Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran

Additional Image

Waktu Posting : 18-06-2014 23:06 | Dibaca : 2547x

Pernahkah Anda menonton video di YouTube tentang telur yang matang lebih cepat karena pengaruh telepon genggam? Ancaman radiasi dari ponsel memang tak bisa dianggap sepele. Jika radiasi telepon genggam saja bisa membuat telur matang sempurna, apa jadinya telinga kita jika hampir setiap hari menempel dekat sekali dengan alat elektronik itu?

Perdebatan mengenai bahaya gelombang elektromagnetik dan radiasi dari telepon seluler bagi kesehatan manusia sudah berlangsung sangat lama. Ada ilmuwan yang membenarkan mengenai bahaya tersebut, ada pula yang membantahnya. Dasarnya, penelitian seputar pengaruh telepon genggam terhadap manusia menunjukkan hasil yang berbeda.

Namun, pada intinya semua perangkat yang mengeluarkan gelombang elektromagnetik pasti bisa mempengaruhi tubuh manusia. Eksperimen sederhana seperti menggoreng telur menggunakan radiasi dari telepon genggam yang tengah aktif menunjukkan bahwa gelombang itu mengubah sesuatu yang organik.

Baca juga : Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran 

Eksperimen itu cukup masuk akal karena frekuensi yang digunakan telepon genggam mirip dengan microwave yang juga mengandalkan gelombang elektromagnetik, memang digunakan untuk memanaskan makanan dalam kehidupan sehari-hari. Yang menjadi masalah adalah, penggunaan telepon genggam sangat dekat ke telinga dan otak yang sangat sensitif terhadap gelombang frekuensi tertentu. Orang yang secara rutin berdiri di dekat antena microwafe selama dua-tiga tahun dapat dipastikan akan sakit.

Gelombang elektromagnetik dapat mempengaruhi struktur dalam tubuh, termasuk komposisi berbagai macam cairan dalam telinga seperti ion kalium, ion natrium, protein, serta berbagai enzim. Padahal cairan-cairan itu sangat penting dalam proses pendengaran.

Penyebab gangguan pendengaran yang lebih signifikan sebenarnya adalah suara. Jangan pikir hanya suara keras seperti konser dan kegaduhan pabrik yang bisa membuat seseorang kehilangan pendengarannya. Suara musik dari pemutar musik MP3 juga berpotensi membuat pendengaran kita terganggu jika kita terbiasa menyetel volume musik di atas 60% dengan durasi lebih dari satu jam setiap hari.

Paparan suara yang keras dapat merusak sensor yang berada di sel rambut dalam rumah siput telinga. Ironisnya, suara-suara itu menyerang frekuensi percakapan di atas 2.000 Hertz terlebih dahulu. Sementara itu, frekuensi percakapan itu berada pada 500 Hertz, 1.000 Hertz, 2.000 Hertz, dan 4.000 Hertz. Dengan begitu, banyak penderita gangguan pendengaran yang terlambat menyadari bahwa pendengarannya bermasalah.

Baca juga : Tips Sukses Diet Sehat 

Baik telepon genggam maupun suara gaduh bukanlah hal asing dalam hidup kita. Bagaimana pun harus diakui, kita tidak bisa begitu saja melepaskan diri dari kedua hal tersebut. Telepon genggam (ponsel) misalnya, mengambil peranan penting dalam kelangsungan komunikasi kita. Sementara itu, kebisingan juga tak dapat terhindarkan terutama untuk masyarakat perkotaan. Yang bisa kita lakukan mungkin menekan risiko sampai sekecil mungkin, demi menghindarkan diri dan keluarga dari segala ancaman kesehatan. Ini bisa kita  lakukan dengan aktif melakukan pencegahan.

Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran

  • Gunakan handsfree untuk menerima panggilan dari telepon genggam. Semakin dekat telepon genggam dengan telinga, semakin besar pula potensi radiasi yang akan terpaapr pada kepala kita.
  • Usahakan tidak menerima panggilan telepon terlalu lama.
  • Pilih jenis telepon genggam dengan tingkat radiasi terendah.
  • Jika suhu telepon genggam terasa meningkat alias memanas, sebaiknya jauhkan dari tubuh kita.
  • Jauhkan telepon genggam dari anak-anak karena otak dan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan yang sangat sensitif terhadap segala potensi gangguan.
  • Setel volume pemutar musik MP3 atau radio maksimal 60%.
  • Sebaiknya tidak mendengarkan musik melalui earphone lebih dari satu jam.
  • Hindari membiarkan anak-anak berada di pusat permainan di mall selama berjam-jam.
  • Hindari berada di tempat bising seperti konser dan klub malam dalam waktu lama.
  • Periksakan telinga ke dokter THT setiap 3-6 bulan sekali.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Jagalah Kebugaran Di Kantor Dengan 6 Cara Ini

05-10-2014 00:57

Banyak orang-orang yang merasakan malas melaksanakan olah raga ringan waktu di kantor, walau sebenarnya sedikit gerakan di kantor bakal menurunkan keluhan pegal-pegal. Terlampau lama duduk serta memandang monitor computer bisa bikin tubuh 'menguap'. Mengakibatkan, tubuh juga merasa lemas serta pegal-pegal. Keadaan dapat bertambah kronis dengan konsumsi makan siang yang menumpuk. Menurut riset yang dikerjakan di Fakultas Kedokteran Kampus Alberta, Kanada, menuturkan, mereka yang bekerja di belakang meja mulai jam delapan pagi hingga lima sore pasti kerap mengeluh pegal-pegal pada punggung dan kaku dibagian otot-otot tubuhnya. Keluhan itu tak lain karena rutinitas bekerja duduk terlampau lama yang dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh-pembuluh darah. Untuk mengatasinya mesti lakukan gerakan senam enteng yang umum dikerjakan di kantor.   Baca juga : Dampak Buruk Sering Memakai Skinny Jeans Di bawah ini ada berbagai latihan atau berolahraga enteng yang bisa dikerjakan di belakang meja serta kurangi resiko kesehatan, seperti ; 1. Melakukan perbaikan Postur atau Tubuh yang Baik Postur tubuh yang baik ialah tegak, bahu ditarik ke belakang serta sisi atas monitor mesti sejajar dengan mata. Bila mesti memperhatikan monitor ke arah bawah atau atas, jadi butuh sesuaikan ketinggian dari kursi supaya sejajar. Dan pergelangan tangan tak menggantung diatas keboard atau mouse pad. Jauhi posisi postur membungkuk, terlebih bila Anda mengerjakannya dengan terlampau lama. Bila susah dikerjakan, yakinkan bangku yang Anda pakai mempunyai aspek postur pendukung posisi punggung yang sehat. Sesekali kerjakanlah peregangan di kantor, manfaat melindungi kelenturan serta sekalian proses relaksasi otot. Bagaimanakah relaksasi yang baik serta benar? 2. Lakukan Latihan Peregangan Dengan cara Teratur Latihan peregangan yang dikerjakan untuk tangan, kaki, leher serta dada dapat dikerjakan sembari duduk seperti di bawah ini : Leher : dengan cara perlahan-lahan gerakan leher ke atas serta ke bawah, lantas ke kiri ke kanan berbagai kali. Bahu : putarkan bahu kedepan kiri serta kanan seputar 10 kali. Hal semacam ini dapat menolong melepas kemelut dari bahu. Sedang untuk lengan dapat dengan jalan memperlebar tangan selebar bahu, lantas kerjakan peregangan. Pergelangan tangan serta kaki : putar-putar pergelangan tangan serta kaki tiap-tiap jam. Putarkan pergelangan tangan serta kaki searah jarum jam, lalu arah demikian sebaliknya. Hal semacam ini dapat menolong menghindar carpal tunnel syndrome, terlebih bila menggunakan banyak saat untuk mengetik. Dada : bila kerap membungkuk di depan keyboard. Buka yangan lebar-lebar, lantas putar pergelangan tangan dengan cara eksternal (posisi jempol naik turun) lantas tarik bahu kembali. Perut : peregangan dapat dengan jalan menarik otot perut lantas menajannya sepanjang bebrapa detik lalu bebaskan. Lantas apa lagi yang dapat dikerjakan di kantor untuk melindungi kesehatan? 3. Janganlah Duduk Diam untuk Periode Saat Lama Upayakan untuk berdiri tiap-tiap 1/2 jam sembari berjalan-jalan sedikit. Hal semacam ini menolong aliran darah agar normal. Saat Anda tengah istirahat makan siang, janganlah terus duduk di depan computer Anda mengecek Facebook atau belanja on-line. Tetapi coba untuk memakai saat itu untuk membakar kalori penambahan. Anda bisa berjalan-jalan, jogging (bila sangat mungkin) maupun pergi sesaat ke gym. Pada saat Anda olahraga, tubuh bakal keluarkan hormon endorfin hingga Anda bakal lebih santai serta tak stres lagi. 4. Istirahat Sesaat dari Monitor Monitor Alihkan konsentrasi serta perhatian dari monitor computer tiap-tiap 30 menit atau lebih dengan memperhatikan panorama lain, seperti jendela, jam, meja atau benda di sekitar. Hal semacam ini menolong gerakan mata serta kurangi iritasi mata serta sakit kepala. Atau Anda bisa lakukan relaksasi mata dengan lakukan pemijatan dengan jalan sebatas memejamkan mata dengan cara santai sepanjang 30 detik.   Baca juga : Agar Mata Tetap Tajam dan Sehat Jagalah dengan 9 Cara Ini Upayakan jauhi melempar pandangan ke panorama yang menyilaukan sampai hingga Anda mengerutkan mata. 5. Ambillah Napas Dalam-dalam Coba untuk menarik nafas dalam-dalam dengan memakai otot perut, tahan perut sepanjang berbagai detik saat bernafas serta lalu bebaskan berbarengan dengan keluarkan napas. Bila sangat mungkin coba hirup hawa fresh di luar ruang kantor berbagai waktu, lantaran ini baik untuk paru-paru serta pikiran. Hal semacam ini kecuali menolong relaksasi pula bisa sekalian menyajikan manfaat pada tubuh Anda untuk lebih fresh. 6. Konsumsi Air Putih yang Cukup Bila konsumsi air diperoleh dengan cukup jadi bakal bikin seorang lebih siaga. Karena itu janganlah malas untuk isi lagi air, kecuali dapat memperoleh air yang cukup pula baik untuk berolahraga kaki dengan cara berbarengan.

Featured Image
Cara Mudah Jaga Kebersihan Pori-Pori Wajah agar Terhindar dari Komedo

29-08-2022 04:09

Komedo memang masalah kulit yang cukup menyebalkan. Komedo ini membuat tampilan kulit wajah tampak kasar dan membuat pori-pori wajah semakin terlihat besar. Buat sahabat fimela yang sedang struggle dengan masalah kulit wajah yang satu ini dan bertanya-tanya bagaimana cara mengatasinya, jawabanya simpel, yaitu dengan cara menjaga kebersihan pori-pori wajahmu. Menjaga kebersihan pori-pori wajah sama dengan mencegah munculnya komedo di wajah. Komedo muncul karena kotoran bercampur dengan minyak, keringat, dan juga sel-sel kulit mati di wajah yang menumpuk menjadi satu dan menyumbat pori-pori. Maka dari itu menjaga kebersihan pori-pori wajah merupakan cara efektif untuk mengatasi dan juga mencegah timbulnya komedo. Nah, bagaimana sih cara untuk menjaga kebersihan pori-pori wajah agar terhindar dari komedo? Yuk cari jawabannya di bawah ini 1. Jangan terlalu sering menyentuh wajahmu Kebiasaan sering menyentuh kulit wajah dengan tangan dapat menyebabkan munculnya komedo. Hal ini dikarenakan tangan yang kotor yang terdapat banyak kuman dan bakteri akan bercampur dengan minyak dan keringat yang ada di wajah akan menumpuk dan menyumbat pori-pori. Maka dari itu sebisa mungkin untuk tidak sering-sering menyentuh wajah ketika tangan kotor. 2. Double cleansing setiap hari. Untuk menjaga kebersihan pori-pori wajah, double cleansing wajib banget kamu lakukan setiap hari. Double cleansing adalah metode membersihkan wajah sebanyak dua kali. Sebelum kamu menggunakan facial wash kamu bisa menggunakan cleansing oil, cleansing balm, milk cleanser, ataupun micellar water untuk membersihkan wajahmu. Metode ini dilakukan agar debu, sisa makeup, minyak, dan keringat yang menempel di wajahmu dapat dibersihkan secara menyeluruh. Cara ini untuk mencegah agar debu, sisa makeup, minyak, dan keringat yang menempel di wajah tidak menyumbat pori-pori wajahmu dan menyebabkan timbulnya komedo. 3. Memakai Chemical Exfoliation Kamu bisa memasukkan chemical exfoliation ke dalam rangkaian skincaremu. Kamu bisa menggunakan exfoliating toner atau exfoliating serum. Chemichal exfoliation ini biasanya mengandung AHA, BHA, atau PHA untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di kulit wajah yang dapat menyebabkan pori-pori wajahmu tersumbat. Pemakaian chemical exfoliation ini dilakukan tergantung pada jenis eksfoliator yang terkandung di dalamnya. Beberapa jenis eksfoliator jauh lebih keras dibanding jenis eksfoliator lainnya sehingga perlu menyesuaikan juga dengan kesensitifan dan kebutuhan kulitmu. 4. Melakukan deep cleansing dengan memakai clay mask Agar pori-porimu tetap bersih kamu bisa melakukan deep cleansing dengan memakai clay mask. Deep cleansing dengan menggunakan clay mask ini dapat menyerap kotoran dan minyak yang ada diwajah hingga ke dalam pori-porimu yang menyebabkan munculnya komedo. Kamu bisa memakai clay mask sebanyak 1-2 kali seminggu tergantung kebutuhan kulitmu Demkian empat cara menjaga kebersihan pori-pori wajahmu. Jangan malas untuk menjaga kebersihan pori-pori wajahmu agar wajahmu bebas komedo.

Featured Image
Meningkatkan Interaksi Media Sosial dengan Ide Kreatif yang Efektif

23-12-2025 17:42

Di zaman digital saat ini, interaksi media sosial menjadi salah satu ukuran keberhasilan yang paling penting bagi brand, bisnis, maupun kreator konten. Memiliki banyak pengikut memang memberikan kesan popularitas, tetapi keterlibatan nyata dari audiensseperti komentar, likes, shares, dan repostmenunjukkan seberapa efektif konten Anda dalam menarik perhatian dan membangun hubungan yang kuat dengan pengikut. Oleh karena itu, menemukan ide kreatif untuk meningkatkan interaksi media sosial menjadi langkah krusial bagi siapa pun yang ingin memperkuat kehadirannya di platform digital.Langkah pertama untuk membangun interaksi media sosial yang efektif adalah memahami audiens Anda. Setiap platform memiliki karakteristik pengguna yang berbeda. Misalnya, konten yang populer di TikTok belum tentu berhasil di LinkedIn atau Facebook. Dengan memahami minat, preferensi, dan perilaku audiens, Anda bisa menyesuaikan jenis konten, nada bahasa, dan waktu posting agar lebih relevan dan menarik. Pemahaman audiens ini menjadi fondasi untuk menciptakan konten yang tepat sasaran dan mendorong interaksi yang lebih tinggi.Kreativitas dalam konten juga sangat penting. Konten yang unik dan berbeda dari biasanya lebih mudah menarik perhatian audiens di feed yang padat. Anda dapat memanfaatkan storytelling, video pendek, infografik menarik, atau meme yang relevan dengan tren terkini. Misalnya, sebuah akun brand dapat membuat konten edukatif dengan sentuhan humor sehingga audiens terdorong untuk berkomentar, membagikan, atau menyimpan konten tersebut. Kreativitas semacam ini tidak hanya membuat konten lebih menonjol, tetapi juga meningkatkan peluang interaksi media sosial secara signifikan.Selain itu, memanfaatkan fitur interaktif yang ada di platform media sosial dapat mendorong interaksi media sosial lebih maksimal. Fitur seperti polling, kuis, live streaming, story dengan pertanyaan terbuka, atau tombol reaksi memungkinkan audiens ikut berpartisipasi secara langsung. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan engagement, tetapi juga memberikan insight tentang opini dan preferensi audiens. Semakin audiens merasa dilibatkan, semakin besar kemungkinan mereka menjadi pengikut setia dan merekomendasikan konten Anda ke orang lain.Konsistensi dalam posting juga memegang peranan penting. Mengunggah konten kreatif secara sporadis tidak akan membangun keterlibatan jangka panjang. Untuk meningkatkan interaksi media sosial, diperlukan strategi jangka panjang dengan frekuensi posting yang teratur. Kalender konten, termasuk tema mingguan atau konten musiman, membantu menjaga kontinuitas sehingga audiens selalu menantikan postingan terbaru. Algoritma platform sosial pun cenderung menonjolkan akun yang aktif dan konsisten membagikan konten berkualitas.Kolaborasi dengan influencer atau akun lain yang relevan juga dapat meningkatkan interaksi media sosial. Kolaborasi membantu memperluas jangkauan konten dan menarik audiens baru yang relevan. Misalnya, live session bersama influencer atau challenge kolaboratif dapat memicu komentar, shares, dan engagement lainnya sehingga visibilitas brand meningkat secara nyata.Analisis performa konten juga sangat penting. Dengan memantau data engagement, Anda bisa mengetahui jenis konten yang paling efektif mendorong interaksi media sosial, kapan waktu posting terbaik, dan topik apa yang paling diminati audiens. Informasi ini membantu mengoptimalkan konten berikutnya sehingga setiap postingan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan interaksi maksimal.Tidak kalah penting, respons aktif terhadap audiens juga menjadi kunci. Membalas komentar, menyukai tanggapan audiens, atau membagikan konten pengikut yang relevan dapat membuat mereka merasa dihargai. Keterlibatan semacam ini mendorong audiens untuk lebih sering berinteraksi dengan konten Anda, sehingga interaksi media sosial meningkat secara signifikan dan berkelanjutan.meningkatkan interaksi media sosial bukan hanya soal membuat konten yang menarik, tetapi juga menggabungkan pemahaman audiens, kreativitas konten, pemanfaatan fitur interaktif, konsistensi, kolaborasi, analisis data, dan respons aktif terhadap pengikut. Dengan strategi yang tepat dan ide kreatif yang segar, setiap brand atau kreator konten memiliki peluang besar untuk memperkuat keterlibatan audiens, membangun komunitas yang loyal, dan mencapai tujuan pemasaran digital secara lebih efektif.

...