Waktu Posting : 22-06-2014 06:48 | Dibaca : 2602x
21-05-2014 09:25
Kini asam urat tak hanya ditemukan pada penderita berusia 40 atau 50 tahun, melainkan juga usia produktif. Mitos bahwa asam urat hanay menghampiri orangtua jelas tak lagi relevan. Meningkatnya angka kejadian asam urat pada penderita berusia mulai 20 tahunan menjadi bukti bahwa penyakit ini mulai menghinggapi usia muda. Angka kejadian asam urat pada generasi muda meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Penyebab utamanya adalah faktor asupan makanan. Gaya hidup dan faktor keturunan juga disebutkan menjadi faktor lain pencetus asam urat yang diderita anak muda. Kebanyakan karena gaya hidup yang tidak sehat, dimanifestasikan dengan memakan makanan yang mengandung kadar purin tinggi. Kadar asam urat yang normal di dalam darah bagi perempuan yaitu 2-6 mg/dl dan laki-laki yaitu 2-7 mg/dl. Penyakit asam urat yang dalam istilah medis dikenal sebagai gout, merupakan penyakit akibat adanya penumpukan asam urat di dalam tubuh secara berlebihan. Hal itu disebabkan baik karena produksi asam urat yang meningkat, mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar purin berlebih, maupun ginjal yang tidak mampu mengeluarkan zat tersebut secara normal. Akibatnya, kristal asam urat menumpuk di persendian. Obat-obatan, hipertensi, obesitas (kegemukan), diabetes melitus (kencing manis), dan hiperlipidemia juga dapat menyebabkan meningkatnya produksi asam urat. Baca juga : Obat Herbal Bukan Sekedar Pendamping bagi Penyakit Asma Beberapa gejala yang dirasakan oleh penderita asam urat, misalnya nyeri atau linu di bagian jari, lutut, bahu, pinggang, leher, dan punggung. Kebanyakan kasus asam urat terjadi di pergelangan kaki dan sendi jari kaki, terutama bagian jempol. Selain itu, juga terjadi pembengkakan di bagian sendi yang meradang dan umumnya berwarna merah. Rasa nyeri bisa datang kembali jika memakan makanan berpurin tinggi. Namun, banyak juga orang yang menganggap bahwa semua pebal linu dan nyeri sendi adalah asam urat, padahal belum tentu. Untuk memastikannya harus melakukan pengecekan. Banyaknya kejadian asam urat pada anak muda terjadi karena riwayat pernah mengkonsumsi minuman beralkohol secara aktif. Minuman yang mengandung alkohol mengadung kadar purin yang tinggi sehingga bisa memicu terjadinya penyakit ini. Untuk anak muda, keluhannya terasa jauh lebih sedikit dibandingkan dengan orangtua. Mungkin karena metabolisme yang relatif lebih baik. Namun, hal ini sudah bisa dideteksi dengan medical check up menyeluruh dan rutin. Selain itu obesitas juga menjadi faktor penyebab asam urat lebih mudah menjangkiti orang dengan kadar gula tinggi. Baca juga : Obat Alamiah Untuk Penyakit Gondok Anak muda yang rutin berolah raga di pusat kebugaran dan kemudian mengkonsumsi whey protein (tambahan asupan potein) untuk membantu pembentukan oto, juga dipercaya bisa meningkatkan kadar asam urat di dalam darah. Untuk mengantisipasinya, bacalah dengan teliti kadar kandungan purin di dalam suplemen tubuh tersebut. Untuk mengantisipasi asam urat secara keseluruhan, seseorang dianjurkan untuk mengatur pola makan. Misalnya dengan mengurangii makanan beku, makanan instan, dan makanan lain yang memiliki kadar glukosa tinggi. Tingkat konsumsi air putih sebanyak 8-10 gelas per hari juga penting dilakukan. Poin dari penyakit asam urat adalah asupan, jadi akan lebih baik kalau makanan kembali lagi ke alami (back to nature) sehingga gizinya lebih seimbang. Bagi anak muda yang sudah terlanjur memiliki asam urat tinggi di dalam darah, sebaiknya melakukan perbaikan pola hidup. Obat-obatan mungkin diperlukan setelah berkonsultasi dengan dokter, namun untuk langkah pencegahan mengkonsumsi secara rutin jus herbal seperti Ultra Mangosteen, Ultra Noni, dan DragonNoni adalah tindakan yang bijaksana. [MS]
06-04-2016 07:16
Nikmati 6 Manfaat Jus Tomat Buat Kesehatan Tubuh - Tomat mempunyai kandungan air yang melimpah serta amat nikmat bila jadikan jus untuk mengusir haus di siang hari. Kecuali nikmat, jus tomat pula mengandung sederet faedah. Tomat mempunyai tingkat kalori yang rendah, yakni cuma 10kilokalori per buah. Hal semacam ini pasti bikin Anda tak butuh kuatir waktu merasakan segarnya jus tomat, bahkan juga setiap hari meskipun. Mengapa Jus Tomat Baik untuk Tubuh? Tomat mempunyai satu zat bernama likopen. Zat ini ialah satu diantara tipe anti-oksidan yang amat kuat yang disangka amat bermanfaat dalam memerangi kanker. Berdasar pada riset, likopen amat baik untuk pria. Mereka yang konsumsi tomat serta buatan olahan tomat diprediksikan mempunyai resiko kanker prostat lebih rendah.  Baca juga : 5 Cara Ampuh Usir Bad Mood Yang pantas dicatat ialah konsumsi tomat yang telah di proses tambah baik dari pada konsumsi dengan cara mentah. Likopen dari tomat yang telah di proses maupun yang telah di jus nyatanya lebih gampang diolah tubuh dibanding dengan likopen yang datang dari tomat mentah. Memproses tomat menolong lepasnya likopen dari beberapa sel dalam tomat. Likopen sendiri adalah tipe lemak yang larut. Jikapun tak jadikan jus, memasak tomat dengan minyak bakal menolong pelepasan likopen dari selnya. Senantiasa cermati untuk tak memberikan gula atau garam terlalu berlebih waktu memasak tomat. Apa Saja yang Jadi Faedah Jus tomat? Pada intinya kebanyakan orang dapat mengambil faedah dari jus tomat, mengingat setiap orang memerlukan anti-oksidan. Tersebut berbagai faedah jus tomat untuk kesehatan. Pas untuk diet pada pasien diabetes Tomat termasuk juga dalam tipe sayuran yang mempunyai karbohidrat rendah yakni sekitaran 5-10 gr karbohidrat dalam 1/2 cangkir tomat masak atau 1 cangkir tomat mentah. Turunkan kolesterol Jus tomat disangka dapat kurangi kolesterol jahat sejumlah 10 %. Prasyaratnya cukup hanya konsumsi 25 miligram likopen /hari. Cuma saja lantaran studi ini masihlah termasuk baru, jadi akhirnya juga masihlah memerlukan riset lebih mendalam. Meminimalisasi resiko kanker prostat Mengkonsumsi 10 jumlah tomat atau lebih dalam satu minggu disangka dapat memotong resiko terserang kanker prostat sampai 18 %. Hal semacam ini diprediksikan lantaran likopen ialah anti-oksidan yang membuat perlindungan sel dari rusaknya. Bila Anda hendak konsumsi jus tomat sesuai sama saran ini, yakinkan pula untuk melakukan pola hidup sehat, seperti berolahraga dengan teratur serta hentikan rutinitas merokok. Turunkan tekanan darah Faedah tomat pada tekanan darah disangka baru dapat merasa sesudah konsumsi tomat dengan teratur, sekurang-kurangnya sepanjang delapan minggu. Tetapi hal semacam ini masihlah butuh di teliti selanjutnya. Bila Anda menanggung derita hipertensi, tiada kelirunya konsumsi tomat dengan teratur. Tetapi janganlah menukar obat anti-hipertensi Anda dengan tomat. Turunkan resiko serangan jantung Manfaat ini baru dapat dibuktikan pada tikus. Tikus yang didapatkan likopen mempunyai tekanan darah yang semakin bagus serta mempunyai lebih sedikit jaringan yang rusak, sesudah terserang serangan jantung. Sayangnya, studi yang melibatkan manusia belum dikerjakan.  Baca juga : 3 Cara Mencegah Defisiensi Sel Darah Merah Sejak Usia Dini Untuk studi yang melibatkan manusia, likopen diakui bisa tingkatkan harapan hidup pasien gagal jantung. Tetapi seperti penyakit yang lain, dibutuhkan bukti ilmiah lebih kuat tentang hal semacam ini. Kurangi resiko stroke Satu studi di Finlandia mengatakan kalau konsumsi banyak likopen dari tomat amat berkaitan dengan penurunan resiko stroke sampai 65 %. Sangat banyak faedah yang dapat diperoleh karena konsumsi jus tomat, bukan? Tiada kelirunya untuk mulai membuat jus tomat semacam satu diantara minuman untuk temani kegiatan tiap hari. Peroleh faedah positif yang berlipat-lipat sambil tetaplah melakukan gaya hidup sehat.
05-05-2014 00:01
Pentingnya Memahami Kulit Dan Fungsinya - Kulit adalah bagian terluar dari tubuh manusia yang memiliki fungsi untuk melindungi organ-organ tubuh bagian dalam, mengatur suhu tubuh (thermoregulator), sebagai indra peraba, dan sebagainya. Selain itu, kulit memberikan pengaruh besar terhadap kecantikan. Demikian pentingnya fungsi kulit hingga perlu diberikan perhatian khusus agar terhindar dari kerusakan. Selain akibat benda tajam dan benturan, kulit juga dapat rusak akibat lingkungan alam seperti sinar matahari. Selain sebagai selimut tubuh dan sebagai pelindung alat-alat tubuh yang ada di bawahnya, kulit juga memiliki fungsi-fungsi penting yang lain, mencegah badan menjadi kering, menyaring bahan-bahan yang tak diperlukan badan, mengatur panas badan, melindungi badan dari ancaman luar, dan memberi peringatan awal pada sistem saraf akan adanya bahaya-bahaya dari luar. Dalam pemilihan dan penggunaan kosmetik ada faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan agar kulit tampil cantik, sehat, dan aman. Faktor-faktor tersebut adalah lingkungan alam, manusianya, dan kosmetiknya. 1. Faktor Lingkungan Alam Lingkungan tropis yang bermatahari terik dan udara panas serta lembab memiliki pengaruh yang berbeda dengan lingkungan subtropis yang kurang sinar mataharinya dan berhawa dingin (4 musim) serta kering, misalnya Amerika, Eropa, baik terhadap kulit maupun terhadap kosmetiknya. Baca juga : Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua Di daerah tropis seperti Indonesia, kulit banyak berminyak dan berkeringat sehingga kosmetik yang kandungan minyaknya tinggi dan lengket mudah menyebabkan timbulnya jerawat. Sebaliknya, di lingkungan subtropis yang dingin dan kering, kulit lebih kering sehingga banyak membutuhkan kosmetik yang kandungan minyaknya tinggi. Sinar matahari dalam jumlah sedikit diperlukan untuk kehidupan manusia, tetapi dalam jangka waktu yang panjang sinar matahari sangat berbahaya dan dapat menginduksi efek buruk antara lain kanker, katarak mata, penuaan dini, kerusakan-kerusakan kulit lain. Hal ini terjadi karena reaksi peroksidan lemak pada permukaan kulit dengan sinar UV (ultra violet) dan oksigen udara yang menghasilkan radikal-radikal oksigen yang bebas dan akan masuk ke dalam kulit serta merusak sel-sel kulit dan menimbulkan rantai-rantai radikal di tubuh dan kerusakan-kerusakan sel yang lain. Oleh karena itu diperlukan perlindungan kulit terhadap sinar matahari. Perlindungan untuk kulit orang Indonesia akan berbeda dengan perlindungan kulit untuk orang Eropa dan Amerika. Udara yang panas dan matahari yang terik juga dapat merusak kosmetik sehingga ketika dipakai dapat menimbulkan berbagai kelainan pada kulit. 2. Faktor Manusia Perbedaan ras kulit, tipe kulit, kepekaan kulit dan pandangan hidup tentang kulit yang dianggap cantik (esthetic behavior) serta pengetahuan akan seluk-beluk kosmetik dan cara pemakaiannya yang benar sangat berpengaruh terhadap hasil pemakaian kosmetik pada kulit. Kulit ras Kaukasia (Eropa) yang putih mengandug sedikit pigmen melanin, kecil-kecil, dan mudah pecah (pheomelanin) menyebabkan kulitnya sulit menjadi cokelat (tanning). Sementara kulit rasa Asia dan Negro yang banyakmengandung pigmen melanin, ukurannya besar-besar dan sulit pecah (eumelanin) sehingga kulit yang sudah coklet ini mudah menjadi lebih cokelat. Baca juga : Mengolah Bahan Alam untuk Menyembuhkan Asam Urat Perbedaan tipe kulit membutuhkan kosmeik yang juga berbeda. Kulit orang Eropa yang kering membutuhkan banyak pelembab, sedangkan kulit orang Asia/Indonesia yang berminyak di iklim tropis yang lembab panas tidak membutuhkan kosmetik yang lengket berminyak karena dapat memicu terjadinya jerawat. 3. Faktor Kosmetik Kosmetik secara universal harus aman, tidak merusak kulit dan tubuh karena kosmetik dipergunakan berulang-ulang dalam jangka panjang dipergunakan oleh semua umur dari bayi hingga usia lanjut dan dipergunakan di seluruh tubuh setiap hari. Salah memakai kosmetik atau memakai kosmetik yang tidak tepat guna dan secara berlebih-lebihan dapat menimbulkan kerusakan kulit. Saat ini ribuan macam kosmetik ditawarkan di pasaran dengan berbagai cara sehingga menimbulkan keinginan orang untuk memakainya. Akan tetapi, tidak jarang berlawanan dengan maksud semula memakai kosmetik untuk mempercantik diri, yang didapat malah sebaliknya, kulit menjadi rusak seperti noda hitam, kulit merah seperti udang rebus dan lain-lain karena kosmetik itu.