Resep untuk Merapatkan Vagina

Additional Image

Waktu Posting : 17-04-2015 17:20 | Dibaca : 2645x

Vagina merupakan aset yang paling berharga bagi seorang wanita. Antara Wanita dan laki-laki memang dibedakan dari alat vitalnya. Laki-laki biasanya akan sangat tertarik dengan ini dan akan mulai mengeksplorasi bagian vital ini.

Di jaman dahulu, wanita akan menggunakan ramuan-ramuan tradisional salah satunya menggunakan sirih untuk membersihkan daerah kewanitaannya. Dengan sirih alat kelamin anda pasti akan lebih bersih wangi dan juga terhindar dari berbagai macam masalah atau penyakit.

Baca juga : Resep Obat Air Mani Encer Secara Alami 

Wanita terkadang tidak percaya diri lagi bila telah melahirkan atau memiliki banyak anak karena mereka pikir alat kelamin mereka akan longgar. Anda yang baru saja melahirkan tetapi takut vagina Anda longgar, kini Anda tidak perlu takut lagi. Ada ramuan tradisional yang mampu merapatkan vagina Anda.

Ramuan untuk merapatkan vagina dengan menggunakan beras dan kunyit ini sangatlah ampuh terutama bagi mereka yang sudah pernah melahirkan agar vagina rapat kembali seperti belum hamil dan melahirkan. Berikut ini resep yang bisa Anda coba langsung untuk merapatkan miss V Anda.

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

·       3 sendok makan beras

·       3 jari kencur

·       1 jari kunyit

·       1 ibu jari jahe

·       1 sendok makan asam

·       1 buah jeruk nipis

·       125 gram gula aren

·       garam dapur secukupnya

·       daun pandan wangi secukupnya

 

Baca juga : Waspada Dengan Kolesterol Tinggi yang Mengintai  

Caranya : 

Rendamlah beras dalam air selama kurang lebih 3 jam. Rebus kencur, jahe, kunyit, asam dan pandan wangi dengan 3 gelas air. Kemudian rebusan tersebut ditumbuk halus dengan beras menjadi satu. Sedikit demi sedikit air rebusan tadi dimasukkan pada ramuan yang telah ditumbuk lalu diperas dan disaring, Masukkan perasan air  ramuan tersebut ke dalam gelas. Selanjutnya tambahkan gula, garam dan perasan jeruk nipi. Aduk hingga merata.  

Aturan pakai :

Minumlah ramuan sebanyak 3 kali dalam sehari. Lakukan kurang lebih seminggu, maka rahim akan mengecil dan badan terasa sehat dan bugar.

Demikian resep untuk merapatkan daerah vitalitas wanita khususnya yang telah melahirkan atau bahkan memiliki banyak anak.

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Kenali Faktor Risiko Akibat Kolesterol Tinggi

30-06-2014 12:04

Ada dua macam lipoprotein serta jumlah lipoprotein itu dalam darah adalah aspek terpenting dari resiko penyakit jantung yakni : Low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol “jahat” yakni adalah wujud dimana kolesterol dibawa ke dalam darah serta pemicu utama penumpukan lemak beresiko didalam arteri. Makin tinggi kandungan kolesterol LDL dalam darah, maka makin besar resiko penyakit jantung. High-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol “baik”. Kolesterol baik ini membawa kolesterol darah kembali ke hati, di kolesterol dapat di hilangkan. Kolesterol baik inipun menolong menghindarkan terjadinya penimbunan kolesterol pada pembuluh darah. Resiko penyakit jantung bertambah akibat rendahnya tingkat HDL atau kolesterol baik. Baca juga : Seks Baik Untuk Jantung   Satu diantara pemicu utama terlalu tingginya kandungan atau kadar kolesterol LDL dalam darah ialah terlampau banyaknya asupan makanan yang memiliki kandungan : Lemak jenuh, yang umumnya ditemukan dalam buatan hewani. Kolesterol, yang cuma ditemukan dalam buatan hewani. Lemak jenuh menambah kandungan LDL lebih tinggi dari yang lain dalam pola makan tiap hari Anda. Berbagai aspek lain pula memengaruhi kandungan kolesterol darah, diantaranya : Keturunan. Kolesterol tinggi kerapkali terjadi penurunan didalam keluarga. Walau pemicu genetik spesifik sudah diidentifikasi cuma pada sebagian kecil masalah, tetapi genetik masih mempunyai peran dalam memengaruhi kandungan kolesterol darah. Berat Tubuh. berat tubuh berlebihan condong menambah kandungan kolesterol darah. Jadi mengurangi berat tubuh bisa menolong turunkan kandungan kolesterol darah. Olahraga. Kegiatan fisik yang teratur tak cuma bisa mengurangi kolesterol LDL, namun pula bisa menambah kandungan kolesterol HDL. Umur serta jenis kelamin. Sebelum saat menopause, wanita condong mempunyai kandungan kolesterol keseluruhan yang lebih rendah dibanding pria pada umur yang sama. Kandungan kolesterol pada wanita serta pria, dengan cara alami meningkat bersamaan pertambahan umur. Menopause kerap dihubungkan dengan penambahan kolesterol LDL pada wanita. Stres. Riset memanglah belum memperlihatkan bahwasanya stres mempunyai keterikatan seketika  dengan kandungan kolesterol. Namun kaum pakar menyampaikan bahwasanya lantaran orang terkadang makan makanan berlemak untuk menghibur diri saat mereka tengah stres, maka hal semacam ini bisa mengakibatkan kolesterol darah tinggi. Baca juga :  Merokok dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut   Kandungan kolesterol keseluruhan serta LDL yang tinggi, dan kandungan kolesterol HDL rendah memanglah menambah resiko penyakit jantung. Tetapi kecuali ketiga aspek itu, tetap ada berbagai aspek resiko yang lain, yakni merokok, hipertensi, diabetes, obesitas, serta kurangnya kegiatan fisik. Bila ada aspek resiko lain, disamping kolesterol darah tinggi, maka resiko penyakit jantung jadi lebih tinggi. Berita baiknya ialah banyak aspek resiko itu bisa dikendalikan dengan pengubahan pola hidup, umpamanya : diet, turunkan berat tubuh, atau program olahraga, atau berhenti merokok. Obat-obatan barangkali pula dibutuhkan untuk sebagian orang. Juga, terkadang satu pergantian pola hidup bisa menolong mengatur berbagai aspek resiko. Selaku misal, turunkan berat tubuh bisa turunkan kandungan kolesterol darah, menolong mengatur diabetes, serta turunkan hipertensi. Namun ada beberapa faktor resiko yang tak bisa dikendalikan, diantaranya : Umur. Umur 45 tahun atau lebih untuk pria serta 55 tahun atau lebih untuk wanita. Kisah keluarga tentang penyakit jantung awal. Umpamanya, bapak atau saudara yang terkena penyakit jantung sebelum saat umur 55 tahun, ibu atau saudara wanita yang terkena penyakit jantung sebelum saat umur 65 tahun.

Featured Image
Gejala Kolesterol Yang Harus Diwaspadai

02-08-2014 16:34

Silent killer adalah julukan yang diberikan kepada kolesterol tinggi . Karena serangan penyakit ini kerap tapa gejala apapun, tapi dampaknya sangat fatal. Meskipun dalam kasus tertentu bisa ditemukan gejala kolesterol. Kadar kolesterol yang normal adalah 160-200 mg, bila sudah melonjak melebihi 240 mg pertanda kolesterol sudah sangat berbahaya. Penanganan intensif harus segera dilakukan, obat herbal sangat disarankan dikonsumsi. Selain terbukti bermanfaat sekaligus aman tanpa efek samping negatif. Tapi pastikan produk tersebut anda dapatkan pada toko terpercaya yang jual obat herbal kolesterol. Baca juga : Tips Kembali Langsing Usai Lebaran   Apa saja gejala yang kerap dirasakan, sebagai tanda serangan kolesterol?   Tengkuk terasa berat dan pundak terasa pegal. Kondisi ini adalah gejala awal yang disebabkan oleh kekurangan pasokan oksigen. Mudah mengantuk. Kadar trigliserida  normal sekitar 150 mg sampai 200 mg, bila sudah melewatinya bahkan melonjak sampai 700 mg maka rasa kantuk sering menyerang. Kondisi ini akibat pasokan oksigen di otak berkurang. Hal ini terjadi karena penyempitan pembuluh darah yang diakibatkan penumpukan kolesterol atau lemak. Gampang lelah. Penumpukan plak pada dinding arteri dapat mencetus jantung koroner, atherosclerosis dan sebagainya. Keadaan ini yang memicu tubuh gampang lelah. Sering kesemutan. Kadar  kolesterol berlebihan bisa menjadikan darah menjadi kental, karena kekurangan pasokan oksigen. Kerap sakit kepala. Kolesterol berlebihan bisa mencetus penumpukan plak pada pembuluh darah yang berdampak pada atherosclerosis. Keadaan ini bisa menghambat pasokan darah ke otak dan kepala, sehingga tercipta sakit kepala. Baca juga : Gejala Serangan Penyakit Rematik  

Featured Image
Obat Herbal Trigliserida Sangat Mudah Ditemukan

06-05-2014 06:21

Trigliserida merupakan sejenis lemak yang disimpan di dalam tubuh setelah dibentuk di hati. Jenis lemak ini didapat dari asupan makanan yang mengandung lemak tinggi serta karbohidrat sederhana yang berlebih sehingga sisa yang tidak dibutuhkan oleh tubuh disimpan di bawah jaringan kulit di dalam sel – sel lemak. Berbeda dengan kolesterol yang umumnya ditemukan di pembuluh darah dan hati serta berfungsi sebagai pembangun hormone dan sel, trigliserida yang tersimpan di dalam jaringan lemak kulit berfungsi sebagai cadangan energi bagi tubuh. Namun, semakin tinggi jumlah trigliserida maka semakin tebal pula jaringan lemak sehingga mengakibatkan kegemukan dan berbagai resiko lain yang mengikutinya. Untuk mengurangi tingginya kadar trigliserida dalam tubuh, seseorang harus berusaha untuk mengurangi berat badan dengan berbagai cara sehat, seperti berolah raga atau melakukan aktivitas fisik secara teratur. Selain itu, cara efektif lainnya yaitu dengan mengontrol asupan makanan dengan baik dengan mengurangi makan makanan berlemak dan mengandung karbohidrat sederhana seperti nasi, tepung, dan gula. Baca juga : Cara Alami dan Obat Herbal untuk Mengatasi Keputihan   Bagi Anda yang menderita penyakit trigliserida tinggi, beberapa obat herbal berikut dapat menjadi pilihan untuk mengobati dan mengurangi resiko penyakit. Bawang Merah dan Bawang Putih Bawang merah yang umumnya digunakan sebagai bumbu masakan ini merupakan jenis obat herbal yang bisa Anda gunakan sebagai penurun trigliserida. Kandungan antioksidan plavonoid di dalamnya tidak hanya efektif menurunkan kadar trigliserida, tapi juga kolesterol dan gula darah. Sementara, bawang putih dengan kandungan s-allyl cysteine berkhasiat sebagai hipolidemik (menjaga elastisitas pembuluh darah) dan antitrombotik (melancarkan peredaran darah). Alpukat Buah yang nikmat disantap sebagai pencuci mulut atau diolah menjadi jus ini sempat menjadi jenis buah yang dianggap musuh bagi mereka yang memiliki misi menurunkan berat badan. Pada kenyataannya, alpukat mengandung banyak nutrisi yang sangat baik untuk menurunkan trigliserida dan kolesterol jahat dalam darah. nutrisi yang terkandung di dalam alpukat antara lain adalah asam folat, niasin, asam pantonenat, vitamin C, E, B1, B6, zat besi, fosfor, glutation, kalium, serta makanan, dan juga lemak tak jenuh tunggal. Baca juga : Mengenal Arterosklerosis dan Permasahannya Kol Sayuran yang satu ini tentunya sangat mudah ditemukan di pasar – pasar tradisional atau supermarket. Kol atau kubis yang kita tahu merupakan salah satu pilihan sayuran atau pelengkap lalapan. Ternyata, kol atau kubis ini juga mengandung banyak nutrisi yang menjadikannya ampuh menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh. Nutrisi yang terkandung dalam kol, yaitu protein, lemak tak jenuh, kalsium, karbohidrat, betakaroten, fosfor, serat, dan tinamide. Selain itu, sayuran ini juga mengandung senyawa aktif, seperti sulforafan, sianohidroksibutena, dan senyawa yang dapat meningkatkan antioksidan glutation yaitu iberin. Daun Jati Belanda Daun jati belanda ini sudah cukup dikenal masyarakat sebagai obat penurun berat badan secara alami. Daun ini mengandung alkaloid, tannin dan lendir. Lendir yang dikonsumsi dari daun jati belanda ini akan menekan nafsu makan, dan juga menyerap kolesterol dan lemak di dalam tubuh. Seledri Seledri merupakan salah satu jenis sayuran yang umumnya digunakan sebagai bumbu penambah aroma dalam masakan. Meski sebagian orang tidak menyukai aromanya, seledri memiliki khasiat yang bagus untuk kesehatan, termasuk untuk menurunkan trigliserida, kolesterol dan tekanan darah tinggi. Selain itu, akar seledri yang mengandung asparagin, glutamine, pentosan, minyak atsiri, zat pati, manit dan lendir dapat meningkatkan enzim pencernaan dan memperlancar buang air kecil. Dengan mengetahui berbagai bahan makanan yang mampu menurunkan kadar trigliserida, tentunya Anda dapat menghindari masalah ini dengan cukup mudah. Akan tetapi, menahan nafsu makan agar kadar trigliserida menurun bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, Anda perlu mengkonsumsi makanan yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga efektif menekan nafsu makan. Makanan yang bisa dipilih adalah makanan berkabrohidrat kompleks dan tinggi serat, seperti roti gandum utuh, ketela, buah apel, sayuran hijau dan lain sebagainya. Selain itu, olah raga teratur atau melakukan aktivitas fisik selama kurang lebih 30 menit setiap hari juga merupakan cara yang sangat efektif untuk mengurangi timbunan lemak sehingga menurunkan kadar trigliserida.

...