Fakta tentang Kuret yang Perlu Anda Tahu

Additional Image

Waktu Posting : 13-12-2024 18:36 | Dibaca : 321x

Kuret lazim dilakukan pada wanita yang mengalami keguguran saat usia kandungan trimester pertama. Kuret atau dalam bahasa medis dikenal sebagai D&C (dilation and curettage) merupakan tindakan medis untuk mengeluarkan atau membersihkan sisa jaringan atau perdarahan dari dalam rahim.

Tindakan kuret terdiri dari dilasi dan kuretase. Dilasi ialah tindakan membuka leher rahim untuk selanjutnya dilakukan kuretase, yaitu pembersihan isi rahim.

Dalam tindakan itu, dokter akan akan mengeruk lapisan dalam dinding rahim dengan sendok kuret hingga bersih dari sisa jaringan dan perdarahan. Selain itu, dokter dapat pula menggunakan vacuum aspiration untuk menyedot sisa jaringan. Meski sudah banyak dilakukan, masih ada sederet fakta mengenai kuret yang perlu Anda tahu.

  • Semua Keguguran Pasti akan Dikuret?

Faktanya, 50 persen kasus keguguran tidak membutuhkan prosedur kuret. Artinya, jaringan dianggap dapat keluar dengan sendirinya hingga bersih. Namun, hal ini tetap bergantung pada usia kehamilan serta kondisi rahim. Usia kehamilan lebih dari 10 minggu umumnya memerlukan tindakan kuret untuk membantu membersihkan jaringan dalam rahim.

  • Kuret Dibius Total atau Tidak?

Saat akan dilakukan kuret, pasien akan menjalani anestesi atau dibius secara total. Hal ini perlu dilakukan karena prosedur ini dapat menimbulkan rasa nyeri.

  • Apa Saja Komplikasi kuret?

Sama seperti setiap prosedur atau tindakan medis lainnya, prosedur kuret pun dapat menimbulkan beberapa risiko usai tindakan. Risiko yang dapat muncul antara lain kerusakan pada jaringan leher rahim, perforasi rahim (rahim bolong), infeksi, atau timbulnya jaringan parut dalam rahim.

  • Apakah Kuret Memengaruhi Kesuburan Rahim Kelak?

Kuretase dapat menimbulkan jaringan parut pada dinding rahim, yang dikenal dengan istilah  sindrom Asherman (Ashermans syndrome). Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan menstruasi yang tidak teratur atau nyeri hebat saat menstruasi.

Selain itu, sindrom Asherman dipercaya berisiko menyebabkan keguguran pada kehamilan selanjutnya dan mengganggu kesuburan. Beberapa wanita dengan sindrom Asherman dapat mengalami kesulitan untuk hamil. Kalaupun berhasil hamil, sindrom ini berisiko menyebabkan gangguan pada perkembangan janin. Sering kali tindakan operasi pada penderita sindrom ini dapat membantu meningkatkan peluang memiliki kehamilan yang sehat. 

  • Kuret Dapat Membantu Mendiagnosis Kelainan Rahim?

Ya. Kuret dapat membantu dokter untuk mendiagnosis dan mengatasi adanya keabnormalan pada rahim. Misalnya, perdarahan yang abnormal, polip, ketidakseimbangan hormonal, tanda menopause, kanker rahim, ataupun tumor jinak rahim.

  • Apakah Ada Perdarahan Pasca Kuret?

Pada umumnya setelah satu minggu dari  keguguran dan kuret, darah sudah tidak keluar lagi. Yang perlu Anda perhatikan, ketika darah yang keluar semakin berkurang maka tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

  • Siklus Haid Dapat Berubah

Setelah kuret dilakukan, perubahan siklus haid dapat terjadi. Haid bisa datang lebih awal ataupun terlambat. Pasca keguguran, tubuh membutuhkan waktu untuk mengembalikan keseimbangan hormon. Dalam waktu kurang lebih  enam bulan setelah keguguran, seharusnya siklus haid Anda sudah kembali seperti biasa. Sebelum enam bulan, siklus haid dapat tidak teratur.

  • Hubungan Intim dan Hamil Pasca Kuret

Pada masa-masa awal setelah tindakan kuret, Anda disarankan untuk menghindari hubungan intim. Hal ini bertujuan mencegah infeksi yang masuk ketika leher rahim masih terbuka. Setelah terjadi haid rutin, Anda baru diperbolehkan untuk berhubungan. Tapi ingat, ini menandakan Anda sudah kembali subur dan dapat hamil. Gunakan kondom untuk mencegah kehamilan setidaknya 3-6 bulan pasca kuret untuk mempersiapkan rahim kembali untuk dapat hamil.

Itulah beberapa fakta mengenai kuret. Mengenal dan mengetahui fakta-fakta tentang kuret akan membantu Anda memulihkan diri usai prosedur dilakukan. Namun, jika terjadi gejala tidak biasa setelah kuret, seperti  demam, kram perut selama lebih dari dua hari, perdarahan parah, keluar cairan berbau tak sedap dari vagina, segera periksakan diri ke dokter.

Adalah Klinik Raden Saleh yang  merupakan salah satu Klinik Kuret kesehatan kandungan yang telah berdiri sejak 1988. Kami fokus pada pelayanan tindakan kuretase yang aman dan profesional. Dikenal luas oleh dokter SpOG di seluruh Indonesia, kami telah dipercaya selama lebih dari 35 tahun untuk merawat wanita dan pasangan yang mengambil keputusan untuk mengakhiri kehamilan. Dengan pengalaman dan komitmen kami terhadap keselamatan serta kesehatan pasien.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Hanya Mengkonsumsi Jus Setiap Hari, Bolehkah?

13-07-2014 19:01

Mengkonsumsi juice menyajikan nutrisi esensial, tetapi bukan hanya cara yang baik untuk detoksifikasi atau diet. Kaum penyuka juice yakini minuman ini ampuh mencegah penyakit serta kurangi berat tubuh. Pasti mengasyikkan dapat mencampurkan brokoli, ketimun, serta memadukannya dengan stroberi. Anda memperoleh konsumsi vitamin tiada mesti mengunyahnya. Apa sesungguhnya keuntungan minum juice? Riset teranyar tunjukkan, makan sampai tujuh porsi buah-buahan serta sayuran dalam satu hari bisa menyajikan efek penting pada kesehatan. Untuk mereka yang tidak mempunyai saat untuk memasak, bikin juice dari buah serta sayur ialah cara paling baik yang praktis. Konsumsi juice, bikin badan memperoleh pasokan vitamin, mineral serta fitonutrien sama sesuai Anda memakannya. Bonusnya, kandungan air di dalamnya bikin Anda terlepas dari dehidrasi. Konsumsi juice pula jalan yang baik untuk mengonsumsi seluruhnya makanan, tak buang berbagai bagiannya. Hingga, sampah makanan dapat dikurangi.   Baca juga : Ingin Sehat, Hindarilah Lemak Jahat Apakah juice itu rendah kalori? Tak seutuhnya benar. Dapat benar bila juice dibanding dengan cheeseburger serta kentang goreng. Secangkir potongan nanas, umpamanya, memiliki kandungan 83 kalori, tetapi secangkir juice nanas memiliki kandungan 120 kalori. Sejumlah 8 ons juice jeruk barangkali memiliki kandungan empat buah jeruk sekalian. Apakah orang dapat duduk serta lalu makan empat buah jeruk sekalian? Pasti tak, namun Anda bisa meminum satu gelas juice jeruk kurang dari lima menit. Yang butuh diperhatikan Dalam juice ada konsentrat buah, begitupun kandungan gulanya. Secangkir juice buah delima memiliki kandungan 37 gram gula, sesaat dalam buah delima aslinya, ada 12 gram gula. Aspek yang lain yang butuh diperhitungkan, konsumsi makanan dalam wujud cair pula membuahkan perasaan kurang kenyang. Mengakibatkan, Anda bakal konsumsi kalori semakin banyak dibanding bila mengunyahnya segera dalam wujud makanan, kata Jennifer Nelson, Director Klinik Diet serta Nutrisi Mayo Clinic. Benarkah konsumsi juice dapat berlaku semacam detoksifikasi? Pada mulanya, kenapa Anda memikirkan badan Anda butuh di-detox? Organ badan, terutama hati serta ginjal, serta sistem imun sudah berusaha keras untuk bersihkan badan dari toksin. " Tiada di literatur medis mana juga, yang mengatakan badan membutuhkan pertolongan unsur spesifik untuk bersihkan badannya, " kata ahli diet Deborah Levy. Berbagai orang memanglah menyakini juice bakal bikin dianya lebih sehat, serta itu baik. Tetapi, untuk clientnya yang berkeras konsumsi juice untuk apa yang disebutnya bersihkan badan, Levy mereferensikan, itu tidak dikerjakan lebih dari tiga hari. Dapatkah saya cuma konsumsi juice tiap hari? Mungkin, tetapi itu bukan hanya inspirasi yang bagus. " Anda tak bakal memperoleh diet yang seimbang serta sehat yang memasukkan unsur protein, susu, biji-bijian, buah, sayur and lemak, sekalian dalam satu gelas juice " tutur Nelson. " Berbagai makanan tidak bisa di-jus, seperti ikan serta roti. "   Baca juga : Cara Mengatasi Galaktosemia   Saat Anda bikin juice dari buah serta sayur, dengan cara mekanis, Anda melakukan proses penghancuran pada keduanya. Nelson menuturkan, mengubahnya ke wujud juice, bakal memisahkan serat dari cairannya. Walau sebenarnya, serat itu yang diperlukan untuk mengatur kandungan gula darah sesudah Anda konsumsi buah. Tiada serat, kandungan gula tak bakal teratasi. " Efek serat yang paling bagus, rasa kenyang, penyusunan kerja gastrointestinal, pengurangan kolesterol jahat serta glukosa badan teratasi. Itu seluruhnya tak terdapat dalam juice, " kata Canfield. Jadi, meskipun melakukan diet cair bakal bikin berat badan menyusut dalam periode pendek, tetapi dengan cara serius bisa mengacaukan metabolisme. Massa otot bakal dirugikan, sesudah diet itu dikerjakan selama berbagai hari, badan malah bakal menghancurkan kalori yang lebih sedikit. " Amat sedikit orang yang dengan cara suka-rela melakukan diet cair selama hidupnya, serta jarum timbangan bakal meningkat cepat saat Anda kembali ke makanan padat, " kata Canfield. Jadi, konsumsi juice ialah jalan untuk bikin Anda memperoleh pasokan nutrisi esensial, tetapi itu bukan hanya cara yang baik untuk melakukan detoksifikasi atau diet.

Featured Image
Mengapa Minum Antibiotika Harus Dihabiskan?

29-05-2014 03:43

Nanang sudah setahun ini mengidap amandel. Hampir setiap bulan amandelnya kumat. Menurut dokternya, sudah derajat tiga dan belum perlu dioperasi. Namun setiap kali serangan amandelnya datang, Nanang mesti minum antibiotika. Kalau tidak, amandelnya meradang hebat, bernanah dan tak sembuh-sembuh. Linggar juga begitu. Bahkan ia sudah sering sekali sampai tak bisa bernapas kalau sedang serangan. Tapi Linggar tak mau dioperasi. Ia takut, dan lebih suka memilih minum kapsul antibiotika saja. Nanang dan Linggar memang sudah sejak kecil minum obat antibiotika, obat untuk memusnahkan kuman penyakit. Namun menurut pengakuan ibunya, obat antibiotikanya sering tidak pernah dihabiskan. Selain minumnya kurang teratur, begitu terasa membaik, ia langsung menyetop sendiri minum antibiotikanya. Padahal dokternya memberinya sampai 5 hari. Ia minum cuma 2 sampai 3 hari saja. Tapi apakah karena minum antibiotika yang tak habis, dapat menimbulkan amandel? Oh, tidak. Bukan karena antibiotika yang tak dihabiskan amandel muncul, tapi karena kelenjar pertahanan tubuh di rongga mulut itu yang kalah perang melawan bibit penyakit. Dan kebiasaan minum antibiotika yang setengah-setengah itu dapat membuat kuman penyebabnya menjadi kebal (resisten) terhadap antibiotika tersebut. Dan kalau kumannya sudah kebal begitu, ia akan menyerang ulang penderita, dengan demikian penyakit akan menahun. Amandelnya sering terserang, dan tak sembuh jika diberikan jenis antibiotika yang sama. Perlu dicari jenis antibiotika yang lain. Baca juga : Inilah Herbal Penangkal Bau Mulut   Terlalu Bebas Berantibiotika Obat antibiotika tergolong obat daftar G. Artinya hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Namun di kota-kota besar, toko-toko obat menjualnya tanpa resep dokter, dan digunakan secara bebas, bahkan tanpa aturan yang benar. Mudah dipahami, akibat dari pemakaian antibiotika yang tidak tertib ini, maka populasi berjenis-jenis kuman menjadi bertambah merajalela. Ia bukan saja menurunkan generasi yang kebal terhadap beberapa jenis antibiotika yang digunasalahkan, tapi juga semakin sukar menciptakan jenis antibiotika baru untuk memusnahkan generasi kuman yang baru. Banyak kuman sudah resisten sehingga pemakaian antibiotika semakin terbatas untuknya. Kita perlu melakukan uji kebal (resistensi tes) untuk memilih jenis antibiotika mana yang cocok untuk kuman yang sedang diidap seorang penderita penyakit infeksi. Dengan demikian tembakan kita lebih terarah. Sekarang sedikit-sedikit orang membeli kapsul sendiri, lalu meminumnya dengan aturan sendiri, dan tak tahu kapan obat harus dihentikan. Pemakaian antibiotika yang berkepanjangan juga bukan tanpa efek sampingan. Organ hati, ginjal dan darah adalah bagian dari tubuh kita yang paling sering dipengaruhinya. Sejak penisilin ditemukan, generasi kuman sudah semakin beraneka dan antibiotika pun kian bermunculan untuk membasminya. Masing-masing mempunyai peluru sendiri untuk menembak bagian kuman yang mana, dan tidak setiap antibiotika mampu membunuh semua kuman yang pernah kita kenal. Ada jenis yang bisa menyeluruh, ada yang hanya untuk beberapa jenis saja. Tetrasiklin tidak untuk anak kurang dari 10 tahun Sekarang terdapat banyak anak-anak yang mengeluh karena gigi-geliginya berwarna tidak seperti mutiara. Kuning keruh keabuan, bukan karena malas menggosok gigi, tapi karena memang mutu giginya yang buruk akibat pemakaian antibiotika dari golongan tetrasiklin (tetracycline). Jenis antibiotika ini berpengaruh terhadap pembentukan gigi-geligi sejak janin. Jadi memang tidak boleh diberikan bagi anak-anak, sekurang-kurangnya sampai anak mencapai usia 8 tahun. Baca juga : Atasi Jerawat Membandel Dengan Bahan Alami  Celakanya, karena setelah gigi (benihnya) terbentuk buruk, tidak ada cara untuk memutihkannya, dengan mengasah atau mengikisnya sekalipun, kecuali melapisinya dengan mantel gigi pada seluruh permukaan gigi, terutama yang tampak dari luar. Obat jenis ini pun paling sering digunakan karena amat umum dan cukup tua selain golongan kloramfenikol (chloramphenicol). Di puskesmas, poliklinik, di balai pengobatan, tetrasiklin banyak digunakan, dan kini saatnya kita perlu pandai memilih jenis antibiotika mana yang boleh dan mana yang tidak. Bisa Suntikan Untuk jenis tertentu, antibiotika hanya dapat diberikan melalui suntikan. Antibiotika streptomisin (streptomycine) untuk penderita penyakit TBC atau Lepra, diberikan hanya lewat suntikan. Biasanya, penderita lebih tertib karena harus mengunjungi dokternya, dibanding yang harus diminum sendiri. Jika ada satu orang yang tidak tertib menggunakan antibiotika, berarti akan tumbuh jutaan kuman yang sedang dibasmi yang mewariskan generasi baru yang kebal terhadap antibiotika tersebut. Dapat dihitung, berapa banyak jenis kuman yang melahirkan generasi baru yang kian kebal terhadap antibiotika yang ada, harus menjadikan kita semakin takut. Iya, kan?!  

Featured Image
4 Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bayi

26-03-2016 21:07

4 Cara Mengatasi Perut Kembung Pada Bagi Bayi - Perut kembung pada bayi bikin bayi tak nyaman hingga dia jadi rewel serta kerap menangis. Sesungguhnya kembung pada bayi umur 3 hingga 4 bln. ialah hal yang lumrah, lantaran memanglah saluran pencernaannya belum berperan prima. Bersamaan menambahnya umur, mereka pula bakal kerap alami perut kembung lantaran mulai coba makanan yang tidak sama untuk pertama kalinya.  Di bagian perut memanglah ada gas atau udara, tetapi sebagai permasalahan bila gas di dalamnya berlebihan. Pada anak yang semakin besar atau orang dewasa, gas itu bisa dengan gampang di keluarkan. Namun pada bayi, tak semuanya bayi bisa dengan gampang keluarkan gas dari dalam perutnya, mereka memerlukan pertolongan untuk mengeluarkannya.    Baca juga : Inilah 4 Cara Meredakan Keringat Dingin   Sinyal Perut Kembung pada Bayi  Apabila bayi mulai rewel serta menangis tanpa ada argumen yang pasti, coba untuk mengecek sisi perutnya. Bila perut bayi merasa agak keras, serta berbagai kali buang angin, ini adalah sinyal perut bayi kembung.  Kecuali rewel serta menangis, cermati juga gerakan bayi. Bila dia kerap menggeliat serta melengkungkan punggungnya ke belakang, dan mengangkat ke-2 kakinya, dapat jadi tandanya kalau dia tengah rasakan kembung.  Jalan Menangani Perut Kembung pada Bayi  Ada berbagai jalan yang bisa dikerjakan untuk menangani perut kembung pada bayi. Pertama, tempatkan bayi di kasur dengan posisi tidur  Anda pula bisa menghindar timbulnya perut kembung pada bayi. Langkahnya, sesudah bayi minum susu, gendonglah bayi dengan posisi terlentang, angkat ke-2 kakinya serta gerakan seperti tengah mengendarai sepeda. Gerakan ini bisa menolong keluarkan gas dari perut bayi.  Jalan yang lain yang bisa Anda kerjakan ialah dengan memijat perlahan-lahan perut bayi dengan gerakan searah jarum jam. Sama dengan gerakan terlebih dulu, jalan ini bisa dikerjakan dengan posisi tidur. Kecuali itu, Anda pula dapat mengusap-usap punggungnya dengan menempatkan bayi diatas ke-2 paha Anda dengan posisi perut menghadap ke bawah atau telungkup.    Baca juga : 4 Cara Cepat Melenyapkan Batuk Kering   Anda pula bisa menghindar timbulnya perut kembung pada bayi. Langkahnya, sesudah bayi minum susu, gendonglah bayi dengan posisi tegak supaya susu bisa dengan cara perlahan-lahan serta lancar masuk kedalam perut hingga tak menyebabkan permasalahan perut.  Kecuali itu, susui bayi Anda sebelumnya dia terasa lapar. Hal semacam ini dapat meminimalisir peluang perut kembung pada bayi akibat masuk angin.  Perut kembung pada bayi pula dapat jadi sinyal ada permasalahan pencernaan yang serius, oleh karenanya bila bayi makin rewel, susah untuk buang air besar, muntah, atau bahkan juga demam, baiknya Anda langsung menghubungi dokter.

...