Waktu Posting : 06-09-2014 12:39 | Dibaca : 2559x
02-06-2014 03:29
Gaya hidup mengonsumsi makanan sehat kian digandrungi. Tren mengunggah gambar dan cerita di media sosial juga dipercaya memiliki andil besar dalam menyebarluaskan gerakan ini. Mengunggah foto makanan sehat yang dihias atau dibnetuk khusus agar eye catchy menjelma sebagai keasyikan tersendiri. Salah satu metode yang semakin diakrabi, yaitu mengonsumsi makanan mentah (raw food). Diet raw food adalah penatalaksanaan cara makan dengan cara cuma mengkonsumsi makanan mentah. Biasanya makanan ini dimasak dengan menggunakan panas yang rendah. Diet ini sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia karena dipercayai para pelaku diet bisa mencegah penuaan dini, menangkal penyakit degeneratif seperti kanker, menurunkan berat badan, dan lain-lain. Beberapa selebritis Hollywood berhasil melakukannya. Sebut saja Cher, Uma Thurman, Lisa Bonet, Natalie Portman, Sting, Jason Mraz, sampai Alicia Silverstone. Selebriti tanah air pun tak kalah gencar. Ada Sophie Navita yang kini bergelut dengan kampanye #indonesiamakansayur, juga penyanyi Andien dan Titi DJ yang terlihat gemar mengunggah foto gaya hidup sehatnya di Instagram. Beberapa tag familiar seperti #rawfood, #eatclean, dan #youarewhatyoueat juga tampak berseliweran di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Path. Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk? Beberapa dekade lalu, Artturi Virtanen, seorang ahli biokimia asal Finlandia, menciptakan teori diet raw food. Teori itu juga menyebutkan, dalam pemanasan makanan secara berlebihan akan terbentuk beragam senyawa asing pada makanan yang tak dapat dicerna dengan baik. Selain merangsang terbentuknya zat kimia yang berpotensi menimbulkan kanker, pengolahan makanan modern juga bisa melenyapkan agen-agen antikanker. Pengikut raw food diet (raw foodist) memiliki anggapan bahwa memasak makanan akan menghancurkan nilai atau daya kehidupan yang dimiliki makanan itu. Untuk itu, pengikut diet ini tidak akan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dipanaskan lebih dari 46 derajat Celcius. Untuk memulainya secara konsisten, tentu tak sembarangan. Seseorang harus membekali diri dari pengetahuan tentang cara mengolah dengan benar berbagai bahan mentah yang akan dikonsums. Sebab jika tidak, malah akan berakibat buruk bagi kesehatan. Pakar Gizi Klinik dari Universitas Padjadjaran Bandung, Gaga Irawan Nugraha, menyebutkan ada plus minus yang didapatkan saat seseorang menerapkan gaya hidup diet raw food. Beberapa syaratnya adalah makanan mentah itu bebas dari bahan kimia dan bersih. Selain itu, seseorang yang menerapkan metode ini harus tahu benar kebutuhannya terhadap komposisi gizi. Baca juga : Mandi Garam Bisa Hilangkan Letih dan Kurangi Lemak Keputusan untuk memasak sayur-sayuran atau membiarkannya tetap mentah saat dikonsumsi, bersipat personal. Itu sangat bergantung pada kandungan apa yang ingin tetap dijaga. Namun, secara umum, mengolah sayur sebenarnya tak akan merusak kandungan mineral dan seng. Saat mengonsumsi sayur, seseorang biasanya mencari mineral dan serat. Vitamin yang terkandung dalam sayuran bisa diganti dari buah-buahan dan jenis makanan lain. Jadi sah-sah saja jika sayur diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi jika yang diinginkan adalah mineral dan serat. Sementara itu, saat mengkonsumsi kacang-kacangan, kandungan yang bisa didapatkan adalah vitamin, mineral, lemak, dan protein. Namun, seluruh zat gizi dalam kacang-kacangan diliputi oleh dinding sel sehingga takmudah dicerna tubuh. Agar dinding sel mudah pecah, cara termudah yaitu memasaknya. Namun, ada cara lain untuk mengonsumsi kacang-kacangan ini secara mentah, yaitu direndam selama beberapa waktu sebelum dikonsumsi. Secara umum, definisi pola makan yang sehat adalah mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi cukup yang diperlukan tubuh. Konsumsi makanan mentah hanya satu dari beberapa metode yang bisa dilakukan seseorang untuk melakukan diet, menjaga kesehatan, sekaligus bentuk kepedulian linkungan. Intinya bukan mentah atau tidaknya makanan, tapi komposisi makanan utama dan camilan yang dikonsumsi seseorang, serta kebersihan makanan itu sendiri.
07-08-2024 16:49
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Pusat berperan sebagai pusat pengembangan profesi farmas. Dengan berbagai program dan kegiatan, PAFI berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para ahli farmasi di berbagai kota. Berikut adalah peran dan kontribusi pafi.id, dalam pengembangan profesi farmasi. Pelatihan dan Sertifikasi Salah satu fokus utama PAFI adalah menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi bagi anggotanya. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek farmasi, seperti farmakologi, manajemen apotek, dan teknologi farmasi terbaru. Dengan mengikuti pelatihan ini, para ahli farmasi dapat meningkatkan kompetensi mereka dan mendapatkan sertifikasi yang diakui secara nasional. Sertifikasi ini penting untuk memastikan bahwa para ahli farmasi memiliki kualifikasi yang memadai untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Seminar dan Workshop PAFI Pusat secara rutin mengadakan seminar dan workshop yang menghadirkan para ahli dan praktisi farmasi terkemuka. Seminar dan workshop ini memberikan kesempatan bagi anggota PAFI untuk mendapatkan pengetahuan terbaru tentang perkembangan di bidang farmasi, berbagi pengalaman, dan memperluas jaringan profesional mereka. Dengan mengikuti seminar dan workshop, para ahli farmasi dapat terus memperbarui pengetahuan mereka dan mengikuti perkembangan terbaru di bidang farmasi. Program Magang dan Pendampingan PAFI juga menyelenggarakan program magang dan pendampingan bagi para mahasiswa dan lulusan baru farmasi. Program ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan pengalaman praktis di lapangan dan belajar langsung dari para profesional. Dengan mengikuti program magang dan pendampingan, para mahasiswa dan lulusan baru dapat mengembangkan keterampilan praktis mereka dan mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Penelitian dan Publikasi PAFI mendorong anggotanya untuk terlibat dalam kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah. Penelitian ini mencakup berbagai topik, seperti pengembangan obat baru, manajemen penyakit, dan teknologi farmasi. Dengan melakukan penelitian, para ahli farmasi dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang farmasi. PAFI juga mendukung publikasi hasil penelitian ini di jurnal-jurnal ilmiah terkemuka, sehingga dapat diakses oleh para praktisi dan peneliti di seluruh dunia. Kolaborasi dengan Institusi Pendidikan PAFI menjalin kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan di bidang farmasi. Kerja sama ini meliputi penyelenggaraan program pendidikan, pengembangan kurikulum, dan penelitian bersama. Dengan menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan, PAFI berupaya meningkatkan kualitas pendidikan farmasi di daerah ini dan memastikan bahwa para lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Peningkatan Profesionalisme PAFI juga berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme anggotanya. Mereka menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan etika dan standar profesional di bidang farmasi. Dengan mengikuti kegiatan ini, para ahli farmasi dapat mengembangkan sikap profesional yang diperlukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kesimpulan PAFI Pusat memainkan peran penting sebagai pusat pengembangan profesi. Melalui pelatihan dan sertifikasi, seminar dan workshop, program magang dan pendampingan, penelitian dan publikasi, kolaborasi dengan institusi pendidikan, dan peningkatan profesionalisme, pafi.id berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para ahli farmasi. Dengan terus berinovasi dan melibatkan berbagai pihak, PAFI akan terus berkontribusi dalam pengembangan profesi farmasi dan peningkatan kualitas layanan kesehatan.
01-10-2020 23:20
Total belanja iklan nasional tahun 2018 mencapai 145T, sedangkan tahun 2019 mencapai 181T. Meskipun pada tahun 2020 belanja iklan dipastikan turun karena pandemic covid-19 menarik bahwa belanja iklan lewat media digital sudah mulai dihitung tersendiri pada tahun 2019 dan belanja iklan lewat media digital mencapai 13.3T. Industri yang membelanjakan iklan paling banyak antara lain adalah personal care yang sekitar 10% total belanja iklan dan diikuti oleh produk makanan dan farmasi. Yang mendapatkan porsi iklan terbesar sampai saat ini adalah media TV dan media TV juga adalah media yang mengenakan tarif paling tinggi dimana tayangan iklan selama 30 detik di media TV tarifnya berkisar antara 30-65 juta, tergantung dari stasiun TV nya. Bagi produsen jasa dan barang yang melakukan belanja untuk memasang iklan, pertanyaan yang sering muncul dari mereka adalah seberapa besar publi bisa menyerap informasi yang dikomunikasikan lewat iklan yang ditayangkan dan juga seberapa besar iklan yang dipasang itu bisa mendongkrak penjualan mereka. Media TV sebagai media yang mendapatkan belanja iklan sangat besar, tak bisa dapatkan jawaban yg sangat akurat dari pertanyaan para produsen diatas. Ini disebabkan oleh nature dari pemirsa TV yang tak teregister dan terdata. Memang ada beberapa cara tak langsung yang bisa digunakan agar bisa didapatkan jawaban atas pertanyaan tersebut, meskipun demikian akan sangat sulit mengkonfirmasi akurasi dari jawaban pertanyaan tersebut. Karena itu beberapa alumni ITB melakukan kolaborasi untuk membuat aplikasi yg dinamakan soorvei. Aplikasi ini menggabungkan antara fungsi fun, quiz, survei dan edukasi. Aplikasi ini diluncurkan bulan Juli dan dalam 2.5 bulan sudah mendapatkan 1500 user dari seluruh Indonesia. Aplikasi soorvei ini pada dasarnya adalah aplikasi yang menyediakan quiz yang bisa dijawab dan dinamakan quiz harian, karena quiznya diluncurkan tiap hari dengan hadiah harian. Quiz harian ini berisi pertanyaan umum, menyangkut sejarah, olahraga, seni, kuliner, budaya dll. Pengguna aplikasi merasa senang karena selain sebagai sarana fun menguji pengetahuan umum yang dimiliki juga berpeluang mendapatkan hadiah cash harian yang diundi tiap hari jam 20:30. Setiap kali menjawab quiz user akan dapatkan poin dan nomor tiket. Nomor tiket yang diundi setiap hari sedangkan poin digunakan di akhir bulan dimana 20 orang pengumpul poin terbanyak diundi untuk dapatkan hadiah bulanan. Ini membuat user akan terus berusaha mendapatkan poin setiap hari. Selain quiz harian, aplikasi ini juga meluncurkan program user untuk mendapatkan user sebanyak mungkin. Program referral ini memberikan cash harian bagi user yang bisa mengajak orang lain untuk register di aplikasi ini. Setiap kali mengajak orang lain, user memasukkan nomor yang diajak dan mendapatkan poin referral 10 dan yang diajak juga mendapatkan poin referral 10. Setiap hari dilihat siapa pengumpul poin referral terbanyak dan ditetapkan sebagai pemenang program referral harian dan bisa dapatkan cash 100 ribu rupiah dipotong biaya transfer yang akan ditransfer dalam 3 hari kerja. Setiap quiz yang dipublish sekarang ini diset mempunyai 3 pertanyaan dan bisa ditambahkan beberapa pertanyaan lain baik berupa pertanyaan quiz atau pertanyaan survei. Aplikasi ini menarik user untuk menjawab quiznya dan bisa juga disisipkan survei yang harus dijawab agar user selesaikan quiz dan dapatkan nomor tiket yang akan diundi. Aplikasi ini juga memungkinkan sponsor membuat quiz tersendiri terkait dengan industrinya atau quiz spesifik tentang produk dan mereknya. Bank bisa menjadi sponsor untuk quiz kategori ekonomi dan keuangan dimana quiz ini akan berisi pertanyaan terkait ekonomi dan finance. Di quiz ini juga memungkinkan dipasang link ke situs dimana jawaban quiz tersedia. Misalnya produsen otomotif Toyota bisa saja membuat pertanyaan : “Berapa cc terbesar kijang Inova keluaran 2020” dan dicantumkan link ke “www.toyota.com/innova” dimana disitu tersedia jawaban atas pertanyaan quiz tersebut. Aplikasi ini juga bisa digunakan sebagai alat bagi produsen untuk dapatkan feedback atas produknya di pasar. User bisa menjawab berdasarkan pilihan ganda yang tersedia atau menjawab isian essay yang diberikan. Seperti halnya iklan tv dan iklan di media lain, aplikasi ini tak bisa menjamin bahwa penggunanya pasti akan membeli produk yang diiklankan, tapi aplikasi ini bisa menjamin bahwa user yang menjawab pertanyaan terkait produk, mendapatkan informasi yang lebih dalam dan lebih rinci dari sekedar iklan yang ditampilkan di media TV. Penyelenggara aplikasi ini akan bekerjasama dengan berbagai pihak baik dengan tujuan komersial ataupun sebagai bentuk tanggung jawab sosial dalam edukasi publik. Industri farmasi bisa menjadi sponsor untuk quiz Kesehatan yang memberikan pertanyaan quiz yang terkait dengan Kesehatan. Industri perbankan bisa jadi sponsor untuk quiz terkait ekonomi dan keuangan. Industri farmasi tertentu juga bisa menjadi sponsor merek dan produknya dengan memberikan quiz yang terkait berbagai aspek produk yang dijualnya yang bertujuan memberikan edukasi. Jika iklan di media lain hanyalah berupa iklan searah maka dengan menggunakan soorvei maka bisa terjadi komunikasi dua arah antara produsen dan konsumen. Produsen akan semakin mengenal konsumen karena mereka menjawab berbagai survei terkait produknya dan Konsumen akan semakin mengenal produk dari konsumen karena informasi produk itu harus didapatkan agar bisa dapatkan hadiah dari quiz yang disediakan.