Waktu Posting : 09-10-2014 19:27 | Dibaca : 562x
04-06-2014 19:15
Data WHO (World Health Organization) atau dikenal pula dengan nama Badan Kesehatan Dunia, empat dari sepuluh wanita terdiagnosis kanker payudara sepanjang hidup mereka. Karenanya, deteksi awal kanker payudara benar-benar disarankan, seperti dinyatakan dr. Martha Roida Manurung dari Instalasi Deteksi Dini dan Onkologi Sosial RS Kanker Dharmais, Jakarta. Lalu, bagaimana apabila hasil deteksi awal positif kanker payudara? Tersebut strategi menghadapinya : 1. Janganlah panik Sisihkan saat untuk diri sendiri supaya mempunyai peluang mengerti diagnosis dokter, tahu tipe kanker yang dihadapi, pikirkan aksi yang bakal dikerjakan setelah itu, serta bagaimana menghadapinya. Tahu seluruhnya bakal menolong pasien membuat gagasan serta menyiapkan diri dengan lebih baik. Baca juga : Cara Mudah Rileksasi Tubuh dan Pikiran 2. Buka jalur komunikasi dengan dokter Komunikasi yang baik dengan dokter bakal menolong meraih hasil maksimal penyembuhan kanker payudara. Amatlah utama untuk pasien untuk memperoleh info yang pasti tentang kondisinya. Janganlah sangsi ajukan pertanyaan. 3. Punyai " breastfriend " " Breastfriend " ialah sebutan untuk teman dekat atau anggota keluarga paling dekat yang bisa menolong pasien lewat perjalanan melawan penyakitnya. Pasien dapat membawa dan rekan atau keluarga dekat waktu berkonsultasi untuk menolong mengingat serta mengerti anjuran serta nasehat dokter. " Breastfriend " dapat juga menolong menentramkan pasien waktu penyembuhan. Baca juga : Trik Dongkrak Energi Tubuh dari Makanan dan Olahrga 4. Gali info serta mengerti diagnosis dokter Kenali serta kumpulkan info sebanyak-banyaknya perihal kanker payudara. Tetapi, konfirmasikan beberapa hal yang utama dengan dokter. 5. Kumpulkan seluruh info di satu tempat Seluruhnya bahan itu terhitung info, asuransi, hasil kontrol laboratorium, catatan medis yang di buat sendiri, janji dengan dokter, serta yang lain. Usaha ini bakal memudahkan pasien serta " breastfriend " mengidentifikasi beberapa hal yang tak terang serta butuh di tanyakan pada dokter. 6. Berhimpun dengan grup pendukung Apabila butuh, bergabunglah dengan grup pendukung atau penyintas kanker. Karena, pasien dapat memperoleh input positif berkenaan penyakitnya.
03-10-2025 14:38
Kepemimpinan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta selama periode 2017-2022 membawa sejumlah kebijakan yang berupaya mengubah wajah ibu kota menjadi lebih manusiawi, inklusif, dan berkelanjutan. Transformasi kota di bawah kendali Anies tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada perbaikan kualitas hidup masyarakat Jakarta secara menyeluruh. Namun, seperti halnya perubahan besar, kebijakan-kebijakan tersebut juga menimbulkan beragam respons dan dampak yang perlu dikaji lebih dalam.Salah satu kebijakan penting yang menjadi sorotan adalah penataan kawasan permukiman kumuh dengan pendekatan tanpa penggusuran massal. Misalnya, penataan Kampung Akuarium yang dilakukan melalui dialog intensif dan partisipasi aktif warga, bukan dengan cara membongkar paksa. Model ini menunjukkan langkah progresif dalam mengedepankan hak-hak warga miskin kota dan memperlihatkan kepekaan sosial dalam tata kelola kota.Selain itu, Anies juga berupaya meningkatkan ruang terbuka hijau di Jakarta dengan memperbanyak taman dan ruang publik yang ramah pejalan kaki. Pembangunan ruang publik ini bertujuan menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi seluruh warga. Peningkatan aksesibilitas trotoar serta jalur pedestrian di berbagai titik strategis juga menjadi bagian dari upaya membangun kota yang lebih inklusif dan ramah lingkungan.Kebijakan transportasi juga mendapat perhatian serius. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di era Anies memperluas layanan bus TransJakarta dan meningkatkan integrasi moda transportasi umum. Meski masih menghadapi tantangan kemacetan dan infrastruktur yang belum optimal, upaya ini menjadi langkah awal untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi dan memperbaiki mobilitas warga.Di bidang olahraga dan rekreasi, pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) menjadi ikon baru kota yang menyasar tidak hanya sebagai sarana olahraga kelas dunia, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan budaya. Proyek ini sekaligus memperlihatkan ambisi Jakarta untuk menjadi kota metropolitan yang mampu mengakomodasi kebutuhan beragam lapisan masyarakat.Meski begitu, transformasi kota di bawah kepemimpinan Anies tidak luput dari kritik. Beberapa pihak mempertanyakan efektivitas kebijakan dalam mengatasi masalah kemiskinan dan ketimpangan sosial yang masih mengakar di ibu kota. Ada juga yang menilai bahwa beberapa proyek besar, seperti pembangunan JIS, belum sepenuhnya berdampak langsung bagi masyarakat bawah. Tantangan seperti gentrifikasi dan relokasi warga miskin tetap menjadi persoalan yang memerlukan perhatian serius.Selain itu, beberapa kebijakan pengelolaan ruang publik dan tata kota menuai kontroversi terkait dampaknya pada kelompok rentan. Ketimpangan akses layanan publik dan perbedaan kualitas fasilitas antar wilayah juga menjadi persoalan yang belum sepenuhnya terselesaikan.Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kebijakan Anies Baswedan membawa nuansa baru dalam pengelolaan Jakarta yang lebih manusiawi dan partisipatif. Pendekatan dialog dan keterlibatan warga menjadi modal penting dalam transformasi kota yang berkelanjutan. Visi Anies untuk membangun Jakarta yang inklusif, berkeadilan sosial, dan berwawasan lingkungan memberikan arah yang jelas bagi pengembangan ibu kota di masa depan.Kesimpulannya, transformasi kota Jakarta di masa Anies Baswedan memperlihatkan kemajuan dalam berbagai aspek, meski masih menyisakan tantangan besar. Evaluasi terus-menerus dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci agar perubahan yang diinisiasi tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar berdampak positif bagi seluruh warga Jakarta.
22-06-2018 01:18
Momen lebaran merupakan yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim. Biasanya saat lebaran akan tersedia banyak sajian yang dihidangkan yang pada umumnya mengandung santan dan lemak yang tinggi. Lemak tersebut akan menumpuk pada bagian tubuh terutama pada perut. Kondisi seperti ini bisa dialami baik oleh pria maupun wanita. Lemak yang tertimbun dalam perut pasti akan membuat tak nyaman dan dapat meningkatkan risiko penyakit akibat kelebihan berat badan. Berikut tips diet sehat yang dapat dilakukan untuk mengikis lemak usai lebaran.. Istirahat yang cukup Tidur kurang dari 6 jam sehari dapat menganggu kebuuhan insulin dalam tubuh dalam mengontrol gula darah. Tubuh akan melepaskan sejumlah hormon yang menjadi faktor utama menambah berat badan. Sebaiknya cukupi kebutuhan istirahat dengan tidur selama 7 hingga 8 jam sehari. Olahraga teratur Olahraga yang baik untuk mengatasi masalah lemak dalam tubuh setelah lebaran yaitu dengan latihan cardio, seperti jalan cepat, bersepeda, jogging, lari dan berenang. Lakukanlah selama 30 menit sehari sebanyak 3 hingga 5 hari dalam seminggu. Diet seimbang Mengurangi porsi makan terutama jatah lemak dalam sehari menjadi salah satu cara mengatasi lemak berlebih pada tubuh. Gantilah dengan mengonsumsi makanan dengan kadar protein tinggi dan rendah karbohidrat. Cara ini efektif menghilangkan lemak dalam tubuh dengan cepat. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh Mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas sehari dapat membantu mengoptimalkan sistem metabolisme tubuh. Cairan tubuh yang terpenuhi juga akan menjaga kerja hati yang terus mengolah kadar lemak berlebih yang ada dalam tubuh. Konsumsi camilan sehat Saat tubuh lapar dan kadar gula menurun bisa disiasati dengan mengonsumsi camilan sehat diantara makan besar sebanyak 2 hingga 3 kali untuk mengurangi penumpukan lemak dalam tubuh.