Cara Mudah Jaga Kebersihan Pori-Pori Wajah agar Terhindar dari Komedo

Additional Image

Waktu Posting : 29-08-2022 04:09 | Dibaca : 541x

Komedo memang masalah kulit yang cukup menyebalkan. Komedo ini membuat tampilan kulit wajah tampak kasar dan membuat pori-pori wajah semakin terlihat besar. Buat sahabat fimela yang sedang struggle dengan masalah kulit wajah yang satu ini dan bertanya-tanya bagaimana cara mengatasinya, jawabanya simpel, yaitu dengan cara menjaga kebersihan pori-pori wajahmu.

Menjaga kebersihan pori-pori wajah sama dengan mencegah munculnya komedo di wajah. Komedo muncul karena kotoran bercampur dengan minyak, keringat, dan juga sel-sel kulit mati di wajah yang menumpuk menjadi satu dan menyumbat pori-pori. Maka dari itu menjaga kebersihan pori-pori wajah merupakan cara efektif untuk mengatasi dan juga mencegah timbulnya komedo.

Nah, bagaimana sih cara untuk menjaga kebersihan pori-pori wajah agar terhindar dari komedo? Yuk cari jawabannya di bawah ini

1. Jangan terlalu sering menyentuh wajahmu

Kebiasaan sering menyentuh kulit wajah dengan tangan dapat menyebabkan munculnya komedo. Hal ini dikarenakan tangan yang kotor yang terdapat banyak kuman dan bakteri akan bercampur dengan minyak dan keringat yang ada di wajah akan menumpuk dan menyumbat pori-pori. Maka dari itu sebisa mungkin untuk tidak sering-sering menyentuh wajah ketika tangan kotor.

2. Double cleansing setiap hari.

Untuk menjaga kebersihan pori-pori wajah, double cleansing wajib banget kamu lakukan setiap hari. Double cleansing adalah metode membersihkan wajah sebanyak dua kali. Sebelum kamu menggunakan facial wash kamu bisa menggunakan cleansing oil, cleansing balm, milk cleanser, ataupun micellar water untuk membersihkan wajahmu.

Metode ini dilakukan agar debu, sisa makeup, minyak, dan keringat yang menempel di wajahmu dapat dibersihkan secara menyeluruh. Cara ini untuk mencegah agar debu, sisa makeup, minyak, dan keringat yang menempel di wajah tidak menyumbat pori-pori wajahmu dan menyebabkan timbulnya komedo.

3. Memakai Chemical Exfoliation

Kamu bisa memasukkan chemical exfoliation ke dalam rangkaian skincaremu. Kamu bisa menggunakan exfoliating toner atau exfoliating serum. Chemichal exfoliation ini biasanya mengandung AHA, BHA, atau PHA untuk mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di kulit wajah yang dapat menyebabkan pori-pori wajahmu tersumbat.

Pemakaian chemical exfoliation ini dilakukan tergantung pada jenis eksfoliator yang terkandung di dalamnya. Beberapa jenis eksfoliator jauh lebih keras dibanding jenis eksfoliator lainnya sehingga perlu menyesuaikan juga dengan kesensitifan dan kebutuhan kulitmu.

4. Melakukan deep cleansing dengan memakai clay mask

Agar pori-porimu tetap bersih kamu bisa melakukan deep cleansing dengan memakai clay mask. Deep cleansing dengan menggunakan clay mask ini dapat menyerap kotoran dan minyak yang ada diwajah hingga ke dalam pori-porimu yang menyebabkan munculnya komedo. Kamu bisa memakai clay mask sebanyak 1-2 kali seminggu tergantung kebutuhan kulitmu

Demkian empat cara menjaga kebersihan pori-pori wajahmu. Jangan malas untuk menjaga kebersihan pori-pori wajahmu agar wajahmu bebas komedo.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Makanan Sehat Yang Bikin Otak Encer

10-06-2014 14:41

Makin umur kita menua, makin tua juga badan serta makin menyusut daya otak kita. Terdapat banyak jenis makanan serta suplemen yang diakui bisa menambah konsentrasi, daya ingat serta melakukan perbaikan manfaat otak. Berikut inii contoh makanan yang baik untuk fungsi otak antara lain : Kafein Kafein bisa berikan daya, menambah kewaspadaan, menolong supaya lebih konsentrasi serta menambah konsentrasi. Kafein terdapat dalam kopi, coklat, energy drinks serta obat-obatan. Kafein juga menolong seorang terus terjaga ( kurangi kantuk) meskipun cuma berbentuk sesaat. Konsumsi kafein berlebihan bakal bikin gelisah. Gula (glukosa) Gula bisa menambah kewaspadaan. Gula jadi ‘bahan bahan’ untuk menggerakkan manfaat otak. Bukan hanya gula yang keseharian Anda pakai untuk menyeduh teh, namun glukosa. Glukosa dihasilkan dari sistem metabolisme gula serta karbohidrat yang Anda konsumsi. Tersebut mengapa satu gelas minuman manis bisa menolong daya ingat, sistem memikirkan serta mental (juga berbentuk sesaat).   Baca juga : Cara Menjaga Suara Agar Tetap Maksimal  Sarapan Suatu studi menyampaikan, seorang yang senantiasa sarapan seperlunya (terlebih untuk pelajar), bisa menambah daya ingat. Sarapan yang baik ialah kombinasi buah fresh, susu serta biji-bijian kaya serat (sereal). Sarapan dengan kalori tinggi malah bakal menghalangi konsentrasi serta bikin tubuh jadi lesu. Protein Konsumsi ikan yang kaya bakal omega 3 benar-benar baik untuk menambah daya kerja otak. Konsumsi omega 3 dapat juga turunkan kemungkinan terkena Alzheimer ( sukatia) serta stroke. Baiknya konsumsi ikan 2 kali (2 porsi) dalam satu minggu.   Baca juga : Makanan Pereda Asam Lambung yang Meningkat Kacang-kacanagan serta coklat Kacang serta biji-bijian kaya bakal vitamin E (antioksidan). Coklat pahit (dark cocholate) juga memiliki kandungan banyak antioksidan, yang memiliki kandungan stimulan alami seperti kafein. Baiknya konsumsi 1 ons coklat serta kacang-kacangan tiap-tiap harinya. Alpukat serta gandum Aliran darah menyokong manfaat kerja organ di semua badan, terlebih jantung serta otak. Dengan rajin konsumsi gandum serta alpukat (seperlunya) bisa kurangi kemungkinan terkena penyakit kardiovaskular, kurangi lemak jahat, kurangi penumpukan plak serta memperlancar aliran darah. Biji-bijian (umpamanya jagung – popcorn) serta gandum, juga memiliki kandungan banyak serat serta vitamin E. Alpukat yang memiliki kandungan lemak tidak jemu juga baik untuk aliran darah. Blueberries Bisa membuat perlindungan otak dari rusaknya disebabkan radikal bebas.

Featured Image
Penyebab Sariawan

09-07-2016 14:06

Sariawan ternyata bukan sesuatu yang terjadi secara kebetulan, pasti ada hal-hal yang menjadi penyebabnya misalnya : Sariawan bisa terjadi karena kekurangan nutrisi seperti Vitamin B 12, Vitamin C bisa menyebabkan sariawan dan zat besi. Secara umum sariawan juga dapat terjadi karena mulut yang tergigit bisa saja pada saat anda makan ataupun saat anda ngobrol. Atau bisa juga karena anda makan sambil ngobrol. Baca juga : Tips Mengatasi Flu atau Pilek Secara Alami Terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang panas / pedas misalnya makan keripik yang pedas, sayuran yang pedas, gorengan, sambal dsb. Selain itu, sariawan juga dapat disebabkan oleh penggunaan suatu produk kesehatan yang tidak cocok dengan kita, misalnya menggunakan pasta gigi yang tidak cocok atau mengkonsumsi suatu obat-obatan yang memang tidak cocok dengan mulut kita. Sariawan juga dapat disebabkan oleh kebersihan mulut yang tidak terjaga, misalnya jarang gosok gigi,jarang minum dsb. Apalagi selalu lupa membersihkan mulut ketika anda hendak akan tidur. Atau bisa jadi, penyebab sariawan anda adalah karena keadaan suhu disekitar anda atau ditempat anda tinggal sekarang. Baca juga : Cantik Dengan Kopi  Untuk mengetahui lebih detail tentang apa yang menjadi penyebab sariawan yang anda rasakan saat ini, anda bisa mengingat kembali hal apa saja yang anda lakukan seminggu yang lalu / pada hari-hari sebelumnya. Setelah penyebabnya ditemukan, sekarang kita lanjut ke langkah selanjutnya.

Featured Image
Pencegahan dan Pengobatan HIV/AIDS

28-04-2014 21:50

Pencegahan dan Pengobatan HIV/AIDS  - Respon internasional terhadap penyakit HIV/AIDS ini cukup besar yang dibuktikan dengan program penurunan penyakit seksual ini dalam bentuk program kesehatan WHO yaitu MDG’S 2015 (Millenium Development Government’s 2015). Program ini secara langsung ditujukan untuk mengurangi kesakitan serta kematian akibat penyakit HIV/AIDS. Selain itu, juga diberikan pengarahan terhadap orang – orang disekitar penderita untuk tidak menjauhi serta mengucilkan penderita penyakit HIV/AIDS karena penyakit ini tidak mampu menular hanya dengan sentuhan fisik biasa. Pengarahan yang dilakukan ini tentunya menjadi poin penting para petugas kesehatan untuk mampu memberitahukan kepada masyarakat tentang penyebab penyakit HIV/AIDS, cara penularan penyakit HIV/AIDS, pencegahan penyakit HIV/AIDS serta melakukan pengobatan penyakit HIV/AIDS. Selengkapnya mengenai penyakit HIV/AIDS ini mungkin dapat anda lihat dalam ulasan berikut ini, yaitu : Baca juga : Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak   Apa itu penyakit HIV/AIDS?        Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang terjadi akibat hubungan seksual yang tidak sehat. HIV merupakan jenis virus yang menyebabkan penyakit seksual satu ini. Sedangkan untuk penyakit yang diderita oleh kalangan ODHA( orang dengan HIV/AIDS) ini dinamakan dengan AIDS ( Acquired Immune deficiency Syndrome).  Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa HIV merupakan jenis virusnya sedangkan penyakit seksual ini dinamakan dengan AIDS. Mungkin kedua pengertian ini banyak disalah artikan oleh masyarakat sehingga dengan artikel ini anda dapat memahami dengan mudah mengenai kedua kata ini yang sebenarnya memiliki definisi yang berbeda. Apa penyebab penyakit seksual ini? Penyakit seksual yang mematikan serta tidak dapat disembuhkan ini disebabkan oleh beberapa perilaku yang tidak sehat. Diantara beberapa perilaku yang tidak sehat ini diantaranya yaitu sebagai berikut ini : 1.      Melakukan hubungan seksual yang berganti – ganti pasangan tanpa menggunakan alat pengaman seperti kondom. 2.      Melakukan hubungan seksual yang menyimpang melalui oral maupun anus. 3.      Melakukan injeksi jarum suntik secara bergantian. Hal ini sebenarnya banyak dialami para ODHA ( Orang Dengan HIV/AIDS ) yang melakukan konsumsi narkoba suntik. Oleh sebab itu, anda perlu berhati – hati terhadap penggunaan jarum suntik dengan memastikan terlebih dahulu sterilitas jarum suntik.  Bagaimana cara penularan penyakit ini? Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang biasa dikenal dengan penyakit menular seksual yang memiliki masa inkubasi paling lama. Masa inkubasi dalam rentang yang lama ini dikaitkan dengan sistem kerja virus yang memang menyerang sel CD4 yang berperan penting dalam ketahanan atau kekebalam tubuh individu, sehingga apabila virus ini sudah masuk dalam tubuh anda maka anda akan mudah terserang beberapa bibit penyakit lainnya. Untuk itu, anda perlu melakukan pencegahan penularan virus ini. Sebelum melakukan pencegahan penyakit HIV/AIDS maka anda perlu mengetahui terlebih dahulu cara penularan virus ini. HIV bisa menular melalui : Baca juga : Tips Mengatasi Asam Urat dengan Aman dan Nyaman   a.       Cairan seksual Dalam berhubungan intim sebaiknya anda tidak melakukannya dengan banyak orang karena kesehatan organ reproduksi seseorang itu tidak bisa dipastikan secara langsung.  Jika anda melakukan hubungan seksual dengan ODHA tanpa alat pengaman maka secara langsung cairan seksual tersebut menular pada anda. b.      Injeksi narkoba suntikan Cairan suntikan yang digunakan secara bergantian ini dapat menyebabkan terjadinya penyakit HIV/AIDS dikarenakan HIV bisa menular melalui darah sehingga ketika anda melakukan injeksi secara langsung dan bergantian maka tentunya anda akan berisiko untuk tertular penyakit satu ini. c.       Melalui cairan darah Cairan darah ODHA merupakan perantara yang pasti menyebabkan terjadi penyakit HIV/AIDS. Untuk itu, anda yang sedang ingin melakukan transfuse darah perlu berhati – hati dalam menggunakan darah orang lain tersebut. Bagaimanakah cara pencegahan penyakit HIV/AIDS? Untuk mencegah terjadinya angka kesakitan penyakit HIV/AIDS yang meningkat maka anda perlu melakukan beberapa langkah pencegahan diantaranya yaitu 1.      Pastikan anda dan pasangan anda hanya melakukan hubungan seksual dengan satu orang saja atau tidak berganti – ganti pasangan. 2.      Melakukan hubungan seksual yang wajar dengan menghindari seksual melalui oral maupun anus. 3.      Melakukan injeksi suntikan yang steril dan tidak berganti – ganti. 4.      Mendekatkan diri kepada sang khalik untuk mempertebal iman. 5.      Melakukan transfuse darah yang memang sudah di screening dari HIV. Bagaimana cara pengobatan penyakit HIV/AIDS? 1.      Dengan melakukan VCT atau tes HIV/AIDS secara dini 2.      Melakukan konsumsi ARV untuk mengembalikan efektivitas trombosit anda 3.      Melakukan hubungan seksual yang aman dengan memakai kondom 4.      Tidak melakukan injeksi suntikan secara bergantian dengan orang lain 5.      Melakukan pengobatan serta konsultasi tentang penyakit HIV/AIDS yang teratur dengan petugas kesehatan

...