda untuk memimpin daerah. Pada umumnya, syarat usia minimal bagi calon kepala daerah  di Indonesia adalah 30 tahun. Namun, beberapa pengamat berpendapat bahwa batasan usia ini seharusnya ditinjau ulang, mengingat perkembangan zaman dan perubahan dinamika sosial-politik di masyarakat. Salah satu alasan utama mendukung peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah adalah untuk memberikan kesempatan yang lebih besar kepada generasi muda dalam berkontribusi dalam kepemimpinan daerah. Menurut pengamat, generasi muda memiliki potensi dan energi yang besar untuk membawa perubahan positif dalam pemerintahan daerah. Mereka dianggap memiliki pandangan yang lebih segar dan inovatif dalam merumuskan kebijakan publik yang dapat memberi dampak positif bagi masyarakat. Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah dapat menjadi langkah yang relevan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda dalam berperan aktif dalam pemerintahan daerah. Selain itu, perubahan dinamika sosial-politik juga menjadi alasan penting dalam mendukung peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah. Dengan perkembangan teknologi dan akses informasi yang semakin cepat, generasi muda memiliki kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap berbagai isu yang terjadi di masyarakat. Hal ini turut menjadi aspek penting yang menunjukkan bahwa usia tidak selalu menjadi indikator keberhasilan kepemimpinan. Dengan demikian, peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah dapat menjadi langkah progresif dalam mengakomodasi perubahan tersebut. Sementara itu, pandangan yang mengkritisi peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah juga perlu diperhatikan. Beberapa pihak yang menginginkan tetapnya batasan usia minimal menilai bahwa pengalaman dan kematangan dalam kepemimpinan menjadi aspek yang tidak dapat diabaikan. Mereka berpendapat bahwa dengan mempertahankan batasan usia minimal, calon kepala daerah akan lebih terjamin dalam memimpin daerah dengan kemampuan dan kebijaksanaan yang matang. Dalam konteks ini, perdebatan terkait dengan peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah perlu menjadi fokus perhatian yang mendalam. Mendengar pandangan dari berbagai pihak, termasuk para pengamat politik, menjadi langkah yang penting dalam merumuskan kebijakan yang dapat memberikan dampak positif bagi dinamika politik di Indonesia. Dengan demikian, diskusi terbuka dan mendalam perlu diadakan untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat secara keseluruhan.
10-06-2014 19:39
Ganja sesungguhnya merupakan sebutan untuk Canabis (yang memiliki kandungan delta-9-tetrahidrocabinol/THC) dengan kemampuan menengah. Canabis/Marijuana yang paling murah serta potensinya lemah banyak dipakai di Amerika Serikat dengan nama Bhang. Kemampuan marijuana/canabis yang paling kuat ialah Chara yang banyak ditemukan di India. Marijuana sendiri telah di kenal dari lama juga dari sebelum saat masehi serta ada dalam konpedium obat herbal cina yakni the Herbal of Emperor Shen Nung thn 2737 SM. Efek pada kesehatan mental pada penggunaan ganja untuk rekreasi banyak di teliti. Meskipun kelompok-kelompok yang menunjang legalisasi ganja baik didalam serta luar negeri menuturkan tak ada kaitan pada pemakaian ganja dengan masalah jiwa, bukti riset berkata sebaliknya. Baca juga : Konsumsi Makanan Ini Jika Ingin Miliki Rambut Sehat Reaksi yang diinginkan dari pemakaian ganja sesungguhnya ialah perasaan tenang serta relaks, euforia, pergantian persepsi (warna jadi lebih indah) perlambatan saat dan penambahan persepsi emosional serta pengalam-pengalaman. Tetapi pada sebagian orang yang berlangsung ialah hal yang sebaliknya. Beberapa hal ini termaasuk depresi, paranoid, khawatir atau serangan panik. Juga riset menyampaikan, percobaan memasukan THC dengan cara intravena ke pasien bisa membuahkan dengan cara akut beberapa gejala defisit kognitif serta munculnya beberapa gejala negatif yang mirip tanda-tanda pada masalah psikotik kritis. Hal semacam ini juga yang bikin ada satu hipotesis ada jalinan system endocannabinoid dalam patofisiologi skizofrenia. Pemakaian ganja yang kritis juga dikaitkan dengan mengecilnya daerah otak (hippocampus serta amygdala) yang terkait dengan psikosis, depresi serta penurunan kognitif. Hasil riset yang dimuat di jurnal Aust Fam Physician. 2010 Aug ; 39 (8) : 554-7 berjudul Cannabis and mental health - management in primary care menyampaikan pemakaian awal serta berat dari ganja dikaitkan dengan onset tanda-tanda psikosis serta depresi, sedang pemakaian yang lama membuahkan keluaran hasil yang lebih jelek diantara beberapa orang yang telah alami masalah mental. Baca juga : Kiat Sehat Menyimpan Makanan dan Minuman di Kulkas Jurnal lain Ann Pharm Fr. 2008 Aug ; 66 (4) : 245-54. Epub 2008 Sep 4 berjudul Induced psychiatric and somatic disorders to cannabis juga menyampaikan bahwasanya pemakaian ganja terkait dengan munculnya tanda-tanda psikosis serta kekhawatiran. Ganja pun dapat jadi aspek yang mengeksaserbasi terjadinya psikopatologi pada pasien seperti juga zat psikoaktif lainnya. Pemakaian ganja pada remaja menambah resiko terjadinya psikosis terlebih pada individu yang rawan. Seperti banyak riset lain, riset ini dapat menyampaikan bahwasanya pasien yang telah menanggung derita psikosis yang konsumsi ganja bakal berikan hasil keluaran yang lebih jelek pada kesembuhannya. Hal semacam ini lantaran jalinan efek ganja pada system dopamin. Pemakaian yang banyak serta kritis juga sudah dikaitkan memengaruhi memori serta performas belajar, baik pada individu yang sehat serta pasien yang psikosis. Jadi memanglah dengan cara spesial penggunaan ganja untuk individu yang sehat ataupun yang telah menanggung derita masalah jiwa memiliki efek yang kurang baik. Untuk individu yang sehat meskipun tak segera memiliki jalinan karena disebabkan, ganja jadi penyebab terjadinya beberapa gejala psikosis serta psikopatologi lain serta untuk individu yang telah alami masalah jiwa, pemakaian ganja memperberat keadaan masalah jiwanya.
17-06-2014 08:40
Lensa kontak adalah alat medis yang dipergunakan sebagai alat bantu penglihatan, penggunaan terapeutik, dan kosmetikal. Penggunaan lensa kontak kebanyakan untuk menggantikan fungsi kacamata, mengatasi beberapa kekurangan dari kacamata itu sendiri, seperti meningkatkan kemampuan penglihatan perifer dan menghindari buramnya kacamata akibat hujan atau keringat. Namun, tak jarang lensa kotak dipakai hanya untuk mengubah penampilan mata seseorang. Lensa kontak dapat diklasifikasikan menurut beberapa aspek, termasuk kegunaan primer, material bahan, durasi penggunaan, dan penggantian lensa kontaknya. Menurut kegunaannya, lensa kontak terbagi atas lensa kontak untuk memperbaiki penglihatan, kosmetik, dan terapeutik. Dari material bahannya, bisa berupa lensa kontak rigid (berbahan PMMA/polymethyl methacrylate) yang tidak dapat mengantarkan oksigen dan RGP (rigid gas permeable) yang sekarang lebih populer karena dapat menghantarkan oksigen dengan baik) dan lensa kontak lunak, lebih dikenal dengan softlens yang menyediakan kemampuan penghantaran oksigen yang lebih baik, wetability dan nyaman.Ada juga berbahan campuran lensa kontak rigid dan lunak. Baca juga : Rahasia Kulit Sehat Lensa kontak dapat dikenal dari penggunaannya, beberapa istilah yang sering terdengar, seperti daily wear, yaitu lensa kontak yang hanya dapat digunakan untuk kegiatan sehari-sehari dan harus dilepas pada saat tidur dan extended wear atau continues wear yaitu lensa kontak yang dapat dipakai overnight, sampai enam hari bahkan dengan bahan yang terbaru dapat dipakai sampai 30 hari karena tingginya kemampuan penghantaran oksigen, tentunya dengan syarat-syarat yang sangat ketat, seperti tidak dipakai dalam lingkungan yang berdebu dan kotor sebelumnya. Dikenaljuga lensa kontak dari berapa lama ia dapat dipakai. Lensa kontakl unak single use atau sekali pakai yang dapat dipakai oleh orang-orang dengan riwayat alergi atau mudah terkena infeksi. Lensa kontak lunak lainnya, lensa kontak 2 mingguan atau 4 mingguan, bahkan ada yang setengah atau satu tahun. Lensa kontak rigid, biasanya dapat dipakai sampai beberapa tahun. Jika seseorang ingin menggunakan lensa kontak, sebelumnya harus memikirkannya secara matang. Selain itu, dalam keputusan itu memerlukan kerja sama yang baik antara fitter (biasanya seorang dokter mata atau di luar negeri dapat dilakukan oleh optometris) dan pengguna lensa kontak. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan yaitu seorang fitter harus dapat menentukan apakah mata pengguna dalam keadaan sehat dan mampu menggunakan lensa kontak, bahkan harus bisa mengajarkan cara menggunakan dan memelihara lensa kontak yang akan dipakai. Baca juga : Waspadai, Dampak Komputer Bagi Kesehatan Anda Nah, sebagai pengguna lensa kontak, yang paling penting adalah mengetahui secara baik dan disiplin dalam hal penggunaan lensa kontak. Misalnya saja, selalu mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun sebelum memegang lensa kontak. Lensa kontak sebaiknya secara rutin dibersihkan, dicuci dengan pencuci lensa kontak (harus selalu terjaga kebersihan cairannya), dan selalu mengecek apakah lensa kontak rusak atau tidak. Cairan pencuci lensa memegang peranan penting dalam pemeliharaan lensa kontak. Mengapa dapat terjadi komplikasi akibat lensa kontak? Tentunya hal ini terjadi akibat ketidaktahuan, kelalaian, dan ketidakmampuan dalam penggunaan lensa kontak secara baik dan disiplin. Hal yang dapat dilakukan adalah mengkonsultasikan kepada seseorang yang kompeten mengenai lensa kontak, jangan memaksakan memakai lensa kontak apabila sudah terjadi mata merah dan iritasi. Pakailah kacamata untuk sementara dan segerakan melakukan konsultasi ke dokter spesialis mata untuk mengatasi keluhannya. Jangan berusaha mengobati keluhannya tersebut dengan membeli obat tanpa resep dari dokter. Ternyata menggunakan lensa kontak itu tidak mudah. Banyak hal yang harus diperhatikan untuk memutuskan apakah kita sudah mampu memulai hidup dengan lensa kontak. Jagalah kesehatan mata Anda karena mata adalah jendela untuk melihat dunia ini.