Waktu Posting : 02-07-2014 08:07 | Dibaca : 3993x
22-07-2016 17:05
Rematik asam urat atau penyakit gout adalah jenis radang sendi yang secara medis telah terbukti dapat diringankan dengan mengonsumsi dan membatasi makanan-makanan tertentu. Pada dasarnya, pengidap rematik asam urat sebaiknya menjalani pola makan kaya karbohidrat kompleks, protein dalam kadar sedang, dan rendah lemak. Pengaturan pola makan ini bukanlah sarana pengobatan, tapi dapat membantu mengurangi gejala. Baca juga : Penyebab Penyakit Asam Urat Purin dan Rematik Asam Urat Rematik asam urat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi, terutama pada jempol kaki. Peradangan sendi ini disebabkan oleh penumpukan kristal natrium urat, yaitu limbah alami tubuh. Asam urat adalah salah satu hasil pemecahan zat purin di dalam tubuh. Purin adalah zat alami yang ada di dalam tubuh dan dapat ditemukan di berbagai jenis makanan. Makanan mengandung purin berkadar tinggi membuat tubuh menghasilkan lebih banyak asam urat. Oleh karena itu, pengidap asam urat perlu menghindari konsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Panduan Konsumsi Makanan Rematik asam urat dapat ditangani dengan lebih banyak mengonsumsi makanan tertentu yang memperlancar sekresi purin dan membatasi konsumsi makanan serta minuman kaya purin. Berikut ini adalah contohnya. Batasi konsumsi: Daging merah: daging sapi, daging kambing dan daging bebek. Jeroan seperti hati, otak, ginjal, jantung. Beberapa jenis ikan seperti sarden, tuna, makarel. Boga bahari seperti kepiting dan udang. Makanan-makanan manis dan minuman ringan yang tinggi kadar gula buah atau fruktosanya. Makanan mengandung ragi seperti roti. Minuman keras, terutama bir. Beberapa sayuran seperti bayam, jamur, kembang kol, kacang polong, kacang panjang, kacang merah. Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis Perbanyak konsumsi: Buah-buahan, seperti jeruk, melon, apel. Sayuran hijau, wortel, tomat. Air mineral: konsumsi setidaknya 2 liter perhari untuk meluruhkan kadar asam urat. Sumber karbohidrat yang lebih kompleks seperti kentang dan beras merah Makanan mengandung biji-bijian utuh. Susu dan yoghurt rendah lemak atau tanpa lemak mengandung kadar purin yang rendah dan protein yang tinggi. Selain memperbarui pilihan makanan, penting bagi pengidap rematik asam urat untuk menjaga berat tubuhnya dengan berolahraga secara teratur. Hal ini dikarenakan obesitas juga bisa menjadi faktor risiko utama penyakit rematik asam urat.
02-06-2014 15:34
Obat herbal kencing manis merupakan cara alternatif yang bisa ditempuh untuk mengobati kencing manis. Pengobatan medis untuk kencing manis memang memmbutuhkan biaya yang tidak sedikit, apalagi jika penyakitnya tergolong sudah cukup parah. Butuh waktu dan proses yand tidak sebentar untuk menyembuhkannya. Selain itu, dalam proses penyembuhan Anda juga harus telaten dalam mengonsumsi obatnya. Tak bisa dipungkiri bahwa untuk menjaga kesehatan tubuh itu mahal harganya. Namun, jika hal ini dialami oleh orang menegah ke bawah maka akan terasa berat sekali melakukan pengobatan medis untuk kencing manis ini. Sebenarnya Anda tak perlu khawatir karena banyak sekali tanaman-tanaman di sekitar kita yang bisa kita gunakan sebagai obat herbal penyembuh kencing manis. Baca juga : Cara Tepat Gunakan Krim Malam untuk Dapatkan Kulit Sehat Brotowali untuk mengeluarkan glukosa berlebih      Ada beberapa bagian tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai obat herbal kencing manis. Salah satunya adalah brotowali. Tanaman yang sering digunakan sebagai salah satu bahan untuk membuat ramuan jamu ini, ternyata bisa digunakan untuk mengobati kencing manis. Tanaman yang sangat mudah dijumpai di daerah beriklim tropis ini memiliki kandungan bernama tinokrisposid yand dipercaya oleh banyak orang untuk mempercepat penyembuhan kencing manis. Zat yang terkandung di dalam brotowali ini dapat membantu mempercepat pengeluaran glukosa dari dalam tubuh penderita kencing manis. Tanaman dengan nama latin Tinaspora crispa ini akan membantu mengeluarkan glukosa dengan meningkatkan metabolisme yang terjadi di dalam tubuh penderita. Bagian yang sering dimanfaatkan dari tanaman brotowali ini terutama untuk obat kencing manis adalah batangnya. Biasanya brotowali ini dikonsumsi sebagai obat herbal dengan direbus. Sedangkan untuk obat herbal kencing manis bisa dengan cara mengambil 6 cm ruas batang brotowali dan dicampur dengan sepertiga genggam daun sambiloto dan juga sepertiga genggam daun kumis kucing. Rebus semua bahan dengan tiga gelas air. Setelah mendidih dan airnya berkurang, saringlah air rebusan dan bisa langsung diminum. Ramuan ini akan lebih cepat khasiatnya jika dikonsumsi dua kali sehari secara rutin. Lamtoro untuk menyembuhkan kencing manis       Selain brotowali Anda juga bisa menggunakan lamtoro untuk mengobati kencing manis. Lamtoro yang juga biasa dikenal orang dengan sebutan petai cina ini memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Selain itu, bijinya juga mengandung tanin. Kandungan inilah yang dipercaya dapat menyembuhkan kencing manis. Cara membuat ramuan dengan lamtoro ini sangat mudah sekali. Yang perlu Anda lakukan hanya mengambil beberapa batang lamtoro yang sudah tua. Kemudian, keluarkanlah biji lamtoro dari kulitnya dan sangrai biji-biji tersebut. Setelah matang, tumbuk hingga halus. Seduhlah tumbukan lamtoro tersebut dengan air panas dan minumlah ramuan ini tanpa harus menyaringnya terlebih dahulu. Mengonsumsi ramuan dari lamtoro ini dengan rutin sebanyak dua kali sehari sangat ampuh sebagai obat herbal kencing manis. Baca juga : Manfaat Olahraga Pagi untuk Kebugaran Tubuh Mengkudu  Sari mengkudu sudah digunakan sejak dahulu oleh orangtua kita, yang dianggap mampu menurunkan kadar gula darah. Sekarang banyak jus mengkudu, yang sudah jadi, tidak perlu repot untuk memeras, dan memilih mengkudu yang matang.Â
26-05-2014 00:52
Postmatur ialah kebalikan dari premature, bayi dimaksud postmatur apabila baru lahir sesudah melebihi 42 minggu dalam rahim. Insiden kelahiran postmatur tambah lebih umum dari pada premature, kira-kira 7 Persen bayi dilahirkan postmatur, walau faktanya barangkali tak seluruhnya benar-benar postmatur. Beberapa bayi yang disangka postmatur sesungguhnya lantaran kekeliruan dalam mengkalkulasi awal kehamilan, cuma kira-kira 2-3% yang benar-benar postmatur. Resiko bayi postmatur Seperti bayi premature, bayi postmatur mempunyai potensi persoalannya sendiri yang dapat beresiko untuk kesehatan serta keberlangsungan hidupnya. Sesudah melalui 42 minggu kehamilan, plasenta umumnya sudah berkurang hingga lebih sedikit nutrisi serta oksigen yang tersalurkan ke bayi. Bayi yang selalu tumbuh juga bikin cairan ketuban makin menyusut. Saat hal semacam ini berlangsung, tali pusat bisa terjepit waktu bayi bergerak atau rahim berkontraksi. Hal ini dapat juga mengganggu pasokan nutrisi serta oksigen ke bayi. Semacam kompensasi, bayi mulai memakai lemak serta karbohidrat sendiri untuk sediakan daya. Baca juga : Cuaca Panas Bisa Picu Serangan Jantung Tingkat pertumbuhannya jadi lambat serta terkadang berat tubuhnya juga barangkali terjadi penurunan. Bayi postmatur rawan untuk meningkatkan kandungan gula darah rendah (hipoglikemia) lantaran mereka sudah kehabisan simpanan lemak serta karbohidrat. Potensi persoalan pada bayi postmatur diantaranya :1. Sindrom dismaturitas (dysmaturity syndrome) Bayi mempunyai karakteristik insufisiensi plasenta seperti kulit yang kering, terkelupas, keriput, kuku serta rambut panjang serta badan tampak kurus lantaran kurang gizi. 2. Sindrom masukan mekonium Bayi keluarkan tinja (mekonium) ke dalam cairan ketuban serta lalu menghirupnya ke dalam paru-paru, hal semacam ini bisa mengakibatkan bayi kesusahan bernapas serta berisiko meningkatkan komplikasi seperti infeksi paru-paru serta hipertensi polmunar persisten. 3. Makrosomia Bayi tumbuh terlampau besar hingga lebih susah untuk lahir dengan cara normal lewat jalan lahir. Keadaan ini berlangsung apabila plasenta tetap berperan dengan baik walau telah melalui 42 minggu. 4. Kelahiran mati Bayi meninggal ketika dalam rahim. Aspek pemicu bayi lahir terlambat : Ada kisah kelahiran terlambat dalam keluarga atau pada kehamilan pada mulanya. Sang bayi berjenis kelamin laki-laki. Kehamilan ini ialah kisah anak yang pertama. Berat tubuh ibu yang berlebihan atau kegemukan. Kesalahan estimasi penghitungan umur kehamilan, yang umumnya berlangsung lantaran menstruasi paling akhir tak di ketahui dengan cara pasti. Baca juga : Inilah Tanda Lahir Anak Kembar Untuk menurunkan tingkat kekhawatiran, kontrol terus mesti dikerjakan. Terlebih lantaran ibu yang hamil tua bakal merasakan kelelahan fisik yang lebih. Kewaspadaan pada kemungkinan pre-eklamsia juga terus mesti dijaga. Jika memanglah ada kisah keluarga yang pernah menjalani kelahiran terlambat, tak lalu bermakna pasangan bisa mengendorkan kewaspadaan. PerawatanBila kehamilan Anda sudah mencapai ke 41-42 minggu, benar-benar perlu untuk Anda guna memeriksa kesehatan bayi Anda. Terdapat banyak pengontrolan yang dapat dikerjakan, yang meliputi pemantauan janin dengan cara fisik serta dengan Doppler atau USG. Bila kontrol memperlihatkan bahwasanya bayi aktif serta sehat serta volume cairan ketuban normal, dokter atau bidan bisa mengambil keputusan untuk meneruskan pemantauan dengan cara berkala hingga persalinan Anda diawali dengan cara alami. Bila hasil kontrol memperlihatkan bahwasanya bayi barangkali punya masalah, ada pilihan apakah bakal menginduksi supaya persalinan secepatnya dilakukan atau menjalani bedah caesar. Umumnya bayi yang dilahirkan postmatur mempunyai keadaan yang sehat tidak dengan komplikasi. Pada bayi yang menderita kekurangan oksigen, resusitasi barangkali dibutuhkan. Bila mekonium muncul dalam cairan ketuban serta bayi baru lahir lesu, tabung dibiarkan lewat ke batang tenggorokan (trakea) untuk menghisap mekonium yang barangkali menghalangi saluran pernapasan. Bila mekonium sudah masuk ke paru-paru, ventilator barangkali dibutuhkan untuk menunjang pernapasan. Pemberian larutan glukosa lewat vena (infus) kerapkali butuh dikerjakan untuk menghindari hipoglikemia.