Waspadai Penyakit Di Musim Hujan Dengan Cara Pencegahannya

Additional Image

Waktu Posting : 23-02-2016 14:55 | Dibaca : 2424x

Memasuki musim hujan, tentu saja terdapat beberapa perubahan, selain berkaitan dengan keadaan alam seperti lokasi yang rawan banjir, longsor, sampah yang mulai menumpuk. Bahkan cuaca pun turut berubah dengan drastis, hingga tidak heran jika banyak diantaranya manusia yang kehilangan daya tahan tubuhnya dan menderita beberapa bentuk penyakit tertentu. Ada beberapa jenis Penyakit di musim hujan yang seringkali menyerang manusia. Karena itulah ketika memasuki musim yang satu ini kebersihan sangat penting untuk Anda jaga, baik itu kebersihan diri sendiri serta alam di sekitar kita.

 

Berikut ini terdapat beberapa jenis penyakit yang wajib untuk diwaspadai ketika memasuki musim hujan, diantaranya adalah :

 

Diare

Penyakit ini sangat erat dengan tingkat kebersihan setiap individu atau lebih dikenal dengan sebutan personal hygiene. Memasuki musim hujan, potensi banjir yang juga mengganggu kebutuhan sumber air minum warga tentunya akan menjadi salah satu hal yang cukup mengkhawatirkan. Karena dengan keadaan tersebut, tentu saja sumber air minum yang digunakan oleh warga menjadi tercemar dengan berbagai macam bentuk kotoran. Selain itu, ketika terjadi banjir, maka banyak diantaranya warga yang diungsikan menuju tempat pengungsian yang memiliki fasilitas serta sarana yang jauh lebih terbatas, termasuk untuk ketersediaan dari air bersih. Hal inilah yang seringkali menimbulkan dan menjadi penyebab utama hadirnya penyakit diare tersebut dan penularannya yang juga berjalan dengan jauh lebih cepat.

 

Baca juga : Hati-hati, Racun Tengah Mengintai Makanan dan Minuman Anda!  

 

Leptospirosis

Penyakit yang satu ini ditimbulkan oleh jenis bakteri yang bernama leptospira. Jenis penyakit ini termasuk dalam kategori zoonosis, yang mana ditularkan melalui binatang atau pun hewan . Sementara itu, untuk hewan yang paling utama dalam menyebarkan berbagai macam jenis penyakit adalah tikus  dan juga air kencing yang dimilikinya. Karena musim hujan seringkali menimbulkan banjir, maka tikus yang semula berada di dalam tanah pun akan ikut menyelamatkan diri ke bagian luar. Karena itulah ia berkeliaran di sekitar manusia dan menyebarkan kotoran bersama dengan air kencing yang dikeluarakan olehnya tadi.

Jika seseorang yang memiliki luka pada bagian tubuhnya kemudian berjalan di area banjir dengan kondisi air yang sudah tercemar oleh kotoran dari tikus tersebut. Maka luka dari bagian tubuh orang itu pun akan terkena bakteri yang bernama leptospira. Dengan infeksi yang kemudian menyerangnya hingga ia pun menjadi sakit. Karena itulah ketika memasuki musim hujan dan kemudian terjadi banjir di lingkungan sekitar, maka biasakanlah untuk tidak berkeliaran dalam kubangan air banjir tersebut.

 

ISPA

ISPA atau Infeksi Saluran Pernafapasan Akut adalah jenis penyakit yang dapat disebabkan oleh berbagai macam bentuk bakteri, virus atau bahkan mikroba lainnya. Beberapa gejala utama yang menjadi ciri dari penyakit tersebut adalah demam tinggi, batuk, sesak nafas, rasa nyeri  pada bagian dada, dan juga berbagai macam bentuk gejala lainnya. Dalam mengobati jenis penyakit yang satu ini masyarakat biasanya akan dihimbau untuk melakukan pengobatan simtomatis yang sesuai dengan gejala serta melakukan istirahat. Karena itulah dalam mengobati penyakit yang satu ini terkadang diperlukan adanya pengobatan kausal sebagai cara mengatasi penyebab yang dimilikinya.

Selain itu, cara pengobatan tersebut juga berguna untuk meningkatkan daya tahan yang dimiliki oleh tubuh. Kemudian cara menutup mulut ketika batuk dan juga tidak meludah secara sembarangan dapat membantu untuk menghindari penularan dari penyakit tersebut pada masyarakat lainnya.

 

Penyakit kulit

Beberapa penyakit kulit sering pula dikategorikan sebagai penyakit di musim hujan. Seperti halnya infeksi, atau bahkan alergi. Penyakit kulit tersebut seringkali hadir karena tingkat kebersihan diri yang kurang terjaga dengan baik, sama halnya dengan penyakit ISPA. Beberapa bentuk penyebab utama yang seringkali menimbulkan penyakit kulit hadir karena berkumpulnya banyak orang di tempat pengungsian akibat banjir, sehingga infeksi kulit yang dialami oleh seseorang pun dapat menular pada orang lainnya

 

Penyakit yang berhubungan dengan saluran cerna

Selain beberapa jenis penyakit di bagian atas, ada pula penyakit yang berkaitan dengan saluran cerna. Seperti halnya pada demam tifoid. Dalam bentuk penyakit yang satu ini faktor kebersihan dari makanan menjadi salah satu penyebab utama mengapa penyakit tersebut dapat dialami oleh penderita.

 

Penyakit kronik

Pemburukan pada jenis penyakit kronik juga menjadi hal yang wajib untuk Anda perhatikan ketika memasuki musim hujan. Karena bagi seseorang yang sudah menderita penyakit tersebut, dan kemudian mengalami penurunan daya tahan tubuh akibat musim hujan, maka bentuk penyakitnya tersebut pun dapat kembali kambuh dalam jangka waktu berkepanjangan. Apalagi jika terjadi banjir dalam waktu berhari-hari.

 

Demam berdarah

Berbicara mengenai curah hujan yang selalu meningkat pada musim hujan, tentunya akan membuat perindukan dari nyamuk Aedes Aegypti semakin membesar pula. Sementara seperti yang masyarakat umumnya ketahui bahwa jenis nyamuk yang satu ini termasuk dalam hewan yang menularkan penyakit demam berdarah. Perindukan nyamuk tersebut meningkat berkaitan dengan banyaknya sampah seperti kaleng bekas  yang terendam oleh genangan air. Genangan itu lah yang kemudian digunakan oleh nyamuk untuk berkembang biak. Dengan meningkatnya populasi dari nyamuk, maka resiko untuk penyakit demam berdarah pun akan turut meningkat pula.

Untuk mencegah hadirnya penyakit tersebut dalam tubuh yang Anda miliki, ada beberapa cara pencegahan yang cukup mudah untuk diakukan. Ingin tau apa saja cara pencegahan tersebut? Simaklah penjelasannya dalam uraian di bawah ini :

 

Persiapan kebutuhan hujan

Cara efektif untuk menghindari sakit di musim hujan yaitu dengan menggunakan perlengkapan tubuh untuk menghindari hujan itu sendiri. Seperti halnya payung, mantel hujan, sepatu waterproof atau bahkan kebutuhan lainnya yang dapat melindungi tubuh Anda agar terhindar dari air hujan tersebut.

 

Mengkonsumsi vitamin C

Vitamin C seringkali diguankan sebagai obat flu, karena itulah ada pendapat yang meyatakan jika vitamin yang satu ini mampu meringankan gejala penyakit di musim dingin. Namun yang pasti dari vitamin tersebut adalah fungsinya sebagai antibodi, sehingga mampu menjaga kesehatan tubuh dari berbagai macam bentuk gangguan. Selain itu, daya tahan tubuh juga dapat lebih meningkat ketika Anda mengkonsumsi jenis vitamin yang satu ini.

 

Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Pencegahannya  

 

Kurangi rokok

Merokok pada dasarnya dapat membuat tubuh menjadi lebih hangat, namun hal ini juga mengganggu saluran pernafasan. Karena itulah ketika memasuki musim hujan, sebaiknya konsumsi rokok lebih diminimalisir agar Anda dapat terhindar dari jenis penyakit ISPA.

 

Mandi setelah kehujanan

Hal ini mungkin sedikit terdengar aneh, namun tahukan Anda, ketika Anda basah kuyup akibat kehujanan, maka penyakit akan lebih mudah untuk berkembang biak? Hal ini berkaitan dengan perubahan drastis pada suhu tubuh yang mampu membuat penyakit berkembang dengan lebih cepat. Karena itulah sebaiknya Anda segera mandi ketika kehujanan, karena hal ini berfungsi untuk menstabilkan suhu tubuh yang Anda miliki.

 

Mencari tempat berteduh

Hujan termasuk salah satu hal yang cukup mengejutkan. Karena itulah untuk menghindari penyakit di musim hujan yang mungkin dapat menyerang Anda kapan saja. Maka hindarilah hujan tersebut dengan cara berteduh pada area yang lebih tertutup atau tidak terkena air hujan itu tadi.



BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mengolah Bahan Alam untuk Menyembuhkan Asam Urat

05-05-2014 22:53

Mengolah Bahan Alam untuk Menyembuhkan Asam Urat  - Asam urat adalah sebuah kondisi dimana kadar asam urat dalam tubuh melebihi batas aman. Asam urat itu sendiri merupakan hasil metabolisme dari zat purin yang terdapat dalam hampir semua jenis makanan. Konsumsi purin dalam batas aman akan menghasilkan asam urat yang akan dibuang oleh tubuh namun bila konsumsi purin ini terlalu berlebihan, maka tubuh tidak akan mampu membuangnya dan akibatnya asam urat akan menumpuk didalam tubuh terutama di daerah persendian. Semua orang bisa menderita asam urat, baik pria maupun wanita namun beberapa golongan memiliki resiko lebih besar untuk terkena asam urat. Mereka yang memiliki gaya hidup tidak sehat, mereka yang sudah memiliki gangguan penyakit lain seperti diabetes, mereka yang mengkonsumsi obat-obatan tertentu dan juga mereka yang memiliki anggota keluarga yang menderita asam urat adalah mereka yang beresiko tinggi untuk menderita penyakit ini. Persendian yang terasa nyeri merupakan salah satu gejala utama yang dirasakan oleh para penderita asam urat. Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk bisa mengobati penyakit ini? Selain menjaga pola makan dengan menjauhi atau mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kadar purin yang tinggi, penderita asam urat juga bisa mengkonsumsi jenis makanan atau bahan alami tertentu yang dapat membantu dalam proses pengobatan penyakit ini yaitu: Makanan yang kaya akan vitamin C Berbagai jenis buah seperti jeruk, buah naga dan buah delima memiliki kandungan vitamin C yang dapat membantu melarutkan asam urat sehingga dapat dibuang dari dalam tubuh Makanan yang kaya akan potasium Pisang dan kentang kaya akan potasium yang juga bisa membantu dalam proses penyembuhan asam urat Baca juga : Pentingnya Memahami Kulit dan Fungsinya   Jeruk nipis Secara alami kandungan vitamin C dalam jeruk nipis cukup tinggi. Selain itu, sari jeruk nipis juga bisa melarutkan asam urat dan berbagai jenis racun dari dalam tubuh. Penderita diabetes bisa mengkonsumsi air jeruk nipis yang dicampur air hangat (tanpa gula) di pagi hari setelah bangun tidur. Air jeruk nipis ini dipercaya bisa membantu proses detoksifikasi dan membantu mengoptimalkan kerja liver untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara umum Daun salam Daun salam dapat dipergunakan bukan hanya untuk memasak namun juga untuk mengobati asam urat. Cukup dengan merebus 10 lembar daun salam (kering ataupun basah) dengan 3 gelas air hingga tersisa satu gelas. Air rebusan ini kemudian dikonsumsi dua kali sehari Campuran dari berbagai bahan alami Khusus untuk pengobatan ini tersedia banyak sekali ramuan yang bisa dipilih dan salah satunya adalah dengan menggunakan jahe merah. Rebus 15 gr jahe merah, 5 gr pala, 1 liter air, 200 gr ubi merah, 10 buti lada, 5 butir kapulaga, 1 jari kayu manis dan juga 5 butir kapulaga hingga tersisa setengah. Air rebusan ini diminum sedangkan ubi jalarnya sendiri bisa dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Baca juga : Tips Sehari-hari Untuk Pencegahan Wasir Pare Selain dikonsumsi, pare juga dapat direbus dengan dua gelas air hingga tersisa setengah, kemudian air rebusan tadi diminum untuk membantu menyembuhkan asam urat Daun sirsak Daun sirsak dipercaya memiliki banyak manfaat termasuk diantaranya adalah mengatasi asam urat. Penderita asam urat bisa mengkonsumsi teh daun sirsak secara teratur untuk mendapatkan manfaatnya Berbagai jenis jus buah Ada beberapa jenis buah yang bisa dibuat jus dengan rasa yang enak dan juga menawarkan manfaat untuk penyakit asam urat. Jus buah seperti jus alpukat, jus belimbing manis dan juga jus yang terbuat dari campuran buah sirsak, air jeruk lemon, apel hijau dan labu air bisa menjadi pilihan. Dengan memasukkan berbagai jenis makanan dan minuman diatas dalam diet sehari-hari akan sangat membantu dalam proses penyembuhan asam urat. Pada dasarnya, pola hidup yang sehat dan menjaga asupan makan merupakan kunci dalam pencegahan dan juga penyembuhan berbagai jenis penyakit termasuk asam urat. Tidak lupa pula para penderita asam urat perlu berkonsultasi ke dokter dan melakukan pemeriksaan kesehatan, atau dalam hal ini mengecek kadar asam urat, untuk memonitor tingkat kesuksesan mereka dalam mengatasi penyakit ini secara alami.

Featured Image
Cegah Tumor Dengan Pola Makan Sehat

16-03-2016 23:17

Selebriti cantik Dhanti Mahardika selalu menjaga kesehatan tubuh dengan makan makanan sehat sehingga bisa terhindar dari penyakit kronis seperit tumor dan kanker. Menurutnya, terhindar dari penyakit kronis tersebut bisa didapat dengan pola makan sehat dan menghindari makanan yang mengandung senyawa yang tidak baik bagi tubuh. Lebih baik makan sesuatu yang natural, daripada harus sesuatu yang instan tetapi mengandung bahan pengawet yang berbahaya bagi tubuh. Pola makan sehat yang dijalani Dhanti adalah tidak makan nasi, Ia mengganti karbohidrat nasi dengan sayur-sayuran dan buah-buahan. Selain itu, makanan yang dikonsumsi Dhanti diolah dengan cara direbus atau di-steam. Menurutnya, cara tersebut lebih baik.daripada diolah dengan cara digoreng yang banyak kandungan minyaknya.   Baca juga : 5 Langkah Supaya Lebih Bahagia Di Kantor  Menurut Dhanti, menjaga kesehatan dari berbagai penyakit menjadi hal penting yang harus dilakukan. Sudah beberapa tahun belakangan ini ia tidak makan daging merah. Kata Dhanti, daging merah memiliki kandungan struktur, enzim dan hormon yang tidak dibutuhkan tubuh. Daging merah juga tidak baik untuk mereka yang memiliki sejarah keluarga dengan kanker. Karena itu, untuk protein, hewani Dhanti lebih memiliki konsumsi ikan. Sementara untuk protein nabati, ia suka makan tempe, kacang-kacangan dan jamur. Selain menjaga asupan makan, presenter Extra Seleb ini juga mengimbanginya dengan olahraga. Olahraga rutin dilakukan Dhanti setiap hari agar tubuhnya fit. Olahraga yang rutin dijalani Dhanti seperti yoga, thai boxing dan lari.   Baca juga : Bubur Kacang Hijau Bagus untuk Kulit  Selain dengan cara-cara yang seperti Dhanti Mahardika lakukan, Anda pun bisa mencegah resiko terkena tumor sejak dini dengan rutin mengkonsumsi minuman kesehatan atau obat herbal. Beberapa minuman kesehatan yang sangat dianjurkan untuk rutin dikonsumsi diantaranya adalah Jus Mengkudu "Ultra Noni", Jus Kulit Manggis "Ultra Mangosteen", dan Dragon Noni.

Featured Image
Mengenal Untuk Menghindari Kanker Usus

08-07-2014 11:23

Mengenal Untuk Menghindari Kanker Usus - Kanker usus dapat diakibatkan karena pencernaan saat buang air besar kurang lancar. Sering menahan BAB adalah kebiasaan yang salah. Kondisi yang seharusnya tubuh harus segera membuang kotoran menjadi Anda tahan. Maka kotoran akan tumbuh menjadi sumber penyakit. Berada dekat dengan daerah usus maka tidak menutup kemungkinan penyakit seperti kanker usus akan mudah menyerang. Baca juga : Mengenal untuk Menghindari Kanker Usus   Anda akan sangat tersiksa, sudah menahan keinginan untuk BAB, perut melilit, dan yang terjadi saat ingin sekali BAB menjadi sulit untuk dikeluarkan. Pengaruh pasti adalah kanker usus akan Anda derita. Sangat baik untuk membiasakan hidup sehat tanpa menahan keinginan untuk BAB. Pencernaan yang sehat, usus akan sehat, dan kanker usus dapat terhindarkan. Sebab penyakit kanker usus bukanlah termasuk penyakit karena genetik. Lebih berpengaruh pada gaya hidup yang kurang sehat terlebih kurang mengkonsumsi asupan serat. BAB yang sehat adalah setiap hari. Jika ada satu atau sampai dua hari tidak dapat BAB maka Anda kurang mengkonsumsi serat. Baca juga : Kiat Makan Gorengan yang Sehat   Bayangkan, BAB yang sudah ada di daerah anus namun tidak dapat keluar karena Anda tidak merasakan keinginan untuk BAB. Maka selama dua hari saja BAB sudah akan menyebabkan sumber penyakit. Untuk itu paksa agar Anda memiliki keinginan untuk BAB dengan banyak mengkonsumsi sumber gizi seperti serat. Selain serat juga konsumsi yogurt agar usus Anda selalu sehat karena mengandung prebiotik dan probiotik.

...