Pola Hidup Menyantap Makanan Cepat Saji dan Hubunganya Dengan Kesehatan

Additional Image

Waktu Posting : 24-04-2014 02:38 | Dibaca : 3155x

Pertumbuhan teknologi saat ini yang sangat pesat dan berubahnya pola hidup  masyarakat ke arah kehidupan yang segalanya menjadi praktis, banyak menimbulkan kasus-kasus baru dalam ilmu kesehatan. Dimana pola hidup praktis saat ini sudah semakin meluas ke hamper sisi kehidupan masyarakat, dan yang paling dominan adalah pola hidup praktis yang berhubungan dengan gaya hidup yaitu seperti Konsumsi Makanan.  Banyak kita dapatkan saat ini berbagai macam olahan makanan yang beredar luas di masyarakat yang dikemas secara praktis sehingga mudah dan cepat untuk disajikan, bukan hanya itu kini bumbu bumbu penunjang untuk membuat makanan olahan pun banyak tersedia dalam bentuk yang mudah disajikan sebaga ibahan pendukung dalam membuat makanan.

Olahan-olahan makanan cepat saji yang sudah ada saat ini, bagi sebagian pihak yang kurang memperhatikan kesehatan justru sangat membantu mereka, yaitu Gaya Hidup. Gaya hidup yang diartikan oleh sebagian orang modern inilah yang menyebabkan banyak dari sebagian masyarakat lebih tertarik mengkonsumsi makanan ataupun olahan makanan yang cepat saji, karena yang menjadi dasar mereka mengkonsumsi makanan cepat saji adalah karena mereka nilai lebih cepat dan praktis dalam menghidangkan serta mengkonsumsinya. Seperti yang kita ketahui bersama olahan makanan siap saji adalah semua jenis makanan / olahan yang disimpan atau disediakan dalam bentuk makanan atau olahan yang dikemas sedemikian rupa dan praktis, sangat mudah disajikan dan dihidangkan, serta dalam proses penyajianya menggunakan cara ataupun proses yang lebih sederhana tidak membutuhkan alat bantu tertentu dalam membuatnya serta tidak memakan waktu yang lama.

Baca juga :  Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal

Tentunya dengan semakin beredarnya olahan makanan cepat saji berserta beragam bentuk kemudahan dalam menyajikannya, banyak ditemukan pula dampak-dampak negatif yang semakin bermunculan terkait dengan bahaya yang ditemukan karena mengkonsumsi makanan cepat saji. Banyak ilmuwan dibidang penelitian kesehatan yang telah membuktikan bahwa berbahayanya banyak mengkonsumsi makanan dan olahan pangan cepat saji. Karena berdasarkan riset yang mereka lakukan, telah banyak menghasilkan fakta dan bukti yang otentik bahwa olahan ataupun makanan cepat saji sangat berperan sebagai pemicu munculnya berbagai macam penyakit di tubuh orang yang mengkonsumsinya. Bukanhal yang aneh, segala sesuatu yang praktis tentunya akan mempunyai resiko tinggi dibandingkan dengan yang alami. Jika kita kembali kemasa lalu, dimana pada saat ingin membuat makanan hanya bisa di dapat tentu dengan bersusah payah baik di mulai dari mengumpulkan terlebih dahulu bahan baku, membutuhkan waktu yang lama dalam proses pengolahanya namun di sisi lain tidak ada efek negatifnya dan sangat minim sekali menyebabkan timbulnya penyakit.

Seiring dengan semakin berkembangnya hal ini, telah banyak dilakukan penelitian terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji. Berdasarkan banyaknya informasiakan hal tersebut, berikut beberapa kasus yang disebabkan efek dari mengkonsumsi makanan cepat saji yang sudah banyak diteliti oleh para ilmuwan di dunia diantaranya sebagai berikut:

“ Di tahun 2011 ada sebuah riset yang telah dipublikasikan dan dicetak dalam Nutrition Research and Practice (NRP), yang berisi tentang hubungan antara olahan pangan dengan penyakit. Dalam hasi lriset tersebut di simpulkan, ternyata adanya zat aditif dalam olahan makanan cepat saji yang dapat memacu terjadinya alergi terhadap beberapa anak dengan kondisi tertentu, selain itu juga selain adanya kandungan zat aditif, kandungan lemak yang dalam olahan makanan cepat saji juga menjadi factor utama yang menyebabkan seseorang mengidap penyakit asma ”

Baca juga : Khasiat dan Manfaat Sirsak

“ Di Amerika Serikat berdasarkan data yang ada saat ini, juga telah dinyatakan dan diakui bersama oleh para penduduknya bahwa banyaknya kasus-kasus obesitas (kelebihan berat badan) yang melanda Negeri Paman Sam tersebut adalah mayoritas di sebabkan oleh konsumsi masyarakat Amerika yang cukup besar terhadap olahan makanan cepat saji. Dan selain itu juga berdasarkan data hasil riset terbaru yang dilakukan di Amerika Serikat akhir-akhir ini seperti yang telah di kutip dalam salah satu jurnal kesehatan di Amerika Serikat yaitu Thorak,  disimpulkan bahwa salah satu pemicu sering terjadinya kasus penyakit eksim dan asma di masyarakat Amerika Serikat adalah tidak lain disebabkan oleh tingginya tingkat konsumsi penduduk Amerika Serikat terhadap makanan olahan cepat saji, data dan kesimpulan ini didapatkan berdasarkan riset yang dilakukan dengan cara memberikan kuesioner kepada koresponden yang dipilih secara random (acak) terhadap 15 jenis olahan makanan yang sering dan gemar di konsumsi oleh masyarakat Amerika Serikat, dimana dari data yang didapat bahwa makin banyak dan berkembangnya kasus-kasus penyakit asam dan eksim yang dipilih dari 2  golongan usia masyarakat Amerika Serikat yaitu kelompok usia dewasa dan anak-anak remaja ialah di sebabkan karena banyak mengkonsumsi cepat saji. Dalam riset yang dilakukan dalam studi tersebut didapatkan kesimpulan dan juga fakta bahwa konsumsi olahan makanan cepat saji yang dikonsumsi dalam waktu satu minggu, di dapatkan hasil bahwa dalam waktu satu minggu tersebut olahan makanan cepat saji mampu menjadi penyebab gejala asma hingga 39% dari warga Amerika Serikat, dan berdasarkan data yang didapat juga bahwa 27% dari jumlah warga di Amerika Serikat dengan categori level anak-anak remaja jumlah korban yang terkena penyakit asma cukup meningkat di level anak-anak “

“ Dalam sebuah media berita yang dirilis pada rubric bidang kesehatan berdasarkan data ilmiah yang hasilkan oleh seorang peneliti dari University of Minnesota School of Public Health, Minneapolis dr Andrew Odegaard, beliau menyatakan bahwa semua orang yang mengkonsumsi olahan dan makanan siap saji yang kebarat-baratan berpotensi terserang penyakit diabetes golongan kedua. Hal ini disebabkan ialah karena tidak adanya aturan-aturan yang berlaku terhadap penggunaan trans-fatty acid yaitu zat aktif yang tidak pernah diatur dalam undang-undang di negara-negara Asia. Disana disebutkan bahwa komposisi lemak yang ada dalam makanan cepat saji sangat berpotensi terhadap timbulnya penyakit diabetes bagi kalangan remaja “

Itulah beberapa contoh kasus dan juga fakta yang di dapat terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji, meskipun demikian dengan banyaknya data-data hasil riset yang ditemukan terhadap dampak negative dari mengkonsumsi makanan cepat saji di lain sisi masih banyak juga kita temukan sebagian masyarakat di negeri kita ini yang meremehkan tuntunan pola hidup sehat, menurut mereka hal itu harus di lakukan agar bisa di katakana mempunyai pola hidup modern. Tentu, pola pandang yang sempit jika kita harus mengakuinya. Karena di jaman yang serba teknologi dan berkembang ini menjaga pola hidup sehat perlu di lakukan untuk mengimbangi kegiatan dan aktifitas sehari-hari, di mana dengan semakin berkembangnya pola hidup yang semakin modern dan juga teknologi yang semakin canggih tentunya akan juga memberikan dampak negative terhadap keberlangsungan hidup. Di mana akan banyak penyakit yang mungkin muncul karena tidak menjaga dengan baik pola hidup sehat sebagai dampak dari perkembangan jaman dan teknologi saat ini. Jadi jika kita ingin hidup sehat marilah kita jaga pola hidup, semaksimal mungkin hindari olahan makanan yang tersedia praktis (cepat saji) agar bisa hidup sehat.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Amankah Tren Diet Raw Food?

02-06-2014 03:29

Gaya hidup mengonsumsi makanan sehat kian digandrungi. Tren mengunggah gambar dan cerita di media sosial juga dipercaya memiliki andil besar dalam menyebarluaskan gerakan ini. Mengunggah foto makanan sehat yang dihias atau dibnetuk khusus agar eye catchy menjelma sebagai keasyikan tersendiri. Salah satu metode yang semakin diakrabi, yaitu mengonsumsi makanan mentah (raw food). Diet raw food adalah penatalaksanaan cara makan dengan cara cuma mengkonsumsi makanan mentah. Biasanya makanan ini dimasak dengan menggunakan panas yang rendah. Diet ini sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia karena dipercayai para pelaku diet bisa mencegah penuaan dini, menangkal penyakit degeneratif seperti kanker, menurunkan berat badan, dan lain-lain. Beberapa selebritis Hollywood berhasil melakukannya. Sebut saja Cher, Uma Thurman, Lisa Bonet, Natalie Portman, Sting, Jason Mraz, sampai Alicia Silverstone. Selebriti tanah air pun tak kalah gencar. Ada Sophie Navita yang kini bergelut dengan kampanye #indonesiamakansayur, juga penyanyi Andien dan Titi DJ yang terlihat gemar mengunggah foto gaya hidup sehatnya di Instagram. Beberapa tag familiar seperti #rawfood, #eatclean, dan #youarewhatyoueat juga tampak berseliweran di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Path. Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk?   Beberapa dekade lalu, Artturi Virtanen, seorang ahli biokimia asal Finlandia, menciptakan teori diet raw food. Teori itu juga menyebutkan, dalam pemanasan makanan secara berlebihan akan terbentuk beragam senyawa asing pada makanan yang tak dapat dicerna dengan baik. Selain merangsang terbentuknya zat kimia yang berpotensi menimbulkan kanker, pengolahan makanan modern juga bisa melenyapkan agen-agen antikanker. Pengikut raw food diet (raw foodist) memiliki anggapan bahwa memasak makanan akan menghancurkan nilai atau daya kehidupan yang dimiliki makanan itu. Untuk itu, pengikut diet ini tidak akan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dipanaskan lebih dari 46 derajat Celcius. Untuk memulainya secara konsisten, tentu tak sembarangan. Seseorang harus membekali diri dari pengetahuan tentang cara mengolah dengan benar berbagai bahan mentah yang akan dikonsums. Sebab jika tidak, malah akan berakibat buruk bagi kesehatan. Pakar Gizi Klinik dari Universitas Padjadjaran Bandung, Gaga Irawan Nugraha, menyebutkan ada plus minus yang didapatkan saat seseorang menerapkan gaya hidup diet raw food. Beberapa syaratnya adalah makanan mentah itu bebas dari bahan kimia dan bersih. Selain itu, seseorang yang menerapkan metode ini harus tahu benar kebutuhannya terhadap komposisi gizi. Baca juga : Mandi Garam Bisa Hilangkan Letih dan Kurangi Lemak  Keputusan untuk memasak sayur-sayuran atau membiarkannya tetap mentah saat dikonsumsi, bersipat personal. Itu sangat bergantung pada kandungan apa yang ingin tetap dijaga. Namun, secara umum, mengolah sayur sebenarnya tak akan merusak kandungan mineral dan seng.  Saat mengonsumsi sayur, seseorang biasanya mencari mineral dan serat. Vitamin yang terkandung dalam sayuran bisa diganti dari buah-buahan dan jenis makanan lain. Jadi sah-sah saja jika sayur diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi jika yang diinginkan adalah mineral dan serat. Sementara itu, saat mengkonsumsi kacang-kacangan, kandungan yang bisa didapatkan adalah vitamin, mineral, lemak, dan protein. Namun, seluruh zat gizi dalam kacang-kacangan diliputi oleh dinding sel sehingga takmudah dicerna tubuh. Agar dinding sel mudah pecah, cara termudah yaitu memasaknya. Namun, ada cara lain untuk mengonsumsi kacang-kacangan ini secara mentah, yaitu direndam selama beberapa waktu sebelum dikonsumsi. Secara umum, definisi pola makan yang sehat adalah mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi cukup yang diperlukan tubuh. Konsumsi makanan mentah hanya satu dari beberapa metode yang bisa dilakukan seseorang untuk melakukan diet, menjaga kesehatan, sekaligus bentuk kepedulian linkungan. Intinya bukan mentah atau tidaknya makanan, tapi komposisi makanan utama dan camilan yang dikonsumsi seseorang, serta kebersihan makanan itu sendiri.

Featured Image
Tips Nutrisi Penting Untuk Kesehatan Pria

05-06-2014 21:18

Pria serta wanita memerlukan nutrisi yang sama. Walau demikian, aktivitas, pola makan, serta fisik yang tidak sama menyebabkan keperluan masing-masing jadi unik. Serta inilah yang diperlukan pria. 1. Masalah melindungi bobot ideal Janganlah jatuh pada jebakan pola makan paling beresiko untuk pria : melupakan sarapan – atau juga makan siang. Umumnya, saat pria mengambil keputusan menurunkan jumlah kalori yang masuk, mereka menentukan tak sarapan. Walau sebenarnya, sarapan ialah hal utama yang tanpa dia Anda bakal lebih gampang terasa capek. Terlebih, dengan melupakan sarapan, pria bakal condong kalap mengunyah makanan ringan saat sore serta malam hari. Langkah yang tambah baik ialah dengan menyantap sarapan sehat, dan mempersiapkan makanan ringan kaya protein serta serat – untuk menghadang serangan lapar yang datang diantara saat makan. Almond dapat jadi pilihan. Baca juga : Mengenali Makanan dan Minuman Penyebab Perut Kembung 2. Lakukan minum Pria condong lupa mencukupi keperluan airnya keseharian, hingga ia tiada sadar alami dehidrasi. Meski terlihat sepele, hal semacam ini dapat berbuntut pada kurangnya produktifitas di kantor ataupun dirumah. Walau demikian, minuman apapun yang baiknya dikonsumsi? Air mineral tetaplah juaranya, tetapi kopi, teh, susu, juice, serta yang lain dengan cara tehnis juga terhitung semacam cairan. Catatan : alkohol tak terhitung nutrisi yang baik untuk pria! 3. Kreatif dengan sayur Berkumpulah dengan kawan-kawan pria Anda yang disebut pemakan sehat. Meski mereka terbagi dalam vegetarian atau pemakan daging putih, satu hal yang umumnya mereka setuju ialah masalah utamanya sayuran – serta mereka bakal banyak melahapnya. Janganlah cemas bila Anda bukan hanya pengagum berat salad atau sayuran rebus, penambahan sedikit sayur pada roti atau makanan apa pun bakal benar-benar bermanfaat untuk badan. Baca juga : Sudahkah Anda Membersihkan Kulit Wajah dengan Benar 4. Imbuh protein Bila Anda suka pada daging, tidak ada kelirunya untuk sesekali ganti daging steak Anda dengan salmon yang dapat berikan kandungan omega 3. Ini nutrisi yang bagus untuk jantung Anda, beberapa pria. Satu lagi, janganlah segan-segan untuk sesekali bikin hidangan tiada daging. Anda dapat juga memperoleh protein dari gandum serta kacang-kacangan. 5. Kurangi aspek resiko penyakit jantung Pria condong mempunyai aspek resiko terkena penyakit jantung yang lebih tinggi daripada wanita. Nutrisi untuk pria yang benar-benar bagus untuk turunkan resiko penyakit itu dapat diperoleh dari gandum, buah beri, sayuran, serta kacang-kacangan. Kecuali itu, almond, apel, bawang, alpukat, minyak zaitun, juga ditengarai mempunyai faedah hebat untuk kesehatan prostat. 6, Ganti konsentrasi bersantap Panduan nutrisi untuk pria yang tidak kalah utama ialah merubah konsentrasi waktu bersantap. Daripada fokus pada rasa di lidah, tambah baik konsentrasi pada kandungan nutrisi dalam suatu makanan. Pastikan makanan kaya nutrisi, serta jauhi ‘musuh dalam selimut’ seperi kandungan gula, pewarna, penyedap makanan buatan, serta lemak yang terlampau tinggi.

Featured Image
Mengenal 8 Jenis Penyakit Peredaran Darah

01-07-2014 12:53

Penyakit peredaran darah pada manusia kerapkali jadi pemicu utama seorang alami pergantian dalam badan mereka, kelainan pada penyakit ini amatlah bermacam. Kelainan atau penyakit pada system peredaran manusia dikarenakan oleh berbagai aspek yakni aspek keturunan serta aspek bukan hanya keturunan. Sistem peredaran darah adalah satu diantara sistem organ yang paling utama yang bertanggungjawab untuk melakukan aktivitas utama spesifik. Sistem ini terdiri pada darah, pembuluh darah, serta jantung. Seluruh komponen ini memerankan utama dalam tugas normal dari hati manusia serta sistem peredaran darah dengan cara menyeluruh. Jantung memompa darah ke beragam organ lewat pembuluh darah, dimana oksigen serta nutrisi didistribusikan ke bagian-bagian badan. Menurut riset medis, penyakit serta masalah pada sistem peredaran darah menyumbang angka kematian paling tinggi dibanding dengan penyakit lain. Disusul oleh unsur keturunan atau unsur genetik yang mengakibatkan penyakit sistem peredaran darah pada manusia. Oleh karenanya, dengan angka yang begitu besarnya maka amat perlu untuk kita guna lebih mengetahui sistem peredaran darah.   Baca juga : Mengenal Penyebab Xerostomia (Bibir Kering) dan Cara Mencegahnya Peranan utama dari sistem peredaran ialah untuk memasok oksigen, hormon, serta nutrisi utama yang lain ke beberapa sel badan serta jaringan. Dalam siklus ini, pula melakukan pekerjaan menukar karbon dioksida dengan oksigen. Tiap-tiap masalah atau penyimpangan dalam siklus peredaran darah mengakibatkan keadaan medis, yang bisa ringan hingga kronis. Untuk rekomendasi Anda, di bawah ini ialah daftar masalah sistem peredaran darah. 1. Angina Angina, ditandai dengan berat serta berulang ketidaknyamanan dada serta nyeri, dikarenakan lantaran kurangnya pasokan darah atau suplai oksigen pada otot jantung. Pada intinya, itu diwujudkan selaku komplikasi yang diakibatkan oleh penyempitan pembuluh darah. Angina kerap dikira semacam sinyal peringatan serangan jantung yang bakal datang. Jadi, itu mesti dibawa ke dokter secepat mungkin. 2. Aritmia Tanda-tanda utama aritmia jantung ialah irama jantung yang tak teratur, dimana jantung berdetak tak normal, baik pada tingkat lebih lambat atau lebih cepat. Dalam lazimnya kejadian, ditemukan jadi persoalan bawaan serta hasil dari cacat jantung. Menurut tingkat keparahan aritmia, obat, prosedur bedah, serta menanamkan alat picu jantung yang diadopsi dalam rencana untuk mengatur irama jantung. 3. Aterosklerosis Aterosklerosis ialah persoalan aliran darah, disebabkan akumulasi timbunan lemak dalam dinding pembuluh darah, khususnya arteri. Dengan kata lain, arteri teristimewa di pengaruhi oleh aterosklerosis. Sepanjang jangka waktu, arteri mengeras serta dinding kehilangan elastisitasnya. Komplikasi aterosklerosis tergolong ke dalam penyakit jantung serta serangan jantung. 4. Cardiomyopathy Lain dalam daftar penyakit serta masalah sistem peredaran darah terhitung kardiomiopati, yang dikarenakan lantaran melemahnya otot jantung atau miokardium. Pada fase awal, otot-otot ventrikel atau otot ruangan jantung yang lebih rendah dipengaruhi. Bila tak diobati, menyebar ke otot-otot jantung atas. Dalam kejadian yang kronis, kardiomiopati bisa mengakibatkan gagal jantung kongestif serta kematian. 5. Bawaan jantung cacat Semacam arti jalan, cacat jantung bawaan muncul pada waktu lahir serta bisa berat atau ringan. Janin barangkali memperlihatkan perubahan yang tak komplit atau abnormal organ jantung, mengakibatkan tanda-tanda seperti murmur jantung pada bayi. Pemicu pasti penyakit jantung bawaan ini belum ditemukan. Dalam berbagai kejadian, persoalan genetik ini mengakibatkan cacat, sedangkan yang lain berkembang tiada dalih apa pun.   Baca juga : Sekilas Tentang Penyakit Kanker Tulang 6. Penyakit arteri koroner Penyakit arteri koroner, pula diketahui semacam penyakit jantung koroner, selama ini adalah penyakit yang paling umum dari sistem peredaran darah didiagnosis yang pada orang dewasa. Hal semacam ini dikarenakan lantaran aterosklerosis, yakni, akumulasi plak di dinding arteri koroner, yang dengan cara tak langsung mengakibatkan kerusakan suplai darah ke jantung. Penyakit arteri koroner ialah pemicu utama kematian di penjuru dunia. 7. Hipertensi Hipertensi atau  disebut juga dengan tekanan darah tinggi merupakan masalah lain yang kerap didiagnosis dari sistem peredaran darah, disini, tensi darah (sistolik serta diastolik) membaca terus berkelanjutan lebih tinggi dari tingkat yang direferensikan normal. Bila tak dilaksanakan sesuai waktunya, hipertensi mengakibatkan rusaknya pada jantung serta pembuluh darah, hingga menambah resiko serangan jantung serta penyakit jantung yang lain. 8. Hiperkolesterolemia Seperti namanya menandakan, hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi ditandai dengan tingkat kolesterol tinggi, ada dua tipe utama dari kolesterol, yakni low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat serta high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Hadirnya jumlah tinggi kolesterol jahat (LDL) menambah resiko penyakit jantung serta stroke. Penambahan statistik penyakit system peredaran darah khususnya disumbang oleh pola hidup saat ini repot, kurang kegiatan fisik, serta rutinitas makan yang tak sehat. Konsekuenssinya, obesitas, stres, merokok, serta rutinitas tak sehat yang lain adalah aspek resiko utama penyakit sistem peredaran. Diagnosis awal, intervensi terapi yang benar, serta menganut pola hidup sehat amat perlu untuk memerangi penyakit serta masalah yang terkait dengan masalah tugas sistem peredaran darah.

...