Pencegahan Kanker Dengan Bahan Herbal Alami

Additional Image

Waktu Posting : 10-05-2014 08:29 | Dibaca : 2654x

Salah satu cara paling efektif dalam mencegah kanker adalah memperbaiki pola hidup kita, terutama makanan. Makanan yang sehat berkaitan dengan sistem ketahanan tubuh yang sehat. Jika daya tahan tubuh kuat, maka risiko terkena kanker pun amat kecil. Mengapa? Karena sebelum sel kanker berkembang lebih lanjut, sudah ada pasukan pertahanan tubuh yang menggempurnya hingga mati dan tidak bisa berkembang.

Seluruh jenis buah dan sayuran bisa diklaim sebagai makanan yang bisa mencegah kanker. Sebut saja dari teh sampai petai semuanya diklaim memiliki aktivitas antioksidan yang dapat mencegah kanker.

Pada intinya, banyak hasil penelitian yang membuktikan bahwa makanan memiliki potensi antikanker. Meskipun belum terbukti seratus persen bisa menyembuhkan, tetapi makanan tersebut bisa membuat penderita kanker lebih sehat. Dan banyak pula penderita kanker yang akhirnya memilih terapi alternatif berupa konsumsi sayur dan buah ini daripada pengobatan medis atau terapi alternatif tersebut mendampingi terapi medis yang mereka jalani.
 
Baca juga : Hilangkan Bekas Luka dari Dalam dan dari Luar 
 
Zat antikanker utama dari sayur dan buah adalah vitamin C, vitamin A, vitamin E, selenium, zinc, mangan, dan banyak zat fitokimia lainnya yang tersebar dalam sayur danbuah-buahan. Indonesia sangat kaya makanan antikanker, sebut saja mengkudu, manggis, sirsak, buah naga, dll. Semuanya memiliki manfaat antikanker. Inti pokoknya ada pada sifat fungsional komponen zat non gizi yang terkandung di dalamnya. Kandungan zat non gizinya mampu menguatkan sistem kekebalan tubuh (imun) kita dalam melawan bakteri dan gempuran radikal bebas yang akan menggerogoti kesehatan sel-sel kita.

Kita bisa dengan mudah mendapatkan antioksidan dari makanan yang kita makan. Sumber utama antioksidan adalah sayur-sayuran dan buah-buahan. Komponen utama antioksidan adalah vitamin A, C, dan E dan segala turunannya serta senyawa non gizi lainnya, tetapi bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini adalah sedikit dari sumber antioksidan dan jenis-jenis antioksidan yang ada pada makanan kita.
 
 

Makanan

Senyawa Fitokimia

Jeruk dan stroberi

Asam elagis

Citrus fruit dan jus

Flavonoid

Tomat, khususnya tomat yang telah dimasak,jambu, semangka dan cabe merah

Likopen

Buah dan sayuran berwarna kuning danoranye

Betakaroten

Jeruk, apel, bawang putih, dan teh

Quercetin

Manggis

Xanthone dan turunannya

Teh (semua jenis teh, kecuali teh herbal)

Katekin

Bawang putih dan bawang merah

Komponen sulfur seperti alisin dan saponin

Produk olahan kedelai, seperi tahu, susu kedelai, tempe, kacang kedelai

Isoflavon (diadezein dan genistein)

Sayuran krusiferus, seperti brokoli, brussel sprout, kol, dan kembang kol

Isotiosianat

 
 
Sekarang yang sedang fenomenal adalah jus kulit manggis. Manggis adalah buah yang berlimpah kandungan xanthone-nya dan xanthon adalah antioksidan yang diketahui paling sakti saat ini. Banyak khasiat yang dimiliki xanthone yang terdapat dalam buah manggis, khususnya bagian kulit buahnya. Kekuatan xanthon dalam mengatasi berbagai penyakit degeneratif telah dibuktikan dan ditunjukkan oleh berbagai hasil penelitian.
 
Baca juga : Melancarkan BAB dengan Makanan Alami

Hal lain yang perlu diketahui, pemilihan herbal (obat herbal/jus herbal) harus disesuaikan dengan jenis penyakit, stadium penyakit, penyakit lain yang menyertai dan kondisi pasien. Untuk hal ini, sebaiknya Anda mempunyai pengetahuan tentang bahan herbal yang akan digunakan atau langsung menghubungi herbalis yang terpercaya untuk berkonsultasi tentang resep herbal yang akan Anda gunakan.  

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Baju Muslimah Elegan Untuk Pesta

25-06-2018 21:34

Acara-acara special seperti pernikahan tentu harus menggunakan baju yang special pula tidak terkecuali untuk wanita muslimah. Meski harus menutupi aurat, wanita muslimah dapat tetap tampil mempesona dengan baju muslimah yang didesain khusus agar tidak terlihat old fashion karena memakai baju dengan model yang salah. Model baju yang cocok untuk acara-acara seperti pernikahan atau pertemuan formal ialah gamis tentu dengan desain yang berbeda begitu pula dengan bahan yang digunakan. Baju muslimah elegan seperti apa yang cocok untuk pesta? Berikut ulasannya. Gamis Untuk Pesta Acara-acara formal biasanya memiliki dress code sendiri sehingga untuk wanita muslimah tidak bisa seenaknya menggunakan baju yang biasa digunakan sehari-hari. Contohnya gamis dengan bergo yang biasa untuk pengajian. Tentu saja tidak sesuai untuk acara seperti pernikahan. Maka dari itu, Anda harus memilih baju gamis yang memang khusus untuk acara-acara seperti pesta pernikahan. Baju muslimah elegan sangat cocok untuk pesta karena akan membuat Anda terlihat lebih anggun dan elegan serta fashionable. Gamis untuk pesta biasanya diberi tambahan kain brukat di bagian atas dan kain berwarna polos untuk bagian bawah. Selain itu, gamis untuk pesta juga biasanya setelan baju dengan blazer yang diberi hiasan dengan bordiran yang menonjol untuk memberikan kesan elegan. Tidak hanya itu, perpaduan dengan motif batik pun tidak jarang digunakan terutama untuk baju khusus pesta pernikahan. Batik pun dapat digunakan untuk acara-acara formal lainnya sehingga Anda tidak akan salah kostum meski memakai batik ke acara selain pesta pernikahan. Kesan anggun dan elegan bisa didapatkan dari bagian bawahnya yang lebih lebar dan mengembang, bukan bahan jatuh seperti gamis pada umumnya. Untuk menambah kesan elegan, biasanya juga diberi bahan yang mengkilap seperti glitter. Kini Anda tidak perlu bingung lagi ketika harus menghadiri acara-acara formal seperti pernikahan karena Anda dapat memakai baju muslimah elegan yang membuat Anda tetap terlihat anggun meski dengan baju gamis yang sederhana. Kombinasikan baju gamisnya dengan hijab berbahan wolfis atau crepe yang jatuh dan lembut untuk menambah kesan simpel namun tetap elegan.

Featured Image
Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium

28-04-2014 07:01

Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium  - Gangguan fisik akibat kekurangan Iodium menimbulkan beberapa dampak kesehatan bagi tubuh terutama untuk pertumbuhan tulang. Kandungan Iodium ini memang merupakan bagian zat gizi mikro bagi tubuh namun jika kebutuhannya tidak diberikan cukup oleh makanan yang dikonsumsi tentunya akan menyebabkan berbagai gangguan berbahaya bagi kesehatan anda. Anda yang sebelumnya kurang memperhatikan pemenuhan zat gizi mikro seperti halnya mineral Iodium ini sebaiknya perlu melakukan pembenahan diri agar terhindar dari berbagai dampak kesehatan akibat kekurangan Iodium. Untuk memenuhi kebutuhan mineral Iodium ini anda dapat memperolehnya melalui konsumsi makanan seperti : a.       Makanan laut: ikan-ikan laut ( tongkol, cumi-cumi , dll) b.      Makanan hasil fortifikasi: ikan asin, garam, dan lain - lainnya c.       Makanan nabati yang mengandung Iodium: bayam, dan lain-lainnya  Dengan mengkonsumsi makanan yang kaya  mineral Iodium ini, anda akan terhindar dari bahaya gangguan akibat penyakit kekurangan Iodium seperti halnya : 1.        Penyakit gondok        Manifestasi klinis akibat kekurangan kandungan Iodium bagi tubuh banyak diungkapkan dengan munculnya gangguan gondok. Penyakit gondok ini menimbulkan pembesaran pada bagian leher yang menyebabkan gangguan pada perputaran kepala anda untuk memandang daerah sekitarnya. Penyakit gondok ini memang terjadi karena kekurangan Iodium yang akut baik sejak anda kecil maupun saat anda beranjak dewasa. Kejadian penyakit gondok yang meningkat membuat pemerintah memberlakukan fortifikasi mineral Iodium pada garam sehingga masyarakat lebih mudah untuk mencukupi kebutuhannya berupa mineral Iodium ini. Kelainan penyakit gondok ini banyak terjadi pada kalangan pedesaan yang banyak mengkonsumsi sayur singkong.  Selain kekurangan konsumsi Iodium, zat toksikan daun singkong juga mendukung terjadinya kelainan gondok pada masyarakat sehingga anda perlu melakukan pembatasan terhadap konsumsi daun singkong tersebut. Anda yang sekarang sedang menderita penyakit ini ada baiknya anda memeriksakannya ke dokter untuk memperoleh pengobatan yang memadai serta menghindarkan diri anda dari kejadian penyakit gondok yang bertambah parah. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah 2.        Penyakit kretin (kerdil)        Seseorang yang memiliki pertumbuhan terbatas seperti halnya kerdil ini merupakan bagian penyakit yang disebabkan oleh kekurangan mineral Iodium. Dalam ilmu medis, penyakit kerdil sering disebut sebagai penyakit kretin. Penyakit satu ini memang tidak mengganggu fungsional tubuh secara menyeluruh namun ternyata keberadaannya memberikan gangguan anatomi tubuh seperti tinggi tubuh yang terbatas atau pendek. Dengan adanya gangguan ini sudah pasti me nyebabkan seseorang menjadi rendah diri karena postur tubuhnya berbeda dengan yang lainnya. Kelainan ini selain didukung dengan kekurangan Iodium di masa pertumbuhan ataupun dalam masa kandungan, ternyata juga dipengaruhi oleh hubungan genetik dengan keluarganya. Untuk itu, dalam mencegah terjadinya penyakit kretin ini, anda perlu melakukan konsumsi mineral Iodium yang memang memadai serta melihat riwayat kelainan penyakit keluarga agar tidak menimbulkan perasaan rendah diri yang berlarut-larut. 3.        Kondisi tulang yang mudah mengeropos        Tulang merupakan bagian padat yang menyongkong tubuh seseorang. Dengan adanya tulang ini, anda akan mampu berdiri tegak serta mampu membentuk kerangka tubuh anda. Bagian tulang mengandung kalsium, zat kapur serta Iodium yang membuatnya menjadi keras serta mengalami pertambahan panjang serta besar. Untuk itu, anda yang mengonsumsi mineral Iodium dengan jumlah asupan yang kurang dapat menyebabkan tulang anda menjadi mudah mengeropos karena kandungan tulang yang berisikan zat mineral Iodium juga berada dalam jumlah yang  sedikit. Untuk mengatasi hal ini anda perlu melakukan konsumsi makanan yang kaya akan Iodium serta juga bisa ditambahkan dengan suplemen Iodium untuk menjaga asupan Iodium yang memadai jumlahnya sehingga kesehatan tubuh anda tetap terjaga. Baca juga : Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak  4.        Kekebalan tubuh yang menurun        Berbagai mineral dalam tubuh merupakan nutrisi yang tepat untuk menjaga kekebalan tubuh dalam kondisi yang baik. Contohnya saja yaitu mineral Iodium yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang cukup untuk menjaga daya tahan tubuh ini. Untuk itu, meskipun berbagai mineral seperti halnya Iodium ini dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah yang sedikit namun kehadirannya cukup penting untuk memberikan sistem fungsional tubuh yang berjalan lancar. 

Featured Image
Tips Keramas Benar dan Sehat, Tips Keramas Tanpa Shampo dan Tips Memilih Shampo Yang Tepat

23-02-2016 12:06

Keramas merupakan salah satu kegiatan (aktivitas) dalam proses perawatan rambut, dengan cara mencuci rambut serta kulit kepala menggunakan shampo atau pun produk pembersih lain yang dikhususkan untuk rambut/kulit kepala. Proses ini dilakukan dengan cara meremas-remas kulit kepala dengan shampo atau bahan lain yang sudah dicampurkan air yang kemudian diusapkan pada rambut yang sudah dibasahi air. Proses terakhir adalah dengan membilas rambut dengan air hingga bersih.   Keramas memiliki tujuan, yakni untuk menghilangkan kotoran pada rambut serta kulit kepala seperti ketombe, debu dan kotoran bekas keringat. Aktivitas mencuci rambut (keramas) yang dilakukan secara teratur serta berkala dipercayai dapat menyehatkan rambut. Hal tersebut karena keramas berfungsi membersihkan bagian rambut serta kulit kepala, juga dapat merangsang kulit kepala karena pijatan yang dilakukan pada saat keramas.   Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan     Ternyata aktivitas membersihkan rambut atau disebut dengan keramas tersebut memiliki cara serta aturan khusus. Karena jika terlalu banyak keramas, justru akan merusak rambut Anda. Hal tersebut karena shampo yang digunakan untuk keramas terbuat dari bahan kimia, sehingga aturan dan cara yang digunakan juga harus sesuai dan tepat. Namun ternyata tanpa penggunaan shampo, keramas juga dapat dilakukan.   Nah, dalam tulisan kali ini, kita akan membahas mengenai beberapa tips seperti tips keramas tanpa shampo, tips keramas yang benar dan sehat serta tips memilih jenis shampo yang tepat untuk rambut.   Tips Keramas Tanpa Menggunakan Shampo Pasti Anda penasaran dengan cara keramas namun tanpa menggunakan shampo. Ternyata teknik keramas tanpa shampo ini sudah menjadi trend keramas yang lebih dikenal dengan sebutan “no poo” atau “no shampoo”, sudah banyak dilakukan oleh beberapa orang luar negeri dan sekarang juga mulai banyak dilakukan oleh orang Indonesia. Awal prosesnya rambut memang akan terasa berminyak, namun jika rutin melakukannya dalam beberapa bulan, maka rambut Anda akan terasa lebih halus. Bagaimana caranya? Berikut langkah keramas tanpa menggunakan shampo :   Persiapan Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa efek yang terjadi jika menggunakan teknik ini pada awalnya rambut akan lebih berminyak dan terlihat lepek. Hal tersebut wajar, karena merupakan respon tubuh dalam proses penyesuaian dalam rangka menjaga rambut agar tetap sehat. Sehingga agar mengurangi efek berminyak yang terjadi tidak berlebihan, Anda dapat mengurangi pemakaian shampo terlebih dahulu. Setelah mengurangi pemakaian, kemudian Anda dapat mencoba teknik ini agar efek yang ditimbulkan tidak terlalu berlebihan.   Keramas Keramas tanpa menggunakan shampo atau no poo bukan berarti tidak menggunakan apapun, namun kita dapat mengganti pemakaian shampo dengan menggunakan baking soda dan cuka apel (sebagai kondisioner). Baking soda sebanyak 1 sdm dicampurkan dengan satu gelas air, kemudian aduk rata sampai air terlihat keruh. Gunakan cairan baking soda tersebut seperti saat Anda menggunakan shampo, yaitu dengan memijatnya secara merata pada daerah akar rambut secara merata lalu bilas dengan air bersih. Selanjutnya masuk pada tahap conditioning. Cuka apel sebanyak 1 sdt dengan satu gelas air atau tambahkan bahan tambahan seperti beberapa tetes madu, essential oil atau perasan jeruk lemon. Kemudian campurkan dan gunakan merata pada seluruh bagian rambut. Kedua bahan tersebut tidak harus selalu digunakan pada saat keramas. Pada awal menggunakan teknik keramas tanpa shampo ini ada baiknya menggunakan sekitar 2 sampai 3 kali selama seminggu. Namun setelahnya Anda dapat mengurangi pemakaiannya hingga cukup sekali seminggu.   Tips Keramas yang Benar dan Sehat Sebelum mandi atau keramas, sebaiknya Anda menyisir rambut terlebih dahulu. Hal tersebut berfungsi mengeluarkan debu yang menempel pada rambut, sehingga rambut juga tidak kusut saat dikeramas. Anda harus membasahi seluruh bagian rambut hingga basah masuk ke kulit kepala. Perhatikan benar khususnya bagi perempuan yang memiliki rambut panjang. Jika menggunakan shampo, maka pilihlah jenis shampo yang sesuai dengan jenis serta karakter rambut Anda, hal tersebut menghindarkan terjadinya kerusakan pada rambut. Cara yang benar menggunakan shampo adalah dengan menuangkan shampo secukupnya pada telapak tangan, busakan lalu usapkan dan pijat dengan lembut pada akar rambut serta seluruh bagian rambut. Massage atau pijat kepala merupakan teknik memijat pada bagian kulit kepala (akar rambut) saat keramas. Pemijatan tersebut bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah dan membersihkan minyak-minyak yang menyebabkan ketombe. Gosoklah dengan lembut dengan menggunakan ruas-ruas jari. Jangan menggosok terlalu keras atau kencang karena dapat menyebabkan kerusakan rambut seperti rambut mudah patah, kusut, kering dan rontok. Setelah rambut penuh dengan busa, biarkan hingga 2 sampai 3 menit, baru kemudian membilasnya. Jika rambut dalam keadaan kotor serta lepek, Anda dapat mengulangi proses keramas tersebut, namun dengan pemberian shampo yang lebih sedikit dibandingkan keramas yang pertama. Hindari menyisir rambut pada saat rambut masih basah setelah keramas. Karena akan menyebabkan rambut mudah rontok dan patah. Jangan mengeringkan rambut dengan menggosoknya terlalu keras dan dengan menggunakan handuk kering. Keringkan rambut dengan cara alami yakni di angin-anginkan dapat menggunakan kipas angin. Jika menggunakan hair dryer maka gunakan dalam suhu yang tidak terlalu panas.   Baca juga : Cara Memilih Krim Pemutih yang Aman     Tips Memilih Jenis Shampo yang Tepat Bagi Rambut Beberapa orang merasa bingung dalam memilih jenis shampo yang tepat bagi rambutnya. Karena pemilihan yang tidak tepat justru akan membuat rambut mengalami kerusakan seperti rambut kering, bercabang, ketombean, rontok, mudah patah dan sebagainya.   Sehingga dalam memilih shampo pun Anda harus menyesuaikannya dengan jenis rambut Anda. Agar Anda tidak bingung dalam memilih shampo yang cocok dan tepat untuk jenis rambut Anda, sebaiknya Anda membaca serta menyimak pembahasan di bawah ini, mengenai tips atau cara memilih shampo yang tepat bagi rambut Anda : Perhatikan kandungan atau komposisi yang ada dalam shampo. Jangan sampai ternyata shampo yang Anda gunakan mengandung bahan yang justru akan merusak rambut dan menimbulkan masalah baru pada rambut Anda. Sebelum memilih shampo, Anda perlu mengenali jenis atau tekstur rambut Anda terlebih dahulu. Tekstur rambut seperti rambut lurus, keriting, tipis, kuat, rapuh, mengembang (bervolume) dan sebagainya. Dari mengerti jenis atau tekstur rambut Anda tersebut, dapat menyesuaikan dengan jenis shampo yang Anda pilih atau gunakan. Karena beberapa shampo diperuntukkan berdasarkan jenis atau tekstur rambut penggunanya. Kenali masalah-masalah rambut, khususnya untuk masalah rambut yang Anda alami. Sperti rambut serta kulit kepala yang kering, rambut yang cenderung berminyak, rambut yang berketombe dan masalah rambut lainnya. Masalah rambut yang Anda keluhkan dapat menjadi cara dalam memilih jenis shampo yang tepat. Nah, demikian beberapa pembahasan mengenai keramas dan menjaga rambut agar tetap sehat. Semoga beberapa tips di atas dapat membantu Anda dalam menjaga kesehatan rambut Anda. Karena rambut yang sehat juga berpengaruh pada penampilan serta kesehatan tubuh Anda. Selamat mencoba beberapa tips di atas, semoga berhasil dan terima kasih.  

...