Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan

Additional Image

Waktu Posting : 25-04-2014 22:28 | Dibaca : 2694x

Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan  - Alhamdulillah, Indonesia kaya dengan obat-obatan herbal, mulai dari madu sampai macam-macam apotek hidup ada. Dari sakit pusing biasa sampai sakit kanker bisa disembuhkan oleh tanaman-tanaman dari tanah Indonesia. Tidak perlu lagi mengacu pada produk herbal dari China. Karena produk herbal asli Indonesia sudah mulai mendunia. Dengan dibukanya Open Market 2015, produk herbal buatan Indonesia akan mempengaruhi market share penjualan dari herbal China.

Baca juga :  Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke

Obat hipertensi juga ada dari produk herbal. Banyak sekali tanaman ataupun buah-buahan yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Misalnya mengkudu dan kulit manggis. Buah-buahan ini sudah tumbuh dan berkembang di Indonesia, jadi tidak ada istilah mahal. Jika repot untuk mengolahnya menjadi jus, bisa saja langsung membeli jadi produk jus tersebut.

Hipertensi dikarenakan tekanan darah sistol/diastolnya naik melebihi normal.  Jika tekanan darah terlalu tinggi bisa terjadi stroke dan bisa pula terjadi kematian dengan pecahnya pembuluh darah. Jadi untuk lebih amannya, bagi siapapun yang berumur 40 tahun keatas, lebih baik sudah mulai mengkonsumsi jus buah penurun hipertensi. Minimal untuk antidepresant, agar pikiran lebih tenang dan tekanan darah menjadi normal.

Baca juga : Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal

Hidup sehat dengan produk herbal, kelebihannya tanpa efek samping dan aman dikonsumsi jangka panjang. Apalagi kalau berbentuk cairan, cepat diserap oleh tubuh. Hindarkan dari sekarang penyakit hipertensi, agar hidup lebih nyaman dan tanpa masalah dengan penyakit.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Tidur Siang Bikin Gemuk

05-06-2014 19:43

Tidur siang bikin gemuk sering kali menjadi omongan banyak orang terutama kalangan wanita. Namun, benarkan jika tidur siang itu bisa membuat tubuh menjadi gemuk?, sehingga banyak orang yang takut untuk tidur siang karena dianggap sebagai pemicu kenaikan berat badan. Anggapan tersebut terkait dengan kebiasaan seseorang yang tidur usai makan siang. Pasalnya, ada mitos kalori yang dimasukkan setelah makan siang akan menumpuk menjadi lemak jika dibawa tidur siang. Namun, ternyata hingga saat ini peneliti belum menemukan hubungan kegemukan dengan tidur siang. Sehingga jelasnya kebiasaan tidur siang yang lama memang akan membuat tubuh tidak bergerak dengan demikian kalori, yang dibakar menjadi lebih sedikit dan lemak di dalam tubuh semakin menumpuk. Salah satu hal yang harus diperhatikan dalam mengatasi tidur siang bikin gemuk adalah membatasi durasi waktu lebih pendek untuk tidur siang kurang lebih hanya 30 menit saja ketika anda tidak ingin gemuk karena tidur siang.   Baca juga : Manfaat Minyak Wortel Untuk Kesehatan dan Kecantikan Tidur siang yang terlalu lama atau lebih dari 30 menit akibatnya justru membuat tubuh merasa mengantuk terus sepanjang hari. Tidur siang bikin gemuk itu benar tetapi ketika seseorang setelah makan kemudian langsung tidur karena proses pembakaran lemak tidak terjadi dan kalorinya tidak terpakai justru lemak tertimbun di dalam tubuh. Tidur siang juga bisa dilakukan untuk mengganti waktu tidur pada malam hari ketika seseorang harus lembur kerja. Tidur siang juga bukan berarti memperbanyak waktu tidur yang penting jumlah keseluruhan tidur dalam satu hari masih dalam batas wajar yaitu 6 hingga 7 jam dalam sehari untuk orang dewasa. Tidur siang dianjurkan untuk anak – anak karena masa pertumbuhannya membutuhkan nutrisi baik supaya mampu berkembang secara baik sesuai dengan umurnya. Ketika anda memiliki tubuh gemuk sebaiknya menghindari tidur siang dalam durasi lama. Karena jumlah kalori dari makanan yang dikonsumsi jika tidak terpakai justru tersimpan dan membuatnya menjadi lebih gemuk. Sehingga ketika berkeinginan untuk tidur siang sebaiknya lakukan sebelum makan untuk mencegah terjadinya penimbunan lemak. Diusia yang sudah tua juga dianjurkan untuk tidur siang untuk menjaga kesehatan tubuhnya. Menyimpan kalori diusia tubuh yang sudah tua itu lebih baik karena mampu membuat tubuh tetap kuat sehingga mampu melakukan beberapa aktifitas ringan.   Baca juga : Mengenal Manfaat Kesehatan Blueberry dari Antiaging Hingga Kanker Tidur siang dalam waktu singkat akan membantu menjaga kadar hormon stress ataupun kortisol, sehingga pikiran akan menjadi lebih segar setelah bangun. Dengan tingkat stress yang rendah justru lebih baik untuk mencegah kenaikan berat badan. Ternyata tidur siang yang tepat juga akan membuat sistem pencernaan mendapatkan suplai darah dalam jumlah cukup dibandingkan pada saat beraktivitas. Tetapi sebaiknya jika tidur siang dilakukan langsung usai makan siang justru akan menimbulkan penyakit gangguan pencernaan termasuk refluks  asam lambung. Sedangkan bagi penderita refluks asam lambung, tidur siang langsung setelah makan makan siang akan membuat kondisinya semakin lebih buruk. Posisi tubuh horisontal pada saat berbaring membuat asam lambung mudah berbalik ke arah mulut, yang akhirnya akan memicu terjadinya nyeri pada bagian dada ataupun pangkal tenggorokan. Tidak hanya itu bagi orang – orang yang pekerjaannya menuntut kewaspadaan ekstra tinggi juga tidak disarankan untuk tidur siang setelah makan. Tidur siang hari dengan kondisi perut kenyang dapat mengurangi tingkat kewaspadaan setelah terjaga. Tidur siang bikin gemuk itu memang benar tetapi ketika tidur setelah makan namun, jika tidur dalam waktu singkat dan sebelum makan mampu membuat fikiran lebih fresh ketika bangun.  

Featured Image
Pencegahan dan Pengobatan HIV/AIDS

28-04-2014 21:50

Pencegahan dan Pengobatan HIV/AIDS  - Respon internasional terhadap penyakit HIV/AIDS ini cukup besar yang dibuktikan dengan program penurunan penyakit seksual ini dalam bentuk program kesehatan WHO yaitu MDG’S 2015 (Millenium Development Government’s 2015). Program ini secara langsung ditujukan untuk mengurangi kesakitan serta kematian akibat penyakit HIV/AIDS. Selain itu, juga diberikan pengarahan terhadap orang – orang disekitar penderita untuk tidak menjauhi serta mengucilkan penderita penyakit HIV/AIDS karena penyakit ini tidak mampu menular hanya dengan sentuhan fisik biasa. Pengarahan yang dilakukan ini tentunya menjadi poin penting para petugas kesehatan untuk mampu memberitahukan kepada masyarakat tentang penyebab penyakit HIV/AIDS, cara penularan penyakit HIV/AIDS, pencegahan penyakit HIV/AIDS serta melakukan pengobatan penyakit HIV/AIDS. Selengkapnya mengenai penyakit HIV/AIDS ini mungkin dapat anda lihat dalam ulasan berikut ini, yaitu : Baca juga : Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak   Apa itu penyakit HIV/AIDS?        Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang terjadi akibat hubungan seksual yang tidak sehat. HIV merupakan jenis virus yang menyebabkan penyakit seksual satu ini. Sedangkan untuk penyakit yang diderita oleh kalangan ODHA( orang dengan HIV/AIDS) ini dinamakan dengan AIDS ( Acquired Immune deficiency Syndrome).  Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa HIV merupakan jenis virusnya sedangkan penyakit seksual ini dinamakan dengan AIDS. Mungkin kedua pengertian ini banyak disalah artikan oleh masyarakat sehingga dengan artikel ini anda dapat memahami dengan mudah mengenai kedua kata ini yang sebenarnya memiliki definisi yang berbeda. Apa penyebab penyakit seksual ini? Penyakit seksual yang mematikan serta tidak dapat disembuhkan ini disebabkan oleh beberapa perilaku yang tidak sehat. Diantara beberapa perilaku yang tidak sehat ini diantaranya yaitu sebagai berikut ini : 1.      Melakukan hubungan seksual yang berganti – ganti pasangan tanpa menggunakan alat pengaman seperti kondom. 2.      Melakukan hubungan seksual yang menyimpang melalui oral maupun anus. 3.      Melakukan injeksi jarum suntik secara bergantian. Hal ini sebenarnya banyak dialami para ODHA ( Orang Dengan HIV/AIDS ) yang melakukan konsumsi narkoba suntik. Oleh sebab itu, anda perlu berhati – hati terhadap penggunaan jarum suntik dengan memastikan terlebih dahulu sterilitas jarum suntik.  Bagaimana cara penularan penyakit ini? Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang biasa dikenal dengan penyakit menular seksual yang memiliki masa inkubasi paling lama. Masa inkubasi dalam rentang yang lama ini dikaitkan dengan sistem kerja virus yang memang menyerang sel CD4 yang berperan penting dalam ketahanan atau kekebalam tubuh individu, sehingga apabila virus ini sudah masuk dalam tubuh anda maka anda akan mudah terserang beberapa bibit penyakit lainnya. Untuk itu, anda perlu melakukan pencegahan penularan virus ini. Sebelum melakukan pencegahan penyakit HIV/AIDS maka anda perlu mengetahui terlebih dahulu cara penularan virus ini. HIV bisa menular melalui : Baca juga : Tips Mengatasi Asam Urat dengan Aman dan Nyaman   a.       Cairan seksual Dalam berhubungan intim sebaiknya anda tidak melakukannya dengan banyak orang karena kesehatan organ reproduksi seseorang itu tidak bisa dipastikan secara langsung.  Jika anda melakukan hubungan seksual dengan ODHA tanpa alat pengaman maka secara langsung cairan seksual tersebut menular pada anda. b.      Injeksi narkoba suntikan Cairan suntikan yang digunakan secara bergantian ini dapat menyebabkan terjadinya penyakit HIV/AIDS dikarenakan HIV bisa menular melalui darah sehingga ketika anda melakukan injeksi secara langsung dan bergantian maka tentunya anda akan berisiko untuk tertular penyakit satu ini. c.       Melalui cairan darah Cairan darah ODHA merupakan perantara yang pasti menyebabkan terjadi penyakit HIV/AIDS. Untuk itu, anda yang sedang ingin melakukan transfuse darah perlu berhati – hati dalam menggunakan darah orang lain tersebut. Bagaimanakah cara pencegahan penyakit HIV/AIDS? Untuk mencegah terjadinya angka kesakitan penyakit HIV/AIDS yang meningkat maka anda perlu melakukan beberapa langkah pencegahan diantaranya yaitu 1.      Pastikan anda dan pasangan anda hanya melakukan hubungan seksual dengan satu orang saja atau tidak berganti – ganti pasangan. 2.      Melakukan hubungan seksual yang wajar dengan menghindari seksual melalui oral maupun anus. 3.      Melakukan injeksi suntikan yang steril dan tidak berganti – ganti. 4.      Mendekatkan diri kepada sang khalik untuk mempertebal iman. 5.      Melakukan transfuse darah yang memang sudah di screening dari HIV. Bagaimana cara pengobatan penyakit HIV/AIDS? 1.      Dengan melakukan VCT atau tes HIV/AIDS secara dini 2.      Melakukan konsumsi ARV untuk mengembalikan efektivitas trombosit anda 3.      Melakukan hubungan seksual yang aman dengan memakai kondom 4.      Tidak melakukan injeksi suntikan secara bergantian dengan orang lain 5.      Melakukan pengobatan serta konsultasi tentang penyakit HIV/AIDS yang teratur dengan petugas kesehatan

Featured Image
Cukup 5 menit Hilangkan Noda Hitam di Ketiak dan Selangkangan

14-08-2018 13:38

Ketiak dan selangkangan merupakan bagian tubuh yang tertutup dan kurang mendapat perhatian tidak seperti bagian tubuh yang terbuka. Namun, kedua bagian tubuh ini harus tetap dirawat agar bersih, wangi, sehat serta tidak menghitam. Ketiak dan selangkangan sangat rentan menghitam diakibatkan adanya gesekan dengan kain atau pun akibat deodoran, selain itu bakteri yang berasal dari keringat juga dapat membuat kulitberubah warna menjadi hitam. Saat kulit ketiak dan selangkangan menghitam, pasti tidak akan percaya diri saat menggunakan baju yang terbuka. Namun tak perlu khawatir karena ada cara yang sangat ampuh untuk memutihkan ketiak dan selangkan dengan praktis yang dapat dilakukan di rumah. Simak ulasannya di bawah ini : Alat dan Bahan 1. Baking soda 2. Lemon 3. Sendok teh 4. Mangkuk kecil Cara Membuat 1. Tuangkan baking soda dalam mangkuk kecil. (penggunaan baking soda sesuai kebutuhan) 2. Peras lemon sedikit demi sedikit pada baking soda. 3. Aduk perasan lemon dan baking soda hingga menjadi pasta. Cara Pemakaian 1. Ambil pasta secukupnya menggunakan jari. 2. Aplikasikan pada ketiak ataupun selangkangan. 3. Lakukan scrubbing secara perlahan dengan gerakan memutar selama 3 menit. 4.Bersihkan menggunakan air bersih.  

...