Program Unggulan DLH Kalimantan Timur dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup

Additional Image

Waktu Posting : 15-10-2025 18:08 | Dibaca : 185x

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di wilayahnya. Dengan berbagai tantangan yang dihadapi akibat aktivitas industri, pertambangan, serta pertumbuhan penduduk yang pesat, DLH Kalimantan Timur menyusun sejumlah program unggulan yang menyentuh berbagai aspek pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Berikut adalah program-program strategis yang menjadi andalan DLH Kalimantan Timur (https://dlhkalimantantimur.id/) dalam mendukung pelestarian dan perlindungan lingkungan hidup.

1. Program Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat

Salah satu fokus utama DLH Kalimantan Timur adalah pengelolaan sampah terpadu. Program ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya. DLH mendorong terbentuknya bank sampah, penguatan TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle), serta kampanye pilah sampah dari rumah.

Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya diajak untuk sadar lingkungan, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi dari hasil pemilahan dan daur ulang sampah. Program ini juga mendukung pencapaian target pengurangan sampah nasional sebesar 30% pada tahun 2025.

2. Program Kampung Iklim (ProKlim)

DLH Kalimantan Timur mendukung penuh pelaksanaan Program Kampung Iklim (ProKlim) yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Program ini bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

ProKlim di Kalimantan Timur telah diterapkan di berbagai desa dan kelurahan yang memiliki inovasi dalam pengelolaan air, energi terbarukan, penanaman pohon, serta pertanian ramah lingkungan. DLH memfasilitasi pembinaan teknis, pendampingan, serta penilaian terhadap kampung-kampung iklim ini agar bisa meraih sertifikasi nasional.

3. Program Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan

DLH Kalimantan Timur secara rutin melakukan monitoring kualitas udara, air, dan tanah di berbagai wilayah. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi pencemaran akibat aktivitas industri, rumah tangga, maupun pertambangan.

Beberapa indikator yang dipantau antara lain indeks kualitas udara (ISPU), kadar BOD dan COD pada air sungai, serta parameter logam berat di kawasan rawan pencemaran. Selain pemantauan, DLH juga menerapkan sistem perizinan lingkungan dan AMDAL secara ketat untuk memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai kaidah lingkungan.

4. Program Rehabilitasi dan Reboisasi Lahan Kritis

Untuk mengatasi deforestasi dan degradasi lahan, DLH Kalimantan Timur menggencarkan rehabilitasi lahan kritis melalui program reboisasi. Wilayah sasaran meliputi daerah bekas tambang, lahan tandus, dan kawasan penyangga DAS (daerah aliran sungai).

Bibit pohon lokal seperti ulin, meranti, dan sengon ditanam bekerja sama dengan kelompok tani, komunitas lingkungan, serta perusahaan melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Selain menurunkan risiko bencana ekologis, program ini juga membuka lapangan kerja hijau di daerah pedesaan.

5. Program Edukasi dan Sosialisasi Lingkungan

DLH Kalimantan Timur sangat memahami pentingnya kesadaran publik dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, edukasi menjadi salah satu program unggulan yang menyasar sekolah, komunitas, dan instansi pemerintah.

Kegiatan yang dilakukan antara lain penyuluhan lingkungan di sekolah (Adiwiyata), pelatihan kader lingkungan, serta lomba inovasi lingkungan hidup. Dengan pendekatan edukatif ini, diharapkan terbentuk generasi muda yang peduli dan berdaya dalam mengelola lingkungan secara bijak.

6. Program Digitalisasi Data dan Sistem Informasi Lingkungan

Seiring perkembangan teknologi, DLH Kalimantan Timur mulai menerapkan sistem informasi berbasis digital untuk pengelolaan data lingkungan. Salah satunya melalui dashboard pemantauan kualitas lingkungan hidup yang memuat data real-time mengenai kualitas udara, cuaca, dan kondisi pencemaran.

Langkah ini meningkatkan transparansi dan memudahkan pengambilan kebijakan berbasis data (data-driven policy). Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses informasi melalui situs resmi https://dlhkalimantantimur.id/.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Cara Sederhana Merawat Payudara Sehari-hari

21-08-2017 10:47

Cara Sederhana Merawat Payudara Sehari-hari - Payudara yang sehat dan kencang dapat meningkatkan penampilan dan harga diri wanita. Untuk mendapatkan payudara yang sehat dan kencang maka harus dijaga serta dirawat agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyakit kanker payudara dan masalah kesehatan lainnya. Lalu apa saja ciri-ciri dari payudara  yang sehat? Berikut ini beberapa ciri payudara yang sehat, yaitu :   Kulit Payudara Lembut  dan Tidak Ada Benjolan Pada payudara  yang sehat maka kulit akan terasa lembut pada saat diraba dan pada permukaannya tidak terdapat benjolan. Bila terdapat benjolan, jangan dibiarkan agar benjolan tersebut tidak berkembang. Oleh karena itu harus terus diawasi perkembangannya. Puting Payudara Terasa Keras Puting payudara terasa lebih keras bila dibandingkan dengan bagian payudara lainnya. Bagi yang belum menikah maka puting payudara agak pendek dan wajar-wajar saja. Namun bila setelah menikah maka puting payudara akan menyembul lebih tinggi. Ukuran Kedua Bukit Payudara Ukuran payudara biasanya simetris namun ukurannya tidak sama persis. Ukuran bukit yang kiri biasanya lebih besar daripada ukuran bukit payudara  yang kanan. Pada masa remaja, ukuran kedua bukit payudara ini simetris dan pada perkembangan usia selanjutnya terlebih setelah menikah serta menggunakan kontrasepsi maka perbedaan ukuran kedua bukit payudara akan semakin terlihat perbedaannya. Saat Ditekan atau Disentuh Tidak Terasa Nyeri Apabila payudara terasa sakit pada saat ditekan secara lembut maka sebaiknya berkonsultasi ke dokter. Payudara Kencang dan Tidak kendur Payudara yang sehat maka bentuknya akan kencang dan tidak melorot ke bawah. Kulitnya pun terasa lembut dan kenyal bila dipegang atau diremas. Payudara  yang kencang dapat menjadi suatu pertanda sebagai kesuburan. Warna Puting Payudara Payudara yang sehat pada wanita yang berkulit putih dan belum melahirkan maka puting payudara berwarna merah muda dan wanita yang memiliki kulit yang agak gelap, puting payudaranya berwarna kecoklatan.   Perawatan sehari-hari yang dapat dilakukan agar mendapatkan payudara yang sehat yaitu dengan cara-cara berikut ini :   Mengkonsumsi makanan yang sehat, dapat ditambahkan dengan makanan seperti brokoli, minyak zaitun, kopi dan kacang-kacangan. Menggunakan bra  yang tepat, gunakan bra yang tidak terlalu ketat dan juga tidak terlalu longgar. Tujuannya agar stabilitas dari bentuk payudara terjaga. Pemijatan rutin pada payudara , dapat membantu untuk mengencangkan payudara. Lakukan pemijatan kurang lebih 15 menit. Bersihkan terlebih dahulu payudara dengan menggunakan handuk basah yang sudah direndam dengan air hangat kemudian usaplah payudara secara pelan dan lembut. Rajin berolahraga, lakukan olahraga berupa gerakan push-up agar payudara menjadi lebih sehat dan kencang. Menggunakan pelembab pada bagian payudara agar kulit payudara tetap lembut dan sehat. Rutin melakukan pemeriksaan ke dokter sehingga kesehatan payudara dapat terkontrol. Apalagi bila anda telah berusia 40 tahun ke atas.     

Featured Image
Ini Nih Sayuran dan Buah yang Bikin Kamu Awet Muda

22-06-2018 14:23

Mau dong selalu terlihat awet muda? Tidak hanya wanita tetapi juga pria ingin selalu terlihat lebih muda dari usia yang sebenarnya. Tak jarang mereka pun rela mengeluarkan uang yang lebih untuk melakukan perawatan agar terlihat awet muda. Namun tahukah anda bahwa sebenarnya ada cara yang sederhana untuk mewujudkan hal ini?   Tubuh manusia membutuhkan makanan yang mengandung antioksidan yang tinggi. Antioksidan yang tinggi dapat berperan dalam memperlambat efek penuaan pada setiap bagian tubuh manusia seperti, kulit, jantung, otak bahkan persendian. Agar mempunyai kulit yang selalu sehat, yuk konsumsi sayur dan buah berikut ini : 1.Bayam Sayur bayam berdasarkan pada sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Agricultural Food Chemistry, mengandung beta karoten serta lutein dan nutrisi yang penting yang telah terbukti dapat meningkatkan elastisitas kulit. Menjadikan kulit lebih kencang dan mencegah timbulnya tanda-tanda penuaan dini. 2.Tomat Dalam tomat terkandung likopen yaitu sejenis karotenoid yang dapat melawan efek sinar Ultra Violet pada kulit. Pada sebuah penelitian ditemukan bahwa wanita yang mengkonsumsi makanan yang mengandung likopen serta antioksidan selama 15 minggu mengalami penurunan jumlah kerutan pada kulit. Dengan mengkombinasikan tomat dan minyak zaitun dapat meningkatkan penyerapan likopen ke dalam tubuh sehingga kulit tetap sehat dan terlihat awet muda. 3.Buah delima Delima mengandung asam ellagic serta punicalagin yang memiliki manfaat untuk melawan radikal bebas serta meningkatkan produksi kolagen pada kulit. memiliki kandungan vitamin C yang dapat mencegah efek kerutan akibat dari sinar matahari. Dapatkan kulit yang kencang, sehat dan awet muda dengan minum jus delima ini secara rutin pada setiap minggu. 4.Alpukat Buah alpukat mengandung senyawa unik yang dikenal dengan nama alkohol polihidroksi lemak. Senywa ini membantu dalam melindungi kulit dari papaparan sinar matahari serta memmbantu dalam memperbaiki DNA yang rusak. Selain itu, alpukat juga mengandung lutein dan zeaxanthin, antioksidan yang dapat memberikan perlindungan ganda pada kulit. 5.Blueberry Buah blueberry mengandung antosianin yang tinggi. Yaitu suatu senyawa yang dapat membantu dalam menurunkan kerusakan sel yang terjadi akibat dari radikal bebas. Buah ini terbukti dapat memperlambat penuaan dini serta membuat anda panjang umur.     

Featured Image
Pengamat: Syarat Usia Minimal Calon Kepala Daerah Perlu Ditinjau Ulang

21-07-2024 00:02

Dalam dinamika politik Indonesia, terdapat sejumlah perdebatan terkait dengan syarat usia minimal bagi calon kepala daerah. Hal ini menjadi topik yang menarik perhatian, terutama dalam konteks peningkatan partisipasi generasi muda dalam bidang politik. Pengamat politik Indonesia memberikan pandangan terkait perlunya peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah, khususnya terkait dengan penerimaan kandidat yang lebih muda untuk memimpin daerah. Pada umumnya, syarat usia minimal bagi calon kepala daerah  di Indonesia adalah 30 tahun. Namun, beberapa pengamat berpendapat bahwa batasan usia ini seharusnya ditinjau ulang, mengingat perkembangan zaman dan perubahan dinamika sosial-politik di masyarakat. Salah satu alasan utama mendukung peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah adalah untuk memberikan kesempatan yang lebih besar kepada generasi muda dalam berkontribusi dalam kepemimpinan daerah. Menurut pengamat, generasi muda memiliki potensi dan energi yang besar untuk membawa perubahan positif dalam pemerintahan daerah. Mereka dianggap memiliki pandangan yang lebih segar dan inovatif dalam merumuskan kebijakan publik yang dapat memberi dampak positif bagi masyarakat. Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah dapat menjadi langkah yang relevan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda dalam berperan aktif dalam pemerintahan daerah. Selain itu, perubahan dinamika sosial-politik juga menjadi alasan penting dalam mendukung peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah. Dengan perkembangan teknologi dan akses informasi yang semakin cepat, generasi muda memiliki kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap berbagai isu yang terjadi di masyarakat. Hal ini turut menjadi aspek penting yang menunjukkan bahwa usia tidak selalu menjadi indikator keberhasilan kepemimpinan. Dengan demikian, peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah dapat menjadi langkah progresif dalam mengakomodasi perubahan tersebut. Sementara itu, pandangan yang mengkritisi peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah juga perlu diperhatikan. Beberapa pihak yang menginginkan tetapnya batasan usia minimal menilai bahwa pengalaman dan kematangan dalam kepemimpinan menjadi aspek yang tidak dapat diabaikan. Mereka berpendapat bahwa dengan mempertahankan batasan usia minimal, calon kepala daerah akan lebih terjamin dalam memimpin daerah dengan kemampuan dan kebijaksanaan yang matang. Dalam konteks ini, perdebatan terkait dengan peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah perlu menjadi fokus perhatian yang mendalam. Mendengar pandangan dari berbagai pihak, termasuk para pengamat politik, menjadi langkah yang penting dalam merumuskan kebijakan yang dapat memberikan dampak positif bagi dinamika politik di Indonesia. Dengan demikian, diskusi terbuka dan mendalam perlu diadakan untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat secara keseluruhan.

...