Waktu Posting : 19-06-2014 00:35 | Dibaca : 2617x
Bekerja itu merupakan aktivitas yang menyehatkan baik untuk fisik maupun psikis sekaligus dapat menjadi sumber penghasilan. Oleh karena itu, tidaklah sulit bila ada yang berpendapat bahwa orang yang sehat jiwanya adalah orang yang mampu bekerja dengan baik. Pada usia lanjut, bekerja dapat memelihara fungsi otak agar tak mudah lupa, sedangkan pada orang dewasa bekerja akan menjaga rasa percaya diri.
Bekerja sebaiknya tak lebih dari 8 jam dalam sehari atau 40 jam seminggu. Sewaktu-waktu boleh bekerja lembur, terutama bila di kantor sedang sibuk. Bekerja terus-menerus selama 30 jam sangat berbahaya untuk jiwa karena yang bersangkutan mengalami kelelahan yang parah, baik fisik maupun mental. Kondisi dapat memburuk bila juga meminum minuman yang mengandung kafein. Kafein dapat memicu kerja sistem kardiovaskuler termasuk jantung.
Baca juga : Obesitas Bisa Merusak Kesehatan dan Penampilan
Ketika seseorang bekerja keras/lembur di atas batas kemampuan, awalnya tubuh akan menyesuaikan diri dengan memacu seluruh cadangan energi, baik fisik maupun mental sehingga semua pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik. Prestasi serta produktivitas kerja meningkat sangat mengagumkan. Akan tetapi, setelah beberapa bulan berlangsung semua cadangan energi habis terpakai sehingga akhirnya yang bersangkutan dapat mengalami exhausted atau kelelahan kerja dan itulah yang disebut sebagai burn out.
Apa itu burn out? Kata burn out sangat populer di dunia kerja dan kadang sulit dibedakan dengan stres di tempat kerja. Pada abad ini,burn out banyak ditemukan pada karyawan wanita dengan usia sebelum usia 30 tahun. Gejala-gejala burn out yang sering ditemukan antara lain :
Setelah burn out berlangsung cukup lama, yang bersangkutan dapat mengalami berbagai penyakit fisik seperti gangguan pencernaan, serangan jantung sampai kematian mendadak, depresi yang disertai ide bunuh diri, dan obesitas. Angka bunuh diri akibat burn out banyak ditemukan di Jepang yang masyarakatnya terkenal gila kerja atau workaholic.
Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular
Jika mulai merasakan keluhan-keluhan seperti tadi, berarti Anda mengalami burn out. Yang perlu Anda lakukan adalah segera ambil cuti untuk beristirahat. Mulailah dengan melakukan aktivitas yang Anda inginkan yang selama ini tidak sempat dilakukan seperti mendengarkan musik yang membuat relaks dan nyaman.
Tinggalkan, sekali lagi tinggalkan semua pikiran tentang pekerjaan selama Anda istirahat. Meditasi akan membuat Anda menjadi lebih relaks dan tenang atau membaca buku atau mengunjungi keluarga/kerabat untuk bersilaturahmi atau buatlah sesuatu yang benar-benar dapat membuat Anda relaks.
Sediakanlah waktu untuk itu. Temukan sesuatu di luar sana untuk melakukan aktivitas atau hobi. Semua komunikasi yang dapat mencetuskan stres dalam pekerjaan, tinggalkan. Sediakan waktu untuk kegiatan bersama keluarga, liburan, atau aktivitas sosial. Bukalah telepon atau e-mail (surat elektronik) Anda setelah makan malam. Bila dengan cara tersebut tadi belum juga membantu, segera hubungi psikiater untuk konsultasi lebih lanjut.
21-06-2014 09:41
Tiap-tiap orang pasti mempunyai rasa gelisah serta ragu. Serta ini sesungguhnya ialah suatu hal yang amat normal serta lumrah. Cuma saja bakal jadi tak lumrah bila terlampau lama terhanyut ke dalam rasa gelisah itu sendiri. Jadinya bukan hanya diri kita yang mengontrol rasa gelisah itu namun jadi rasa gelisah itu yang kuasai diri kita. So, jalan paling baik untuk hadapi rasa gelisah serta ragu itu ialah dengan berdamai. Di bawah ini ada empat jalan berdamai dengan rasa gelisah serta ragu. Baca juga : Musik, Obat Paling Murah, Ampuh dan Mujarab Atasi Stres Tarik Napas untuk Menentramkan Syaraf Napas pendek-pendek ialah satu diantara sinyal Anda terkena stres. Jadi, jalan untuk dapat berdamai dengan rasa gelisah serta ragu Anda ialah dengan mengatur napas Anda serta melakukan tekhnik bernapas dari perut. Bagaimana Langkahnya? Duduk dengan nyaman serta lapangkan dada Anda. Tempatkan satu tangan di dada serta satu tangan lagi di perut Anda. Cermati gerakan dada serta perut Anda waktu bernapas. Konsentrasilah pada napas Anda serta coba untuk bernapas perlahan-lahan lewat hidung. Dada serta perut Anda harusnya tak bergerak, biarlah diafragma Anda yang bergerak. Setiap saat hembuskan napas, biarlah desakan atau stres dari dalam diri Anda keluar perlahan-lahan dengan sendirinya. Bermeditasi dengan Tenang Orang yang gelisah umumnya bakal menggunakan waktunya untuk pikirkan hal yang ada di belakang atau bahkan yang ada di depannya. Baca juga : Dengan Kacang Kedelai Ciptakan Tubuh Ideal Terlalu berlebih pikirkan apa yang telah berlangsung atau apa yang bakall berlangsung umumnya bakal makin menambah kekhawatiran Anda. Satu diantara pemecahannya ialah dengan bermeditasi sembari berdiri. Langkahnya juga amat gampang. Sempatkan waktu Anda untuk berdiri tegak, biarlah ke-2 tangan Anda rileks di ke-2 sisi tubuh Anda. Pikirkan bahwasanya cuma gravitasi yang menjadikan badan Anda terus tegak. Serta tenangkan pikiran Anda. Bebaskan Rasa Takut dalam Kecemasan Itu Satu diantara pemicu rasa kuatir yang terlalu berlebih ialah ada ketakutan bakal memperoleh serangan kepanikan. Coba untuk melepas rasa takut itu dengan memikirkan bahwasanya rasa kuatir atau gelisah itu bukan hanya suatu hal yang dapat membunuh Anda serta berkawanlah dengannya.
29-05-2014 09:50
Assalamualaikum :) Mba dr lely ,,, hihi maaf lagi pen nyobain konsul via web :p Mba memang nya kalau di bawah usia 6 bln ( yg seharusnya hanya mengkonsumsi asi ), trus diberikan asupan makanan selain asi dan bahkan makanan orang dewasa, apakah akan menyebabkan penyakit2 lambung dan semacamnya pada usia dewasa? Kok banyak yg bilang gt ya ... atau cuma mitos? hehe Jazakillah mba dr lely. Wassalamualaikum warahmatullah
24-06-2014 06:39
Bulan Ramadan selekasnya tiba. Anda yang beragama Islam pasti tidak sabar menanti hadirnya bulan yang penuh barokah ini. Ada saran supaya tiap-tiap orang memaafkan orang lain sebelum saat masuk bulan Ramadan. Saran itu nyatanya benar, lantaran memaafkan orang lain bakal bikin tubuh lebih sehat serta dapat melaksanakan puasa dengan maksimal. Inilah berbagai manfaat memaafkan orang lain serta hubungan dengan kesehatan Anda. Melindungi Jantung Terus Sehat Memaafkan orang lain amat erat hubungannya dengan kesehatan jantung. Suatu riset menunjukkan bahwasanya beberapa orang yang hidupnya dipenuhi dendam condong mempunyai detak jantung yang cepat serta ini tak sehat. Sedang orang yang gampang memaafkan mempunyai detak jantung yang lebih rendah. Semakin keras detak jantung, kerja jantung makin terbebani. Maka jangan sampai Anda membebani jantung Anda. Maafkanlah, serta jantung Anda bakal berterima kasih pada Anda. Â Baca juga :Â Tahukah anda, Memaafkan Bisa Buat Tubuh semakin Sehat Menurunkan Tingkat Stres Anda ketahui apa pemicu penyakit-penyakit berat di zaman ini? Stres. Satu kata yang barangkali bikin Anda tertawa, namun itu benar. Dimulai dari sakit jantung, stroke, sakit mental juga bunuh diri, seluruhnya dapat dipicu oleh stres. Fakta dari riset di Hope College menunjukkan bahwasanya memaafkan bakal menurunkan hormon stres. Orang yang memaafkan pula lebih terlindungi dari masalah mental. Menurunkan Tensi Darah Punya masalah dengan tensi darah? Maka Anda dapat bikin daftar siapa-siapa saja orang yang belum Anda lupakan kesalahannya serta belum Anda maafkan. Suatu riset menunjukkan bahwasanya orang yang ingin memaafkan orang lain mempunyai tensi darah lebih stabil serta terlepas dari persoalan tensi darah diri. Â Baca juga :Â Cara Mencegah Terjadinya Batu Empedu Kurangi Rasa Nyeri Ada yang katakan, orang yang memaafkan condong tak gampang sakit, itu benar. Suatu riset yang dikerjakan oleh Duke University Medical Center menunjukkan bahwasanya beberapa orang yang memaafkan semakin dapat tak rasakan sakit serta nyeri. Intinya, bila Anda tetap dendam serta tak ingin memaafkan, tubuh Anda bakal menaruh rasa sakit serta nyeri dalam kurun waktu yang lama. Perpanjang Umur Usia itu rahasia Tuhan, itu benar. Tetapi selaku manusia, tiada kelirunya berusaha supaya umur kita panjang. Bila umur kita panjang, kita pun dapat melaksanakan ibadah serta semakin lebih berguna untuk sesama. Satu diantara jalan untuk panjang usia ialah memaafkan. Riset lain menunjukkan bahwasanya orang yang memaafkan serta tak mengungkit-ungkit kekeliruan orang lain lebih bahagia dengan hidupnya serta mempunyai umur yang lebih panjang. Demikianlah berbagai manfaat dari memaafkan. Tak cuma hati Anda yang lega, tubuh Anda pula jadi lebih sehat. Maka maafkanlah orang lain, maka tubuh Anda lebih siap untuk terus sehat sepanjang menggerakkan beribadah puasa.