Tips Hindari Cedera Saat Futsal

Additional Image

Waktu Posting : 19-06-2014 11:27 | Dibaca : 2498x

Futsal tak lagi hanya sebagai olah raga. Keinginan orang untuk menjalani olah raga ini semakin tinggi karena sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat muda. Namun sayangnya, banyak yang kurang peduli mengenai hal-hal yang bisa menyebabkan cedera, terutama cedera sendi atau pergelangan kaki. Memang benar. meskipun cedera, aktivitas bisa tetap berjalan. Akan tetapi dalam gerakan-gerakan tertentu, aktivitas itu akan terganggu.

Keluhan atau cedera saat main futsal muncul karena kebanyakan orang menganggap futsal adalah olah raga rekreasional sehingga banyak yang melaksanakannya di saat akhir pekan. Justru ketika badan lelah setelah sepekan bekerja. Padahal futsal merupakan olah raga yang mengandalkan badan yang sudah terlatih. Badan harus fit saat futsal. Sebaiknya didukung pula oleh olah raga lainnya yang teratur seperti bersepeda dan jogging.

Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular  

Perlu ditekankan bahwa tubuh manusia bukanlah mesin atau lampu yang bisa dengan mudah dinyalakan dan dimatikan dengan menggunakan sakelar. Badan yang kurang terlatih malah akan memperburuk kondisi tubuh dengan bermain futsal. Saat berolah raga, termasuk orang yang tubuhnya kurang fit, aliran darah akan terfokus pada tangan dan kaki sehingga kemampuan daya pompa jantung kian berkurang. Tak heran bila ditemukan kejadian  gagal jantung pada orang yang tengah bermain futsal.

Kembali ke masalah cedera pergelangan kaki dan lutut, ada beberapa jenis cedera yang terjadi. Pertama, putusnya jaringan ikat (ligamen). Kondisi ini terjadi ketika dalam kondisi berlari lalu  berhenti mendadak dan berputar arah sehingga menyebabkan lutut terpelintir (terpuntir). Atau melompat dan merdarat dengan posisi lutut terpental.

Cedera kedua, rusaknya bantalan sendi lutut yang berbentuk seperti cincin dan berfungsi sebagai penahan benturan. Kerusakan seperti ini sering dianggap keseleo atau terkilir. Ketiga, rusaknya tulang rawan yang bertindak sebagai struktur penyerap guncangan dan menyediakan permukaan mulus pada sendi lutut.

Cedera-cedera itu bisa dikurangi dengan pemanasan sebelum olah raga. Selain itu, dibiasakan pula berolah raga lain seperti jogging, bersepeda, dan berenang untuk melatih otot. Tentu saja semua itu untuk menghindari redupnya keceriaan saat bermain fulsal. Bermain futsal untuk kebugaran tubuh, bukan untuk berkahir  di meja operasi kan?

Baca juga : Mengenal Manfaat Putih Telur Bagi Kesehatan  

Pertolongan Pertama Cedera Saat Futsal

Tak sedikit orang yang bertindak gegabah ketika terjadi cedera akibat olah raga futsal. Padahal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit dan mencegah cedera berkelanjutan.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebelum mengunjungi dokter seperti tips berikut ini :

REST. Istirahatkan badan Anda. Jangan memaksakan diri kembali berolah raga karena badan sudah merasa lebih enak. Kesemberonoan Anda malah akan membuat cedera semakin semakin parah.

ICE. Langsung kompres dengan es pada bagian yang cedera. Jangan pernah memberikan sesuatu yang memanisanya. Kompresan es dapat mengurangi kondisi bengkak.

COMPRESS. Cedera tersebut harus dibebat agar tidak bergerak. Anda bisa menggunakan kain yang elastis agar menekan bagian yang cedera.

ELEVATION. Ketika duduk atau tidur, posisi kaki harus lebih tinggi dari kepala. Jangan sekali-kali menaruh kaki dengan kondisi di bawah karena nanti bertambah bengkak.

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Pencetus Penyakit Diabetes

06-08-2014 12:59

Penyakit kencing manis  atau diabetes ini sudah diderita umat manusia sejak 1500 SM. Usia penyakit yang begitu lama ternyata tidak membuat orang memahami bahaya penyakit ini dengan baik. Penderita penyakit ini setiap tahun selalu mengalami kenaikan signifikan. Bila anda sedang menderita diabetes sebaiknya terapkan obat herbal penyakit diabetes yang terbukti berkhasiat. Karena pengobatan kimiawi biasanya tidak menyentuh akar permasalahan penyakit dan bisa merusak organ tubuh lainnya. Baca juga : Pria Lebih Berisiko Kanker Hati   Kegemaran menyantap makanan manis dianggap sebagai penyebab terbesar serangan diabetes. Memang diabetes ditandai dengan kdar gula darah yang berlebihan. Kondisi ini dikarenakan tubuh mengalami kekurangan insulin. Hormon insulin ini berfungsi dalam menyeimbangkan kadar gula darah. Kekurangan insulin dikarenakan fungsi pankreas yang tidak optimal lagi. Sehingga insulin tidak bisa mengubah gula darah menjadi energi dengan optimal. Pola makan yang buruk dan gerak tubuh yang kurang sangat mencetus serangan diabetes. Baca juga : Tips Sehat dan Aman Mengkonsumsi Mie Instant  Kegemukan juga merupakan salah satu pencetus serangan kencing manis. Oleh karenanya anda harus pandai dalam mengontrol pola makan agar tidak berlebihan. Selain menghindari makanan yang tinggi kadar gulanya, anda juga harus senantiasa menghindari konsumsi makanan tinggi garam, tinggi lemak dan tinggi kolesterol. Karena berbagai zat tersebut terbukti bisa merangsang serangan diabetes. Selalu konsumsi makanan dengan nutrisi dan gizi seimbang bisa melawan serangan diabetes. Konsumsi obat herbal penurun kadar gula darah juga bisa diterapkan.

Featured Image
Lulur Susu, Rahasia Perawatan Kulit Tradisional dan Manfaat Lulur Bali Susu untuk Tubuh

15-03-2026 08:42

Perawatan tubuh menggunakan bahan alami sudah dilakukan sejak lama, terutama dalam tradisi perawatan kecantikan di Indonesia. Salah satu perawatan yang masih populer hingga saat ini adalah lulur susu. Perawatan ini dikenal mampu membantu menjaga kesehatan kulit, membuat kulit lebih lembut, serta memberikan sensasi relaksasi yang menyenangkan.Banyak orang juga penasaran tentang manfaat lulur bali susu? dan apakah perawatan ini benar-benar efektif untuk merawat kulit. Lulur Bali susu sendiri merupakan salah satu jenis lulur tradisional yang sering digunakan dalam perawatan spa karena kandungan alami yang bermanfaat bagi kulit.Apa Itu Lulur Susu dan Bagaimana Cara Menggunakannya?Lulur susu adalah produk perawatan tubuh yang dibuat dari campuran bahan alami seperti susu, scrub halus, dan berbagai ekstrak herbal atau bunga. Kandungan susu di dalamnya dipercaya dapat membantu menutrisi kulit sekaligus menjaga kelembapannya.Cara penggunaan lulur susu juga cukup sederhana dan bisa dilakukan di rumah maupun di tempat spa profesional.Berikut langkah penggunaan lulur susu :1.Bersihkan tubuh terlebih dahulu Sebelum menggunakan lulur, pastikan kulit dalam kondisi bersih agar kotoran dan minyak pada kulit tidak menghambat proses perawatan.2.Aplikasikan lulur ke seluruh tubuh Oleskan lulur secara merata pada kulit tubuh, terutama pada area yang cenderung kasar seperti siku, lutut, dan tumit.3.Gosok secara perlahan Gosok lulur dengan gerakan memutar secara lembut agar sel kulit mati dapat terangkat dengan maksimal.4.Diamkan beberapa menit Setelah digosok, lulur biasanya didiamkan beberapa saat agar nutrisi dari bahan alami dapat meresap ke dalam kulit.5.Bilas dengan air bersih Setelah selesai, bilas tubuh hingga bersih dan rasakan kulit yang lebih halus serta segar.Proses ini membantu membersihkan kulit sekaligus memberikan perawatan alami yang menenangkan.Apa Saja Manfaat Lulur Bali Susu untuk Kesehatan Kulit?Banyak orang tertarik mencoba perawatan ini karena berbagai manfaat lulur bali susu, yang dipercaya baik bagi kesehatan kulit. Berikut beberapa manfaat yang sering dirasakan :1. Mengangkat sel kulit matiSalah satu manfaat utama lulur adalah membantu proses eksfoliasi. Butiran scrub pada lulur dapat membantu mengangkat sel kulit mati sehingga kulit terasa lebih bersih dan segar.2. Melembapkan kulitKandungan susu dikenal memiliki nutrisi yang membantu menjaga kelembapan kulit. Inilah alasan mengapa lulur susu sering digunakan untuk merawat kulit yang kering.3. Membuat kulit terasa lebih halusSetelah proses eksfoliasi, kulit biasanya terasa lebih lembut karena kotoran dan sel kulit mati telah terangkat.4. Memberikan efek relaksasiPerawatan lulur sering dilakukan dalam suasana spa yang menenangkan. Aroma bahan alami serta proses perawatan yang lembut dapat membantu tubuh merasa lebih rileks.5. Membantu menjaga kesehatan kulitDengan penggunaan rutin, lulur dapat membantu menjaga kebersihan kulit dan mendukung regenerasi sel kulit yang lebih sehat.Apakah Lulur Susu Bisa Membantu Mencerahkan Kulit?Banyak orang menggunakan lulur susu dengan harapan dapat membantu mencerahkan kulit. Pada dasarnya, lulur tidak secara langsung memutihkan kulit, tetapi dapat membantu kulit terlihat lebih cerah.Hal ini terjadi karena proses eksfoliasi yang mengangkat sel kulit mati yang biasanya membuat kulit tampak kusam. Setelah sel kulit mati terangkat, kulit baru yang lebih sehat akan muncul sehingga kulit terlihat lebih segar dan cerah.Selain itu, kandungan nutrisi dalam susu juga dapat membantu menjaga kelembapan dan kesehatan kulit sehingga tampilan kulit menjadi lebih bercahaya.Seberapa Sering Lulur Susu Boleh Digunakan pada Tubuh?Penggunaan lulur susu sebaiknya dilakukan secara teratur tetapi tidak berlebihan. Idealnya, lulur digunakan sekitar 1 hingga 2 kali dalam seminggu.Jika digunakan terlalu sering, proses eksfoliasi dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif. Oleh karena itu, penting untuk memberikan waktu bagi kulit untuk melakukan regenerasi secara alami.Setelah menggunakan lulur, sebaiknya juga menggunakan pelembap agar kulit tetap terhidrasi dengan baik.Apakah Lulur Bali Susu Cocok untuk Semua Jenis Kulit?Secara umum, lulur bali susu cocok untuk berbagai jenis kulit karena menggunakan bahan alami yang relatif lembut bagi kulit. Namun, setiap orang memiliki kondisi kulit yang berbeda.Bagi pemilik kulit sensitif, disarankan untuk mencoba lulur pada area kecil terlebih dahulu untuk memastikan tidak terjadi iritasi. Jika tidak ada reaksi negatif, lulur dapat digunakan secara normal.Selain itu, memilih produk lulur dengan bahan berkualitas juga sangat penting agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.Bagi yang ingin merasakan perawatan tubuh dengan teknik profesional dan suasana relaksasi, berbagai pilihan perawatan spa termasuk lulur tubuh dapat ditemukan melalui halaman berikut https://relax.co.id/treatments/ .Perawatan menggunakan lulur susu merupakan salah satu metode tradisional yang masih populer hingga sekarang. Selain membantu mengangkat sel kulit mati, lulur juga dapat membuat kulit terasa lebih halus, lembap, dan segar.Berbagai manfaat lulur bali susu? menjadikannya pilihan perawatan tubuh yang tidak hanya baik untuk kesehatan kulit tetapi juga memberikan pengalaman relaksasi yang menyenangkan. Dengan penggunaan yang tepat dan teratur, lulur dapat menjadi bagian dari rutinitas perawatan tubuh untuk menjaga kulit tetap sehat dan terawat.

Featured Image
Sering Bertengkar dan Khawatir Bisa Meningkatkan Resiko Kematian

11-05-2014 13:27

Bertengkar dan khawatir atas masalah keluarga dapat menyebabkan peningkatan resiko kematian di usia paruh baya. Konflik dengan keluarga, teman dan tetangga menimbulkan resiko terbesar. Mereka yang paling beresiko adalah laki-laki dan orang-orang keluar dari pekerjaan, para peneliti mencatat.   “Stress dalam hubungan sosial yang ada hubungannya dengan kehidupan pribadi memiliki 2 sampai 3x peningkatan resiko kematian, " kata pemimpin peneliti Dr Rikke Lund, seorang profesor di departemen kesehatan masyarakat di University of Copenhagen. "Kekhawatiran dan tuntutan dari pasangan dan anak-anak  dan konflik pada umumnya , tampaknya faktor risiko yang paling penting, " katanya. Temuan masih dipegang ketika kekhawatiran atau keluhan tentang penyakit kronis, gejala depresi, umur, jenis kelamin, status perkawinan, dukungan dari hubungan sosial, dan posisi sosial dan ekonomi, kata Lund. Baca juga : Umur 40 Apakah Tidak Terlalu Tua Untuk Olahraga Rutin?  "Kami juga menemukan bahwa laki-laki dan peserta luar usia kerja sangat rentan terhadap paparan stres dari hubungan sosial, " katanya . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan sosial sebenarnya lebih mirip sebuah pedang bermata dua, karena mereka juga dapat merusak ketika tidak berjalan dengan lancar.  Untuk penelitian ini , Lund dan rekan mengumpulkan data pada hampir 10.000 pria dan wanita , berusia 36-52. Peserta ditanya tentang hubungan sosial mereka sehari-hari, terutama tentang siapa, hubungan di antara pasangan, anak-anak, kerabat lain, teman dan tetangga, membuat tuntutan berlebihan, mendorong kekhawatiran atau yang menjadi sumber konflik, dan seberapa sering masalah ini muncul. Mereka juga meneliti apakah memiliki pekerjaan membuat perbedaan . Menggunakan data dari Denmark Penyebab Kematian Registry, peneliti melacak peserta dari tahun 2000 sampai akhir 2011. Selama waktu itu, 196 perempuan ( 4 persen ) dan 226 orang ( 6 persen ) meninggal. Hampir separuh kematian berasal dari kanker, penyakit jantung dan stroke, penyakit hati , kecelakaan dan bunuh diri menyumbang sisanya. Sekitar 1 dari 10 mengatakan bahwa anak-anak mereka adalah sumber keluhan dan kekhawatiran. 9 persen mengatakan bahwa pasangan mereka sering menjadi sumber keluhan atau kekhawatiran . Enam persen tentang masalah antara saudara mereka dan 2 persen memiliki masalah dengan teman-teman. Baca juga : Tips Untuk Mendapatkan Keefektifan Dari Obat Herbal   Beberapa 6 persen dari peserta mengatakan mereka sering memiliki konflik dengan pasangan atau anak-anak mereka , 2 persen mengalami konflik tersebut dengan kerabat lainnya, dan 1 persen dengan teman atau tetangga. Kesimpulan dari semua ini, tim Lund menghitung bahwa tekanan tersebut dikaitkan dengan risiko 50 persen menjadi 100 persen peningkatan kematian dari setiap penyebab . Di antara semua tekanan ini, berkeluh kesah adalah yang paling berbahaya. Sering bertengkar dengan pasangan, saudara, teman atau tetangga bisa meningkatkan dua kali lipat sampai tiga kali lipat dalam resiko kematian dari setiap penyebab, dibandingkan dengan mereka yang mengatakan kejadian ini jarang. Namun, para peneliti menduga bahwa stres yang lebih besar dari konflik dan masalah yang mungkin menjadi alasan di balik peningkatan resiko . Mereka mencatat bahwa ketika stress meningkat, misalnya, konflik di rumah ditambah dengan pengangguran - risiko kematian mendadak juga meningkat. Hormon stress yang meninggi dan peningkatan tekanan darah mungkin alasan terjadinya kematian mendadak. Interaksi antara stress dan respon stress tubuh serta faktor-faktor lain seperti keturunan, lingkungan, faktor sosial ekonomi dan respon psikologis - mungkin semuanya memainkan peran dalam hubungan antara konflik dan resiko kematian yang lebih tinggi . Keterampilan dalam menangani kekhawatiran dan tuntutan dari hubungan sosial serta manajemen konflik dalam pasangan dan keluarga , dan juga dalam masyarakat lokal, dapat dianggap strategi penting untuk mengurangi kematian dini.

...