Waktu Posting : 01-09-2014 01:26 | Dibaca : 2930x
12-05-2026 07:19
Kasus tragis dua asisten rumah tangga (ART) atau PRT yang nekat melompat dari lantai 4 sebuah indekos di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali menghebohkan publik. Salah satu korban meninggal dunia, sementara yang lain mengalami patah tulang.Adriel Viari Purba, seorang pengacara sekaligus content creator yang juga merupakan calon legislatif (caleg) gagal dari Partai Gerindra untuk DPRD Kota Tangerang Selatan pada Pemilu 2024, kini terseret sebagai tersangka utama dalam kasus ini. Ia dituding sebagai majikan yang melakukan penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi terhadap kedua ART tersebut, sehingga mereka nekat kabur dengan cara melompat dari lantai tinggi.Menurut informasi yang beredar, kedua ART berinisial R (30) dan D (15-18) melompat pada 22 April 2026 malam. Mereka diduga tidak tahan lagi dengan siksaan dan tekanan dari majikan. Satu korban tewas di tempat, sedangkan korban lainnya selamat namun mengalami luka serius berupa patah tulang.Polisi telah menetapkan tiga tersangka, termasuk Adriel Viari Purba sebagai majikan utama yang mempekerjakan salah satu korban sejak November 2025. Dua tersangka lainnya berperan sebagai perekrut. Adriel Viari Purba resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan pada awal Mei 2026 atas dugaan kekerasan, penyekapan, serta perlakuan tidak manusiawi terhadap pekerja rumah tangga. Polisi juga mendalami dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan eksploitasi anak di bawah umur.Di media sosial, tudingan terhadap Adriel Viari Purba sebagai majikan kejam terus bergaung keras. Netizen mengecam perlakuan sadis yang diduga dilakukan, hingga membuat kedua ART memilih melompat demi melarikan diri. Kasus ini semakin menyita perhatian karena latar belakang Adriel sebagai mantan caleg Gerindra yang gagal di Pilleg 2024.Kasus ini menjadi pengingat keras bagi masyarakat tentang pentingnya perlindungan hak pekerja rumah tangga dan sanksi tegas bagi pelaku kekerasan, terlepas dari status sosial atau latar belakang pelaku.Polisi terus mendalami kasus ini. Perkembangan terbaru akan terus dipantau. Semoga keadilan segera ditegakkan bagi para korban.
11-06-2014 10:42
Kenali Penyebab Maag Akut - Bila Anda sempat menderita nyeri perut yang sering dibarengi mulas, mual juga rasa kembung, Anda barangkali menanggung derita sakit maag. Sakit maag sering diidentikkan semacam keadaan yang berlangsung dikarenakan seorang terlambat makan, namun keadaan ini sesungguhnya tambah lebih kompleks dari pada sebatas ‘akibat telat makan. ’ Rasa nyeri serta sakit yang Anda rasakan sesungguhnya merupakan reaksi peradangan yang berlangsung saat dinding lambung alami kontak dengan satu zat atau mikroorganisme yang menyebabkan reaksi mencolok, bukan hanya produksi asam lambung terlalu berlebih. Bila Anda tak sempat merasakan maag pada mulanya, tetapi mendadak gejalanya terasakan, barangkali Anda menanggung derita maag akut. Sesuai akan namanya, maag ini dapat berlangsung pada orang yang tak mempunyai kisah penyakit maag pada mulanya, serta dapat disebabkan oleh beragam jenis hal dimulai dari rutinitas konsumsi makanan yang merangsang asam lambung, obat-obatan khusus yang menyebabkan reaksi lambung, sampai rutinitas makan yang tak teratur. Efeknya tidak cuma rasa tak nyaman, tetapi juga terganggunya kegiatan keseharian Anda disebabkan keadaan yang sesungguhnya dapat dihindari. Baca juga : Ini Dia Manfaat Tertawa Bagi Kesehatan Tanda-tanda Kembung serta Mual Bila Anda pikir bahwasanya maag akut cuma dikarenakan oleh terlambat makan, Anda salah. Rutinitas kerap terlambat makan memanglah terhitung satu diantara rutinitas yang dapat mengakibatkan atau jadi parahnya maag lantaran merangsang produksi asam lambung berlebihan yang dapat menyebabkan rasa nyeri. Walau demikian, terdapat beberapa pemicu lain penyakit maag yang barangkali saja tak Anda sadari. Beberapa pemicu sakit maag ini terlebih mengakibatkan katup yang ada diantara kerongkongan serta lambung Anda kendor, terdorong ke atas, serta mendorong gas dan sedikit asam lambung naik. Mengakibatkan sama : rasa nyeri, kembung serta mual. Beberapa pemicu penyebab serangan maag ialah seperti berikut : Kopi serta Kafein Terlampau banyak minum kopi atau minuman berkafein lain, di mana kafein mempunyai efek mengendurkan katup lambung serta kerongkongan hingga gas dan asam lambung lebih gampang tertekan naik. Hal yang sama pula berlaku untuk minuman yang mengandung alkohol, dan nikotin, yang memanglah mempunyai kandungan yang dapat memperlemah katup itu. Makanan Gorengan Terlampau banyak makan makanan yang serba digoreng atau banyak lemaknya. Hal semacam ini lantaran makanan berlemak susah diolah hingga bakal diam lebih lama didalam lambung. Hal semacam ini lalu beresiko pada melemahnya katup lambung serta kerongkongan disebabkan desakan dan gas dari dalam lambung, yang lalu menekan gas serta asam lambung naik. Baca juga : Diet Sehat untuk Penderita Hipertensi Makan Berlebihan Makan terlampau banyak atau segera makan banyak sesudah perut kosong lama. Hal semacam ini bisa menyebabkan desakan pada lambung serta menyebabkan produksi asam lambung dengan cara berlebihan yang pada akhirnya bisa menyebabkan rasa mual serta nyeri. Ada baiknya makan sedikit-sedikit, namun frekuensinya lebih sering sedikit. Obat Pereda Nyeri Obat pereda nyeri umumnya bisa mengakibatkan iritasi lambung. Konsumsi beberapa macam obat-obatan seperti antibiotik atau obat anti radang dapat juga menyebabkan terjadinya reaksi peradangan didalam lambung atau produksi asam lambung berlebihan. Bila Anda merasakannya sesudah konsumsi obat khusus, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk minta obat alternatif. Dengan tahu pemicunya, Anda dapat lebih gampang menjauhkan diri dari beragam kemungkinan diserang maag akut, jadi tidak cuma lantaran masalah " terlambat makan ".
07-09-2014 23:46
Kanker serviks, atau yang dikenal juga dengan kanker mulut atau leher rahim, adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. WHO pun mencatat bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker penyebab kematian teratas pada wanita. Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal pada leher rahim tumbuh dan menyebar tanpa terkontrol. Serviks adalah bagian bawah rahim (leher rahim) yang membuka dan terhubung ke kemaluan wanita. Penyebab Kanker Serviks Umumnya–lebih dari 99,5%–kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV. Virus ini sangat mudah menyebar, baik melalui sentuhan, perpindahan cairan, atau menyentuh tempat yang telah terjangkit dengan virus ini. Namun yang paling umum adalah ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki virus HPV. Ada banyak jenis virus HPV, dan tidak semuanya menyebabkan kanker serviks. Kebanyakan orang dewasa telah atau pernah terinfeksi virus HPV, namun infeksi virus ini bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi terkadang infeksi virus ini bisa menyebabkan kutil pada daerah kelamin atau menyebabkan terjadinya ke kanker serviks. Baca juga : Kantung Mata, Penyebab dan Cara Mengatasinya Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini sering tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker umumnya tidak menunjukkan gejala apapun. Itulah mengapa sangat penting bagi wanita melakukan tes PAP smear secara reguler untuk mendeteksi ketidaknormalan pada leher rahim sebelum mereka berubah menjadi kanker. Pada tes ini berlangsung, dokter akan mengorek sampel kecil dari sel-sel di permukaan leher rahim untuk melihat perubahan sel. Jika tes PAP menunjukkan perubahan yang abnormal, dokter akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan tersebut berupa kanker atau dapat menyebabkan kanker di leher rahim. Gejala Kanker Serviks Perubahan abnormal pada sel serviks jarang menimbulkan gejala. Jika perubahan tersebut berkembang menjadi kanker, gejala yang timbul bisa berupa: Pendarahan tak normal pada vagina, misalnya di antara periode menstruasi, setelah berhubungan intim, atau setelah menopause. Merasa sakit ketika berhubungan intim atau ketika buang air kecil. Nyeri di perut bagian bawah atau panggul. Keputihan yang tidak normal, misalnya berlebih atau bercampur darah. Perubahan signifikan yang tak dapat dijelaskan pada siklus menstruasi. Pada tahapan yang lebih lanjut, gejala yang mungkin timbul antara lain: Anemia karena pendarahan berlebih pada kemaluan. Sakit berkelanjutan pada panggul, punggung dan juga kaki. Masalah urinasi/buang air kecil. Berat badan turun drastis. Baca juga : 10 Kebiasaan Yang Bisa Turunkan Berat Badan Melakukan screening dan tes sejak dini sangat berperan untuk mencegah kanker serviks. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi kasus kanker serviks yang invasif, yaitu sebesar 50% atau lebih. Penanganan Kanker Serviks Perawatan dan penanganan kanker serviks meliputi operasi pada kanker serviks stadium awal, dan kemoterapi serta radioterapi pada stadium yang lebih lanjut. Tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang, penderita mungkin akan satu atau lebih penanganan (kombinasi). Jika dilakukan hysterectomy (operasi pengangkatan rahim) pada penderita, maka penderita tak bisa lagi memiliki anak. Namun hysterectomy tidak selalu dibutuhkan, khususnya jika kanker ditemukan masih pada tahap sangat awal.