Waktu Posting : 13-07-2014 19:01 | Dibaca : 3248x
13-07-2014 09:27
Perhatikan label pangan, saat kedaluwarsa yang panjang, tandanya ada lemak trans selaku pengawet.Lemak yang paling jelek yang kerap kita makan ialah lemak trans. Lemak trans ini bisa kita dapatkan pada makanan yang digoreng dengan minyak yang banyak serta suhu tinggi, serta pula makanan yang memiliki kandungan minyak sayur terhidrogenasi, misalnya ialah margarin. Bila beli beberapa makanan jadi, janganlah lupa memerhatikan labelnya, bila terdaftar kata minyak hidrogenasi, baiknya janganlah dibeli. Panduan yang lain ialah, bila makanan itu usia kedaluwarsa-nya panjang, kita mesti hati-hati, lantaran besar kemungkinan makanan itu memakai lemak trans atau pengawet. Minyak trans bisa mem-blok konversi lemak esensial jadi lemak yang dibutuhkan otak, seperti GLA serta DHA. Baca juga : Dapatkan Berat Badan Ideal Dengan Diet Seimbang Jadi bila seorang kekurangan omega 3 serta makan terlampau banyak minyak trans, ini ialah pilihan yang paling jelek. Oleh karenanya hindarilah goreng-gorengan, donat, dan sebagainya. Lemak jemu serta lemak monounsaturated Yang ke-2 jelek ialah lemak jemu serta lemak monounsaturated, ciri-cirinya lemak ini jadi beku di suhu ruangan, seperti mentega, keju, lemak hewan, minyak kelapa. Minyak kelapa tetap baik bila dipakai dalam jumlah sedikit saja. Oleh karena paling tahan tehadap panas, maka minyak kelapa adalah pilihan paling tepat jika sesekali Anda ingin menggoreng. Cair di suhu ruangan serta membeku bila disimpan didalam kulkas adalah salah satu ciri lemak monounsaturated. Banyak riset tunjukkan bahwasanya minyak zaitun yang baik seperti cold pressed extra virgin olive oil amat berguna untuk kesehatan serta pas dipakai semacam dressing pada salad. Baca juga : Hanya Mengkonsumsi Jus Setiap Hari, Bolehkah? Kolesterol Yang ketiga ialah kolesterol, kolesterol cuma ada pada buatan yang datang dari hewani. Kolesterol jadi amat tak baik bila dimasak terlalu berlebih, digoreng, atau dibakar. Sebenarnya badan kita bisa bikin sendiri kolesterol yang dibutuhkannya dari lemak yang kita makan. Jadi, untuk kesehatan, berikanlah keluarga Anda serta Anda sendiri biji-bijian serta kacang-kacangan yang cukup semacam sumber lemak yang sehat. Biji-bijian paling baik ialah flaxseed, hemp seed, pumpkin, biji bunga matahari serta wijen. Baiknya biji-bijian ini digiling dahulu serta dimakan mentah. Bisa digabungkan pada serela makanan pagi, sup atau salad. Ketika makan sayuran mentah/salad, pakai minyak biji-bijian atau minyak zaitun yang cold pressed serta extra virgin. Jauhi seluruh gorengan serta makanan yang diolah terlalu berlebih.
10-05-2014 08:29
Salah satu cara paling efektif dalam mencegah kanker adalah memperbaiki pola hidup kita, terutama makanan. Makanan yang sehat berkaitan dengan sistem ketahanan tubuh yang sehat. Jika daya tahan tubuh kuat, maka risiko terkena kanker pun amat kecil. Mengapa? Karena sebelum sel kanker berkembang lebih lanjut, sudah ada pasukan pertahanan tubuh yang menggempurnya hingga mati dan tidak bisa berkembang. Seluruh jenis buah dan sayuran bisa diklaim sebagai makanan yang bisa mencegah kanker. Sebut saja dari teh sampai petai semuanya diklaim memiliki aktivitas antioksidan yang dapat mencegah kanker. Pada intinya, banyak hasil penelitian yang membuktikan bahwa makanan memiliki potensi antikanker. Meskipun belum terbukti seratus persen bisa menyembuhkan, tetapi makanan tersebut bisa membuat penderita kanker lebih sehat. Dan banyak pula penderita kanker yang akhirnya memilih terapi alternatif berupa konsumsi sayur dan buah ini daripada pengobatan medis atau terapi alternatif tersebut mendampingi terapi medis yang mereka jalani. Baca juga : Hilangkan Bekas Luka dari Dalam dan dari Luar Zat antikanker utama dari sayur dan buah adalah vitamin C, vitamin A, vitamin E, selenium, zinc, mangan, dan banyak zat fitokimia lainnya yang tersebar dalam sayur danbuah-buahan. Indonesia sangat kaya makanan antikanker, sebut saja mengkudu, manggis, sirsak, buah naga, dll. Semuanya memiliki manfaat antikanker. Inti pokoknya ada pada sifat fungsional komponen zat non gizi yang terkandung di dalamnya. Kandungan zat non gizinya mampu menguatkan sistem kekebalan tubuh (imun) kita dalam melawan bakteri dan gempuran radikal bebas yang akan menggerogoti kesehatan sel-sel kita. Kita bisa dengan mudah mendapatkan antioksidan dari makanan yang kita makan. Sumber utama antioksidan adalah sayur-sayuran dan buah-buahan. Komponen utama antioksidan adalah vitamin A, C, dan E dan segala turunannya serta senyawa non gizi lainnya, tetapi bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini adalah sedikit dari sumber antioksidan dan jenis-jenis antioksidan yang ada pada makanan kita. Makanan Senyawa Fitokimia Jeruk dan stroberi Asam elagis Citrus fruit dan jus Flavonoid Tomat, khususnya tomat yang telah dimasak,jambu, semangka dan cabe merah Likopen Buah dan sayuran berwarna kuning danoranye Betakaroten Jeruk, apel, bawang putih, dan teh Quercetin Manggis Xanthone dan turunannya Teh (semua jenis teh, kecuali teh herbal) Katekin Bawang putih dan bawang merah Komponen sulfur seperti alisin dan saponin Produk olahan kedelai, seperi tahu, susu kedelai, tempe, kacang kedelai Isoflavon (diadezein dan genistein) Sayuran krusiferus, seperti brokoli, brussel sprout, kol, dan kembang kol Isotiosianat Sekarang yang sedang fenomenal adalah jus kulit manggis. Manggis adalah buah yang berlimpah kandungan xanthone-nya dan xanthon adalah antioksidan yang diketahui paling sakti saat ini. Banyak khasiat yang dimiliki xanthone yang terdapat dalam buah manggis, khususnya bagian kulit buahnya. Kekuatan xanthon dalam mengatasi berbagai penyakit degeneratif telah dibuktikan dan ditunjukkan oleh berbagai hasil penelitian. Baca juga : Melancarkan BAB dengan Makanan Alami Hal lain yang perlu diketahui, pemilihan herbal (obat herbal/jus herbal) harus disesuaikan dengan jenis penyakit, stadium penyakit, penyakit lain yang menyertai dan kondisi pasien. Untuk hal ini, sebaiknya Anda mempunyai pengetahuan tentang bahan herbal yang akan digunakan atau langsung menghubungi herbalis yang terpercaya untuk berkonsultasi tentang resep herbal yang akan Anda gunakan.
19-06-2015 11:03
Manfaat jus buah dan sayuran Siapa yang tidak ingin memiliki tubuh yang sehat? Tentunya semua orang ingin memiliki tubuh yang sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Sayangnya, tak semua orang bisa mendapatkan hal tersebut, dikarenakan gaya hidup serta pola makan yang tidak sehat. Alhasil, mereka pun seringkali mengeluhkan berbagai macam penyakit di dalam tubuh. Oleh karena itu, ada baiknya memang Anda mengkonsumsi aneka resep jus sehat. Jus tak hanya nikmat diminum, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesehatan. Beberapa buah dan sayuran yang dijus pun ternyata mampu menangkal kanker, serangan jantung hingga menambah stamina tubuh. Bisa dibilang jus buah dan sayuran adalah obat herbal untuk menjaga kesehatan tubuh Anda. Selain harganya yang terjangkau, jus juga tidak memberikan efek samping layaknya obat kimia yang sering Anda jumpai di pasaran. Baca juga : Obat Herbal untuk Penyakit Kolesterol Hal yang harus dihindari Manfaat jus buah dan sayuran memang sudah melegenda, tetapi masih ada kesalahan fatal yang dilakukan saat mengolahnya. Lalu, apa sajakah kesalahan yang terjadi saat mengolah aneka resep jus sehat? Dibawah ini beberapa hal yang harus dihindari saat membuat jus. 1. Kombinasi bahan yang sama Anda tentunya bosan bukan dengan resep yang sama setiap harinya? Selain membosankan, bahan-bahan tersebut ternyata berpotensi menimbun lemak di dalam tubuh. Percaya atau tidak, masih banyak petani Indonesia yang menggunakan pestisida dalam proses pertanian. Oleh karena itu, ada baiknya Anda membuat kombinasi buah dan sayuran yang berbeda. Dengan begini, Anda terhindar dari kebosanan sekaligus merasakan ribuan manfaat dari kombinasi bahan tersebut. Baca juga : Tahitian Noni untuk Diabetes 2. Meminum jus saat perut sudah terisi Untuk mendapatkan manfaat dari aneka resep jus sehat, Anda sepatutnya mengkonsumsi jus saat perut kosong. Usahakan ½ jam sebelum Anda sarapan telah mengkonsumsi jus buah atau sayuran yang diolah. Tubuh tentunya akan menyerap lebih banyak nutrisi yang berasal dari jus sehat tersebut. Selain itu, tubuh pun hanya memanfaatkan energi dalam jumlah kecil untuk proses penyerapan serta pencernaan di dalam tubuh. 3. Menunda untuk meminum jus setelah diproses Jangan pernah menunda minum jus yang telah Anda proses sebelumnya. Seperti yang dikutip dari kesehatan.tips, jus yang dibiarkan pada tempat terbuka akan terkontaminasi proses oksidasi. Hal tersebut nyatanya bisa mengurangi kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Jika memang Anda tak bisa langsung mengkonsumsinya, tempatkanlah aneka resep jus sehat tersebut pada wadah yang kedap udara dan simpan di dalam lemari es.