Waktu Posting : 29-10-2025 13:17 | Dibaca : 205x
Program ini menekankan bahwa cerdas bukan sekadar kemampuan kognitif namun juga meliputi karakter: kejujuran, tanggung jawab, kebhinekaan, kreativitas, dan kepekaan terhadap lingkungan sosial. Sebagai contoh, Kemendikbudristek melalui portal Cerdas Berkarakter menyebut bahwa lingkungan belajar harus menjadi Aman, Nyaman, dan Menggembirakan.
Sebuah poin penting adalah bahwa pendidikan karakter perlu dipadukan dengan sistem yang mendorong manusia untuk bernalar kritis. Menurut siaran pers tertanggal 15 Mei 2025 yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), kecerdasan bukan sekadar berpikir rasional, tetapi juga emosional dan moral: Orang yang cerdas memiliki karakter yang kuat dan kokoh sehingga seorang individu bisa membedakan hal baik dan buruk.
Selain itu, program ini dilansir dari laman https://cerdasberkarakter.kemendikbudristek.com/ juga mengusung beberapa gerakan konkret dan prioritas, antara lain:
Bagi orang tua, pendidik, maupun pihak sekolah, beberapa rekomendasi tindakan sederhana bisa dilakukan untuk mendukung program ini:
Sebagai kesimpulan, program Cerdas Berkarakter merupakan jawaban strategis untuk memperkuat pendidikan karakter dalam ekosistem belajar anak Indonesia. Dengan fokus yang seimbang antara kecerdasan akademis dan karakter mulia, generasi Pelajar Pancasila yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman dapat diwujudkan. Dengan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan (orang tua, guru, masyarakat, pemerintah daerah), maka visi generasi cerdas berkarakter bukan sekadar gagasan tetapi dapat menjadi kenyataan.
12-09-2022 11:58
 Inkontinensia urine adalah  suatu kondisi yang sering dialami oleh para geriatri (lansia). Penuaan merupakan proses yang tidak dapat dihindari. Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal yang harus kita perhatikan sedini mungkin, sebelum mencapai umur lanjut yang cenderung lebih rentan terhadap penyakit, seperti terkena penyakit inkontinensia urine.  Inkontinensia Urine Inkontinensia urine merupakan kondisi ketidakmampuan seseorang dalam menampung banyak urine. Urine dapat keluar melalui saluran kemih tanpa dikendalikan secara sadar atau justru mengalami kesulitan saat mengeluarkan urine. Banyak lansia menganggap bahwa inkontinensia urine merupakan bagian dari proses penuaan alami, sehingga sebagian besar dari mereka tidak mengunjungi rumah sakit. Sesungguhnya, terdapat beberapa kondisi dimana inkontinensia urine bukan disebabkan oleh proses penuaan, yakni disebabkan oleh penyakit tertentu. Obesitas, diabetes, infeksi, maupun kelainan mental tertentu dapat menyebabkan terjadinya gangguan tersebut. Diperlukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui dengan pasti penyebab dari terjadinya inkontinensia urine. Berikut ini adalah 4 jenis inkontinensia urine yang umum ditemukan yaitu : 1. Stress Incontinence – Mengompol ketika sudah penuh Kandung kemih berfungsi untuk menampung urine hingga penuh. Penderita stress incontinencre memiliki otot pengatur proses berkemih yang lemah. Sehingga ketika sudah terisi penuh dan memberikan tekanan pada otot tersebut, urine dapat keluar. Proses ini dapat terjadi saat batuk, bersin, tertawa, maupun mengangkat beban berat. Kelainan ini dapat disebabkan oleh penuaan, kehamila, dan operasi. 2. Urge Incontinence – Ingin berkemih secara berkala Sering memiliki keinginan untuk bekemih secara tiba-tba dan terjadi pada interval yang singkat (kurang dari 30 menit). Kandung kemih belum terisi penuh, namun penderita urge incontinence ingin segera ke toilet. Hal ini terjadi karena adanya kontraksi dinding pembuluh darah yang tidak teratur sehingga menekan urine yang ditampung. Kemudian penderita merasakan keinginan untuk berkemih secara tibat-tiba dan mengeluarkan volume urine yang sedikit. Kelainan ini dapat disebabkan oleh infeksi, ketidakstabilan otot dinding pembuluh darah, dan tumor. 3. Overflow Incontinence – Mengeluarkan urine sedikit dan tiba-tiba Penderita overflow incontinence justru memiliki hambatan dalam mengeluarkan urine. Urine pada kandung kemih akan menumpuk dan hanya dapat keluar saat tekenannya sangat tinggi. Urine yang dapat keluar pun hanya sedikit, namun terjadi secara tiba-tiba. Jenis ini lebih banyak terjadi pada laki-laki dibandingkan perempuan. Kelainan ini dapat disebabkan oleh batu kandung kemih, perbesaran prostat, tumor, atau kerusakan saraf. 4. Mixed incontinence – Lebih dari satu jenis inkontinensia urine Penderita mengalami lebih dari satu jenis inkontinensia urin, seperti adanya stress incontinence dan urge incontinence secara bersamaan. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai jenis faktor, salah satunya penderita mengalami kandung kemih yang overaktif ditambah dengan adanya kelainan saat penutupan saluran kandung kemih. Penyebab Inkontinensia Urine  di antaranya adalah : ·         Usia (kelemahan otot dasar panggul) ·         Kehamilan dan persalinan ·         Kegemukan (obesitas) ·         Hormon, Menopause ·         Diabetes Melitus (DM), Stroke ·         Operasi pengangkatan rahim ·         Infeksi saluran kemih (ISK) ·         Penyakit paru-paru / Batuk kronik Tidak selalu mudah untuk mencegah inkontinensia urine, namun ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terjadinya inkontinensia. Inilah pola hidup sehat yang harus dijalankan:  Dapatkan Berat Badan yang Sehat   Obesitas bisa meningkatkan risiko inkontinensia urine. Kamu bisa menurunkan risikonya dengan menjaga berat badan yang sehat melalui olahraga teratur dan makan sehat. Gunakan kalkulator berat badan sehat untuk melihat apakah berat badan sesuai dengan tinggi badan kamu.  Perhatikan Kebiasaan Minum       Tergantung pada masalah kandung kemih yang kamu alami, dokter biasanya memberikan saran tentang jumlah cairan yang harus diminum. Jika kamu mengalami inkontinensia urine, kurangi alkohol dan minuman yang mengandung kafein, seperti teh, kopi, dan minuman bersoda. Minuman ini bisa menyebabkan ginjal menghasilkan lebih banyak urine dan mengiritasi kandung kemih.  Jika kamu harus sering buang air kecil di malam hari (nokturia), cobalah minum lebih sedikit pada jam-jam sebelum tidur. Namun, pastikan tetap cukup minum di siang hari.  Setiap orang disarankan minum 6 hingga 8 gelas cairan sehari (tidak lebih), kecuali jika dokter menyarankan lebih. Banyak orang dengan inkontinensia urine menghindari minum cairan, karena mereka merasa hal itu menyebabkan masalah. Namun, membatasi asupan cairan membuat inkontinensia urine menjadi lebih buruk, karena mengurangi kapasitas kandung kemih.  Rutin Latihan Dasar Panggul     Hamil dan melahirkan bisa melemahkan otot-otot yang mengontrol aliran urine dari kandung kemih. Jika kamu hamil, memperkuat otot dasar panggul bisa mencegah inkontinensia urine.   Berhenti Merokok     Jika kamu merokok, maka risiko inkontinensia urine lebih tinggi. Hal ini karena batuk membuat otot dasar panggul jadi tegang. Jadi, menghentikan kebiasaan merokok dapat menjadi cara mencegah inkontinensia urine.  Lakukan Olahraga yang Tepat   Olahraga sit-up berdampak tinggi memberikan tekanan pada otot dasar panggul dan bisa meningkatkan kebocoran urine. Untuk memperkuat dasar panggul dan meredakan gejala, gantilah olahraga berdampak tinggi, seperti jogging dan aerobik, dengan latihan kekuatan seperti pilates. Olahraga pilates juga mampu memperkuat otot inti, yang bermanfaat untuk mencegah inkontinensia urine.  Hindari Mengangkat Beban   Mengangkat beban membuat otot dasar panggul tegang, jadi hindari kapanpun kamu bisa. Saat memang harus mengangkat sesuatu, seperti menggendong anak atau membawa tas belanjaan, kencangkan otot dasar panggul sebelum dan selama mengangkat.  Konsumsi Makanan yang Tepat     Hindari makanan pedas dan asam, seperti kari dan buah jeruk, karena dapat mengiritasi kandung kemih dan memperburuk kebocoran dan gejala inkontinensia lainnya.   Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai pola hidup sehat yang bisa mencegah inkontinensia urine. Jika kamu mengalami inkontinensia urine yang tidak bisa ditangani sendiri, segera bicarakan pada dokter. Â
17-09-2014 07:21
Apakah Anda mengalami putus harapan dalam program penurunan berat tubuh Anda untuk memperoleh bentuk tubuh yang indah? Tunggulah dahulu. Anda mungkin saja telah berupaya keras serta berjuang untuk turunkan berat tubuh Anda untuk tubuh yang sehat serta ideal. Beragam jalan sudah Anda kerjakan manfaat membakar lemak yang menumpuk di tubuh Anda. Tetapi, apakah Anda telah mengerjakannya dengan benar? Belum pasti. Atau ada berbagai jalan yang Anda terlewat? Mungkin saja. Bila Anda tengah berupaya untuk turunkan berat tubuh, tersebut ialah berbagai panduan yang bermanfaat untuk menolong Anda meraih berat ideal yang Anda kehendaki : 1. Imbuhkan serat dalam diet Anda Permasalahan ketidakteraturan memainkan fungsi utama dalam bertambahnya berat tubuh namun, pemecahannya cukup gampang. Cuma dengan memberikan jumlah serat pada makanan, hal semacam itu bisa tingkatkan kesehatan lambung serta pencernaan Anda. Berbagai riset pula memberikan indikasi bahwa serat memiliki dampak yang baik untuk metabolisme tubuh Anda. Baca juga : Tips Mengencangkan Payudara Pasca Melahirkan Serat bisa diketemukan pada makanan seperti buah-buahan, sayuran, lemak sehat serta protein tanpa ada lemak, namun permasalahan yang umum berlangsung ialah bahwa kerapkali susah untuk memperoleh bahan makanan itu dalam jumlah yang cukup. Untuk melakukan perbaikan permasalahan ini, dapat dengan ganti seluruhnya karbohidrat simpel dengan yang memiliki serat serta janganlah kembali pada rutinitas lama Anda. Umpamanya, bila Anda dengan teratur konsumsi permen, menggantinya dengan buah ialah pilihan yang jitu. Serta, bila Anda suka pada sereal pada pagi hari untuk sarapan, menggantinya dengan oatmeal merupakan langkah awal yang baik. 2. Ubah karbohidrat dengan bayam Bila Anda tengah mencari argumen lain untuk ganti karbohidrat simpel dalam diet Anda dengan karbohidrat kompleks serta sayuran memiliki serat, Anda tengah lakukan suatu hal yang jitu. Karbohidrat simpel bisa mengakibatkan lonjakan insulin, hormon penyimpan lemak yang pula tingkatkan nafsu makan – sekali jatuh tertimpa tangga juga ya? Namun karbohidrat kompleks mempunyai dampak demikian sebaliknya yakni melindungi tingkat insulin rendah serta mengatur nafsu makan, lantaran satu kenyataan bahwa karbohidrat kompleks serta sayuran memiliki serat amat susah untuk diolah. 3. Komsumsilah vitamin Yakin atau tak, beragam vitamin bermain peran utama dalam mobilisasi lemak serta bisa membantumu turunkan berat tubuh. Contoh yang jitu ialah Vitamin C, lantaran amat dibutuhkan dalam produksi berbagai asam amino yang menolong dalam sistem pembakaran lemak. Kecuali itu, berbagai studi tunjukkan bahwa vitamin D bisa tingkatkan jumlah lemak yang terbakar sejumlah 50 %. Pada vitamin A serta B bermain peran paling utama dalam melindungi level stres. Hal semacam ini amat utama. Lantaran saat level stres tinggi, tubuh bakal tingkatkan penyimpanan lemak, suatu hal yang tak Anda gemari. Anda tak membutuhkan satu yang penuh impian, kan? Tentukan multivitamin yang bekerja dengan baik selekasnya. Baca juga : Cegah Gangguan Pendengaran dengan Makan Ikan 4. Minumlah teh hijau Satu studi tunjukkan bahwa teh hijau tak cuma semacam sumber anti-oksidan yang baik, namun bisa tingkatkan metabolisme tubuh Anda serta pula mempermudah Anda untuk membakar kalori. 5. Mengkonsumsi cafein di waktu yang tepat Kecuali teh hijau, konsumsi cafein sehari-hari bisa turunkan jumlah lemak dengan jalan tingkatkan metabolisme Anda. Cafein pula melakukan tindakan semacam penekan nafsu makan, pengontrol hasrat makan Anda serta bikin program penurunan berat tubuh Anda makin memetik hasil. Konsumsi cafein saat sebelum latihan pula menolong dalam pembakaran kalori Anda. Coba minum secangkir teh atau kopi saat sebelum Anda olahraga. Hal semacam itu bakal tingkatkan ingindalian ekstra serta konsentrasi yang diperlukan untuk melakukan latihan Anda dengan intensitas penuh. Semacam penambahan, riset baru tunjukkan bahwa kopi hitam instan yang dikonsumsi satu jam saat sebelum latihan bisa tingkatkan ketahanan kemampuan kerja dengan jalan yang serupa seperti kemampuan kerja cafein murni dalam jumlah yang setara.
19-06-2014 00:35
Bekerja itu merupakan aktivitas yang menyehatkan baik untuk fisik maupun psikis sekaligus dapat menjadi sumber penghasilan. Oleh karena itu, tidaklah sulit bila ada yang berpendapat bahwa orang yang sehat jiwanya adalah orang yang mampu bekerja dengan baik. Pada usia lanjut, bekerja dapat memelihara fungsi otak agar tak mudah lupa, sedangkan pada orang dewasa bekerja akan menjaga rasa percaya diri. Bekerja sebaiknya tak lebih dari 8 jam dalam sehari atau 40 jam seminggu. Sewaktu-waktu boleh bekerja lembur, terutama bila di kantor sedang sibuk. Bekerja terus-menerus selama 30 jam sangat berbahaya untuk jiwa karena yang bersangkutan mengalami kelelahan yang parah, baik fisik maupun mental. Kondisi dapat memburuk bila juga meminum minuman yang mengandung kafein. Kafein dapat memicu kerja sistem kardiovaskuler termasuk jantung. Baca juga : Obesitas Bisa Merusak Kesehatan dan Penampilan Ketika seseorang bekerja keras/lembur di atas batas kemampuan, awalnya tubuh akan menyesuaikan diri dengan memacu seluruh cadangan energi, baik fisik maupun mental sehingga semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Prestasi serta produktivitas kerja meningkat sangat mengagumkan. Akan tetapi, setelah beberapa bulan berlangsung semua cadangan energi habis terpakai sehingga akhirnya yang bersangkutan dapat mengalami exhausted atau kelelahan kerja dan itulah yang disebut sebagai burn out. Apa itu burn out? Kata burn out sangat populer di dunia kerja dan kadang sulit dibedakan dengan stres di tempat kerja. Pada abad ini,burn out banyak ditemukan pada karyawan wanita dengan usia sebelum usia 30 tahun. Gejala-gejala burn out yang sering ditemukan antara lain : Exhaustion yaitu perasaan lelah dan letih pada hampir setiap waktu, baik secara emosi, mental maupun fisik. Kehilangan motivasi atau antusias terhadap semua kegiatan, termasuk untuk kerja, sulit bangun pagi hari untuk memulai kerja. Berkembang frustasi, sinis, dan emosi negatif lainnya, biasanya yang bersangkutan cenderung bersikap sinis, selalu berpikiran negatif pada orang ilaini. Masalah kognitif berupa kesulitan konsentrasi dan memusatkan perhatian serta mengalami keseulitan memecahkan masalah atau mengambil keputusan (fight atau flight). Menimbulkan masalah dalam hubungan interpersonal baik di tempat kerja maupun rumah; lebih banyak konflik seperti melakukan perdebatan atau pertengkaran dan sebaliknya lebih menarik diri untuk berbicara dengan teman kerja satu tim atau dengan anggota keluarga. Tak peduli terhadap keadaan dirinya, misalnya dengan banyak merokok, minum suplemen yang mengandung stimulan, banyak makan junk food atau sebaliknya kurang makan dan tak cukup istirahat atau tidur. Mengobati diri sendiri dengan mengonsumsi obat tidur atau minum alkohol berlebih, minum kopi untuk meningkatkan energi pada pagi hari. Preokupasi terhadap kerja terutama ketika tidak bekerja. Akhirnya, kualitas hidup dan rasa puas akan menurun secara drastis. Setelah burn out berlangsung cukup lama, yang bersangkutan dapat mengalami berbagai penyakit fisik seperti gangguan pencernaan, serangan jantung sampai kematian mendadak, depresi yang disertai ide bunuh diri, dan obesitas. Angka bunuh diri akibat burn out banyak ditemukan di Jepang yang masyarakatnya terkenal gila kerja atau workaholic. Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular Jika mulai merasakan keluhan-keluhan seperti tadi, berarti Anda mengalami burn out. Yang perlu Anda lakukan adalah segera ambil cuti untuk beristirahat. Mulailah dengan melakukan aktivitas yang Anda inginkan yang selama ini tidak sempat dilakukan seperti mendengarkan musik yang membuat relaks dan nyaman. Tinggalkan, sekali lagi tinggalkan semua pikiran tentang pekerjaan selama Anda istirahat. Meditasi akan membuat Anda menjadi lebih relaks dan tenang atau membaca buku atau mengunjungi keluarga/kerabat untuk bersilaturahmi atau buatlah sesuatu yang benar-benar dapat membuat Anda relaks. Sediakanlah waktu untuk itu. Temukan sesuatu di luar sana untuk melakukan aktivitas atau hobi. Semua komunikasi yang dapat mencetuskan stres dalam pekerjaan, tinggalkan. Sediakan waktu untuk kegiatan bersama keluarga, liburan, atau aktivitas sosial. Bukalah telepon atau e-mail (surat elektronik) Anda setelah makan malam. Bila dengan cara tersebut tadi belum juga membantu, segera hubungi psikiater untuk konsultasi lebih lanjut.