Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi

Additional Image

Waktu Posting : 26-04-2014 22:27 | Dibaca : 2426x

Tak Semua Obat Medis Cocok Untuk Hipertensi  - Kita tahu, penyebab darah tinggi (hipertensi) hampir sebagian besar (95%) lantaran dari sononya (essential hypertension). Hanya sebagian kecil saja yang didapat (acquired hypertention). Hipertensi esensial tidak bisa diapa-apakan karena sudah bakat mewarisi hipertensi. Yang bisa dilakukan oleh mereka yang berbakat darah tinggi hanya menekan, menjinakkan, agar darah tingginya tidak merajalela. Sementara hipertensi yang didapat, dan biasanya baru muncul setelah usia lanjut, bisa disebabkan oleh gangguan ginjal, kelenjar gondok, kelenjar anak gondok, atau kehamilan.

Untuk menjinakkan darah tinggi tentu ada caranya. Pertama-tama tentu jangan gemuk. Batasi konsumsi garam, gerak badan teratur, dan cukup mineral (kalium, kalsium), serta hidup tidak tegang. Kalau dengan cara-cara itu tensi darah masih juga tidak jinak dan setelah digabung dengan mengkonsumsi bahan berkhasiat alami (obat herbal) juga tidak menolong menekannya, obat baru dipilih.

Baca juga : Mengenal, Mencegah, dan Mengobati Penyakit Kanker

Ada sekitar sembilan jenis obat hipertensi. Masing-masing jenis punya alamat kasusnya sendiri. Prinsip pilihan obat kalau bisa dengan satu jenis, tak perlu berjenis-jenis. Jenis obat dimulai dari jenis penguras kencing (diureticum). Dengan membuang cairan darah lebih banyak diharapkan tensi darah mengendur.

Dokter akan memilihkan jenis obat sesuai dengan latar belakang penyakit pasien dan kemungkinan apakah penyebab darah tingginya. Bila tak ada penyakit lain, misalnya, cukup diberikan diurecticum plus golongan betablockers (nama belakang generiknya berakhiran "olol"). Pasien perlu jenis ACE inhibitors (nama belakang generiknya berakhiran "pril") untuk yang sudah mengidap gangguan jantung.

Pada mereka yang ada riwayat nyeri dada (angina pectoris) boleh memilih betablockers atau calcium channel blockers atau disebut juga calcium antaganisi (nama generik belakangnya berakhiran "dipine"). Bila punya penyakit asma, jangan memilih betablockers, sedang yang mengidap kencing manis (diabetes mellitus) dan gout (asam urat tinggi) tidak boleh diberikan diurecticum.

Baca juga :  Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi)

Kita tahu semua obat hipertensi berefek samping impotensia pada pria. Namun bila mereka harus minum obat juga, pilihan cenderung pada ACE inhibitors atau alphablockers (nama generik belakangnya berakhiran "zocin")." Sementara ibu hamil hanya diberikan golongan methyldopa, dan mereka yang berusia di atas 65 tahun dipilihkan golongan betablockers dan diurecticum.

Pasien hipertensi akan mengeluh tidak enak atau menjadi lebih tidak enak bila jenis obatnya salah alamat. Asmanya bertambah atau muncul bila diberikan obat golongan betablockers, atau bila mengidap kencing manis begitu juga. Yang asam uratnya tinggi sebaiknya memilih obat yang bikin banyak kencing. Kalau bukan golongan methyldopa, golongan lain membahayakan bagi ibu hamil yang darah tinggi. 

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Simptom Yang Tak Boleh Diabaikan

18-08-2014 10:32

Saat mengalami simptom tertentu, kita cenderung mengabaikannya karena tampaknya sepele. Padahal ada kemungkinan simptom tersebut mengindikasikan masalah yang lebih serius.  Berikut simptom yang tak pernah boleh diabaikan. Perasaan berubah-ubah Kemungkinan thyroid sedang bermasalah. Hampir sekitar 27 juta orang Amerika, sebagian besar perempuan, mempunyai beberapa jenis penyakit thyroid, tapi separuh di antaranya tak tahu punya penyakit ini. Salah satu tanda peringatan dari penyakit ini adalah masalah perasaan karena thyroid membantu memproduksi zat kimia otak yang membangkitkan semangat. Solusi : Makan seafood 2 kali seminggu. Seafood kaya iodine, selenium, dan magnesium, nutrien yang sangat penting untuk produksi hormon thyroid. Atau dapatkan multivitamin yang mengandung 150 mcg iodine.   Baca juga : Perubahan Pada Kulit yang Perlu Diwaspadai  Sulit menyesuaikan dengan cahaya Jika Anda tak bisa melihat ketika masuk ke ruang gelap atau ke luar di bawah sinar matahari, kemungkinan Anda kekurangan riboflavin atau vitamin B2. Tubuh perlu vitamin ini untuk fungsi saraf mata yang tepat yang dapat mendeteksi perubahan cahaya. Solusi : Ganti nasi beras putih dengan beras cokelat. Padi-padian utuh adalah sumber yang baik dari vitamin B2. Halitosis yang berketerusan Halitosis yang membandel kemungkinan merupakan tanda pertama infeksi H. pylori, sejenis bakteri yang menyebabkan 90% ulcer dan meningkatkan risiko kanker perut. Solusi : Periksakan ke dokter, terutama jika Anda juga kembung dan atau sakit seperti  lapar disertai dengan halitosis. Jika hasil pemeriksaan napas untuk bakteri itu positif, antibiotik ditambah dengan proton pump inhibitor dapat mengatasi infeksi dalam 2 minggu. Hidung tersumbat Lebih dari separuh orang yang menduga meraka alergi sebenarnya bermasalah dengan vasomotor rhinitis (VMR), sejenis inflamasi saluran napas disebabkan bau yang terlalu kuat, makanan pedas atau bahkan perubahan temperatur. Cirinya adalah alergi sepanjang tahun kendati pun tidak dekat dengan hewan peliharaan. Solusi : Periksakan ke dokter dan tanyakan Astelin. Astelin membantu pasien VMR bernapas lebih mudah dalam seminggu. Memar terus menerus Memar, lecet atau luka yang sulit sembuh kemungkinan merupakan tanda awal diabetes. Tanda-tanda peringatan lainnya adalah rasa haus yang tidak biasa dan ingin makan karbohidrat.   Baca juga : Mengenal Kesemutan dan Faktos Penyebabnya   Solusi : Makan hasil bumi segar, padi-padian utuh, protein tak berlemak, dan usahakan jalan kaki 30 menit sehari. Coba tanyakan ke dokter tentang suplemen berbahan baku mengkudu, seperti Ultra Noni dan DragonNoni. Riset menunjukkan, suplemen ini dapat mengurangi kadar gula darah pemicu sampai 26% dalam 3 minggu. Jika simptom Anda membuat heran, pun untuk dokter Anda, coba hal berikut : Buat jurnal simptom Selama sebulan, catat hal-hal khusus seperti berapa sering masalah ini muncul, tingkat keparahannya, dan setiap kemungkinan pemicu. Minta pendapat kedua Minta dirujuk ke spesialis gastroenterologis jika Anda sakit perut, spesialis tidur jika Anda insomnia dan lain sebagainya. Jadi detektif kesehatan diri sendiri Jika dokter memberikan sedikit kemungkinan diagnosis, coba cari di internet.

Featured Image
Tips Memilih Obat Herbal Pelangsing

08-04-2015 01:03

Tampil langsing tentunya menjadi idaman setiap wanita. Sehingga mereka berlomba mengkonsumsi obat herbal pelangsing. Agar penampilannya semakin cantik dan mempesona. Sayangnya tidak semua produk berkhasiat dan aman tanpa efek samping negatif. Supaya tubuh tetap langsing, indah dan cantik, apa saja tips tepat yang perlu diperhatikan saat akan membelinya? Obat herbal harus terjamin legalitasnya Obat herbal untuk melangsingkan tubuh yang beredar di pasaran seharusnya telah memiliki sertifikasi dari Departemen Kesehatan, BPOM RI dan MUI untuk kehalalan produk. Dengan sertifikasi itu maka telah teruji kandungan dan khasiatnya secara klinis. Sehingga tidak memiliki dampak negatif bagi kesehatan. Baca juga : Manfaat Tahitian Noni untuk Kesehatan Tubuh   Proses produksi diawasi secara ketat Proses produksi obat pelangsing tubuh herbal seharusnya ditangani oleh pakar kesehatan yang telah berpengalaman luas dalam dunia farmasi. Selain itu higienitas bahan, proses produksi dan pengemasan juga wajib diperhatikan. Hal itu untuk menjamin kualitas dan khasiatnya. Kandungan dan khasiat bahan dasarnya telah terbukti Obat herbal menerapkan bahan alami yang telah teruji klinis khasiatnya dalam membantu melangsingkan tubuh dengan aman. Jangan mudah tergiur dengan penawaran obat yang menjanjikan penurunan berat tubuh secara instan. Karena bisa jadi mengandung bahan berbahaya bagi organ tubuh. Baca juga : Menurunkan Berat Badan dengan Obat Diet Herbal   Berkhasiat juga dalam membasmi penyakit Obat herbal pelangsing yang dipilih seharusnya tidak hanya bermanfaat untuk melangsingkan tubuh saja. Tetapi juga bermanfaat dalam membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan lainnya. Seperti penyakit diabetes, penyakit ginjal, hipertensi, kolesterol dan lain sebagainya. Sehingga dengan konsumsi produk herbal yang tepat Anda bisa memiliki tubuh langsing dan sehat, karena terbebas dari berbagai penyakit yang bisa saja menghambat keinginan tampil langsing. Saat ini telah beredar produk herbal Ultra Noni yang membantu dalam melangsingkan tubuh dan mengatasi berbagai penyakit. Kandungan buah noni atau mengkudunya sangat berkhasiat dalam membasmi beragam penyakit. Sehingga menciptakan tubuh langsing dan cantik bukan lagi impian belaka. Karena bisa terwujud dengan mudah, dengan catatan dikonsumsi dengan tepat dan rutin. Termasuk dibarengi dengan pola hidup dan pola makan yang sehat. Untuk mendapatkan produk berkhasiat ini bisa mengunjungi kesehatan.tips .

Featured Image
Mengenal Operasi Laparoskopi, Kelebihan Dan Kekurangannya

30-05-2014 23:33

Bedah atau operasi sering kali harus ditempuh sebagai solusi menyembuhkan tubuh dari penyakit. Tetapi, muncul banyak kekhawatiran terhadap kesulitan pascaoperasi seperti rasa sakit, opname berhari-hari, dan pemulihannya yang lama. Sebaiknya operasi atau jangan, ya? Kekhawatiran itu sering membuat kita menunda-nunda untuk melakukan operasi. Padahal dokter yang dijadikan tempat konsultasi menyatakan bahwa operasi harus dilakukan supaya segera bisa disembuhkan. Akan tetapi karena khawatir kondisi pascaoperasi yang membuat kita sulit untuk kembali beraktivitas, akhirnya kita terus menunda-nunda. Hasilnya, penyakit itu sudah semakin parah dan biasanya ditambah lagi muncul peradangan atau infeksi. Daripada kondisi itu harus kita hadapi, ada satu teknik bedah atau operasi yang saat ini memnimalkan dampak pascaoperasi itu. Namanya laparoskopi atau disebut keyhole surgery. Teknik itu disebut juga bedah invasif minimal atau bedah akses minimal. Bca juga : Cara Menjaga Kesehatan Tulang Selagi Muda  Laparoskopi mampu memberikan keuntungan meminimalkan nyeri  pascabedah bagi pasien secara signifikan, dan memiliki keunggulan tambahan kosmetik yang baik karena luka operasinya hanya berupa beberapa sayatan kecil sepanjang 0,5 – 2 cm. Teknik laparoskopi itu biasanya membuat minimal tiga lubang sayatan atau lazimnya disebut port. Melalui lubang-lubang itulah alat bedah akan dimasukkan dan operasi pun dilakukan. Saat ini teknik laparoskopi pun sudah semakin berkembang dengan munculnya teknik single port laparoscopic surgery. Tidak lagi ada tiga lubang atau lebih, proses operasi itu hanya akan menyayat satu lubang, yaitu di pusar. Proses bedahnya secara sederhana dimulai dengan pembiusan umum. Kemudian dokter bedah akan membuat satu sayatan di pusar 2-3 cm untuk memasukkan gas CO2 yang sangat aman untuk menciptakan lapang operasi. Setelah itu dimasukkanlah teleskop dan isntrumen pembedahan. Setelah pembedahan selesai, specimen jaringan akan dikeluarkan melalui lubang yang sama secara steril. Kemudian dikeluarkan juga gas CO2  dan instrumen bedah. Lukapun dijahit dan dirawat secara biasa. Tetapi harus diingat bahwa teknik laparoskopi bukan merupakan senjata pamungkas yang selalu berhasil dilakukan pada semua kondisi. Terkadang jika radang atau infeksi penyakit pasien sudah sangat hebat, maka terpaksa dibatalkan dan dilakukan konversi menjadi bedah konvensional dengan sayatan besar. Infeksi itu terjadi karena pasien sering menunda-nunda pelaksnaaan operasi yang sudah disarankan dokter. Akhirnya, muncullah radang dan perlengketan usus hebat yang tidak cocok lagi untuk ditangani dengan teknik laparoskopi. Baca juga : Betapa Pentingnya Merawat Organ Intim Wanita  Oleh karena itu, jangan terlambat atau menunda-nunda pelaksanaan operasi. Selain itu ada pula kondisi yang membuat teknik laparoskopi tak bisa dilakukan, yaitu bila pasiennya sangat gemuk. Penyakit yang sama memang bisa ditangani berbeda pada tiap-tiap orang. Karenanya konsultasi ke dokter yang tepat memang harus dilakukan dengan intensif supaya bisa diketahui penanganannya yang tepat. Berikut ini kelebihan dan kekurangan teknik laparoskopi. Kelebihan laparoskopi 1. Nyeri pascabedah minimal 2. Trauma jaringan minimal 3. Perdarahan minimal 4. Kondisi rongga perut atau dda apat devaluisi dengan lebih jelas dan diperbesar (zoom) 5. Proses penyembuhan pasien lebih cepat 6. Lama rawat inap yang diperlukan lebih singkat 7. Risiko komplikai infeksi luka operasii , perdarahan, dan perlengketan usus lebih jarang terjadi. Kekurangan laparoskopi 1. Waktu operasi yang berpotensi lama 2. Biaya operasi lebih tinggi karena dibutuhkan alat dan keterampilan khusus. 3. Risiko operasi 4. Tidak bisa dilakukan bila sudah terjadi infeksi atau peradangan Bila operasi memang harus dilakukan, jangan khawatir dengan kondisi pascaopersi karena sudah ada teknik laparoskopi. Namun harus juga disiapkan biayanya yang memang lebih mahal. Jadi memang, lebih baik mencegah daripada mengobati. Selain itu, kalau memang masih merasa ragu dengan teknik penanganan medis yang masih berisiko dan menimbulkan efek samping, lebih baik coba menggunakan terapi herbal yang berbahan alami seperti jus herbal dan semacamnya.

...