Waktu Posting : 23-02-2016 06:17 | Dibaca : 3408x
Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, selain sebagai pelindung tubuh pakaian juga dapat mempercantik penampilan pemakainya. Pakaian meliputi baju (sebagai atasan) dan celana (sebagai bawahan). Celana merupakan salah satu jenis pakaian yang berfungsi menutup pinggang sampai mata kaki atau hanya menutup hingga lutut atau paha.
Seiring perkembangan zaman, dunia fashion pun juga mengalami perkembangan. Banyak model pakaian bermunculan, perkembangan model pun mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Munculnya beragam model tersebut menjadi salah satu usaha yang dilakukan oleh para desainer dalam memberikan penampilan yang semakin menarik untuk masyarakat. Beberapa pakaian pun kemudian menjadi trend dan digandrungi oleh sebagian besar masyarakat, salah satunya adalah celana ketat (legging) atau pun jins ketat.
Baca juga : Apakah LGBT Itu Penyakit atau Bukan?
Celana ketat (legging) adalah celana yang di desain sesuai bentuk tubuh pemakainya atau disebut dengan press body. Beberapa wanita beranggapan bahwa menggunakan celana ketat jauh lebih nyaman dibandingkan memakai rok. Bukan hanya wanita ternyata model celana ketat juga digandrungi oleh kaum lelaki. Akan tetapi, jika dilihat dengan jeli penggunaan celana ketat terutama yang berbahan jins, sebenarnya justru mempersulit penggunanya dalam mengenakan serta melepasnya. Selain itu, ternyata celana ketat juga memiliki bahaya lain bagi kesehatan. Apa saja bahayanya, mari kita simak penjelasannya di bawah ini.
Bahaya Menggunakan Celana Ketat (Legging)
Sirkulasi darah tidak lancar dan menimbulkan penyumbatan. Menggunakan celana ketat (legging) dapat menimbulkan sirkulasi darah jadi terhambat dan terjadi penyumbatan. Hal tersebut karena pembuluh darah kuhususnya di bagian selangkangan, paha serta organ disekitarnya mengalami penekanan. Sirkulasi yang terhambat pada bagian kaki tersebut biasanya disebut dengan varises. Akibat yang ditimbulkan antara lain, darah yang membeku serta dapat menimbulkan pembengkakan.
Menjadi pemicu terjadinya kemandulan. Pada wanita, penggunaan celana ketat (legging) dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan gangguan reproduksi hingga mengalami kemandulan. Hal tersebut dapat terjadi karena tumbuhnya jamur di sekitar organ intim atau organ reproduksi yang kemudian berpengaruh pada prooduktivitas sel telur yang menyebabkan terjadinya kemandulan. Bukan hanya itu saja, pada beberapa kasus juga terjadi gatal-gatal, flek serta keputihan, hingga terjadi iritasi pada area vagina.
Mengalami masalah pada saraf. Penggunaan celana ketat dalam jangka waktu yang lama atau panjang, akan menyebabkan penyakit neuritis. Penyakit neuritis tersebut berasal dari saraf pada bagian paha luar atau disebut dengan sindrom Bernhardt, tidak jarang pemakai celana ketat juga mengalami nyeri hingga kesemutan bahkan mati rasa. Beberapa ahli di bidang kesehatan telah berulang kali memberikan peringatan khususnya pada wanita mengenai bahaya pemakaian celana ketat. Karena wanita jauh lebih rentan mengalami gangguan saraf. Akan tetapi, jika peringatan tersebut diabaikan, maka hal buruk yang mungkin terjadi adalah deformasi kerusakan saraf dan tubuh.
Merusak kulit. Menggunakan celana ketat yang press body tentu akan menyebabkan kulit pemakainya jadi lebih sering bergesekan dengan celana yang digunakan. Hal tersebut membuat kulit akan mengalami masalah kerusakan hingga masalah serius seperti infeksi kulit dan muncul ruam-ruam pada kulit. Biasanya infeksi tersebut muncul di sekitar paha, apalagi jika bahan celana terbuat dari bahan yang kasar.
Infeksi saluran kemih. Diungkapkan oleh dr. Hilarry Jones dari TENA Brand Ambassador bahwa menggunakan celana ketat dalam jangka panjang akan menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika hal tersebut terjadi, maka kandung kemih menjadi terlalu aktif atau mengalami kelemaham. Pada pria, banyak kasus yang terjadi seperti testis yang rentan terkilir.
Menimbulkan iritasi dan jamur. Penggunaan celana ketat, khususnya di Indonesia yang memiliki iklim tropis akan menimbulkan iritasi, menyebabkan kelembaban, dan muncul jamur. Keringat yang terlalu banyak tersebut menjadikan jamur lebih mudah berkembang. Hal yang biasanya akan terjadi adalah gatal-gatal pada kulit. Jamur yang biasanya muncul diantaranya, jamur kurap dengan gejala gatal serta muncul benjolan merah, jamur kandida dengan gejala gatal dan basah, serta jamur panu dengan gejala timbul bercak berwarna putih dan coklat.
Meninggalkan bekas hitam. Pada awalnya mungkin pengguna celana ketat akan merasakan radang ringan. Akan tetapi, jika proses tersebut terjadi dalam jangka waktu lama, maka akan muncul bercak hitam di daerah pangkal paha. Bercak hitam tersebut akan hilang dengan sendirinya jika telah berhenti memakai celana ketat. Namun bekas hitam tersebut tidak akan mudah dihilangkan, memerlukan waktu yang cukup lama.
Menurunkan produksi sperma. Untuk para pria, menggunakan celana ketat dalam jangka waktu yang panjang berakibat pada produksi sperma. Produksi sperma akan menurun, seharusnya produksi sperma pada saat-saat normal adalah sekitar 60 juta per mililiter, karena menggunakan celana ketat sehingga menurunkan produksi sperma menjadi kurang lebih 20 juta per mililiter (jika menggunakan celana ketat secara rutin dan lama).
Menyebabkan penyakit paresthesia. Penyakit Paresthesia merupakan penyakit yang menyebabkan penderitanya merasa kesemutan dan merasa kepanasan hingga seperti merasa terbakar. Hal tersebut karena aliran darah yang tidak lancar sebagai salah satu akibat buruk dari penggunaan celana ketat. Penyakit ini biasanya menyerang bagian pinggul dan paha.
Mengganggu kerja usus. Menurut seorang internis yang berasal dari Stamford Connecticut dr. Octaviano Bessa, mengungkapkan penggunaan celana ketat dapat mengganggu atau menimbulkan hambatan pada mobilitas usus. Hal tersebut menimbulkan rasa sakit pada bagian perut setelah dua hingga tiga jam setelah makan serta merasakan rasa tidak nyaman.
Sesak nafas. Ternyata pemakaian celana ketat juga dapat menimbulkan sesak nafas, hal tersebut karena sirkulasi darah yang terhambat atau tidak berjalan lancar. Akibat paling parah dari sesak nafas ialah mengalami pingsan atau tidak sadarkan diri.
Menyusahkan diri sendiri. Hal tersebut karena memakai dan melepas celana ketat sangat menyusahkan penggunanya. Berkeringat pada bagian paha dan sekitarnya dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada pemakainya, serta menimbulkan beberapa penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas.
Bahaya Menggunakan Jins Ketat
Menurut ahli bedah Keren Boylem dari Greator Bltimore Medical Center (USA), penggunaan jins ketat dapat memicu penyakit meralgia paresthetica. Penyakit tersebut merupakan suatu kondisi dimana sesuatu (dalam hal ini celana jins ketat) mermas saraf yang melewati paha luar serta mengakibatkan rasa terbakar, kesemutan dan mati rasa. Pemakaian jins ketat tersebut diyakini oleh ahli bedah dapat menimbulkan tekanan yang konstan pada saraf. Hal tersebut disebut dengan sindrom kesemutan paha. Pada wanita penyakit tersebut lebih rentan. Pengguna celana jins ketat akan mengalami rasa geli yang tidak biasa, yang diarasakan turun naik pada sepanjang paha. Semua itu merupakan gejala kerusakan pada saraf. Tekanan pada saraf secara intens dan berulang dapat mengakibatkan kerusakan saraf permanen.
Beberapa akibat di atas dapat disimpulkan bahwa pemakaian celana ketat (legging) maupun jins ketat dapat terjadi pada pria dan wanita.
Setelah mengetahui beberapa akibat yang ditimbulkan karena pemakaian celana ketat (legging) atau pun celana jins ketat, apakah Anda masih ingin terus menggunakannya?
Celana ketat (legging) maupun jins ketat memang salah satu jenis pakaian bagian bawah yang sedang trend serta digandrungi banyak orang. Akan tetapi, kita harus tetap memperhatikan keamanan serata kenyamanannya. Jadi, sebaiknya pilihlah pakaian yang tetap mengutamakan kenyamanan, keamanan, serta kesehatan.
02-10-2017 19:28
Jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang sering timbul dan sangat mengganggu penampilan. Biasanya jerawat akan sangat mudah muncul di bagian wajah karena wajah sangat rentan terkena debu dan sangat sensitif pada jerawat. Terlebih setiap hari pastinya menggunakan make up yang semakin membuat wajah mudah timbul jerawat. Namun yang perlu diketahui, jerawat ternyata bisa timbul bukan hanya di wajah namun pada bagian tubuh lainnya seperti punggung dan kepala. Dalam hal ini membersihkan jerawat yang timbul dibagian tubuh tertentu perlu perawatan khusus yaitu dengan menggunakan sabun jerawat punggung maupun sabun jerawat kepala . Jangan sembarangan dalam memilih sabun jerawat punggung maupun sabun jerawat kepala , pilihlah sabun jerawat yang bagus dan tepat sesuai dengan jenis kulit. Produk yang tepat untuk membasmi jerawat yaitu sabun jerawat punggung yang terbuat dari bahan alami seperti sabun madu. Sabun jerawat yang terbuat dari madu akan sangat ampuh mengusir jerawat di bagian tubuh manapun serta tidak menimbulkan efek samping pada kulit. Sabun jerawat juga memiliki manfaat lain seperti : 1. Dapat membunuh kuman pada kulit 2. Mampu melembapkan kulit 3. Mambuat wajah menjadi lebih halus 4. Membantu menghilangkan jerawat 5. Mengencangkan kulit wajah dan leher 6. Mampu mengecilkan pori-pori wajah 7. Mencegah jerawat muncul lagi Kulit yang berjerawat harus mendapatkan perhatian khusus dan cara perawatannya pun beda dengan jenis kulit lainnya. Jangan sampai salah pilih produk yang justru akan semakin memperparah jerawat yang ada pada wajah maupun bagian kulit lainnya.
07-04-2016 17:11
3 Cara Mencegah Defisiensi Sel Darah Merah Sejak Usia Dini - Defisiensi sel darah merah yang sehat bisa mengakibatkan tubuh alami anemia. Keadaan ini bisa menghalangi konsumsi oksigen ke semua tubuh serta pembuangan karbondioksida dari dalam sel paru-paru. Didalam tubuh, sel darah merah di produksi dengan teratur, tepatnya didalam sumsum tulang. Sel darah merah mengandung protein yang kaya zat besi. Protein ini dikatakan hemoglobin. Protein berikut yang menyajikan warna merah pada darah. Produksi sel darah merah yang kurang, rusaknya beberapa sel darah merah dalam tingkat yang tinggi, serta kehilangan darah bisa mengakibatkan anemia. Saat tubuh Anda tak menghasilkan sel darah merah dalam jumlah yang cukup, ada dua peluang pemicunya. Pertama, Anda sudah mewarisi keadaan tubuh yang produksi sel darah merahnya kurang dari gen orangtua hingga mulai sejak lahir tubuh Anda berkemungkinan menghasilkan sel darah merah dalam jumlah yang kurang. Keadaan ini diberi nama anemia yang ‘diwariskan’ (inherited). Anemia bakal menimbulkan keadaan gampang capek, cepat capek, lemahnya system kekebalan tubuh, sakit kepala, pusing, sesak napas, serta wajah pucat. Supaya tubuh tak alami defisiensi sel darah merah, Anda dianjurkan mencukupi konsumsi beberapa zat di bawah ini. Zat besi Zat besi ialah sisi utama dari hemoglobin. Kecuali sel darah, kuku, rambut, serta kulit pula memerlukan zat besi untuk melindungi kualitas kesehatan sel-selnya. Tersebut keperluan zat besi yang perlu Anda cermati : Wanita berumur 19-50 th. : 18 mg /hari, terutama saat saat menstruasi. Pria dengan umur 19-50 th. : 8 mg /hari. Anak-anak umur 9-13 th. : 8 mg /hari. Anak-anak umur 4-8 th. : 10 mg /hari. Bayi serta anak umur 1-3 th. : 7 mg /hari. Sumber-sumber konsumsi zat besi dapat diperoleh dari mengkonsumsi kerang, tiram, hati ayam, daging sapi, daging ayam, tuna, salmon, bayam, serta kacang-kacangan. Vitamin B12 Defisiensi vitamin B12 bisa mengakibatkan tubuh alami kekurangan darah yang selanjutnya bakal mengakibatkan terjadinya anemia. Kecuali bertindak dalam pembentukan sel darah merah, vitamin B12 dibutuhkan untuk perubahan saraf serta otak. Keperluan bakal vitamin B12 ialah 1-25 mcg /hari, bergantung pada umur. Bayi 0-6 bln. perlu 0, 4 mcg zat besi. Bayi umur 7-12 bln. perlu 0, 5 mcg zat besi. Anak-anak umur 1-3 tahunbutuh 0, 9 mcg zat besi. Anak-anak umur 4-8 th. perlu 1, 2 mcg zat besi. Anak-anak umur 9-13 years perlu 1, 8 mcg zat besi. Anak-anak diatas umur itu serta orang dewasa perlu 2, 4 mcg zat besi. Wanita hamil perlu 2, 6 mcgzat besi. Ibu menyusui perlu 2, 8 mcg zat besi. Anda dapat mencukupi keperluan konsumsi vitamin B12 dari sumbernya, yakni ikan, daging, serta buatan olahan susu, seperti keju serta yoghurt. Folat/Asam folat Folat atau asam folat ialah vitamin B yang bertindak dalam perkembangan serta metabolisme sel. Folat ialah vitamin B dengan cara alami yang ada didalam makanan. Sedang asam folat semacam vitamin B sintetis (buatan) diperoleh dari menambahkan kedalam makanan atau semacam suplemen. Defisiensi folat bisa terkena oleh pasien masalah ginjal, masalah hati, atau masalah system pencernaan. Perlakuan defisiensi folat ialah diberikan asam folat berbarengan dengan vitamin B12. Keperluan konsumsi bakal folat/asam folat berdasar pada umur, yakni : Bayi umur 0-6 bln. 65 mcg/hari. Bayi umur 7-12 bln. 80 mcg/hari. Anak-anak umur 1-3 th. 150 mcg/hari. Anak-anak umur 4-8 th. 200 mcg/hari. Anak-anak umur 9-13 th. 300 mcg/hari. Umur 14 th. ke atas 400 mcg/hari. Wanita hamil 600 mcg/hari. Ibu menyusui 500 mcg/hari Kecuali dengan suplemen, folat bisa diperoleh dari konsumsi brokoli, bayam, roti, jus buah, sereal, kacang-kacangan, melon, pisang, serta lemon. Yakinkan tubuh Anda memperoleh konsumsi yang mendukung produksi sel darah merah yang cukup supaya Anda tetaplah sehat serta bisa lakukan kegiatan tiap hari dengan baik.
14-07-2014 19:27
Seseorang mahasiswa dirawat dengan kekurangan serta kram otot sesudah bermain futsal kurun waktu lama yg membuatnya keluarkan banyak keringat. Dia pula cuma minum air mineral waktu bermain. Awal mulanya dokter yang menjaga mengira dia menanggung derita GBS satu reaksi autoimun pasca-infeksi virus dengan gejala kelumpuhan tungkai bawah. Tetapi kontrol elektrolitnya tunjukkan kandungan kalium dibawah nilai normal (hipokalemia). Seberapa utamakah kalium? Menurut Dr. Samuel Oetoro, Sp. GK, MS, kalium atau potasium amat utama untuk sistem saraf serta kontraksi otot. Kalium pula digunakan oleh sistem saraf otonom (SSO), yang disebut ingindali detak jantung, manfaat otak, serta proses fisiologi utama yang lain. Kalium ditemukan di nyaris semua badan dalam wujud elektrolit serta terdapat banyak pada saluran pencernaan. Beberapa besar kalium itu ada didalam sel, beberapa lagi ada diluar sel. Mineral ini bakal beralih dengan teratur dari serta keluar sel, bergantung keperluan badan. Baca juga : Ingin Sehat, Kurangi Konsumsi Garam Sumber Kalium Dari makanan yang setiap hari kitam makan, maka kalium ini cukup gampang kita peroleh. Kalium banyak didapatkan pada kacang-kacangan, jeruk, susu, pisang, daging, kentang, tomat, alpukat, serta bayam. Tetapi tiga tipe makanan yg kandungan kaliumnya paling tinggi ialah mollases, seaweed serta kurma (dates). Sedang air kelapa nyatanya semakin banyak memiliki kandungan kalium dari pada natrium. Untuk bikin keseimbangan kalium serta natrium, kita bisa membubuhkan sejumput garam ke dalam air kelapa yang kita minum (isi air kelapa dalam sebutir kelapa muda sekitar 400 cc atau 2 gelas belimbing yang memiliki kandungan sekitar 400 mg kalium). Dalam situasi normal, organ ginjal bertindak sesuaikan pada konsumsi serta jumlah kalium yang dibuang badan. Beberapa besar kalium dibuang lewat urin, meskipun ada pula yang keluar berbarengan tinja. Gampang lelah Hipokalemia ringan umumnya tak mengakibatkan gejala sekalipun. Keadaan yang lebih berat bisa menyebabkan kekurangan manfaat otot serta badan gampang capek. Kekurangan otot umumnya berlangsung pada otot kaki serta tangan, namun terkadang pula tentang otot mata, otot pernapasan, serta otot untuk menelan. Ke-2 situasi paling akhir ini bisa menyebabkan fatal. Keadaan lemah otot ini dihadapi mereka yang kerap kram di kaki bila terlampau banyak melakukan aktivitas. Juga seseorang pasien sempat hingga lumpuh krn kekurangan kalium. Oleh dokter pasien hipokalemia ringan dianjurkan banyak makan pisang, atau minum juice jeruk serta air kelapa. Pada keadaan hipokalemia kronis, sistem saraf pula alami masalah dalam mengantarkan rangsangan. Yang lebih kronis, walau tidak sering berlangsung, hipokalemia bisa mengakibatkan persoalan serius seperti detak jantung tidak teratur sampai berhentinya detak jantung. Berbagai riset mengatakan, orang yang kekurangan kalium lebih berisiko terserang penyakit hipertensi, yang disebut aspek penyebab penyakit jantung serta stroke. Kurang konsumsi kalium gampang digantikan dengan konsumsi makanan sumber kalium atau garam kalium (kalium klorida) dengan jalan ditelan (oral). Pengobatan oral ini lebih gampang, namun lantaran kalium bisa menghematasi saluran pencernaan, cuma diberikan dalam dosis kecil. Pemberian 40-60 mEq bisa menambah kandungan kalium sebesar 1-1, 5 mEq/L, sedang 135-160 mEq bisa menambah kalium 2, 5-3, 5 mEq/L. Pada hipokalemia berat, kalium dapat diberikan dengan cara intravena. Hal semacam ini mesti dikerjakan dengan amat hati-hati serta cuma dirumah sakit, untuk hindari kenaikan kandungan kalium yang terlampau tinggi. Konsentrasi kalium dalam darah orang dengan hipokalemia berat ini harus di check lagi dengan cara periodik. Apabila keadaan membaik, tipe pengobatan bisa dirubah. Baca juga : Rahasia di Balik Warna Buah dan Sayuran Pemakaian pencahar Diterangkan Dr. Samuel, kandungan kalium dalam darah orang normal 3, 5-5 mEq/liter. Apabila kurang dari itu disebut kekurangan kalium atau di kenal dengan arti hipokalemia. Biasanya orang tidak sering kekurangan kalium. Perhatian spesial pada atlet yang memerlukan konsumsi kalium semakin banyak lantaran banyak keluarkan keringat. Pemakai obat pencahar pula perlu konsumsi kalium lebih untuk menukar kalium yang hilang melalui kotoran. Begitupun pengguna obat diuretik seperti HCT atau furosemid yang menyebabkan kehilangan kalium berbarengan penambahan jumlah air seni. Pasien diabetes serta tidak berhasil ginjal Sebaliknya, orang yang memiliki penyakit diabetes serta tidak berhasil ginjal dianjurkan tak mengonsumsi kalium terlampau banyak. Ini lantaran badan mereka tak bisa lagi dengan cara normal memetabolisme mineral ini. Ginjal yang normal bisa menahan kalium dengan baik. Bila konsentrasi kalium darah terlampau rendah, umumnya lantaran ginjal tak berperan normal atau terlampau banyak kalium yang hilang lewat saluran pencernaan disebabkan diare, muntah, pemakaian obat pencahar kurun waktu lama, atau polip di usus besar. Pada tidak berhasil ginjal dapat berlangsung kenaikan kandungan kalium bila tubulus tak dapat buang kelebihannya ke dalam air seni. Obat-obatan seperti insulin serta obat asma tipe albuterol, terbutalin, serta teofilin dapat menambah perpindahan kalium ke dalam sel serta menyebabkan hipokalemia. Tetapi, penggunaan obat-obatan ini tidak sering jadi pemicu tunggal terjadinya hipokalemia.