Cara Mudah Rileksasi Tubuh Dan Pikiran

Additional Image

Waktu Posting : 04-06-2014 17:10 | Dibaca : 3303x

Dalam buku Ten Minute Stress Relief, Erica Brealey berikan kiat rileksasi dalam yang bermanfaat untuk bikin badan serta pikiran rileks, tenang.

Cara rileksasi ini menurut pada yoga dengan pose savasana. Mempunyai tujuan untuk bikin tenang pikiran serta badan lewat sistem melepas kemelut otot di tiap-tiap sisi badan.

Rileksasi dengan langkah tersebut bakal menolong mengenyahkan kelelahan, meredakan stres, serta simtom berkenaan stres seperti sakit kepala, migren, serta insomnia.
 
Baca juga : Kiat Mengatasi Stres di Kantor

Di bawah ini adalah metode yang dikerjakan dalam rileksasi dalam.

1. Berbaring dengan posisi telentang.

2. Pejamkan mata serta konsentrasi pada napas Anda. Tarik napas dalam serta perlahan-lahan, kalkulasi sampai empat, lalu hembuskan empat hitungan. Kerjakan selalu sampai napas Anda jadi mudah serta rileks.

3. Lalu alihkan perhatian untuk melepas kemelut dengan secara sadar bikin rilek tiap-tiap sisi badan. Pertama, fokuskan perhatian pada kaki sepanjang sebagian waktu. Rileks sedalam barangkali lalu pindahkan kesadaran ke sisi betis serta ulangilah sistem itu.

4. Kerjakan selalu ke sisi atas badan dengan bikin rileks paha, pantat, pinggul, perut, punggung sisi bawah, dada, punggung sisi atas, tangan, lengan, lengan atas, bahu, tenggorokan, leher, serta kepala.
 
Baca juga : Kiat Menghadapi Bila Didiagnos Mengidap Kanker

5. Beri perhatian spesial di bagian halus untuk bikin muka rileks. Rileks dagun serta mulut, bikin bibir rileks serta lidah beristirahat di 1/2 lebih bawah sisi mulut. Rileks pipi, mata, alis, dahi, serta pelipis. Rasakan kulit melembut waktu otot muka betul-betul rileks. Lalu rilekskan kulit kepala serta semua otot dibagian kepala.

6. Pindai semua badan dari ujung jari kaki ke ujung kepala. Bernapas ke kantung-kantung yang penuh kemelut. Bebaskan serta rileks waktu napas dihembuskan.

7. Saat ini Anda betul-betul rileks. Waktu semua beban badan beristirahat di lantai bikin Anda terasa terbenam ke dalamnya.

8. Lalu, kembali sadari napas serta terus dalam posisi ini sepanjang 5-10 menit.

Benar-benar disarankan untuk mengawali rileksasi cepat dahulu yang lalu dilanjutkan rileksasi dalam.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Bahayanya Kolesterol Tinggi Di Usia Muda

23-10-2014 11:22

Kolesterol tidak hanya terjadi pada orang tua saja. Pada usia 20-30an, Anda bisa memiliki kadar kolesterol tinggi jika Anda tidak bisa menjaga asupan makanan Anda. Lalu, apa yang menjadi penyebabnya? Dan, apa gejala memiliki kadar kolesterol tinggi? Kadar kolesterol yang tinggi di darah dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu konsumsi makanan yang tinggi kadar kolesterol, tidak rutin melakukan olahraga/exercise, merokok, dan riwayat keluarga. Kadar kolesterol tinggi biasanya banyak terjadi di orang-orang yang bertubuh gemuk atau obesitas.   Baca juga : Rahasia Hidup Sehat Ekonomis Di samping itu, kadar kolesterol yang tinggi di darah, menurut referensi medis, biasanya belum memiliki gejala. Diperlukan hasil tes darah laboratorium untuk mengetahui kadar kolesterol di dalam darah. Yang perlu Anda ketahui adalah kadar kolesterol tinggi bisa mengakibatkan serangan jantung dan stroke. Jika kadar kolesterol sudah tinggi, cara mengatasinya yaitu mengubah lifestyle Anda, yaitu mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kolesterol, melakukan olahraga rutin, dan menghindari merokok. Jika Anda sudah memperbaiki lifestyle Anda, kadar cholesterol LDL tetap saja tinggi, Anda disarankan untuk mengkonsumsi obat kolesterol. Sedangkan jika kadar kolesterol Anda lebih dari 200 mg/dL, disarankan mengkonsumsi obat kolesterol disertai dengan melanjutkan perubahan lifestyle untuk menjadi lebih sehat. Nah, mulai sekarang, ayo kita terapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit berbahaya seperti kadar kolesterol yang tinggi. Salah satu sumber penyakit bisa disebabkan oleh kadar kolesterol yang tinggi dalam darah. Sebelum Anda benar-benar terserang penyakit yang aneh-aneh dan serius, biasanya tubuh akan mengalami kenaikan berat badan terlebih dahulu. Untuk jalan pencegahan, Anda sebaiknya diet dan menurunkan kolesterol.   Baca juga : Tips Membersihkan Lensa Kontak Nah, cara diet berikut juga merupakan salah satu yang efektif bukan hanya menurunkan berat badan namun juga menurunkan kadar kolesterol, seperti dikutip www.health.com. Cara yang direkomendasikan untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah adalah diet TLC atau Therapeutic Lifestyle Changes yang sudah terkenal khusus untuk diet penurunan kolesterol. Dalam diet ini Anda harus mengurangi makanan mengandung kolesterol, bukan hanya makanan berlemak, bersantan, dan gorengan saja, namun juga semua makanan kemasan, olahan dan buah durian yang diklaim memiliki tinggi kolesterol.

Featured Image
Mengenal Obesitas pada Anak

23-05-2014 15:42

Obesitas pada anak telah meraih skala epidemi di banyak negeri. Organisasi Kesehatan Dunia menyampaikan bahwasanya di semua dunia ada kurang lebih 22 juta anak dibawah umur lima th. yang keunggulan berat tubuh. Obesitas pada anak juga dihadapi negara-negara berkembang. Menurut Unit Pekerjaan Obesitas Internasional, di bagian-bagian Afrika, ada semakin banyak anak yang alami obesitas daripada malnutrisi. Pada th. 2007, Meksiko tempati urutan ke-2 didunia, sesudah Amerika Serikat, untuk obesitas pada anak. Konon di Mexico City saja, 70 % anak serta remaja keunggulan berat tubuh atau obes. Pakar bedah anak Dr. Francisco González memperingatkan bahwasanya generasi ini barangkali ialah ”generasi pertama yang bakal mati sebelum saatnya orang tua mereka meninggal disebabkan komplikasi obesitas”. Apapun komplikasinya? Tiga salah satunya ialah diabetes, desakan darah tinggi, serta penyakit jantung, yang pada mulanya dikira semacam masalah kesehatan yang biasanya dihadapi orang dewasa. Menurut Institute of Medicine AS, 30 % anak lelaki serta 40 % anak wanita yang lahir di Amerika Serikat pada th. 2000 mempunyai resiko bahwasanya satu saat mereka bakal didiagnosis menderita diabetes jenis 2 yang terkait dengan obesitas. Baca juga : Mengenal Manajemen Metabolisme Tubuh  Faktor Penyebab Apa pemicu epidemi global obesitas pada anak ini? Walau gen dapat turut bertindak, penambahan yang mencemaskan dalam masalah obesitas sebagian dekade akhir-akhir ini nampaknya menunjukkan bahwasanya gen tidaklah hanya satu pemicu. Stephen O’Rahilly, profesor biokimia klinis serta kedokteran di Cambridge University di Inggris, menyebutkan, ”Meningkatnya obesitas tiada sangkut pautnya dengan gen. Kita tak bisa merubah gen kita dalam kurun tigapuluh tahun. ” Memberi komentar pemicunya, Klinik Mayo di Amerika Serikat menyampaikan, ”Meskipun ada pemicu genetis serta hormonal pada obesitas anak, umumnya masalah berat tubuh berlebihan dikarenakan oleh terlampau banyak makan serta terlampau tidak sering olahraga. ” Ada dua misal yang menuturkan pergantian trend dalam rutinitas makan saat ini. Pertama, lantaran orang tua yang bekerja mempunyai lebih sedikit waktu serta tenaga untuk mempersiapkan makanan, santapan cepat saji makin umum. Restoran cepat saji bermunculan di mana-mana di penjuru dunia. Hasil riset memperlihatkan bahwasanya nyaris sepertiga dari seluruhnya anak umur empat sampai sembilanbelas tahun di Amerika Serikat menyantap makanan cepat saji tiap-tiap harinya. Makanan seperti itu umumnya tinggi kandungan gula serta lemaknya serta disajikan dalam ukuran besar yang mengundang selera. Baca juga : 5 Fakta Mengagetkan Masalah Kolesterol   Ke-2, softdrink telah lebih popular daripada susu serta air. Umpamanya, tiap-tiap tahun., orang Meksiko membelanjakan semakin banyak uang untuk softdrink, terutama kola, dari pada untuk paduan sepuluh makanan pokok. Menurut buku Overcoming Childhood Obesity, menenggak softdrink  600 mililiter saja tiap-tiap hari bisa menambah berat tubuh sejumlah 11 kilogram kurun waktu satu tahun! Perihal kurangnya gerak tubuh, hasil riset University of Glasgow di Skotlandia menemukan bahwasanya anak umur tiga tahun biasanya tiap-tiap hari melaksanakan ”gerak tubuh ringan sampai berat” sepanjang 20 menit saja. Tentang hasil riset itu, Dr. James Hill, profesor pengetahuan kesehatan anak serta kedokteran di University of Colorado, berkomentar, ”Meningkatnya pola hidup kurang gerak pada anak-anak di Inggris Raya bukan hanya hal yang unik serta tampak di umumnya negeri di sekeliling dunia. ” Apa Pemecahannya? Beberapa pakar gizi tak mereferensikan diet ketat untuk anak, lantaran hal semacam itu bisa beresiko jelek pada perkembangan serta kesehatan anak. Sebaliknya, Klinik Mayo menyebutkan, ”Salah satu kiat paling baik untuk memerangi berlebihannya berat tubuh pada anak Anda ialah melakukan perbaikan pola makan serta jumlah olahraga semua anggota keluarga. " Buatlah jadi rutinitas yang sehat semacam hal wajib untuk keluarga. Bila Anda mengerjakannya, rutinitas itu bakal jadi gaya hidup untuk anak-anak Anda  yang bakal terbawa sampai dewasa.  

Featured Image
Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium

28-04-2014 07:01

Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium  - Gangguan fisik akibat kekurangan Iodium menimbulkan beberapa dampak kesehatan bagi tubuh terutama untuk pertumbuhan tulang. Kandungan Iodium ini memang merupakan bagian zat gizi mikro bagi tubuh namun jika kebutuhannya tidak diberikan cukup oleh makanan yang dikonsumsi tentunya akan menyebabkan berbagai gangguan berbahaya bagi kesehatan anda. Anda yang sebelumnya kurang memperhatikan pemenuhan zat gizi mikro seperti halnya mineral Iodium ini sebaiknya perlu melakukan pembenahan diri agar terhindar dari berbagai dampak kesehatan akibat kekurangan Iodium. Untuk memenuhi kebutuhan mineral Iodium ini anda dapat memperolehnya melalui konsumsi makanan seperti : a.       Makanan laut: ikan-ikan laut ( tongkol, cumi-cumi , dll) b.      Makanan hasil fortifikasi: ikan asin, garam, dan lain - lainnya c.       Makanan nabati yang mengandung Iodium: bayam, dan lain-lainnya  Dengan mengkonsumsi makanan yang kaya  mineral Iodium ini, anda akan terhindar dari bahaya gangguan akibat penyakit kekurangan Iodium seperti halnya : 1.        Penyakit gondok        Manifestasi klinis akibat kekurangan kandungan Iodium bagi tubuh banyak diungkapkan dengan munculnya gangguan gondok. Penyakit gondok ini menimbulkan pembesaran pada bagian leher yang menyebabkan gangguan pada perputaran kepala anda untuk memandang daerah sekitarnya. Penyakit gondok ini memang terjadi karena kekurangan Iodium yang akut baik sejak anda kecil maupun saat anda beranjak dewasa. Kejadian penyakit gondok yang meningkat membuat pemerintah memberlakukan fortifikasi mineral Iodium pada garam sehingga masyarakat lebih mudah untuk mencukupi kebutuhannya berupa mineral Iodium ini. Kelainan penyakit gondok ini banyak terjadi pada kalangan pedesaan yang banyak mengkonsumsi sayur singkong.  Selain kekurangan konsumsi Iodium, zat toksikan daun singkong juga mendukung terjadinya kelainan gondok pada masyarakat sehingga anda perlu melakukan pembatasan terhadap konsumsi daun singkong tersebut. Anda yang sekarang sedang menderita penyakit ini ada baiknya anda memeriksakannya ke dokter untuk memperoleh pengobatan yang memadai serta menghindarkan diri anda dari kejadian penyakit gondok yang bertambah parah. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah 2.        Penyakit kretin (kerdil)        Seseorang yang memiliki pertumbuhan terbatas seperti halnya kerdil ini merupakan bagian penyakit yang disebabkan oleh kekurangan mineral Iodium. Dalam ilmu medis, penyakit kerdil sering disebut sebagai penyakit kretin. Penyakit satu ini memang tidak mengganggu fungsional tubuh secara menyeluruh namun ternyata keberadaannya memberikan gangguan anatomi tubuh seperti tinggi tubuh yang terbatas atau pendek. Dengan adanya gangguan ini sudah pasti me nyebabkan seseorang menjadi rendah diri karena postur tubuhnya berbeda dengan yang lainnya. Kelainan ini selain didukung dengan kekurangan Iodium di masa pertumbuhan ataupun dalam masa kandungan, ternyata juga dipengaruhi oleh hubungan genetik dengan keluarganya. Untuk itu, dalam mencegah terjadinya penyakit kretin ini, anda perlu melakukan konsumsi mineral Iodium yang memang memadai serta melihat riwayat kelainan penyakit keluarga agar tidak menimbulkan perasaan rendah diri yang berlarut-larut. 3.        Kondisi tulang yang mudah mengeropos        Tulang merupakan bagian padat yang menyongkong tubuh seseorang. Dengan adanya tulang ini, anda akan mampu berdiri tegak serta mampu membentuk kerangka tubuh anda. Bagian tulang mengandung kalsium, zat kapur serta Iodium yang membuatnya menjadi keras serta mengalami pertambahan panjang serta besar. Untuk itu, anda yang mengonsumsi mineral Iodium dengan jumlah asupan yang kurang dapat menyebabkan tulang anda menjadi mudah mengeropos karena kandungan tulang yang berisikan zat mineral Iodium juga berada dalam jumlah yang  sedikit. Untuk mengatasi hal ini anda perlu melakukan konsumsi makanan yang kaya akan Iodium serta juga bisa ditambahkan dengan suplemen Iodium untuk menjaga asupan Iodium yang memadai jumlahnya sehingga kesehatan tubuh anda tetap terjaga. Baca juga : Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak  4.        Kekebalan tubuh yang menurun        Berbagai mineral dalam tubuh merupakan nutrisi yang tepat untuk menjaga kekebalan tubuh dalam kondisi yang baik. Contohnya saja yaitu mineral Iodium yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh ini. Untuk itu, meskipun berbagai mineral seperti halnya Iodium ini dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sedikit namun kehadirannya cukup penting untuk memberikan sistem fungsional tubuh yang berjalan lancar. 

...