Kesemutan, Jangan Anda Anggap Sepele!

Additional Image

Waktu Posting : 02-07-2014 08:07 | Dibaca : 3993x

Kesemutan, atau kebas, ialah “gejala” yang nyaris sempat dihadapi oleh seluruh orang. Umumnya kesemutan menyerang jika kita terlampau lama diam, atau ada dalam satu posisi spesifik, umpamanya duduk sembari melipat kaki untuk saat yang lama, atau tangan terhimpit tubuh pada waktu tidur. Bila telah kesemutan, umumnya lama-lama jadi kebal, atau juga ngilu, tetapi bakal berangsur-angsur hilang bila kita mulai menggerak-gerakkan sisi badan yang kesemutan itu. Lantaran sifatnya easy-come-easy-go, maka kita condong berasumsi kesemutan ialah hal “biasa”, walau sebenarnya kesemutan malah mungkin saja tandanya ada beberapa hal yang tak umum. Lho kok bisa?

Kesemutan biasanya memanglah gampang hilang waktu sisi badan yang kesemutan dikibas-kibaskan atau digerakkan perlahan-lahan. Tetapi ada juga kesemutan yang tak hilang sendiri. Jika seorang alami kesemutan di satu sisi badan, lalu menjalar ke sisi badan lain di sekelilingnya, serta lalu memperburuk beberapa fungsi badan yang lain, mungkin saja itu ialah manifestasi tumor dibagian depan otak. Suatu penyakit sangat serius dengan tanda-tanda awal remeh.

Pada intinya kesemutan merupakan satu tanda-tanda manifestasi dari masalah sistem saraf sensorik disebabkan rangsang listrik di sistem itu tak tersalur dengan cara penuh dengan karena beberapa macam. Yang paling simpel, umpamanya, jalan darah tertutup disebabkan satu sisi badan spesifik ditekuk terlampau lama. Pada orang peka, tidur miring terlampau lama saja bisa mengakibatkan kesemutan. Pula duduk dengan siku ditekuk.
 
Baca juga : Kesemutan, Jangan Anda Anggap Sepele
 
 Sistem saraf sensorik memiliki prosedur kerja baku. Stimulus berbentuk sentuhan, desakan, rasa sakit, serta suhu panas atau dingin di terima oleh reseptor di kulit, yang lalu diantar ke saraf pinggir, lalu masuk ke dalam susunan saraf pusat di sumsum tulang belakang. Disini stimulus diteruskan ke atas hingga ke thalamus (pusat penyebaran utama impuls-impuls sensoris). Dari sini stimulus diantar ke kulit otak (cerebral cortex). Baru pada waktu inilah apa yang dirasakan tadi disadari oleh si individu.

Bila ada masalah dalam jalur sensori baku tadi, timbullah kesemutan. Kesemutan yang tak dibarengi beberapa gejala lain umumnya mengisyaratkan ada masalah pada reseptor di kulit atau pada cabang-cabang saraf pinggir. Tetapi kita harus lebih waspada bila ada tanda-tanda lain diluar kesemutan, seperti dihadapi Tanto. Tidak cuma kelumpuhan, kesemutan dapat pula dibarengi masalah penglihatan, pendengaran, paduan keduanya, atau yang lain. Bila ada tumor di otak kecuali tanda-tanda kesemutan atau tidak tipis tadi, ada pula sakit kepala, muntah-muntah, serta kelumpuhan kecil.

Kesemutan semacam sisi dari tanda-tanda penyakit sesungguhnya step paling awal dari satu proses kehilangan rasa. Bila step paraesthesia (kesemutan) telah terlampaui, pasien meningkat pada hypaesthesia (baal) hingga pada akhirnya alami anaesthesia (hilang rasa sekalipun).

Maka apabila kesemutan tidak hilang cuma dengan dikibaskan, apabila semula cuma jadi di dua jari lalu di seluruhnya jari, lalu merambat ke tangan ; apabila semula cuma berlangsung sekali-sekali tetapi saat ini nyaris setiap hari, atau apabila kesemutannya sudah meningkat jadi baal, itu waktunya kita pergi ke dokter.

Kesemutan dapat merupakan tanda-tanda penyakit serius, namun dapat pula cuma disebabkan sambilan. Orang yang terlampau banyak berbaring atau kurang gerak, tak tahu lantaran sakit, lemah, atau obesitas, dapat pula menanggung derita kesemutan disebabkan bagian-bagian spesifik badannya terus-menerus tertekan. Juga penciutan otot dapat pula berlangsung. Masalah yang diberi nama neuropathy desakan ini kerap didapati pada pasien TBC kronik serta stroke yang lumpuh samping serta kurang memperoleh perawatan fisioterapi. Arti neuropati sendiri terkait dengan semua jenis penyakit, radang atau rusaknya yang menimpa saraf pinggir.
 
Baca juga : Tips Puasa Bagi Penderita Maag

Pada pasien jantung, kesemutan tidak hanya nampak disebabkan neuropati desakan, tetapi bisa pula timbul lantaran komplikasi jantung dengan sarafnya. Yang berlangsung umpamanya, si pasien melakukan operasi pemasangan klep jantung. Waktu pemasangan, ada bekuan darah melekat, yang lalu terbawa aliran darah ke atas, hingga berlangsung embolic cerebral. Apabila sumbatan di otak itu kebetulan tentang daerah yang mengatur sistem sensorik, si pasien bakal rasakan kesemutan samping. Apabila daerah yang mengatur sistem motorik pula terkena, kesemutan pula dibarengi kelumpuhan.

Pada pasien stroke yang berlangsung pula serupa. Apabila yang diserang sistem motorik, ia lumpuh. Tetapi, apabila yang diserang sistem sensorik, yang ia rasakan cuma kesemutan atau baal samping. Namanya sensoric stroke.

Bagaimana dengan anak-anak? Apabila satu kali Buyung mengeluh, " Ujung-ujung jariku seperti dirambati banyak semut, lalu terakhir 'semut-semut' itu seperti merambat ke atas, " kemungkinan besar kesemutan anak ini disebabkan kekurangan vitamin. Umumnya ini terkena anak-anak yang agak besar. Kesemutan pada anak-anak tidak sering berlangsung, lantaran jaringan sarafnya tetap fleksibel serta anak-anak umumnya lebih aktif bergerak.

Semacam efek sambilan obat, kesemutan bisa pula timbul, umpamanya apabila konsumsi INH (obat TBC) atau furadatin (obat infeksi). Di samping itu, kesemutan pula bisa dikarenakan oleh aspek imunologi. Poly neuroradiculopathy tentang akar-akar saraf yang masuk atau meninggalkan tulang belakang serta berlangsung lantaran ada zat-zat spesifik didalam badan yang tak bisa ditolerir oleh badan.

Pada orang dewasa, terkadang kesemutan itu didahului oleh flu berat. Kesemutan itu makin menghebat, naik dari ujung jari menjalar hingga ke pusar. Gejalanya berkembang jadi rasa tidak tipis. Lalu pasien sulit jalan. Ini tanda-tanda radang sumsum tulang belakang, yang berlangsung lantaran serangan virus, umumnya cytomegalovirus.

Apabila berlangsung infeksi di tulang belakang, dapat dari pusar ke bawah tidak bisa digerakkan. Pasien tidak bisa mengontrol buang air kecil. Buang air besar juga susah. Penyakit ini diberi nama myelitis (radang sumsum tulang belakang). Bergantung pada rusaknyanya, penyakit ini bisa sembuh keseluruhan, bisa juga hanya pulih beberapa, namun ada pula yang hingga lumpuh.

Maka hadapi pasien kesemutan, dokter senantiasa bakal menyelidiki sisi badan yang alami kesemutan, luasnya, tempat awal kesemutan, serta perubahan kesemutan itu dari awal. Seluruhnya info ini bakal tunjukkan pemicu persoalan. Mungkin pada saraf pinggir, pada otot, sumsum tulang belakang, atau juga otak.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Pilihan Makanan untuk Pengidap Rematik Asam Urat

22-07-2016 17:05

Rematik asam urat atau penyakit gout adalah jenis radang sendi yang secara medis telah terbukti dapat diringankan dengan mengonsumsi dan membatasi makanan-makanan tertentu. Pada dasarnya, pengidap rematik asam urat sebaiknya menjalani pola makan kaya karbohidrat kompleks, protein dalam kadar sedang, dan rendah lemak. Pengaturan pola makan ini bukanlah sarana pengobatan, tapi dapat membantu mengurangi gejala.  Baca juga : Penyebab Penyakit Asam Urat Purin dan Rematik Asam Urat Rematik asam urat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi, terutama pada jempol kaki. Peradangan sendi ini disebabkan oleh penumpukan kristal natrium urat, yaitu limbah alami tubuh. Asam urat adalah salah satu hasil pemecahan zat purin di dalam tubuh. Purin adalah zat alami yang ada di dalam tubuh dan dapat ditemukan di berbagai jenis makanan. Makanan mengandung purin berkadar tinggi membuat tubuh menghasilkan lebih banyak asam urat. Oleh karena itu, pengidap asam urat perlu menghindari konsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Panduan Konsumsi Makanan Rematik asam urat dapat ditangani dengan lebih banyak mengonsumsi makanan tertentu yang memperlancar sekresi purin dan membatasi konsumsi makanan serta minuman kaya purin. Berikut ini adalah contohnya. Batasi konsumsi: Daging merah: daging sapi, daging kambing dan daging bebek. Jeroan seperti hati, otak, ginjal, jantung. Beberapa jenis ikan seperti sarden, tuna, makarel. Boga bahari seperti kepiting dan udang. Makanan-makanan manis dan minuman ringan yang tinggi kadar gula buah atau fruktosanya. Makanan mengandung ragi seperti roti. Minuman keras, terutama bir. Beberapa sayuran seperti bayam, jamur, kembang kol, kacang polong, kacang panjang, kacang merah. Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis Perbanyak konsumsi: Buah-buahan, seperti jeruk, melon, apel. Sayuran hijau, wortel, tomat. Air mineral: konsumsi setidaknya 2 liter perhari untuk meluruhkan kadar asam urat. Sumber karbohidrat yang lebih kompleks seperti kentang dan beras merah Makanan mengandung biji-bijian utuh. Susu dan yoghurt rendah lemak atau tanpa lemak mengandung kadar purin yang rendah dan protein yang tinggi. Selain memperbarui pilihan makanan, penting bagi pengidap rematik asam urat untuk menjaga berat tubuhnya dengan berolahraga secara teratur. Hal ini dikarenakan obesitas juga bisa menjadi faktor risiko utama penyakit rematik asam urat.

Featured Image
Obat Herbal Kencing Manis yang Ampuh

02-06-2014 15:34

Obat herbal kencing manis merupakan cara alternatif yang bisa ditempuh untuk mengobati kencing manis. Pengobatan medis untuk kencing manis memang memmbutuhkan biaya yang tidak sedikit, apalagi jika penyakitnya tergolong sudah cukup parah. Butuh waktu dan proses yand tidak sebentar untuk menyembuhkannya. Selain itu, dalam proses penyembuhan Anda juga harus telaten dalam mengonsumsi obatnya. Tak bisa dipungkiri bahwa untuk menjaga kesehatan tubuh itu mahal harganya. Namun, jika hal ini dialami oleh orang menegah ke bawah maka akan terasa berat sekali melakukan pengobatan medis untuk kencing manis ini. Sebenarnya Anda tak perlu khawatir karena banyak sekali tanaman-tanaman di sekitar kita yang bisa kita gunakan sebagai obat herbal penyembuh kencing manis. Baca juga : Cara Tepat Gunakan Krim Malam untuk Dapatkan Kulit Sehat  Brotowali untuk mengeluarkan glukosa berlebih       Ada beberapa bagian tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal kencing manis. Salah satunya adalah brotowali. Tanaman yang sering digunakan sebagai salah satu bahan untuk membuat ramuan jamu ini, ternyata bisa digunakan untuk mengobati kencing manis. Tanaman yang sangat mudah dijumpai di daerah beriklim tropis ini memiliki kandungan bernama tinokrisposid yand dipercaya oleh banyak orang untuk mempercepat penyembuhan kencing manis. Zat yang terkandung di dalam brotowali ini dapat membantu mempercepat pengeluaran glukosa dari dalam tubuh penderita kencing manis. Tanaman dengan nama latin Tinaspora crispa ini akan membantu mengeluarkan glukosa dengan meningkatkan metabolisme yang terjadi di dalam tubuh penderita. Bagian yang sering dimanfaatkan dari tanaman brotowali ini terutama untuk obat kencing manis adalah batangnya. Biasanya brotowali ini dikonsumsi sebagai obat herbal dengan direbus. Sedangkan untuk obat herbal kencing manis bisa dengan cara mengambil 6 cm ruas batang brotowali dan dicampur dengan sepertiga genggam daun sambiloto dan juga sepertiga genggam daun kumis kucing. Rebus semua bahan dengan tiga gelas air. Setelah mendidih dan airnya berkurang, saringlah air rebusan dan bisa langsung diminum. Ramuan ini akan lebih cepat khasiatnya jika dikonsumsi dua kali sehari secara rutin. Lamtoro untuk menyembuhkan kencing manis         Selain brotowali Anda juga bisa menggunakan lamtoro untuk mengobati kencing manis. Lamtoro yang juga biasa dikenal orang dengan sebutan petai cina ini memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Selain itu, bijinya juga mengandung tanin. Kandungan inilah yang dipercaya dapat menyembuhkan kencing manis. Cara membuat ramuan dengan lamtoro ini sangat mudah sekali. Yang perlu Anda lakukan hanya mengambil beberapa batang lamtoro yang sudah tua. Kemudian, keluarkanlah biji lamtoro dari kulitnya dan sangrai biji-biji tersebut. Setelah matang, tumbuk hingga halus. Seduhlah tumbukan lamtoro tersebut dengan air panas dan minumlah ramuan ini tanpa harus menyaringnya terlebih dahulu. Mengonsumsi ramuan dari lamtoro ini dengan rutin sebanyak dua kali sehari sangat ampuh sebagai obat herbal kencing manis.  Baca juga : Manfaat Olahraga Pagi untuk Kebugaran Tubuh Mengkudu   Sari mengkudu sudah digunakan sejak dahulu oleh orangtua kita, yang dianggap mampu menurunkan kadar gula darah. Sekarang banyak jus mengkudu, yang sudah jadi, tidak perlu repot untuk memeras, dan memilih mengkudu yang matang. 

Featured Image
Postmatur Bila Bayi Terlambat Lahir

26-05-2014 00:52

Postmatur ialah kebalikan dari premature, bayi dimaksud postmatur apabila baru lahir sesudah melebihi 42 minggu dalam rahim. Insiden kelahiran postmatur tambah lebih umum dari pada premature, kira-kira 7 Persen bayi dilahirkan postmatur, walau faktanya barangkali tak seluruhnya benar-benar postmatur. Beberapa bayi yang disangka postmatur sesungguhnya lantaran kekeliruan dalam mengkalkulasi awal kehamilan, cuma kira-kira 2-3% yang benar-benar postmatur. Resiko bayi postmatur Seperti bayi premature, bayi postmatur mempunyai potensi persoalannya sendiri yang dapat beresiko untuk kesehatan serta keberlangsungan hidupnya. Sesudah melalui 42 minggu kehamilan, plasenta umumnya sudah berkurang hingga lebih sedikit nutrisi serta oksigen yang tersalurkan ke bayi. Bayi yang selalu tumbuh juga bikin cairan ketuban makin menyusut. Saat hal semacam ini berlangsung, tali pusat bisa terjepit waktu bayi bergerak atau rahim berkontraksi. Hal ini dapat juga mengganggu pasokan nutrisi serta oksigen ke bayi. Semacam kompensasi, bayi mulai memakai lemak serta karbohidrat sendiri untuk sediakan daya.   Baca juga : Cuaca Panas Bisa Picu Serangan Jantung Tingkat pertumbuhannya jadi lambat serta terkadang berat tubuhnya juga barangkali terjadi penurunan. Bayi postmatur rawan untuk meningkatkan kandungan gula darah rendah (hipoglikemia) lantaran mereka sudah kehabisan simpanan lemak serta karbohidrat. Potensi persoalan pada bayi postmatur diantaranya :1. Sindrom dismaturitas (dysmaturity syndrome) Bayi mempunyai karakteristik insufisiensi plasenta seperti kulit yang kering, terkelupas, keriput, kuku serta rambut panjang serta badan tampak kurus lantaran kurang gizi. 2. Sindrom masukan mekonium Bayi keluarkan tinja (mekonium) ke dalam cairan ketuban serta lalu menghirupnya ke dalam paru-paru, hal semacam ini bisa mengakibatkan bayi kesusahan bernapas serta berisiko meningkatkan komplikasi seperti infeksi paru-paru serta hipertensi polmunar persisten. 3. Makrosomia Bayi tumbuh terlampau besar hingga lebih susah untuk lahir dengan cara normal lewat jalan lahir. Keadaan ini berlangsung apabila plasenta tetap berperan dengan baik walau telah melalui 42 minggu. 4. Kelahiran mati Bayi meninggal ketika dalam rahim. Aspek pemicu bayi lahir terlambat : Ada kisah kelahiran terlambat dalam keluarga atau pada kehamilan pada mulanya. Sang bayi berjenis kelamin laki-laki. Kehamilan ini ialah kisah anak yang pertama. Berat tubuh ibu yang berlebihan atau kegemukan. Kesalahan estimasi penghitungan umur kehamilan, yang umumnya berlangsung lantaran menstruasi paling akhir tak di ketahui dengan cara pasti. Baca juga : Inilah Tanda Lahir Anak Kembar  Untuk menurunkan tingkat kekhawatiran, kontrol terus mesti dikerjakan. Terlebih lantaran ibu yang hamil tua bakal merasakan kelelahan fisik yang lebih. Kewaspadaan pada kemungkinan pre-eklamsia juga terus mesti dijaga. Jika memanglah ada kisah keluarga yang pernah menjalani kelahiran terlambat, tak lalu bermakna pasangan bisa mengendorkan kewaspadaan. PerawatanBila kehamilan Anda sudah mencapai ke 41-42 minggu, benar-benar perlu untuk Anda guna memeriksa kesehatan bayi Anda. Terdapat banyak pengontrolan yang dapat dikerjakan, yang meliputi pemantauan janin dengan cara fisik serta dengan Doppler atau USG. Bila kontrol memperlihatkan bahwasanya bayi aktif serta sehat serta volume cairan ketuban normal, dokter atau bidan bisa mengambil keputusan untuk meneruskan pemantauan dengan cara berkala hingga persalinan Anda diawali dengan cara alami. Bila hasil kontrol memperlihatkan bahwasanya bayi barangkali punya masalah, ada pilihan apakah bakal menginduksi supaya persalinan secepatnya dilakukan atau menjalani bedah caesar. Umumnya bayi yang dilahirkan postmatur mempunyai keadaan yang sehat tidak dengan  komplikasi. Pada bayi yang menderita kekurangan oksigen, resusitasi barangkali dibutuhkan. Bila mekonium muncul dalam cairan ketuban serta bayi baru lahir lesu, tabung dibiarkan lewat ke batang tenggorokan (trakea) untuk menghisap mekonium yang barangkali menghalangi saluran pernapasan. Bila mekonium sudah masuk ke paru-paru, ventilator barangkali dibutuhkan untuk menunjang pernapasan. Pemberian larutan glukosa lewat vena (infus) kerapkali butuh dikerjakan untuk menghindari hipoglikemia.

...