Waktu Posting : 15-10-2014 01:03 | Dibaca : 2484x
Rumus untuk menghitung BMI (Body Mass Index)
BMI = Berat Badan / (Tinggi Badan * Tinggi Badan)
Berat badan anda adalah 51 kg dan Tinggi Badan anda adalah 1,59 (159 cm). Berapakah Indeks Massa Tubuh atau BMI anda ?
Baca juga : Kenali 4 Gejala Limfoma Berikut ini
|
BMI |
Status berat badan |
|
Dibawah 18,5 |
Kurang |
|
18,5 – 24,9 |
Normal |
|
25,5 – 29,5 |
Kelebihan |
|
30,0 dan lebih tinggi |
Obesitas |
25-05-2014 21:56
Aktivitas pasti akan lancar jika semua anggota tubuh kita sehat. Khususnya yang sifatnya menopang dan menyeimbangkan tubuh seperti kepala. Kepala merupakan bagian penting tubuh karena di sana terdapat otak yang merupakan penerjemah dari semua rangsangan yang diterima saraf. Otak juga yang menjadi pusat keimbangan dan pusat berpikir. Jadi, ketika kepala kita sakit otomatis kita tidak akan bisa berpikir dengan baik, dengan tenang, dan pekerjaan atau aktivitas pasti akan terganggu. Gangguan kesehatan yang sering menyerang bagian kepala adalah pusing. Mulai dari pusing sebelah atu yang dikenal dengan migraine, hingga pusing seluruh bagian yang membuat kita merasakan semua yang ada di sekitar berputar. Bukan hanya pening dan pusing saja, kita juga akan merasa tubuh tidak seimbang. Baca juga : Pengobatan Alternatif Penyakit Anemia Pusing seluruh bagian kepala tersebut biasa disebut dengan vertigo. Jika vertigo sudah datang, kita tidak dapat berdiri dengan baik lagi karena tubuh hilang keseimbangannya. Menurut orang tua jaman dulu, vertigo adalah penyakit pusing tujuh keliling. Mengenai hal tersebut, secara medis, vertigo merupakan penyakit yang menyerang tonusvestibular dan membuatnya hilang keseimbangan. Hal ini disebabkan karena kerusakan yang terjadi pada labirin serta saraf vestibular yang kemudian menyebabkan perifer hilang. Vertigo yang sakitnya luar biasa ini memang merupakan penyakit. Namun, vertigo juga bisa menjadi indikasi bagi gejala adanya penyakit lain. Kurang lebih, sepuluh jenis penyakit mempunyai gejala serangan berupa vertigo. Jadi, ketika vertigo menyerang sebaiknya segera tangani atau periksakan ke dokter, agar jika ada penyakit lain kita bisa tahu lebih dini dan segera melakukan pencegahannya. Untuk penyebab vertigo sendiri, penyakit ini bisa disebabkan karena beberapa faktor. Mulai dari ketergantungan obat-obatan yang sifatnya kimia, adanya kelainan atau gangguan pada bagian telinga, gangguan pada sistem sirkulasi, gangguan pada sistem neurologis, dan adanya pengaruh dari lingkungan. Beberapa ada juga yang disebabkan karena terlalu seringnya migraine dan dibiarkan serta diobati dengan obat yang tidak tepat, mabuk perjalanan, peradangan pada bagian leher, serta adanya bakteri yang menginfeksi bagian telinga yang menyebabkan oksigen ke otak kurang. Begitu vertigo menyerang, biasanya kita akan merasa diri ini seolah melayang tidak menapak di bumi. Tapi, kepala pusingnya bukan main, ditambah lagi dengan mual-mual sampai muntah. Wajah pun pucat berkeringat. Beri\diri akhirnya tidak tegak dan solusinya biasanya dengan tidur. Sebagai salah satu usaha untuk menghindari penyakit ini, ternyata bisa dilakukan dengan menghindari makanan penyebab vertigo tersebut. Makanan peyebab vertigo diantaranya goreng-gorengan, jeroan, makanan manis, penyedap rasa, MSG, telur, daging, seafood, makanan bersantan, petai, jengkol, durian, nangka, es, soda, serta minuman yang beralkohol. Baca juga : Mengenal Gejala Kanker Darah Pada Anak Pada dasarnya, makanan yang harus dihindari agar terhindar dari vertigo hampir sama dengan makanan penyebab penyakit lain yang terhitung berat. Jadi, cara terbaik untuk sehat memang kembali kepada kebiasaan dalam memilih makanan. Makanan yang sehat akan menghindarkan kita dari penyakit-penyakit yang berbahaya. Untuk itu, kita juga bisa mencegah vertigo dengan pencegahan atau pengobatan penyakit berat tersebut. Salah satu pengobatan yang sifatnya menyeluruh dan hampir untuk semua penyakit adalah obat herbal. Obat herbal yang penggunaannya kini dimasukkan ke dalam gaya hidup sehat mampu membuktikan kelayakannya. Obat herbal telah menempuh penelitian para ahli dan kandungannya telah dimanfaatkan. Berbagai macam vitamin hingga antioksidan yang penting bagi kesehatan tubuh telah terbukti terkandung dalam obat herbal tersebut. Hebatnya, obat herbal fungsinya tak hanya mengobati tapi juga menjadi pencegahan sejak dini. Sifat obat herbal dalam mengobati, sifatnya menyeluruh tapi tidak akan merusak bagian yang sehat. Bagian yang sehat tersebut justru dilindungi. Pengobatan dengan obat herbal lebih terjangkau dan tidak akan disertai rasa sakit. Demikian juga untuk efek samping, sampai saat ini tidak ditemukan efek samping obat herbal yang berbahaya terhadap penderitanya. Setelah sembuh, obat herbal tidak akan menjadikan pasien ketergantungan. Beberapa jenis herbal alami untuk obat ternyata didapatkan dari bahan yang awalnya tidak pernah diduga dan jarang dimanfaatkan sebagai obat, seperti mengkudu, kulit manggis, dan daun sirsak.
09-02-2021 14:01
Sering tidur tanpa menggunakan bantal? Hati-hati ya, karena secara medis ada sejumlah bahaya bila tidur tanpa menggunakan bantal. Tidur tanpa bantal bisa mengancam kesehatan. Karena tidur dengan menggunakan bantal merupakan cara beristirahat yang ideal serta disarankan oleh para medis. Hal tersebut dikatakan oleh Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan dan Bedah Kepala Leher, dr.Arina Ikasari Muhtadi Sp. THT-KI yang dikutip dari laman kompas.com. Lebih lanjut lagi menurutnya bahwa menggunakan bantal ketika tidur merupakan suatu keharusan karena bantal bisa memberikan efek yang positif pada tubuh manusia ketika terlelap. Tidur tanpa menggunakan bantal bisa menyebabkan bahaya terutama pada seseorang dengan kondisi tertentu.  Beberapa bahaya bila tidur tanpa menggunakan bantal di antaranya adalah : Sakit leher dan punggung Dilansir darilaman Medical News Today bahwa beberapa orang yang tidur tanpa menggunakan bantal dengan posisi telentang maupun menyamping bisa menyebabkan sakit leher dan punggung. hal tersbeut karena ada tekanan pada leher bila tidur tanpa bantal. Selain itu juga bisa mengganggu kualitas tidur dan memicu sakit tidak hanya pada leher tetapi juga pada punggung. Risiko terkena penyakit refluks Bantal mempunyai berbagai fungsi serta manfaat bagi tubuh dan kesehatan tubuh. Dan salah satu fungsi yang terpenting dari bantal yaitu bisa membantu meninggikan kepala ketika tidur dengan posisi minimal 30 derajat atau seukuran satu bantal. Dr Arina menyebutkan bila orang-orang yang memiliki kebiasaan tidur tanpa bantal jauh lebih berisiko terkena penyakit refluks atau penyakit asam lambung. Ini karena posisi kepala sejajar atau tidak lebih tinggi dari bagian badan ketika tidur. Berbahaya bagi penderita sakit jantung Bantal dianjurkan bagi orang-orang yang menderita sakit jantung atau yang pernah mengalaminya. Dan bahkan sebaiknya orang-orang yang pernah memiliki riwayat jantung sebaiknya menggunakan dua bantal agar jantung lebih mudah bekerja. Oleh karena itu tidur tanpa bantal bisa berbahaya pada kesehatan para penderita penyakit jantung karena membuat jantung bekerja ekstra.  Itulah beberapa bahaya yang bisa terjadi bila tidur tanpa menggunakan bantal sehingga sebaiknya bila anda tidur menggunakan bantal.Â
02-07-2014 07:17
Rambut ialah mahkota wanita yang bernilai. Beberapa wanita yang ikhlas keluarkan dana yang tak sedikit untuk menjaga rambut supaya terus sehat. Untuk Anda yang berkantong minim, ada kok jalan termurah untuk bikin rambut jadi sehat, tampak hitam serta bercahaya dengan beberapa cara alami. Walau dirawat dengan jalan tradisional, Anda tidak butuh menyangsikan hasilnya. Silakan dicoba beberapa cara alami yang bikin rambut jadi lebih hitam serta bercahaya di bawah ini : Minyak Kelapa Pijatlah kepala Anda dengan cara teratur dengan memakai minyak kelapa murni. Pijatlah kulit kepala Anda searah jarum jam dengan minyak kelapa. Minyak kelapa ini memiliki kandungan sitokinin yang disebut hormon perkembangan alami. Kerjakan sekurang-kurangnya satu minggu 2 x. Baca juga : Pewarna Rambut Penyebab Kanker, Benarkah? Daun Mint atau Daun Pudina Rebuslah berbagai daun mint serta biarlah ia dingin terlebih dulu. Bilaslah kepala Anda dengan rebusan daun mint tadi tiap-tiap habis keramas. Daun mint dapat jadikan pelembut rambut atau conditioner alami. Rambut Anda bakal tampak bercahaya dengan cara alami serta terlepas dari ketombe. Daun Teh Rebusan daun teh bakal bikin rambut Anda yang mulai beruban kembali hitam alami. Kerjakan 3 kali satu minggu serta katakan selamat tinggal pada uban. Lidah Buaya Memijat kepala dengan juice lidah buaya bakal menolong menangani rambut Anda yang rontok. Memberikan daun saga pada juice lidah buaya bakal bikin rambut Anda hitam bercahaya dengan cara alami. Baca juga : Cara Mudah untuk Hidup Sehat dan Lebih Lama Putih Telur Pijatlah kulit kepala Anda sebelum saat keramas, putih telur mempunyai kandungan protein yang baik untuk rambut Anda. Santan Santan dapat jadikan masker buat rambut Anda. Campur 1 buah alpukat, 1/2 gelas santan serta 3 sendok teh minyak zaitun. Hangatkanlah dalam microwave selama sekitar 20 detik setelah ketiga bahan tadi dicampur dengan merata.. Kemudian masker dari dalam microwave dikeluarkan serta tempelkan segera pada kulit kepala.Setelah itu, kepala Anda pun dipijat-pijat. Diamkan selama 30 menit serta lalu keramas sampai bersih. Minyak Kemiri Siapkan 250 gr kemiri serta rumbuk halus. Jalan membuatnya, panaskan air sejumlah 1 gelas, masukkan kemiri, aduk-aduk sampai mendidih serta keluar minyaknya. Dinginkan lalu saring. Panaskan kembali air saringan tadi sampai mengental. Angkat serta dinginkan. Masukkan ke dalam wadah supaya Anda dapat memakainya kapanpun Anda perlukan. Minyak Zaitun serta Madu Kombinasi madu serta minyak zaitun semasing 1 sendok makan. Pakai pada rambut yang telah dibasuh. Diamkan selama 10 menit lalu bersihkan dengan shampoo sampai bersih. Kerjakan perawatan ini satu minggu 2 kali untuk memperoleh rambut hitam alami.