Sehatkan Pencernaan Demi Halau Kanker Lambung

Additional Image

Waktu Posting : 08-07-2014 07:16 | Dibaca : 3811x

Tips KesehatanSehatkan Pencernaan Demi Halau Kanker Lambung . Hobi mengkonsumsi makanan yang diolah secara pengasapan termasuk kurang baik. Begitu pula hobi mengkonsumsi asinan. Memang lezat dan sedap namun dibalik itu membawa risiko kanker lambung. Apalagi di keluarga Anda ada yang pernah menderita kanker lambung, maka perlu Anda waspada terhadap diri sendiri. Sebab kanker lambung termasuk kanker yang terjadi karena keturunan atau genetik.

Baca juga :  Hipertensi Merusak Organ Tubuh Secara Diam-diam

Kanker lambung juga diakibatkan karena infeksi yang ditimbulkan oleh bakteri bernama Helicobacter pylori. Bakteri tersebut biasa hidup di dalam tubuh Anda. Daerah lapisan lendir adalah tempat tinggal si bakteri penyebab infeksi yang mengarah kanker lambung. Jika Anda mengalami gejala pernicious anemia maka perlu berhati-hati. Ketika tubuh Anda sulit mencerna sumber mikro vitamin B12 maka akan terjadi pengurangan jumlah sel eritrosit yang berbahaya bagi kesehatan. Radang lambung yang diakibatkan senyawa nikotin yang sudah menumpuk dan menjalar hingga di daerah lambung juga menjadi pemicu kanker lambung.

Baca juga : Mengenal Untuk Menghindari Kanker Usus 

Sebelum menyesal di kemudian hari karena penyakit kanker lambung, sehatkan pencernaan Anda. setiap hari. Beli dan konsumsi buah yang dapat melancarkan pencernaan. Buah pisang, pepaya, apel, adalah beraroma buah kaya serat, vitamin, dan mineral. Begitu juga dengan sayur seperti bayam, sawi, wortel. Walaupun secara umum semua buah dan sayur adalah baik bagi pencernaan. Seimbangkan dengan mengkonsumsi susu segar. Lambung sehat maka mengkonsumsi makanan dan minuman akan terasa nyaman.

Kesimpulannya, harus rutin tiap hari buang air besar. 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mengapa Minum Antibiotika Harus Dihabiskan?

29-05-2014 03:43

Nanang sudah setahun ini mengidap amandel. Hampir setiap bulan amandelnya kumat. Menurut dokternya, sudah derajat tiga dan belum perlu dioperasi. Namun setiap kali serangan amandelnya datang, Nanang mesti minum antibiotika. Kalau tidak, amandelnya meradang hebat, bernanah dan tak sembuh-sembuh. Linggar juga begitu. Bahkan ia sudah sering sekali sampai tak bisa bernapas kalau sedang serangan. Tapi Linggar tak mau dioperasi. Ia takut, dan lebih suka memilih minum kapsul antibiotika saja. Nanang dan Linggar memang sudah sejak kecil minum obat antibiotika, obat untuk memusnahkan kuman penyakit. Namun menurut pengakuan ibunya, obat antibiotikanya sering tidak pernah dihabiskan. Selain minumnya kurang teratur, begitu terasa membaik, ia langsung menyetop sendiri minum antibiotikanya. Padahal dokternya memberinya sampai 5 hari. Ia minum cuma 2 sampai 3 hari saja. Tapi apakah karena minum antibiotika yang tak habis, dapat menimbulkan amandel? Oh, tidak. Bukan karena antibiotika yang tak dihabiskan amandel muncul, tapi karena kelenjar pertahanan tubuh di rongga mulut itu yang kalah perang melawan bibit penyakit. Dan kebiasaan minum antibiotika yang setengah-setengah itu dapat membuat kuman penyebabnya menjadi kebal (resisten) terhadap antibiotika tersebut. Dan kalau kumannya sudah kebal begitu, ia akan menyerang ulang penderita, dengan demikian penyakit akan menahun. Amandelnya sering terserang, dan tak sembuh jika diberikan jenis antibiotika yang sama. Perlu dicari jenis antibiotika yang lain. Baca juga : Inilah Herbal Penangkal Bau Mulut   Terlalu Bebas Berantibiotika Obat antibiotika tergolong obat daftar G. Artinya hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Namun di kota-kota besar, toko-toko obat menjualnya tanpa resep dokter, dan digunakan secara bebas, bahkan tanpa aturan yang benar. Mudah dipahami, akibat dari pemakaian antibiotika yang tidak tertib ini, maka populasi berjenis-jenis kuman menjadi bertambah merajalela. Ia bukan saja menurunkan generasi yang kebal terhadap beberapa jenis antibiotika yang digunasalahkan, tapi juga semakin sukar menciptakan jenis antibiotika baru untuk memusnahkan generasi kuman yang baru. Banyak kuman sudah resisten sehingga pemakaian antibiotika semakin terbatas untuknya. Kita perlu melakukan uji kebal (resistensi tes) untuk memilih jenis antibiotika mana yang cocok untuk kuman yang sedang diidap seorang penderita penyakit infeksi. Dengan demikian tembakan kita lebih terarah. Sekarang sedikit-sedikit orang membeli kapsul sendiri, lalu meminumnya dengan aturan sendiri, dan tak tahu kapan obat harus dihentikan. Pemakaian antibiotika yang berkepanjangan juga bukan tanpa efek sampingan. Organ hati, ginjal dan darah adalah bagian dari tubuh kita yang paling sering dipengaruhinya. Sejak penisilin ditemukan, generasi kuman sudah semakin beraneka dan antibiotika pun kian bermunculan untuk membasminya. Masing-masing mempunyai peluru sendiri untuk menembak bagian kuman yang mana, dan tidak setiap antibiotika mampu membunuh semua kuman yang pernah kita kenal. Ada jenis yang bisa menyeluruh, ada yang hanya untuk beberapa jenis saja. Tetrasiklin tidak untuk anak kurang dari 10 tahun Sekarang terdapat banyak anak-anak yang mengeluh karena gigi-geliginya berwarna tidak seperti mutiara. Kuning keruh keabuan, bukan karena malas menggosok gigi, tapi karena memang mutu giginya yang buruk akibat pemakaian antibiotika dari golongan tetrasiklin (tetracycline). Jenis antibiotika ini berpengaruh terhadap pembentukan gigi-geligi sejak janin. Jadi memang tidak boleh diberikan bagi anak-anak, sekurang-kurangnya sampai anak mencapai usia 8 tahun. Baca juga : Atasi Jerawat Membandel Dengan Bahan Alami  Celakanya, karena setelah gigi (benihnya) terbentuk buruk, tidak ada cara untuk memutihkannya, dengan mengasah atau mengikisnya sekalipun, kecuali melapisinya dengan mantel gigi pada seluruh permukaan gigi, terutama yang tampak dari luar. Obat jenis ini pun paling sering digunakan karena amat umum dan cukup tua selain golongan kloramfenikol (chloramphenicol). Di puskesmas, poliklinik, di balai pengobatan, tetrasiklin banyak digunakan, dan kini saatnya kita perlu pandai memilih jenis antibiotika mana yang boleh dan mana yang tidak. Bisa Suntikan Untuk jenis tertentu, antibiotika hanya dapat diberikan melalui suntikan. Antibiotika streptomisin (streptomycine) untuk penderita penyakit TBC atau Lepra, diberikan hanya lewat suntikan. Biasanya, penderita lebih tertib karena harus mengunjungi dokternya, dibanding yang harus diminum sendiri. Jika ada satu orang yang tidak tertib menggunakan antibiotika, berarti akan tumbuh jutaan kuman yang sedang dibasmi yang mewariskan generasi baru yang kebal terhadap antibiotika tersebut. Dapat dihitung, berapa banyak jenis kuman yang melahirkan generasi baru yang kian kebal terhadap antibiotika yang ada, harus menjadikan kita semakin takut. Iya, kan?!  

Featured Image
5 Langkah Menuju Umur Panjang

06-06-2014 09:20

Perubahan-perubahan kecil di bawah ini nyatanya dapat menolong Anda menjauhi diabetes, atau membuat perlindungan Anda dari efek beresiko penyakit itu. Makan sayuran juga : Waktu mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat (pasta, kentang, nasi), janganlah lupakan salad – serta yakinkan sausnya memiliki kandungan cuka. Riset menemukan, cuma dengan 1,5 sendok teh cuka, kandungan gula darah Anda dapat turun sampai 42%. Masak pasta dengan jitu : Bikin sel badan tetap cepat tanggap pada insulin adalah kunci menjauhkan diri dari diabetes lantaran insulin lah yang mengusir gula dari darah. Ini langkah efisien, sekalian lezat, untuk meyakinkan hal semacam itu : menurut riset, menumis pasta (atau makanan kaya karbohidrat lain) dengan minyak zaitun extra-virgin bakal menambah sensitivitas insulin pada wanita yang berat tubuhnya berlebih.   Baca juga : Cara Melancarkan Peredaran Darah Bergeraklah sedikit : Cuma dengan satu session latihan berintensitas cukup, maka kekuatan badan mengontrol kandungan gula juga bakal meningkat sedikit-sedikit, seperti dinyatakan suatu riset, yang sama efektifnya dengan berolahraga terus-menerus. Juga, duduk berjam-jam dalam satu saat bakal menambah resiko Anda terkena bermacam penyakit, walau umumnya Anda terhitung aktif bergerak. Yakinkan diri Anda bergerak sekurang-kurangnya 30-45 menit /hari. Waktu itu dapat dipecah jadi bagian-bagian, umpamanya waktu jeda iklan TV atau saat senggang, Anda lakukan gerakan olahraga. Matikan lampu : Bila Anda tidur kurang dari tujuh atau delapan jam nyaris setiap malam, maka resiko terkena diabetes bakal meningkat – atau untuk diabetisi, bakal memburuk – kira-kira 37-88%, ungkap suatu riset. Untuk tidur lebih lama serta berkwalitas, matikan lampu kamar : juga sinar sekecil apapun waktu tidur bakal memperlambat produksi melatonin, hormon yang bikin Anda mengantuk. Lampu baca atau monitor yang menyala dapat bikin badan terjaga, hingga bila Anda punya niat membaca ditempat tidur, pakai kacamata berlensa kecokelatan – yang bakal memblok gelombang sinar biru yang paling mengganggu melatonin. Untuk pemakai computer, yakinkan Anda mempunyai software penyaring sinar biru yang dapat diperoleh gratis di F. lux.   Baca juga : 15 Langkah Memperlambat Proses Penuaan Ubah kentang dengan kacang : Kentang bakal menyebabkan dua persoalan untuk Anda : menambah kandungan gula darah, serta dalam satu tahun lebih bakal bikin bobot Anda jadi tambah, seperti itu terungkap dari suatu riset waktu lama. Kacang-kacang barangkali semakin banyak lemak, namun ngemil semangkuk penuh kacang dari pada keripik kentang bakal menolong Anda turunkan berat tubuh. Serta riset terbaru mengatakan, pistaschio, kenari serta kacang tanah nyatanya berguna melindungi kandungan gula darah tetap normal.

Featured Image
solusi/tips mengatasi jerawat

17-09-2014 10:12

Cara atasi jerawat

...