Amankan Lambung Dengan Cara Memilih Kopi Yang Tepat

Additional Image

Waktu Posting : 03-10-2014 17:41 | Dibaca : 2648x

Apakah anda hendak meminum kopi atau cuma hendak sebatas ikuti trend sembari nongkrong bersama-sama dengan rekan-rekan? Saat ini sangat banyak kedai kopi yang bermunculan, namun anda hendak meminum kopi yang bersahabat juga dengan Anda? saat ini ada pula kopi instan dengan banyak pilihan. Namun anda pula mesti waspada apabila anda mempunyai penyakit lambung atau dapat di kenal dengan penyakit maag. Cafein yang terdapat didalam kopi sendiri bisa menyebabkan timbulnya asam lambung yang mengakibatkan rasa sakit di lambung.

Menentukan kopi yang aman untuk lambung pasti amat utama terlebih untuk penderita penyakit maag, hal semacam ini pasti lantaran kopi memiliki kandungan cafein yang bisa menyebabkan kenaikan asam lambung. Pilih kopi yang jitu mesti jadi perhatian, lantaran sekarang ini minum kopi tak cuma jadi hoby, tetapi pula jadi tren pola hidup yang selalu diminati.
 
Baca juga : Cara Menjalankan Pola Hidup Sehat

Menurut pakar kopi yaitu Adi W. Taroepratjaeka, sesungguhnya apabila meminum kopi tak senantiasa beresiko jelek pada lambung anda, pada intinya kopi itu memiliki karakter yang asam. Pada kopi yang berjenis espresso biasanya memiliki kandungan keasaman seputar 5 – 5, 5. Walau sebenarnya juice jeruk memiliki kandungan pH 4 serta pula pada makanan rujak yang memiliki kandungan pH 3, 5. Apabila anda makan dengan kandungan asam yang umum, kenapa ini tak berlaku pada kopi? Ini lantaran kandungan asam kopi memiliki penyebab yang cepat yang menyebabkan timbulnya asam lambung terlalu berlebih.

Kopi tipe arabika, menurut sesungguhnya cukup aman untuk lambung penderita maag lantaran memiliki kandungan cafein yang lebih rendah. Hal semacam ini sudah dibuktikan dengan berbagai orang yang memiliki sakit maag, namun masih tetap aman saat konsumsi kopi Arabika. Kandungan cafein yang tinggi pada kopi memanglah bisa berbentuk toksin, serta lambung memiliki batas spesifik untuk mentolerir cafein yang dikonsumsi. Adapun batas normal minum kopi ialah dua cangkir satu hari, yang memiliki kandungan cafein setara dengan tiga shot espresso. Batasan itu dinilai aman, bahkan juga dapat menyehatkan untuk tubuh.
 
Baca juga : ALS dan Permasalahannya Bagi Kesehatan

Sekarang ini beberapa orang yang bikin kopi dari biji yang pecah serta kecil. Dengan jalan ini, jadi seorang bakal memerlukan jumlah kopi yang semakin banyak untuk secangkir kopi, serta nyatanya hal semacam ini pula bakal membuahkan kandungan cafein yang semakin banyak pada secangkir kopi, dibanding dengan kopi yang di buat dari bubuk kopi halus.

Tentang banyak buatan kopi putih instan yang di jual, baiknya tak dikonsumsi terlalu berlebih. Lantaran walau aman untuk lambung, tetapi kandungan gulanya terlampau tinggi. Tidak sama dengan kopi hitam yang walau manis, tetapi terbagi dalam komposisi kopi yang semakin banyak dibanding dengan gula yang dipakai. Sedang kopi putih instan, memiliki kandungan gula serta krimer yang lebih tinggi dibanding gulanya.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Lakukan Perawatan Pasca Melahirkan Berikut Ini

02-06-2014 01:29

Bagi anda yang baru saja melahirkan sang buah hati, perawatan pasca melahirkan penting untuk dilakukan. Selama masa kehamilan, pastinya anda akan mengalami banyak perubahan fisik, maupun mental. Beberapa perubahan fisik diantaranya adalah bertambahnya berat badan, kaki menjadi bengkak dan emosi yang stabil. Menurut dr. Ardiansjah Dara SpOG, pada masa kehamilan, ibu hamil akan sering mengalami pegal dan sesak nafas. Untuk itu, untuk mengembalikan kondisi tubuh ke posisi yang prima, beberapa macam perawatan perlu untuk dilakukan. Perawatan-perawatan tersebut penting dan sangat dianjurkan, tidak hanya untuk mengembalikan bentuk tubuh, juga agar hubungan suami dan istribisa tetap harmonis. Baca juga : Apa saja Manfaat Juice Sirsak?  Masa Nifas Beberapa jenis perawatan pasca melahirkan yang perlu dilakukan diantaranya adalah puasa bercinta paling tidak selama enam bulan. Masa tidak bercinta dengan suami setelah melahirkan ini disebut dengan masa nifas. Masa puasa bercinta dalam masa nifas ini penting untuk menghindari timbulnya infeksi atau gangguan kesehatan lain seperti pendarahan pada organ intim terutama bagi kaum perempuan. Ini dikarenakan seusai melahirkan, organ intim perempuan membutuhkan waktu istirahat yang cukup agar dapat mengembalikan fleksibilitasnya. Dan tentunya untuk menghindari infeksi saat terjadi penetrasi. Alasan lain adalah, saat melahirkan, akan masih ada darah kotor yang perlu dikeluarkan. Sehingga, darah kotor (apabila terjadi infeksi) akan terkena bakteri, membuat bau yang tidak sedap. Perawatan lain selain berpuasa dalam urusan bercinta adalah dengan melakukan diet. Diet ini berbeda dengan diet menurunkan berat badan pada umumnya. Di sini, seuasi melahirkan, anda akan diwajibkan untuk mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung kadar protein, zat besi, serat dan kalsium yang tinggi. Asupan kalori 2700 kalori perhari pun penting untuk dipenuhi.Biasanya, gangguan kesehatan paling umum adalah wasir. Untuk sebab itu, dengan mengkonsumsi banyak serat, wasir diharapkan bisa cepat hilang. Selain mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung nutrisi di atas, memenuhi kebutuhan cairan setiap harinya juga perlu dilakukan. Anda bisa minum tiga liter air putih serta dua liter susu setiap harinya. Baca juga : Cara Melakukan Perawatan Kulit Berjerawat   Perawatan Kerampang Itu Penting Perawatan lain yang perlu dilakukan adalah perawatan kerampang. Kerampang, atau dalam istilah medisnya disebut dengan perineum, adalah selaput pembatas antara anus dan vagina. Pada saat melahirkan, selaput tersebut akan melebar, sehingga memudahkan jalan lahir. Tidak jarang ada kemungkinan kerampang malah sobek. Untuk sebab itu, pasca melahirkan, sangat dianjarkan para ibu untuk memijat kerampang. Selain merawat tubuh di atas, perawatan dari sisi psikologis juga perlu dijalankan. Biasanya, ibu yang baru saja melahirkan akan mudah emosi karena stress. Post partum blues, kelelahan, kurang tidur adalah penyebab stress. Anda bisa merawat dengan ke spa, pergi ke salon atau berbelanja. Lakukan perawatan yang menghilangkan penat sebagai bagian perawatan pasca melahirkan.

Featured Image
Benarkah Kipas Angin Sebabkan Paru-paru Basah?

09-05-2016 02:48

Udara panas kerapkali bikin anak-anak tidak nyaman waktu tidur siang ataupun malam. Hingga pilihan memakai kipas angin atau AC waktu anak-anak tidur jadi satu diantara jalan keluar supaya udara selalu sejuk. Tetapi, apakah benar tidur memakai kipas angin dalam kurun waktu yang lama dapat menyebabkan anak alami paru-paru basah?  Sebenarnya tiada sebutan paru-paru basah dalam dunia medis. Penyakit yang umumnya menyerang paru-paru itu diberi nama pneumonia. Pemicunya juga bukan akibat pemakaian kipas angin sepanjang tidur. Pneumonia adalah penyakit radang paru-paru yang sebenarnya dapat menyerang siapapun, dari bayi sampai orang lansia.    Baca juga :  Cara Mengobati Mata Bengkak Tanpa Obat Tetes Mata   Bakteri pneumonia yang mengakibatkan radang di paru-paru ini umumnya menyerang waktu pertahanan badan rendah, hingga bakteri ini amat gampang memperbannyak diri. Gejala paling utama pneumonia ialah batuk yang dibarengi dengan napas cepat serta sesak napas (asma/bengek). Untuk menghindarinya, Anda harus meyakinkan anak mendaparkan gizi yang seimbang, hingga ketahanan badan anak senantiasa terpelihara. Kecuali itu, cermati pula kebersihan lingkungan anak.  Disamping itu, apabila benar-benar kipas angin atau AC dapat menjadikan anak tambah nyaman sewaktu tidur, jadi untuk mencegah masalah kesehatan, Anda dapat mengakalinya dengan menghindari kipas itu. Hindarkan mengarahkan kipas dengan cara langsung ke arah badan anak. Kecuali itu, secepatnya tukar baju anak apabila basah akibat keringat.   Baca juga : Inilah 3 Nutrisi Utama untuk Pelari     Sementara itu bagi Anda yang tidak ingin terkena penyakit paru-paru, Anda bisa mencegah dan menangkalnya dengan rutin mengkonsumsi minuman kesehatan produksi kami diantaranya Ultra Noni, Ultra Mangosteen dan DragonNoni. 

Featured Image
Obat Herbal Ampuh untuk Mengobati Epilepsi

31-05-2014 17:57

Epilepsi bukanlah suatu penyakit yang baru di dengar di kalangan masyarakat Indonesia. Tetapi, stigma yang ada adalah jika keluarga atau anak kita terkena epilepsi maka terkesan menjadi aib. Sebenarnya apakah penyakit epilepsi yang sering disertai dengan kejang-kejang hingga berbuih pada mulut ini? Benarkah kita harus menyingkirkan keluarga yang terkena penyakit epilepsi? Di Indonesia sendiri masyarakat mengenal epilepsi dengan nama penyakit ayan. Epilepsi itu sendiri sebenarnya adalah gangguan yang terjadi pada syaraf manusia sehingga membuat reaksi-reaksi tertentu ketika kambuh. Epilepsi tidak terjadi sepanjang waktu. Hanya waktu-waktu tertentu saja. Biasanya disaat seseorang itu tiba-tiba merasa kaget. Beberapa tanda ketika epilepsi kambuh seperti kejang-kejang hingga jatuh bahkan mulut berbuih, pingsan mendadak, melamun, dll. Baca juga :Tips Merawat Kulit Wajah agar Sehat dan Kencang  Ada banyak dugaan kenapa epilepsi bisa terjadi yang memang menyerang syaraf diantaranya karena kanker otak, tumor otak, pernah terbentur keras di kepala sehingga trauma, adanya bagian syaraf atau otak yang mengalami rusak pada saat dilahirkan karena mungkin tidak lancar. Banyak yang mengatakan jika epilepsi adalah penyakit keturunan tetapi bahkan mereka yang tidak memiliki keturunan epilepsi pun bisa tiba-tiba mengalaminya. Karena itu jika Anda tiba-tiba kejang segera periksakan lebih lanjut apakah itu merupakan gejala epilepsi atau bukan. Berikut kami berikan beberapa hal yang ternyata bisa menyebabkan epilepsi yang diakui dalam dunia medis diantaranya adalah pernah mengalami demam dengan suhu sangat tinggi, adanya histori penyakit pada masa kecil seperti campak, bakteri, gondongan. Keturunan epilepsi garis sedarah, trauma kelahiran pada otak, para wanita dengan resiko tinggi seperti darah tinggi, kehamilan beresiko, dll. Epilepsi bahkan tidak hanya bisa terjadi pada orang dewasa saja tetapi juga pada anak-anak dan remaja. Apabila buah hati Anda menunjukkan gejala susah konsentrasi dan fokus pada pelajaran atau suatu hal, kejang-kejang bahkan pingsan mendadak segera bawa ke rumah sakit. Disana Anda akan diberikan pil atau obat yang digunakan untuk meminimlisir epilepsi yang sering tiba-tiba kambuh. Jika Anda sudah diberikan obat maka minumlah secara disiplin. Kelalaian bahkan menyebabkan fungsi obat tidak bekerja dengan baik dan menjadikan epilepsi susah dikendalikan. Ketika epilepsi kambuh maka Anda tetaplah tenang karena kepanikan akan menambah keruh suasana. Sebagai informasi, penyakit epilepsi ternyata sudah bisa di terapi. Dan jika Anda ingin kesembuhan atau pencegahan lebih baik lagi Anda bisa konsumsi ramuan herbal alami. Ramuan herbal bisa dikombinasikan dengan pil anti epilepsi dari dokter. Anda bisa mengkonsultasikannya untuk jeda waktu pemakaian. Baca juga : Jaga Kesehatan Mulut untuk Redam Penyakit  Untuk ramuan herbal bagi penyakit epilepsi Anda bisa menggunakan daun peganggan. Daun peganggan terkenal manjur untuk mengobati dan mengendalikan epilepsi dengan baik. Daun peganggan memiliki senyawa yang bernama bacoside A yang bisa membuat penderita epilepsi merasa tenang serta membuat pembuluh darah yang kaku dan tegang menjadi relax. Bagaimana cara mengolahnya? Siapkan segenggam peganggan lalu cuci hingga benar-benar bersih. Siapkan gula aren dan campurkan daun peganggan yang sudah dicuci bersih tadi. Setelah itu haluskan atau blender hingga benar-benar halus. Setelah itu jus daun peganggan Anda campur dengan segelas air hangat. Satu sendok makan untuk segelas air hangat lalu minum hanya airnya saja tidak dengan ampasnya. Gunakan ramuan ini setiap hari sebanyak 1x dan jangan diminum oleh Anda yang sedang menyususi atau hamil. Adapun Anda yang memiliki riwayat diabetes harap konsultasi terlebih dulu dengan dokter sehingga tidak salah minum. Daun ini dipercaya bisa meningkatkan gula dalam darah. Efek samping konsumsi daun peganggan adalah infertilitas dan jika terkena kulit akan memberikan sensasi yang panas. Maka berhati-hatilah. Ramuan herbal lainnya untuk penderita epilepsi adalah dengan minum jus anggur merah. Selain anggur, wortel juga sangat baik untuk pasien epilepsi. Jus buah dan sayuran tersebut harus Anda minum setiap hari sebanyak 500 cc sekali minum. Konsumsi sebanyak 3x dalam sehari dan lakukan selama kurang lebih 3-4 bulan untuk hasil yang maksimal. Selain menyegarkan, jus juga sangat sehat. Akan tetapi jangan tambahkan gula atau susu dalam jus Anda.

...