Waktu Posting : 03-07-2018 21:01 | Dibaca : 1462x
Jerawat adalah permasalahan kulit yang paling umum terjadi dan hampir pernah dialami oleh semua orang di dunia setelah menginjak usia puber. Penyebab jerawat pun bermacam-macam, bisa jadi karena faktor kebersihan, hormon, stress, hingga makanan. Sebenarnya perawatan kulit berjerawat tidak perlu harus mengeluarkan biaya yang mahal untuk treatment. Anda bisa melakukannya setiap hari.
Perawatan Kulit Berjerawat Sehari-Hari
Membersihkan muka setelah beraktivitas
Setelah seharian beraktivitas baik di dalam ruangan ataupun di luar ruangan, debu, polusi, hingga minyak akan bertumpuk pada wajah, bersihkan wajah Anda dengan sabun yang lembut atau gunakan perpaduan antara milk cleanser dan toner/astringent. Cuci muka dengan sabun maksimal 2 kali sehari saja, yaitu saat pagi hari dan sebelum tidur. Selebihnya, gunakan air hangat.
Jangan terlalu sering menyentuh wajah
Selanjutnya, sebisa mungkin, hindari terlalu sering menyentuh wajah dengan tangan telanjang, apalagi jika sampai memencet jerawat karena itu justru akan memperburuk kondisi wajah. Cucilah tangan Anda dengan sabun sebelum memegang wajah atau membersihkan wajah.
Gunakan pelembab wajah yang sesuai
Meski berjerawat atau kusam sekalipun, pelembab atau moisturizer sangatlah diperlukan untuk menjaga kelembaban alami wajah sekaligus melindungi wajah dari pengaruh buruk sinar matahari. Gunakan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda, kapanpun diperlukan,
Masker alami
Bahan-bahan alami seperti madu, air mawar, buah-buahan seperti tomat, alpukat, pepaya, pisang dan strawberry, yoghurt, hingga putih telur adalah contoh bahan-bahan alami yang sering dimanfaatkan untuk dijadikan masker. Bisa juga dengan memakai masker buatan dari bahan-bahan alami yang dijual di pasaran.
Konsumsi vitamin C dan E
Vitamin C dan E memiliki banyak manfaat untuk kesehatan kulit, salah satunya adalah menangkal radikal bebas penyebab berbagai permasalahan kulit. Termasuk kulit berjerawat. Kombinasi antara keduanya akan membantu Anda untuk mendapatkan kulit yang sehat, lembap dan halus.
Pola hidup sehat
Semahal atau sebanyak apapun perawatan kulit berjerawat yang Anda lakukan, jika tidak dibarengi dengan pola hidup sehat maka hasilnya pun akan sama saja. Jika tubuh Anda sehat dan pikiran terbebas dari stress, maka jerawat dan permasalahan kulit lainnya pun juga akan jauh-jauh dari Anda.
28-04-2014 02:46
Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis? - Defisiensi zat gizi dalam tubuh mampu menurunkan fungsi tubuh seperti halnya muncul gangguan berupa osteomalacia dan Osteoporosis. Kedua gangguan ini sering diartikan sama oleh sebagian masyarakat. Padahal dalam kenyataannya, kedua penyakit ini memiliki pengertian yang jauh berbeda satu sama lainnya. Jika dilihat dari sepintas mungkin keduanya ini merupakan bentuk gangguan organ yang sama yaitu tulang namun untuk lebih jelasnya anda akan mengetahui secara jelas dan detail tentang perbedaan keduanya yaitu : A. Osteomalacia Osteomalacia merupakan gangguan atau kelainan tulang akibat berkurangnya atau menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium atau vitamin D. Gangguan penyakit ini bisa menyebabkan tulang menjadi lunak serta kehilangan kekuatannya yang lama kelamaan akan menyebabkan cacat pada tulang. Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah? Penderita : penderita penyakit osteomalacia sebagian besar yaitu anak – anak yang memiliki kelainan tulang dengan bentuk yang bengkok. Kelainan tulang ini dikarenakan asupan vitamin D yang kurang ataupun ketidakmampuan tulang untuk menyerap kalsium bagi kekuatan tulangnya. Namun, tidak hanya anak – anak yang berisiko menderita penyakit osteomalacia namun juga orang dewasa mampu berisiko menderita penyakit ini. Perbedaan nyata antara penderita anak – anak dan dewasa ini terletak pada pemulihan tulangnya. Anak – anak lebih mudah untuk dilakukan pemulihan tulangnya jika menderita osteomalacia dibandingkan dengan penderita dewasa karena susunan tulang dewasa sudah berada tahap pertumbuhan maksimal sehingga sulit dilakukan pembenahan sekalipun dengan cara operasi tulang. Gejala : Manifestasi klinis yang biasanya dapat diketahui oleh para penderita penyakit osteomalacia yaitu sebagai berikut : a. Kelemahan otot pada bagian alat geraknya terutama pada bagian gerak bawah b. Perasaan nyeri pada bagian tulang belakang atau punggung, kaki serta daerah panggul penderitanya c. Jika tidak dilakukan penanganan yang serius maka akan muncul kesulitan gerak bagi penderitanya d. Munculnya kelainan tulang kaki dengan bentuk tulang yang menjadi bengkok Pencegahan: Untuk menghindari penyakit osteomalacia ini, anda perlu melakukan beberapa upaya preventif di bawah ini yaitu : a. Melakukan konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi serta vitamin D. Contoh makanannya seperti telur, kecambah, ikan laut, dll b. Melakukan kebiasaan diri untuk berjemur dibawah sinar matahari di pagi hari. Matahari merupakan unsur kimiawi yang memberikan vitamin D yang baik bagi pertumbuhan tulang. Anda mampu mendapatkan vitamin D secara alami ini dengan berjemur dibawah matahari pada pada pukul 7 sampai dengan pukul 9 pagi. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah c. Berhati – hatilah ketika anda memutuskan diri untuk melakukan rongent atau penyinaran tulang dengan radiasi sinar yang terlalu lama. Hal ini mampu memunculkan kelainan tulang yang akan membuat anda kesulitan untuk bergerak. d. Melakukan konsumsi multivitamin agar tulang anda tidak kekurangan asupan vitamin terutama yaitu vitamin D. Fungsi vitamin D yang penting inilah yang memungkinkan seseorang untuk mengkonsumsi vitamin D secara eksklusif. Pengobatan: pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit osteomalacia yaitu a. Melakukan operasi tulang jika memang tulang anda mengalami pembengkokan karena gangguan penyakit osteomalacia. b. Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui beberapa treatment / pengobatan tentang tulang c. Mengkonsumsi multivitamin untuk nutrisi tulang anda B. Osteoporosis Penyakit Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang terjadi akibat kepadatan tulang yang berkurang. Hal ini dapat dikatakan bahwa Osteoporosis merupakan kondisi tulang yang mudah mengeropos. Jika anda mengalami kondisi tulang yang seperti ini maka sudah pasti anda akan mengalami produktivitas kerja yang menurun. Penderita: penyakit Osteoporosis banyak menyerang kalangan individu yang sudah mengalami lanjut usia atau menopause. Secara alami, kepadatan tulang memang akan mengalami penurunan kepadatan ketika umur tulang juga bertambah dewasa namun bukan berarti Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang wajar terjadi. Akhir – akhir ini, Osteoporosis juga banyak dialami kalangan individu usia 20 tahunan sehingga hal ini merupakan bukti nyata bahwa Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang harus segera diatasi agar tidak terjadi produktivitas individu yang kian menurun. Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium Gejala: penyakit Osteoporosis ini akan membuat penderitannya mengalami nyeri sekitar tulang belakang, kemampuan tulang untuk bergerak pun menjadi sedikit terganggu, mengalami sakit didaerah sekitar sendi, anatomi tulang belakang yang akan sedikit membungkuk. Pencegahan: tahap awal untuk mencegah terjadinya Osteoporosis yaitu dengan melakukan cek kepadatan tulang secara teratur, konsumsi susu yang kaya akan kalsium tulang, mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi, rajin berolahraga, mengurangi aktivitas yang terlalu berat, dan lain sebagainya. Pengobatan : jika anda sudah mengalami gangguan Osteoporosis ini maka yang perlu anda lakukan adalah mencegah penyakit ini untuk tidak bertambah parah. Untuk itu, maka berikut ini beberapa upaya yang tepat dalam mengobati penyakit osteoporosi, yaitu a. Melakukan konsultasi dengan dokter terkait penyakit anda b. Melakukan terapi kekuatan tulang c. Melakukan konsumsi suplemen kalsium bagi tulang anda. Semoga artikel mengenai perbedaan Osteoporosis dan osteomalacia ini bermanfaat untuk anda.
21-07-2024 00:02
Dalam dinamika politik Indonesia, terdapat sejumlah perdebatan terkait dengan syarat usia minimal bagi calon kepala daerah. Hal ini menjadi topik yang menarik perhatian, terutama dalam konteks peningkatan partisipasi generasi muda dalam bidang politik. Pengamat politik Indonesia memberikan pandangan terkait perlunya peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah, khususnya terkait dengan penerimaan kandidat yang lebih muda untuk memimpin daerah. Pada umumnya, syarat usia minimal bagi calon kepala daerah  di Indonesia adalah 30 tahun. Namun, beberapa pengamat berpendapat bahwa batasan usia ini seharusnya ditinjau ulang, mengingat perkembangan zaman dan perubahan dinamika sosial-politik di masyarakat. Salah satu alasan utama mendukung peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah adalah untuk memberikan kesempatan yang lebih besar kepada generasi muda dalam berkontribusi dalam kepemimpinan daerah. Menurut pengamat, generasi muda memiliki potensi dan energi yang besar untuk membawa perubahan positif dalam pemerintahan daerah. Mereka dianggap memiliki pandangan yang lebih segar dan inovatif dalam merumuskan kebijakan publik yang dapat memberi dampak positif bagi masyarakat. Dengan mempertimbangkan faktor tersebut, peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah dapat menjadi langkah yang relevan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda dalam berperan aktif dalam pemerintahan daerah. Selain itu, perubahan dinamika sosial-politik juga menjadi alasan penting dalam mendukung peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah. Dengan perkembangan teknologi dan akses informasi yang semakin cepat, generasi muda memiliki kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap berbagai isu yang terjadi di masyarakat. Hal ini turut menjadi aspek penting yang menunjukkan bahwa usia tidak selalu menjadi indikator keberhasilan kepemimpinan. Dengan demikian, peninjauan ulang terhadap syarat usia minimal calon kepala daerah dapat menjadi langkah progresif dalam mengakomodasi perubahan tersebut. Sementara itu, pandangan yang mengkritisi peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah juga perlu diperhatikan. Beberapa pihak yang menginginkan tetapnya batasan usia minimal menilai bahwa pengalaman dan kematangan dalam kepemimpinan menjadi aspek yang tidak dapat diabaikan. Mereka berpendapat bahwa dengan mempertahankan batasan usia minimal, calon kepala daerah akan lebih terjamin dalam memimpin daerah dengan kemampuan dan kebijaksanaan yang matang. Dalam konteks ini, perdebatan terkait dengan peninjauan ulang syarat usia minimal calon kepala daerah perlu menjadi fokus perhatian yang mendalam. Mendengar pandangan dari berbagai pihak, termasuk para pengamat politik, menjadi langkah yang penting dalam merumuskan kebijakan yang dapat memberikan dampak positif bagi dinamika politik di Indonesia. Dengan demikian, diskusi terbuka dan mendalam perlu diadakan untuk memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil dapat memberikan manfaat yang seluas-luasnya bagi masyarakat secara keseluruhan.
30-05-2014 02:43
Happy spa di rumah Untuk apa menghabiskan uang yang banyak untuk perawatan spa ketika kamu sendiri bisa membuat produk alami perawatan kulit di rumah? Coklat, madu, buah, dan yogurt adalah beberapa contoh dari bahan yang lezat yang bisa kamu gunakan sebagai resep spa di rumah untuk merilekskan pikiranmu dan memanjakan tubuhmu dan menyegarkan jiwamu. Untuk membantumu membuat masker wajah alami dirumah, berikut ini adalah cara-caranya. Masker wajah Berikut ini adalah beberapa jenis masker wajah yang bisa dibuat dirumah. 1. Masker coklat. Masker wajah alami yang enak ini ideal untuk kulit normal. Masker ini akan menghasilkan wajah yang halus, mulus, dan lembut. Krim dan madu menambahkan pelembab dan oatmeal menghapuskan kulit yang mati, sempurna untuk wangi yang romantis dan sangat enak untuk dimakan. Berikut ini adalah bahan-bahannya: Baca juga : 5 Langkah Cepat Dalam Merubah Tubuh Anda Menjadi Sexy - 1/3 cup coklat bubuk - 3 sdm krim kental - 2 sdt keju rumahan - ¼ cup madu - 3 sdt oatmeal bubuk Cara pembuatannya adalah dengan mencampur semua bahan menjadi satu. Setelah menyatu dengan baik, kamu bisa memakainya di wajah. Biarkan selama 10 menit, kemudian cuci dengan air yang hangat. 2. Masker pai Apel. Apel memang sudah terlalu terkenal untuk manfaat nutrisi yang terkandung. Apel terdiri dari 85% air dan tinggi potasium dan vitamin A dan C. Bahkan mungkin lebih bermanfaat dari asam malic, sebuah enzyme pembersih dalam apel yang berguna untuk membersihkan sel-sel kulit mati dan kotoran di permukaan. Berikut ini adalah bahan-bahannya: - 2 sdm gula merah - 2 sdm gula pasir - 1 sdm pure apel segar atau saus apel - 1/8 sdt kayu manis halus Cara membuatnya adalah dengan mencampur semua bahan dengan baik. Di kamar mandi, pakai masker di wajah dengan menggosoknya secara berputar. Bersihkan dengan baik dan teruskan dengan menggunakan pelembab. Sebagai catatan jika kamu memakainya di wajah, jangan gunakan gula pasir. Baca juga : Scrub Tubuh dari Garam dan Lemon Buatan Rumah 3. Masker pepaya. Pepaya sangat baik untuk menyegarkan kulit. Mengupas kulit kamu dengan lembut dengan enzyme pepaya yang alami dan keluar dari rumah dengan kulit lembut yang berkilau bisa kamu lakukan dengan menggunakan masker pepaya. Berikut ini adalah cara untuk mendapatkan manfaatnya: – Basuh wajah secara menyeluruh – Rebuslah air sebanyak 1 panci – Sambil menunggu air mendidih, hancurkan ½ buah pepaya utuh menjadi pasta – Pindahkan panci ke atas meja dan tempatkan wajah kamu ke uapnya, peganglah handuk mandi di atas kepala. Aturlah agar kulit dalam temperature yang nyaman – Uapkan wajah sekitar 5-8 menit – Ratakan masker pepaya perlahan dan hindari area mata – Berbaringlah dan rileks selama 5-10 menit – Ketika kamu sudah merasa segar, cucilah wajah dan gunakan pelembab untuk kesempurnaan