Mitos dan Fakta Insulin untuk Penderita Diabetes

Additional Image

Waktu Posting : 30-11-2017 08:47 | Dibaca : 1886x

Insulin merupakan salah satu terapi yang sangat penting dan harus dilakukan untuk membantu mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes. Ada beberapa mitos dan fakta yang tersebar dikalangan masyarakat mengenai insulin.

Mitos 1 : Menggunakan Insulin berarti gagal mengontrol gula darah

Fakta : Menggunakan insulin bukan berarti gagal mengontrol gula dalam darah namun untuk membantu pankreas dalam menyediakan insulin yang dibutuhkan tubuh.

Mitos 2 : Insulin tidak bisa menyembuhkan diabetes

Fakta : Sebenarnya diabetes merupakan penyakit akibat adanya gangguan pada insulin. Insulin merupakan cara terbaik untuk mengontrol kadar glukosa dalam darah.

Mitos 3 : Insulin dapat meningkatkan berat badan

Fakta : Ya memang benar insulin dapat menyebabkan penderita diabetes mengalami kenaikan berat badan karena insulin dapat membantu tubuh untuk menyerap makanan lebih efisien.

Mitos 4 : Suntik insulin menimbulkan rasa sakit

Fakta : Jarum yang digunakan saat menyuntik insulin berbentuk sangat kecil dan tipis. Banyak orang yang lebih merasa sakit saat pengambilan darah dari pada saat suntik insulin .

Mitos 5 : Insulin menyebabkan komplikasi dan kematian

Fakta : Fakta sebenarnya yaitu insulin justru dapat menurunkan risiko atau mencegah terjadinya komplikasi penyakit jika digunakan sesuai dengan anjuran dokter.

Mitos 6 : Insulin dapat menyebabkan ketagihan

Fakta : Insulin merupakan zat alami yang dibutuhkan tubuh sehingga tidak menyebabkan ketagihan atau kecanduan.

Bagi penderita diabetes  sebaiknya perlu diimbangi dengan mengkonsumsi obat herbal yang terbuat dari mengkudu "Ultra Noni" . Mengkudu dapat mengobati diabetes agar kadar gula dalam darah tetap dalam keadaan normal.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Tips Agar Tidak Mudah Lelah

22-06-2014 14:16

Hidup aktif dan terus berkarya setiap hari merupakan sebuah kesenangan tersendiri bagi sebagian besar orang. Akan tetapi, tidak semua orang mampu untuk melakukannya setiap hari karena kondisi kesehatan dan stamina yang berbeda – beda pada setiap orang. Sebagian dari kita sering kali merasa cepat lelah dalam keseharian. Akibatnya, tidak ada lagi semangat untuk terus aktif hingga di penghujung hari. Mengantuk, tidur setelah makan siang, dan mengemil untuk menghilangkan kantuk menjadi kebiasaan buruk yang dapat memicu peningkatan berat badan dengan cepat. Oleh karena itu, setiap orang perlu mengatur pola hidupnya dengan baik agar lebih sehat, tidak cepat lelah dan dapat terus aktiv setiap harinya. Awal Hidup Sehat di Pagi Hari Untuk memiliki hidup yang selalu sehat, seseorang harus memulainya di pagi hari. Bangunlah di pagi hari dan rasakan segarnya udara saat embun belum sepenuhnya menguap. Lakukan stretching atau peregangan selama beberapa menit sambil menghirup udara segar di pagi hari. Setelah itu, bersihkan tubuh dengan mandi. Jangan lupa untuk sarapan sebelum memulai aktivitas lainnya. Sebagai waktu makan paling awal, sarapan sangat penting untuk mempersiapkan energi di awal hari. Pilihlah menu makanan sehat yang cukup memberikan energi hingga siang hari dan tidak berlebihan kalori, seperti roti gandum dan selai kacang, buah – buahan dan susu atau keju rendah lemak, kacang – kacangan, dan lain sebagainya. Dengan mengawali hari dengan sehat, Anda akan merasa memiliki banyak energi dan semangat hingga penghujung hari. Baca juga : Cara Makan Sehat di Tempat Kerja   Olah Raga atau Aktivitas Fisik Teratur Jika Anda berpikir bahwa olah raga akan membuat tubuh cepat lelah, maka pikiran Anda salah. Justru dengan berolah raga, tubuh akan terasa lebih berenergi, bersemangat, dan tidak cepat lelah. Hal ini karena olah raga dapat melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh dan meningkatkan sistem metabolisme dalam tubuh sehingga tubuh terasa segar dan bugar serta bersemangat untuk melakukan aktivitas lain sepanjang hari. Lakukan olah raga secara teratur selama 20 - 30 menit dan paling tidak 3 kali dalam seminggu. Jangan lakukan olah raga secara berlebihan karena justru akan membuat tubuh kelelahan. Selain tidak cepat lelah, olah raga juga dapat meningkatkan kualitas tidur malam sehingga tubuh terasa segar di pagi hari. Hindari Stress Cara ini juga merupakan trik utama yang dapat menghindari diri dari kelelahan. Kondisi psikologis seseorang memang sangat mempengaruhi kesehatan dan stamina. Ketika Anda merasa stress atau tertekan, tubuh Anda akan terasa lebih cepat lelah karena energi yang terkuras karena memikirkan sesuatu dengan keras. Oleh karena itu, berusahalah untuk menghindari stress dalam keseharian. Jalani setiap kegiatan dan pekerjaan dengan fokus dan tidak terlalu memikirkannya dengan berat sehingga pekerjaan dapat terselesaikan tepat waktu dan tubuh tidak terlalu cepat merasa lelah. Baca juga : Kenali Efek Samping Konsumsi Suplemen Kreatin dalam Jangka Panjang   Cukup Nutrisi, Cairan dan Tidur Malam Asupan nutrisi merupakan hal penting yang harus diperhatikan jika Anda ingin merasa lebih berenergi. Pilih dengan baik setiap makanan yang Anda konsumsi. Pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks yang melepaskan energi secara bertahap sehingga tubuh merasa berenergi lebih lama, serta protein, vitamin dan serat dalam jumlah yang memadai. Minumlah cukup air putih setiap hari untuk menjaga tubuh terhidrasi dengan baik karena kekurangan cairan juga menyebabkan tubuh cepat lelah. Selain itu, pastikan tidur malam Anda cukup agar energi yang tersimpan cukup memadai untuk digunakan dalam berbagai aktivitas esok hari.  

Featured Image
Ini 8 Tips Anak Tetap Minat Sekolah Lagi Pasca Liburan

20-05-2020 06:48

Tidak ada satupun orang tua yang tidak mengalami tantangan dalam membimbing anak belajar dari rumah selama masa pandemik Covid-19 selama dua bulan ini. Pada awal pandemik, anak sangat bersemangat karena tidak perlu repot-repot bangun pagi dan sarapan sebelum menempuh kurang lebih 30 menit untuk bersekolah. Tidak hanya itu, waktu mereka untuk mengakses ponsel pintar pun jauh lebih banyak ketimbang saat bersekolah. Seiring berjalannya waktu, mereka pun mulai bosan di rumah dan ingin kembali bertemu teman-temannya. Mereka juga lebih lama bermain dengan gadget ketimbang mengerjakan tugas, karena semua tugas bisa dengan cepat diselesaikan. Orang tua—terutama ibu—pun  tak bisa sepenuhnya fokus dengan proses belajar mengajar, karena beberapa dari mereka tetap harus menjalani rutinitas pekerjaan. Nah, ini tantangan orang tua untuk mengembalikan minat belajar anak sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai lagi di bulan Juli 2020.  Apalagi, selama bulan Juni hingga Juli 2020, kurikulum kegiatan belajar mengajar sudah selesai sehingga anak benar-benar bebas bermain—meski tetap di dalam rumah.  Simak 8 tips mudah ajak anak untuk menyesuaikan diri untuk bersekolah lagi pasca liburan sambil tetap belajar dari rumah. Tetap Bangun Pagi Seperti Masuk Sekolah  Seperti Biasa Butuh kedisiplinan orang tua untuk membangunkan anak di pagi hari—seperti saat mereka bersekolah—lengkap dengan kegiatan mandi dan sarapan. Persiapkan ruangan belajar Lengkapi ruang belajar atau kamar anak dengan sarana belajar yang menarik, sehingga mereka betah untuk tetap belajar dari rumah dengan mengerjakan beberapa latihan soal yang dikemas dengan cara yang tak kalah menarik Persiapkan materi latihan soal semenarik mungkin Lagi-lagi Anda harus menjadi seorang ibu ‘super’ yang dapat memberikan pendidikan terbaik bagi Anak. Kita dimudahkan dengan akses internet yang memberi banyak wawasan tentang metode belajar menarik , sesuai denga n usia tumbuh kembang anak. Jangan Terlalu Lama Tentukan Jam Belajar Metode belajar mengajar secara daring di negara-negara maju hanya membutuhkan waktu 10 jam untuk lima hari belajar. Jangan paksa anak terlalu lama belajar, apalagi dengan bentakan-bentakan karena Anda sudah tidak sabar melakukan rutinitas rumah tangga. Persiapkan Lagi Kelengkapan Sekolah Terkadang orang tua abai dengan hal ini, sehingga saat sekolah benar-benar akan dimulai, keributan terjadi dengan anak karena mencari kelengkapan sekolah. Tetap Berhubungan Intens dengan Pengajar Selama belajar dari rumah, orang tua berkomunikasi rutin dengan guru wali kelas murid. Hal ini harus dipertahankan meskipun anak nantinya akan naik ke kelas yang baru. Hal ini penting karena Anda tetap harus memantau perkembangan terbaru dari Dinas Pendidikan. Olahraga rutin di sekitar rumah Berada di rumah saja bukan berarti tidak keluar rumah untuk melakukan kegiatan olahraga. Jogging di kompleks perumahan atau sekitar rumah saja sudah sangat membantu anak untuk menjaga tubuh tetap bugar. Tentu Anda juga harus konsisten untuk melakukan hal yang sama Konsistensi Pernahkah Anda terpikir bahwa Anda pernah melarang anak mengakses gadget mereka terus menerus, padahal Anda sendiri ‘rajin’ update status? Anak memiliki kecenderungan meniru ketimbang mendengar. Jika Anda ingin memberikan pembelajaran efektif kepada anak, Anda perlu konsisten dan konsekuen dengan peraturan yang Anda buat sendiri. Belajar dari rumah bisa menjadi sangat menarik. Dukungan orang tua sangat penting dalam hal ini, karena Anda dan anak mendapat kesempatan untuk menikmati waktu berkualitas  selama dua bulan. Bukankah sejatinya pendidikan anak yang terbaik adalah dari orang tua?

Featured Image
Tips Sehat & Aman Mengkonsumsi Mie Instant

04-08-2014 08:38

1. Gunakan air bersih untuk memasak mie,jangan gunakan air sisa rebusan mie. 2. Masukan mie ketika air yang direbus sudah mendidih. 3. Masaklah mie hingga matang, jangan dimasak setengah matang karena masih ada zat lilin yang melapisi lapisan mie belum lepas. 4. Jika anda membuat mie goreng maka pisahkan mie dengan air rebusan mie hingga mie sedikit kering, namun jika anda membuat mie rebus maka jangan memakai air rebusan sebagai kuah tapi masaklah air bersih lagi untuk kuahnya. Baca juga :Pencetus Penyakit Diabetes  5. Gunakanlah sebagian dari bumbu bawaan mie saja, karena bumbu bawaan mie mengandung banyak pengawet. Dan alangkah baiknya anda mengunakan bumbu buatan sendiri untuk merendahkan konsumsi pengawet pada bumbu. 6. Pakai minyak zaytun sebagai pengganti minyaknya. 7. Minum habbasy oil 1 - 2 kapsul 1 jam sebelum konsumsi mie instan agar kadar toksin pengawet, penyedap, dan lilinnya bisa tereduksi. Baca juga : Tips Kembali Langsing Usai Lebaran  

...