Makanan Untuk Menambah Sel Darah Merah

Additional Image

Waktu Posting : 28-06-2014 04:39 | Dibaca : 2868x

Sel darah merah amat berarti lantaran perannya yang membawa oksigen ke semua jaringan tubuh serta mengeluarkan karbondioksida dari tubuh. Sel darah ini berwarna merah lantaran amat kaya dengan protein umpamanya besi, yang diketahui dengan nama Hemoglobin. Bersamaan dengan putaran masa, sel darah merah bakal habis serta mati, tetapi sumsum tulang selalu menghasilkan sel darah merah dengan cara terus-terusan (terkecuali ada masalah dalam fungsinya). Di samping itu, berbagai tipe makanan khusus pun dapat untuk menolong menambah produksi sel darah merah.

Perihal Kurang Darah atau Anemia

Anemia ialah satu keadaan dimana tubuh menghasilkan terlampau sedikit sel darah merah atau tiap-tiap sel memiliki kandungan terlampau sedikit hemoglobin. Tipe yang paling umum dari anemia disebut iron-deficiency anemia, yakni anemia yang dikarenakan oleh rendahnya konsumsi zat besi.
 
Baca juga : Cara Mengobati dan Mengatasi Gusi Bengkak

Disarankan bahwasanya lelaki dewasa serta wanita pasca-menopause mesti mengonsumsi sekurang-kurangnya 8 mg zat besi tiap-tiap hari, sesaat wanita umur menstruasi memerlukan semakin banyak konsumsi besi, kira-kira 18 mg /hari. Mengonsumsi makanan yang kaya dengan vitamin C seperti buah jeruk bisa menolong menambah penyerapan zat besi dari makanan yang Anda konsumsi. Wajarnya, wanita memerlukan sekurang-kurangnya 75 mg serta pria 90 mg vitamin C tiap-tiap hari.

Bila Anda menderita anemia, berbagai macam makanan tersebut bisa menolong tubuh Anda menambah produksi sel darah merah tubuh Anda.

Makanan kaya zat besi

Tubuh memakai zat besi untuk membentuk hemoglobin. Hemoglobin menolong membawa serta menaruh oksigen dalam tubuh. Mengonsumsi makanan yang kaya dengan zat besi bisa mencegah anemia serta menjamin beberapa sel tubuh memperoleh suplai oksigen yang cukup. Sumber zat besi dari makanan diantaranya daging merah, daging organ seperti ginjal serta hati, kacang-kacangan –termasuk kacang lentil, – sayuran berdaun hijau, seperti bayam serta kangkung, plum kering, kismis kering serta kuning telur.
 
Baca juga : Kenali Penyebab Hipertensi Sekunder

Makanan kaya vitamin B-12

Vitamin B-12 ialah vitamin B-kompleks yang berarti untuk sintesis DNA serta produksi sel darah merah di sumsum tulang. Rendahnya tingkat B-12 mengakibatkan pemisahan sel yang abnormal dalam sumsum tulang hingga bakal membuahkan sel darah merah yang belum masak, yang di kenal dengan arti megaloblasts. Pasien dengan megaloblasts mengalami anemia megaloblastik lantaran beberapa sel darah merah yang abnormal tak bisa menaruh atau mengangkut oksigen ke sel tubuh.

Sumber-sumber alami Vitamin B-12 dari makanan bisa ditemukan dalam beragam macam makanan hewani serta hasil makanan olahan yang diperkaya dengan vitamin B-12, seperti hati sapi, ikan, daging merah, telur, susu, buatan susu, sereal serta ragi gizi. Anda pula dianjurkan untuk memeriksa label buatan makanan untuk memeriksa kehadiran vitamin B-12 yang dikandung dalam masing-masing buatan.

Makanan kaya asam folat

Asam folat (folic acid), pula diketahui selaku vitamin B9, adalah vitamin B kompleks yang menolong tubuh Anda menghasilkan beberapa sel darah merah baru yang sehat. Seorang dengan kandungan asam folat yang rendah amat rawan menderita anemia. Bila demikian, Anda bisa menambah beberapa sel darah merah dalam tubuh dengan mengonsumsi makanan yang kaya asam folat. Misal makanan dengan tinggi asam folat salah satunya ialah roti serta sereal (olahan) yang diperkaya, sayuran berdaun hijau, seperti kangkung serta bayam, kacang kering, kacang polong serta kacang-kacangan.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Fakta Hubungan Perokok Dengan Kejadian Hipertensi

28-04-2014 13:18

Fakta Hubungan Perokok Dengan Kejadian Hipertensi  - Hipertensi merupakan bagian dari gangguan organ jantung yang disebabkan oleh perilaku individu yang kurang menjaga kesehatan. Menurut teori Blum mengatakan bahwa “tingkat kesehatan individu dipengaruhi oleh keempat faktor penyebab, diantaranya yaitu perilaku, kesehatan lingkungan, genetik serta pelayanan kesehatan”. Dari keempat faktor yang mempengaruhi tingkat kesehatan individu ini ternyata juga dapat diaplikasikan dalam prognosis suatu penyakit hipertensi. Aplikasi dari keempat faktor tersebut jika dihubungkan dengan kejadian penyakit hipertensi adalah sebagai berikut: A. dari segi Perilaku  Status individu sebagai perokok aktif dapat mempengaruhi kesehatan organ jantungnya. Penyempitan pembuluh darah jantung akibat kandungan karsinogenik dari rokok ini dapat menyebabkan kerja otot jantung semakin cepat dari biasanya. Jika lama kelamaan tidak segera mendapat penanganan maka akan menyebabkan gangguan aliran darah dalam tubuh. Darah yang mengalir cepat menuju organ otak kemudian mengendap disana tentunya akan menyebabkan kelumpuhan atau stroke yang tentunya berakibat fatal sekali bagi produktivitas diri anda. Untuk itu, faktor perilaku ini memang mengambil peranan penting dalam kejadian penyakit tertentu khususnya yaitu hipertensi. Jika terjadi gangguan penyakit sudah pasti status atau tingkat kesehatan anda sedang mengalami penurunan fungsinya. Selain faktor pengaruh dari perilaku individu terhadap status kesehatannya yang ditinjau dari segi perokok, ternyata juga terdapat tindakan lainnya yang dapat mempengaruhi kejadian penyakit hipertensi dari pengaruh faktor perilakunya. Salah satu tindakan yang berisiko terhadap status kesehatan individu ini yaitu kebiasan individu yang suka mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi (protein hewani lebih utama daripada protein nabati), kebiasaan individu yang kurang berolahraga, kebiasaan individu yang suka mengonsumsi minuman keras atau pun terlalu sering mengonsumsi minuman bersoda serta faktor perilaku lainnya. Untuk itu, jika anda memang benar – benar menginginkan tubuh yang sehat maka sebaiknya anda perlu melakukan tindakan preventif lebih dini sebelumnya serangan penyakit menyerang anda. Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah  B. dari segi genetik Penyakit hipertensi adalah gangguan klinis yang termasuk dalam penyakit tidak menular sehingga perkembangan penyakit ini hanya dapat didasarkan atas pengaruh faktor genetik. Menurut beberapa ilmuwan medis, kejadian penyakit hipertensi memang menjadi bagian dari pengaruh susunan gen dalam DNA nya. Oleh sebab itu penyakit hipertensi ini juga disebut sebagai penyakit herediter atau penyakit turunan. C. dari segi lingkungan Lingkungan menjadi bagian dari faktor eksternal individu yang mempengaruhi terjadinya gangguan penyakit hipertensi. Kondisi lingkungan yang mendukung peningkatan prevalensi penyakit hipertensi salah satunya yaitu adanya asap rokok dari para perokok aktif. Anda yang berada disekitar perokok aktif ternyata juga berisiko terganggu dengan penyakit hipertensi ini meskipun anda bukan pelaku utamanya. Untuk itu, sebenarnya perlu adanya kawasan tanpa rokok yang memberikan kemudahan serta tempat sehat untuk orang lain atau para perokok pasif. Dalam hal ini tentunya butuh kesadaran serta dukungan yang kuat terhadap para perokok aktif untuk bisa menempatkan dirinya sehingga tidak merugikan orang lain disekirtarnya apalagi para orang tersayang didekatnya. D. dari segi layanan kesehatan Stastus kesehatan individu tidak lepas kaitannya dengan penyedia layanan kesehatan. Ketersediaan layanan kesehatan serta akses layanan kesehatan yang terjangkau ini yang memungkinkan individu untuk memperoleh status kesehatan yang memadai. Namun, sudah sesuaikah penyedia layanan kita? Inilah yang wajib dipertanyakan untuk saat ini. Anda selaku masyarakat / penyedia layanan kesehatan sampai dengan para aparat pemerintahan alangkah baiknya saling tergabung menciatakan komitmen untuk menuju negara yang kuat dan sehat tentunya dengan menyelenggarakan layanan kesehan yang memadai serta berkualitas. Pada intinya, ingin sehat? Jadilah para pengguna serta para pelaksana layanan kesehatan yang peka dan professional. Baca juga : Mengenal, Mencegah dan Mengobati Penyakit Kanker  Namun, meskipun keempat faktor tersebut saling mendukung terjadinya penyakit hipertensi ternyata faktor dari segi perilakulah yang mempengaruhi paling kuat terhadap terjadinya kejadian penyakit hipertensi. Terutama para perokok aktif maupun perokok pasif yang memiliki intesitas tinggi untuk terpapar asap rokok ini. Dari segi perilaku sebenarnya juga muncul faktor lain yang mempengaruhi terjadinya gangguan penyakit tekanan darah tinggi ini diantaranya yaitu seseorang yang mempunyai pola konsumsi tidak sehat dengan banyak mengonsumsi kolesterol ataupu lemak trans. Untuk itu, anda yang memiliki kebiasaan perilaku diatas alangkah baiknya anda perlu membatasi perilaku tersebut agar terhindar dari bahaya gangguan penyakit hipertensi.

Featured Image
Mengenal, Mencegah, dan Mengobati Penyakit Kanker

28-04-2014 01:43

Kanker adalah suatu penyakit yang di timbulkan oleh sel liar (Tumor) yang tumbuh tidak terkendali dan terus menerus membesar. Akibat pembesaran itulah akan muncul benjolan yang biasa disebut sebagai tumor. Jika tidak di obati secara baik dan benar maka tumor akan berubah menjadi kanker. Sel pada kanker akan membelah diri dengan cepat dan tidak terkontrol, karena sifatnya ini. Sel kanker mudah  menyebar ke beberapa bagian tubuh. Sel kanker akan terus menyusup kedalam jaringan yang ada di sekitarnya. Sehingga menjadi ganas dan dapat merusak sel atau jaringan sehat.  Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang paling ditakuti banyak orang, sehingga ada baiknya kita mencegah agar kanker tidak tumbuh didalam tubuh kita.    Kanker akan tumbuh dan berkembang dengan subur apabila mendapatkan asupan zat-zat yang didapat dari makanan atau kegiatan berikut ini :    1. Ketergantungan terhadap rokok yang banyak mengandung nikotin dan zat-zat adiktif lainnya.    2. Mengkonsumsi minuman beralkohol    3. Terlalu banyak minum kopi, coklat dan teh yang memiliki kandungan kafein tinggi.    4. Terlalu banyak makan-Makanan yang manis seperti gula, dan pemanis buatan, itu disukai oleh kanker serta dapat merusak kesehatan apabila dikonsumsi tidak sesuai dengan batasan atau berlebihan.    5. Hati-hati dengan meminum susu hewani yang dapat menghasilkan zat mucus yang sangat disenangi oleh kanker.    6. Hindari menggunakan garam meja untuk makanan dan minuman kita, sebaiknya menggunkan garam laut yang mengandung yodium.    7. Benzene dan zat kimia lain yang berada di lingkungan, diserap oleh darah sehingga meracuni seluruh jaringan tubuh.    8. Gaya hidup yang tidak sehat.    9. Obesitas (kegemukan)    10. Masalah genetis    11. Akibat radiasi    12. Sinar radiasi matahari yang tidak mampu di tahan oleh jaringan kulit hingga menembus ke dalam dan  membuat karakteristik kulit menjadi berubah.   Berikut beberapa jenis kanker dan gejalanya :    1. Kanker Mulut  Sering mengalami sariawan pada lidah, mulut dan gusi yang tidak kunjung sembuh sampai jangka waktu yang cukup lama.    2. Kanker paru-paru  Batuk secara terus menerus, sering keluar dahak yang bercampur darah, mengalami sakit pada daerah dada.   3. Kanker Tenggorokan Ditandai dengan gejala batuk yang terus menerus, suara serak dan payau    4. Kanker payudara  Kanker payudara ditandai dengan adanya benjolan di sekitar payudara, mengalami perubahan bentuk,  penebalan pada kulit payudara, terasa gatal, sering berwarna kemerahan, dan rasa sakit yang tidak ada  hubungannya dengan menyusui atau menstruasi.    5. Kanker otak  Ditandai dengan rasa sakit di bagian kepala secara terus menerus di pagi hari, dan mulai berkurang pada siang hari, epilepsi (ayan), badan menjadi lemah, mati rasa pada bagian lengan dan kaki, sulit untuk berjalan, perubahan tidak normal pada penglihatan dan sering mengantuk, kepribadian berubah, perubahan pada daya ingat, dan terasa sulit untuk berbicara.    6. Kanker saluran pencernaan  Kanker saluran pencernaan ditandai dengan adanya darah dalam kotoran, biasanya warna merah terang atau hitam pekat, rasa tidak enak secara terus menerus di bagian perut, adanya benjolan di sekitar perut, rasa sakit setelah makan dan adanya penurunan pada berat badan.    7. Kanker Kolon (Indung Telur)  Adanya pendarahan pada rectum, ada darah pada kotoran, adanya perubahan saat buang air besar (diare yang terus menerus atau mungkin sulit untuk buang air besar).    8. Kanker buah zakar (Testis)  Ada benjolan asing pada testis, sakit pasa perut bagian bawah, dada membesar atau menjadi lembek, ukuran penampungan testis yang membesar dan menebal secara mendak.    9. Kanker Darah (Leukemia)  Wajah sering pucat, mudah terkena infeksi, mudah terluka, sering mengalami mimisan, penurunan berat  badan, kelelahan kronis, dan sering sakit pada tulang dan persendian.    10. Kanker Kulit  Ada benjolan pada kulit yang menyerupai kutil (mengeras seperti tanduk), adanya bintik-bintik yang berubah warna dan ukuran, timbul rasa sakit pada daerah tertentu, perubahan warna kulit dan mengalami infeksi yang tak kunjung sembuh dalam waktu yang cukup lama.    11. Kanker Kandung Kemih  Keluar darah dan disertai rasa sakit pada saat buang air kecil, sering atau sulit untuk buang air kecil, dan terasa sangat sakit pada daerah kandung kemih.    12. Kanker Prostat Buang air kecil tidak lancar, rasa sakit yang terus menerus pada daerah pinggang bagian belakang, daerah  penis, dan paha bagian atas (Selangkangan).    13. Kanker Rahim  Kanker Rahim terjadi pada saat periode datang bulan, saat menstruasi keluar darah yang tidak seperti biasanya dan rasa sakit yang luar biasa.    14. Kanker Limfoma Maglinum (kanker kelenjar getah bening)  Kanker yang berasal dari jenis jaringan yang membentuk darah. Misalnya jaringan limfe, limfa, lacteal, berbagai kelenjar limfe, timus, dan sumsung tulang. Jenis kanker limfoma yang lebih spesifik adalah penyakit Hodgkin yaitu kanker kelenjar limfe dan limfa.    Mencegah kanker jauh lebih baik dibandingkan mengobatinya, untuk mencegahnya diperlukan pengetahuan mengenai apa saja penyebab kanker sehingga kita bisa mencegah kemungkinan timbulnya sel-sel kanker sedini mungkin. Berikut beberapa tips untuk mencegah penyakit kanker.    Memeriksa resiko karena keturunan  Salah satu penyebab kanker berasal dari faktor keturunan. Jika ada orangtua atau saudara kita ada yang menderita kanker, kemungkinan besar kanker akan menyerang anggota keluarga yang lainnya. untuk itu kita harus memeriksakan semua anggota keluarga agar kita tahu siapa saja yang terkena dan tidaknya. Bila ada yang belum terkena kanker, maka disarankan harus merubah pola hidupnya.    Menghindari Makan Makanan yang berlemak  Lemak menyebabkan banyak masalah di dalam tubuh. Termasuk sebagai pemicu penyakit kanker. Untuk  mencegahnya hindarilah makan makanan yang berlemak tinggi.    Makan makanan yang kaya akan serat  Sayuran dan buah-buahan merupakan makanan yang kaya akan serat. Banyak mengkonsumsi makanan tersebut sangat baik untuk mencegah kanker.    Rutin berolahraga  Berolahraga merupakan cara yang terbaik untuk mencegah kanker. Pasalnya pada saat berolahraga, lemak yang ada di dalam tubuh akan terbakar dan mempercepat metabolisme. Hal ini akan mencegah terjadinya kanker. Tidak harus berolahraga yang berat, lari di pagi dan sore hari itu sudah bisa untuk mecegah kanker.     Perbanyak konsumsi vitamin A, C, dan E Vitamin A, Vitamin C, dan vitamin E memiliki kandungan antioksidan yang sangat berguna untuk mencegah  penyakit kanker.    Menghindari Rokok  Rokok adalah sumber berbagai jenis penyakit tak terkecuali untuk penyakit kanker, berupaya menjauhi dan  meninggalkan kebiasaan merokok adalah upaya baik untuk mencegah kanker.    Perilaku seks yang sehat  Tidak berganti-ganti pasangan dalam hubungan seks adalah cara yang jitu untuk mecegah kanker, pasalnya timbulnya penyakit kanker karena perilaku seksual yang tidak sehat.    Jadi bila anda tidak ingin terkena penyakit kanker maka ubahlah pola atau gaya hidup anda sekarang juga karena penyakit tidak mudah datang pada orang yang kondisinya sehat. Bila ada teman, saudara, keluarga atau bahkan anda sendiri sudah terkena penyakit kanker, tetapi anda takut untuk operasi atau anda tidak memiliki dana karena biaya operasinya yang begitu mahal. Saya sarankan untuk mengkonsumsi obat herbal ini, karena harganya yang begitu terjangkau dan bebas dari bahan kimia. Berikut beberapa obat herbal yang bisa menyembuhkan penyakit kanker. Diantaranya : sarang semut, sari mengkudu, kulit manggis, dan daun sirsak dapat menjadi solusi yang anda butuhkan. 

Featured Image
Hati-hati Mengkonsumsi Minuman Berenergi

16-06-2014 11:13

Pamor minuman berenergi naik daun seiring dengan musim pertandingan Piala Dunia. Alasannya, tentu saja untuk membuat badan tetap bugar saat beraktivitas esok harinya. Namun, adakah dampak buruk untuk kesehatan tubuh? Minuman berenergi diciptakan untuk dikonsumsi agar badan tetap berstamina meski kurang istirahat. Oleh karenanya, jenis minuman ini sering dipilih banyak orang untuk begadang atau memulihkan badan setelah begadang. Kalau dilihat di kemasannya, minuman itu memiliki kandungan yang sebenarnya bisa dikatakan baik. Ada vitamin B Complex, ginseng, dan ada juga yang mengandung despantal. Meski memang ada juga nikotin dan kafeunnya. Vitamin B complex yang juga merupakan vitamin neurotropik, dikatakannya memberikan manfaat pada kesegaran tubuh. Ginseng pun bermanfaat untuk kesegaran tubuh, sementara despantal berfungsi untuk merangsang nafsu makan. Baca juga : Cara Mudah Turunkan Gula Darah  Sementara, kafein dalam minuman itu bekerja layaknya kopi. Kafein membuat irama atau frekuensi jantung meningkat sehingga seakan-akan tubuh merasa kuat untuk terus "on" meskipun sudah waktunya untuk istirahat. Begitupun nikotin, ia bekerja seperti kafein yang akhirnya ikut merangsang sistem syaraf dan pembuluh darah ikut meningkat. Apakah lantas minuman itu bisa dikatakan suplemen yang baik? Tentu saja ada risiko kesehatan akibat mengkonsumsi minuman berenergi untuk meningkatkan stamina. Apalagi bila itu dikonsumsi dalam jumlah banyak untuk jangka waktu yang panjang. Minuman itu akan membuat tubuh merasa fit tanpa istirahat. Padahal, seluruh organ tubuh mulai dari otak, jantung, hati, dan semuanya memerlukan istirahat yang wajar untuk pemulihan fungsi selnya. Risikonya, pasti organ tubuh akan terganggu fungsinya kalau dipaksa bekerja keras. Jantung adalah organ yang paling terkena dampaknya. Bila tubuh tidak istirahat dan malah terus beraktivitas, maka kerja jantung akan terganggu. Efek samping ringan yang muncul adalah rasa berdebar-debar, sementara risiko fatalnya adalah serangan jantung. Otak juga akan terganggu karena didorong untuk terus bekerja. Tanda-tanda awal gangguan di kepala adalah dengan munculnya rasa pusing. Selain itu, konsumsi minuman benergi juga bisa mengganggu sistem pencernaan seperti gangguan maag. Bila dikonsumsi sekali-sekali dan amat jarang, dampak negatifnya tidak akan muncul. Namun, yang mengkhawatirkan, di dalam minuman itu ada kafein dan nikotin yang memberikan efek adiktif atau candu. Seseorang akan merasa butuh terus, jadinya minum sangat banyak. Minuman itu bisa menimbulkan ketergantungan. Baca juga : Kiat Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan   Konsumsi dalam jumlah banyak itu juga akan berisiko penyakit diabetes. Hal itu diakibatkan kandungan gula yang cukup tinggi di dalam minuman tersebut. Kandungannya akan berkali-kali lipat kalau dikonsumsi lebih dari satu botol. Kalaupun boleh dikonsumsi, berapa botol? Minuman itu bukanlah obat yang memiliki takaran konsumsi. Jadi jangan terbuai dengan sensasi rasa segar saat meminumnya, tetapi setelahnya malah menjadi sakit. Dan, yang pasti diingat, seluruh organ tubuh kita membutuhkan istirahat berkualitas supaya memperbaiki sel-selnya. Meminumnya sekali saja demi begadang nonton bola oke-oke saja, asal jangan dijadikan kebiasaan sampai akhirnya tubuh tidak bisa lagi menemukan waktunya untuk beristirahat. Saat minuman berenergi dibutuhkan agar badan tetap fit, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah : Untuk minuman berenergi dalam bentuk botol, saat mengkonsumsinya paling banyak adalah dua botol untuk hari tu saja. Namun, tetap saja jangan dikonsumsi terus-menerus di hari-hari berikutnya. Bila sudah meminum minuman berenergi, pastikan jangan lagi mengkonsumsi kopi dan teh yang mengandung kafein. Bila semua dikonsumsi, risiko jangka panjangnya akan lebih berbahaya bagi tubuh. Bila sudah terasa jantung berdebar, kepala pusing, atau nyeri lambung,berhenti mengkonsumsinya.  Setelah mengkonsumsinya, perbanyak minum air putih. Hal ini akan membantu ginjal untuk mengeluarkan hasil dari metabolisme tubuh sehingga diharapkan bisa mengurangi efeknya.

...