Waktu Posting : 26-06-2014 05:51 | Dibaca : 2487x
05-05-2016 11:15
Di Indonesia, telur bebek lebih di kenal semacam telur asin. Telur ini berniat diasinkan dengan jalan di rendam didalam air garam. Sisi putih telurnya mempunyai rasa asin yang tajam, sesaat, kuning telurnya berwarna agak oranye serta tak sangat asin. Konsumsi makanan yang tinggi garam bermakna konsumsi makanan yang kaya natrium. Walau sebenarnya, WHO (World Health Organisation) atau Instansi Kesehatan Dunia merekomendasikan konsumsi garam cuma 5 gr (setara dengan natrium 2. 000 mg) /hari. Mengkonsumsi garam diatas batas yang diijinkan bisa berperan pada timbulnya tekanan darah tinggi dan tingkatkan kemungkinan terjadinya penyakit jantung serta stroke. Natrium, Apa Fungsi serta Efek untuk Badan? Natrium ialah satu zat berbentuk elektrolit sekaligus mineral. Zat ini dibutuhkan oleh badan untuk melindungi keseimbangan elektrolit badan, melindungi kandungan air didalam serta diluar sel badan, dan penunjang kerja otot serta saraf. Beberapa besar natrium ada pada darah serta cairan getah bening, yakni sejumlah 85 %. Zat ini pula dengan cara alami ada pada beragam makanan, diketemukan pada garam meja berbentuk natrium klorida, serta pada baking soda berbentuk natrium bikarbonat. Baca juga : Hati-hati, Jangan Asal Pilih Serum Rambut Amat jarang seorang dapat menderita kekurangan natrium, terkecuali untuk pengidap diare, kekurangan gizi, serta gagal jantung. Demikian sebaliknya, sangat banyak pula terang tak baik untuk kesehatan lantaran banyak penyakit berat yang mengintai jika untuk badan Anda kelebihan natrium. Dampak Mengkonsumsi Garam Dengan cara Berlebihan Konsumsi makanan yang rendah garam bisa menolong Anda hindari keadaan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Penambahan tekanan darah yang terlalu berlebih bisa mengakibatkan penyakit jantung. Pekerjaan jantung ialah memompa darah untuk mengalir lewat pembuluh darah. Daya tekan yang diakibatkan saat darah mengalir serta mendorong dinding pembuluh darah dapat diukur serta diberi nama dengan tekanan darah. Semakin tinggi tekanan darah, jadi kerja jantung jadi semakin berat dalam memompa darah. Tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa menyebabkan penyakit berat yang lain, diantaranya stroke, aterosklerosis (pengerasan arteri), gagal ginjal, serta gagal jantung. Bahkan juga, satu studi ilmiah menunjukkan kalau orang yang konsumsi garam terlalu berlebih memiliki resiko lebih tinggi untuk mati oleh lantaran serangan jantung. Telur Bebek Mengandung Tinggi Natrium Makanan yang memiliki kandungan natrium tinggi bermakna mengandung garam dengan kandungan tinggi. Umumnya ada pada makanan siap saji serta makanan olahan atau paket. Telur bebek asin atau telur asin termasuk juga diantara grup makanan itu. Dengan kata lain, konsumsi sangat banyak telur bebek yang telah diasinkan berisiko mengganggu kesehatan. Untuk mencegah peluang hipertensi atau tekanan darah tinggi, Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan asin, termasuk juga telur asin, dengan cara bijak. Baca juga : Inilah Cara Mengatasi Sulit Konsentrasi Panduan Kurangi Mengkonsumsi Tinggi Natrium Supaya konsumsi natrium termonitor, gantilah pola makan Anda. Berikut panduan dalam mengatur pola makan untuk hindari konsumsi tinggi natrium : Pilihlah makanan yang memiliki label rendah natrium. Anda pun dianjurkan untuk lebih pilih makanan yang belum di proses dibanding makanan yang telah di beri bumbu. Apabila Anda memasak makanan sendiri, upayakan untuk kurangi pemberian garam. Bila Anda memakai pengganti garam untuk berikan rasa asin pada masakan, dampaknya tetaplah dikira sama. Oleh karena itu, pakai dengan bijak juga. Batasi pemakaian bumbu penambahan, seperti saus serta kecap. Pakai bumbu dari beberapa bahan alami atau rempah-rempah. Mengkonsumsi makanan fresh semakin banyak, seperti sayur-sayuran serta buah-buahan lantaran mengandung natrium dalam kandungan rendah. Telur bebek asin atau telur asin serta beberapa makanan olahan yang lain memanglah nikmat untuk dibuat jadi semacam penambahan lauk, tetapi Anda tetaplah mesti menjauhi mengkonsumsinya begitu banyak lantaran dapat menambah resiko terserang hipertensi.
17-06-2014 08:40
Lensa kontak adalah alat medis yang dipergunakan sebagai alat bantu penglihatan, penggunaan terapeutik, dan kosmetikal. Penggunaan lensa kontak kebanyakan untuk menggantikan fungsi kacamata, mengatasi beberapa kekurangan dari kacamata itu sendiri, seperti meningkatkan kemampuan penglihatan perifer dan menghindari buramnya kacamata akibat hujan atau keringat. Namun, tak jarang lensa kotak dipakai hanya untuk mengubah penampilan mata seseorang. Lensa kontak dapat diklasifikasikan menurut beberapa aspek, termasuk kegunaan primer, material bahan, durasi penggunaan, dan penggantian lensa kontaknya. Menurut kegunaannya, lensa kontak terbagi atas lensa kontak untuk memperbaiki penglihatan, kosmetik, dan terapeutik. Dari material bahannya, bisa berupa lensa kontak rigid (berbahan PMMA/polymethyl methacrylate) yang tidak dapat mengantarkan oksigen dan RGP (rigid gas permeable) yang sekarang lebih populer karena dapat menghantarkan oksigen dengan baik) dan lensa kontak lunak, lebih dikenal dengan softlens yang menyediakan kemampuan penghantaran oksigen yang lebih baik, wetability dan nyaman.Ada juga berbahan campuran lensa kontak rigid dan lunak. Baca juga : Rahasia Kulit Sehat Lensa kontak dapat dikenal dari penggunaannya, beberapa istilah yang sering terdengar, seperti daily wear, yaitu lensa kontak yang hanya dapat digunakan untuk kegiatan sehari-sehari dan harus dilepas pada saat tidur dan extended wear atau continues wear yaitu lensa kontak yang dapat dipakai overnight, sampai enam hari bahkan dengan bahan yang terbaru dapat dipakai sampai 30 hari karena tingginya kemampuan penghantaran oksigen, tentunya dengan syarat-syarat yang sangat ketat, seperti tidak dipakai dalam lingkungan yang berdebu dan kotor sebelumnya. Dikenaljuga lensa kontak dari berapa lama ia dapat dipakai. Lensa kontakl unak single use atau sekali pakai yang dapat dipakai oleh orang-orang dengan riwayat alergi atau mudah terkena infeksi. Lensa kontak lunak lainnya, lensa kontak 2 mingguan atau 4 mingguan, bahkan ada yang setengah atau satu tahun. Lensa kontak rigid, biasanya dapat dipakai sampai beberapa tahun. Jika seseorang ingin menggunakan lensa kontak, sebelumnya harus memikirkannya secara matang. Selain itu, dalam keputusan itu memerlukan kerja sama yang baik antara fitter (biasanya seorang dokter mata atau di luar negeri dapat dilakukan oleh optometris) dan pengguna lensa kontak. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan yaitu seorang fitter harus dapat menentukan apakah mata pengguna dalam keadaan sehat dan mampu menggunakan lensa kontak, bahkan harus bisa mengajarkan cara menggunakan dan memelihara lensa kontak yang akan dipakai. Baca juga : Waspadai, Dampak Komputer Bagi Kesehatan Anda Nah, sebagai pengguna lensa kontak, yang paling penting adalah mengetahui secara baik dan disiplin dalam hal penggunaan lensa kontak. Misalnya saja, selalu mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun sebelum memegang lensa kontak. Lensa kontak sebaiknya secara rutin dibersihkan, dicuci dengan pencuci lensa kontak (harus selalu terjaga kebersihan cairannya), dan selalu mengecek apakah lensa kontak rusak atau tidak. Cairan pencuci lensa memegang peranan penting dalam pemeliharaan lensa kontak. Mengapa dapat terjadi komplikasi akibat lensa kontak? Tentunya hal ini terjadi akibat ketidaktahuan, kelalaian, dan ketidakmampuan dalam penggunaan lensa kontak secara baik dan disiplin. Hal yang dapat dilakukan adalah mengkonsultasikan kepada seseorang yang kompeten mengenai lensa kontak, jangan memaksakan memakai lensa kontak apabila sudah terjadi mata merah dan iritasi. Pakailah kacamata untuk sementara dan segerakan melakukan konsultasi ke dokter spesialis mata untuk mengatasi keluhannya. Jangan berusaha mengobati keluhannya tersebut dengan membeli obat tanpa resep dari dokter. Ternyata menggunakan lensa kontak itu tidak mudah. Banyak hal yang harus diperhatikan untuk memutuskan apakah kita sudah mampu memulai hidup dengan lensa kontak. Jagalah kesehatan mata Anda karena mata adalah jendela untuk melihat dunia ini.
21-06-2018 01:36
Pada abad 21 ini orang lebih suka makan di luar karena lebih praktis da nada banyak pilihan menu yang menarik. Indonesia sendiri sedang trend dengan bisnis kuliner yang kekinian. Misalnya saja martabak aneka topping, atau kue cubit yang memiliki banyak rasa.Semakin banyak makanan yang baru juga tidak menutup kemungkinan banyaknya racun atau kolesterol dan gula yang tinggi. Untuk itu banyak muncul penyakit dikarenakan makanan yang disantap. Apalagi terkadang penjual memakai bahan yang dilarang untuk kesehatan, sehingga membahayakan kesehatan dari pembeli. Untuk mengobati penyakit yang sudah terlanjur ada, maka penderita bisa memakai obat herbal yang memiliki efek samping lebih sedikit jika dibandingkan dengan obat biasa. Obat herbal sendiri adalah obat yang dibuat dari 100% tumbuh-tumbuhan dari alam. Obat herbal tidak memakai bahan tambahan lain seperti hewan atau zat kimia. Ada dua jenis obat herbal, yaitu tradisional dan non-tradisional. Tradisional adalah jenis obat yang sudah sering dipakai sebagai obat herbal dan sudah terkenal seperti jamu. Sementara non-tradisional adalah jenis obat yang sebelumnya belum pernah diketahui manfaatnya, akan tetapi memiliki khasiat yang cukup bagus bagi tubuh. Nah, ada beberapa tumbuhan yang sering dijadikan sebagai obat herbal. Berikut ini daftarnya: · Belimbing Siapa yang tidak tahu buah yang sangat segar dimakan ini. Ternyata buah yang memiliki nama latin Averhhoa Carambola ini memiliki cukup banyak khasiat. Misalnya saja untuk mengatasi kolesterol yang tinggi. Hal ini karena belimbing tinggi akan gizi yang bisa menjaga ketahanan tubuh. · Lidah buaya Lidah buaya atau yang biasa disebut sebagai aloe vera kini cukup populer semenjak produk kosmetik yang berasal dari Korea Selatan memakainya sebagai bahan utama untuk mencerahkan dan menjaga kelembapan kulit. Akan tetapi tidak hanya itu, lidah buaya juga bisa digunakan sebagai obat kanker. Caranya tinggal dijadikan minuman, namun harus berhati-hati karena lidah buaya mengandung getah yang cukup gatal. Itu tadi artikel mengenai beberapa tumbuhan yang bisa dijadikan sebagai obat herbal.