Waktu Posting : 29-05-2014 11:30 | Dibaca : 2719x
06-09-2018 02:13
Dehidrasi bisa terjadi saat tubuh kehilangan banyak cairan dalam jumlah yang cukup banyak sehingga tubuh perlahan akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi secara normal. Dehidrasi bisa terjadi secara akut (sementara) maupun dehidrasi kronis (dalam jangka panjang). Penyebab dehidrasi akut pada umumnya akibat kejadian tertentu seperti olahraga yang terlalu keras hingga diare atau muntah. Sementara dehidrasi kronis pada umunya terjadi akibat gaya hidup seperti jarang minum atau mengonsumsi air yang tidak bersih. Menurut penelitian, sekitar 75% masyarakat Indonesia menderita dehidrasi kronis. Jika dehidrasi terus dibiarkan maka akan menimbulkan beragam masalah kesehatan pada tubuh karena air merupakan komponen penyusun tubuh yang sangat penting. Sekitar 60% tubuh tersusun dari air dan 75% dari otot, 85% dari otak manusia terdiri dari air. Jika tubuh mengalami dehidrasi maka dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada sistem organ seperti : 1. Pencernaan Kurang cairan dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi. Disarankan untuk mengonsumsi makanan sumber serat dan banyak minum agar tidak terjadi sembelit. Mengonsumsi banyak cairan juga dapat menurunkan risiko kanker kolektoral terutama pada bagian distal (ujung usus). 2. Saraf Kurang cairan pada tubuh dapat menyebabkan tubuh kehilangan fokus bahkan penurunan kesadaran. Mengonsumsi banyak cairan kerap dikaitkan dengan penurunan intensitas migrain. 3. Saluran kemih dan Ginjal Banyak ahli sepakat jika kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Dehidrasi berkaitan dengan munculnya penyakit batu ginjal serta gagal ginjal kronis. 4. Kandungan Selama masa kehamilan, dehidrasi dapat menyebabkan berkurangnya jumlah cairan ketuban. Cairan yang cukup juga sangat diperlukan untuk ibu menyusui agar ASI lancar. 5. Peredaran darah Dehidrasi dapat dikaitkan dengan meningkatnya kekentalan plasma darah. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan munculnya risiko DVT (deep vein thrombosis) serta emboli pulmoner, penyakit jantung koroner dan penurunan tekanan darah).
13-09-2017 16:58
Manfaat Daun Sirsak yang Ajaib bagi Kesehatan - Manfaat daun sirsak telah sangat populer khasiatnya bagi kesehatan manusia. Faktanya bahwa daun sirsak dapat mencegah beberapa penyakit dan memerangi berbagai macam penyakit yang berbahaya. Kandungan yang terdapat pada daun sirsak secara ilmiah berguna untuk menjaga kesehatan manusia. Kandungan senyawa yang terdapat pada daun sirsak, di antaranya adalah annocatacin, asam linoleat, anonol, annomuricin, caclourine dan muricapentocin yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Berdasarkan riset yang dilakukan National Cancer Institude pada tahun 1976, sebuah lembaga penelitian di bidang kesehatan. Mengungkapkan bahwa daun sirsak memiliki 10.000 kali lebih kuat kemampuannya dari kemoterapi dalam mengatasi kanker serta efektif menyerang dan menghancurkan sel-sel kanker. Beberapa penyakit yang dapat diatasi dengan daun sirsak yaitu : 1.Diabetes 2.Anti tumor dan kanker 3.Wasir atau ambeien 4. Asam urat 5.Melawan bakteri/ virus dan parasit 6.Mengatasi rematik 7. Hipertensi ( tekanan darah tinggi ) 8.Mengobati jantung berdebar 9.Mengobati malaria 10. Menyehatkan jantung 11.Mengobati gangguan hati 12.Mengobati malaria 13.Dapat membantu untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh 14.Mengobati sakit pinggang 15.Menguatkan syaraf 16.Menghancurkan sel-sel kanker 17.Mengobati gangguan pernafasan seperti asma, batuk, flu, bronhitis 18.Mengatasi masalah cacingan 19.Menguatkan sistem pencernaan serta menambah nafsu makan 20.Menghambat perkembangan virus dalam tubuh. Selain yang tersebut di atas, daun sirsak dapat mengatasi masalah gangguan kulit seperti kurap dan sejenisnya, pembengkakan kaki dan lain-lain. Dalam mengkonsumsi daun sirsak untuk menjaga kesehatan ataupun mengobati penyakit ada baiknya mengikuti beberapa tips berikut. Daun sirsak yang hendak digunakan terlebih dahulu dibersihkan dengan menggunaka air yang mengalir. Konsumsi dengan bijak / tidak berlebihan agar memperoleh khasiatnya. Konsultasikan terlebih dahulu dengan ahli obat herbal untuk mendapatkan informasi mengenai manfaat daun sirsak, cara penggunaannya serta kandungan gizinya.
12-07-2016 13:10
Setiap orang pasti memiliki kebiasaan buruk dan rutinitas ritual kecantikan. Apakah itu meninggalkan handuk basah di atas tempat tidur, tidur dengan wajah masih penuh dengan make up atau menggunakan produk perawatan kadaluarsa. Namun, jika kebiasaan buruk seperti ini tetap dilakukan bisa jadi dapat mengganggu kesehatan dan kecantikan Anda. 1. Menggigit sedotan Beberapa tahun dari sekarang, Anda akan berterima kasih Anda telah berhenti melakukan hal ini. Menggigit sedotan dapat menyebabkan kerusakan pada permukaan bibir jika dilakukan selama berulang kali. Baca juga : Tips Memilih Cream Pemutih Wajah yang Aman 2. Menggunakan pisau cukur kusam Mungkin Anda adalah salah satu orang yang terbiasa sebuah pisau cukur terlalu lama. Menurut beberapa dokter kulit, hal ini dapat menyebabkan masalah yang serius. Selain itu, simpan pisau cukur selalu di tempat yang kering, setelah selesai digunakan dan dicuci dengan bersih, untuk menghindari bakteri, jamur dan karat. 3. Menggunakan produk perawatan rambut yang lama tidak terpakai Jika saat ini di kamar mandi Anda masih terdapat banyak produk perawatan rambut yang jarang dipakai, saatnya untuk melakukan pembersihan. Jangan menyimpan produk perawatan rambut lebih dari satu tahun dan tidak pernah dipakai. 4. Jarang mengganti sarung bantal Walaupun Anda tidak dapat mencium bau tidak sedap di sarung bantal Anda, percayalah, bahwa bantal memiliki pengaruh terhadap kondisi kulit Anda. Kotoran, minyak, dan bekas riasan akan menempel pada sarung bantal Anda, terutama jika Anda sering tidur masih menggunakan riasan atau dengan wajah kotor. Akumulasi ini tidak hanya dapat menyebabkan iritasi kulit, namun juga munculnya jerawat. Selain rajin mengganti sarung bantal, Anda juga tidak boleh malas mencuci muka sebelum pergi tidur. 5. Menggigit kuku Anda dapat menghentikan kebiasaan ini dengan memberikan pelembap lebih pada tangan Anda. Ketika tangan Anda lembap, Anda tidak akan tergoda lagi untuk menggigit kulit kering yang ada di jari-jari Anda. 6. Memakai makeup berlebihan Saat ini banyak wanita menggunakan riasan yang tebal agar merasa cantik, sedangkan hal ini sebenarnya hanya menunjukkan bahwa Anda tidak merasa percaya diri. Tren kecantikan 2016 datang dengan konsep yang lebih sederhana, wanita didorong untuk merasa mencintai dan merasa nyaman dengan kulit dan tubuh mereka sendiri, dengan produk-produk make up yang alami. 7. Tidak menghapus makeup sebelum melakukan olahraga Makeup dan keringat tidak pernah menjadi kombinasi yang baik. Ketika Anda merasa kepanasan, tubuh secara alami akan mendingin oleh keringat yang keluar dari pori-pori Anda. Namun, jika di atas pori-pori Anda terdapat makeup, otomatis akan menyumbat keluarnya keringat yang dapat menyebabkan jerawat. 8. Sering memainkan rambut Sadarkah Anda bahwa rambut juga dapat merasa stres? Jika Anda merasa sering memutar, menyentuh, dan memainkan rambut, sebenarnya ini hanya akan membuat rambut Anda stres dan menghasilkan lebih banyak minyak. 9. Sering melakukan tanning Tanning tidak pernah menjadi hal yang baik untuk dilakukan. Sebaiknya mulai sekarang Anda berhenti berpikir bahwa tanning adalah kegiatan yang sehat. Kulit hasil tanningadalah tanda bahwa ia telah rusak. Anda seharusnya melindungi kulit dari penuaan dini dan kanker kulit dengan menggunakan tabir surya secara teratur. Baca juga : Tampil Cantik dengan Make Up 10. Tidak menggunakan serum Kesalahan perawatan kulit yang paling umum dilakukan adalah tidak menggunakan serum, setelah mengaplikasikan tabir surya. Yang paling efektif untuk anti penuaan adalah tabir surya yang dipasangkan dengan serum atau antioksidan. Kombinasi ini dapat membalikkan kerusakan radikal bebas dan memberikan perlindungan tambahan. 11. Melakukan banyak perubahan pada rambut Perubahan pada rambut Anda mungkin akan membuat Anda tampak semakin keren, tapi juga semakin buruk pada kondisi rambut. Terlalu banyak perawatan kimia akan menyebabkan rambut Anda kering, rusak, dan rapuh. Atau kerusakan juga bisa berasal dari stres akibat lingkungan, seperti paparan sinar matahari, air panas, dan klorin. Hal yang dapat Anda lakukan adalah melakukan perawatan kecantikan di salon atau rumah secara rutin dan tepat.