Waktu Posting : 12-07-2024 07:16 | Dibaca : 238x
09-08-2018 08:46
Bra merupakan salah satu fashion wanita yang wajib digunakan untuk menjaga bentuk serta menjaga kesehatan payudara agar tetap kencang dan mengurangi risiko kanker payudara. Kualitas bra yang bagus sangat mempengaruhi penampilan wanita. Postur tubuh akan tampak lebih indah jika menggunakan bra yang berkualitas. Namun, bra juga memiliki batas waktu tertentu untuk digunakan. Jika terlalu lama digunakan saat kondisi bra sudah berubah maka fungsi bra tersebut tidak akan maksimal. Lalu bagaimana cara mengetahui jika bra yang dimiliki masih dapat dipakai atau tidak? Simak ulasannya berikut ini.. Jika bentuk bra sudah berubah dari pada saat pertama dibeli dan bra sudah tidak selentur dulu (perubahan pada kawat, kain dan lainnya) maka kemungkinan besar fungsinya sudah tak maksimal dan harus segera diganti yang baru. Jika warna bra sudah berubah sebaiknya segera buang bra tersebut dan ganti dengan yang baru karena perubahan warna pada bra bisa menandakan bra tersebut sudah tidak higienis lagi. Ketika mengalami perubahan berat badan baik penurunan maupun kenaikan berat badan yang signifikan maka sebaiknya segera cari bra yang baru yang ukurannya pas sehingga nyaman digunakan. Saat merasa gatal dan iritasi setelah menggunakan bra tersebut maka sebaiknya mengganti bra dengan yang baru. Kulit payudara sangat lembut dan sensitif sehingga memerlukan bra yang nyaman dipakai. Tali bra juga mempengaruhi kualitas bra. Jika sudah tidak elastis sudah dipastikan tidak bisa menyangga dengan baik. gantilah dengan bra yang baru. Nah itulah beberapa cara mudah untuk memastikan kapan bra perlu diganti. Jangan menganggap sepele karena bra dapat menjaga kesehatan dan keindahan payudara. Perhatikan perawatan yang pas untuk payudara Anda.
16-06-2014 17:08
Seperti apakah posisi tidur Anda? Nyatanya nyaris 95% manusia mempunyai pola tidur yang sama tiap-tiap hari, sehingga menjadi suatu rutinitas. Namun, amankah untuk kesehatan tubuh Anda? Di bawah ini keterangannya : Posisi recovery Posisi memiringkan tubuh ini dimaksud posisi pemulihan, lantaran sering dipakai dalam keadaan darurat medis. Posisi ini baik untuk kurangi masalah pencernaan, terlebih refluks asam lambung serta melegakan saluran pernapasan. Untuk menangani masalah refluks, miringkan tubuh ke sisi kiri. Riset dari Graduate Hospital, Philadelphia, mengungkap bahwasanya posisi tidur miring ke kanan bikin asam lambung lebih lambat mengalir ke esophagus, sehingga perut menjadi tak nyaman. Resiko negatifnya ialah timbulnya kerutan di muka lantaran selalu tertekan di satu tepi. Posisi telentang Meletakkan sisi belakang tubuh semacam tumpuan ialah posisi ideal, terutama untuk pasien arthtritis serta sakit punggung. Pasalnya, beban tubuh terdiri dengan cara rata tiada berikan tekanan pada satu diantara daerah atau organ tubuh spesifik. Janganlah lupa menyelipkan bantal kecil dibawah lekukan lutut untuk bikin pinggang lebih relaks, terlebih untuk Anda yang mempunyai pinggang melenting atau sering punya masalah dengan sakit pinggang. Baca juga : Rahasia Kulit Sehat Tetapi, posisi ini bisa menyebabkan munculnya dengkuran, lantaran bikin otot rahang serta lidah menjadi relaks, dan tenggorokan menyempit sehingga menyebabkan turbulensi hawa. Bila posisi ini adalah kesayangan Anda, yakinkan untuk menyokong kepala serta leher Anda dengan bantal yang nyaman supaya leher serta ruas tulang belakang sisi atas tak alami kekakuan yang bisa menyebabkan sakit. Posisi bayi (meringkuk) Posisi menyamping dengan ke-2 lutut naik atau ditekuk mendekati dada ini bisa menolong menangani cedera serta sakit pada punggung. Posisi ini ideal, lantaran tubuh yang melengkung ke arah dalam bakal buka tulang belakang, turunkan tekanan pada diskus (lempeng tulang belakang), serta menambah pemulihan pada tulang belakang yang sampai kini melakukan aktivitas banyak di pengaruhi oleh gravitasi. Yakinkan posisi leher sejajar dengan semua tubuh, pakai bantal yang tak terlampau tinggi serta tak terlampau rendah, supaya tak menyebabkan sakit kepala serta sakit leher pada pagi hari. Posisi memeluk (bantal atau pasangan) Penelitian yang dikerjakan oleh Dr. James Coan, psikolog serta pakar saraf dari AS mengatakan, sentuhan fisik (dengan pasangan) waktu tidur bisa kurangi stres, baik pada pria ataupun wanita. Sayangnya, posisi ini rawan bikin tubuh pegal dan memperburuk sakit otot serta sendi, terlebih bila dikerjakan menahun. Baca juga : Cara Mudah Turunkan Gula Darah Posisi tengkurap Tidur dalam posisi tengkurap benar-benar tak disarankan, lantaran bisa menyebabkan persoalan tulang belakang, terlebih dibagian leher. Dapat juga menyebabkan tekanan penambahan di bagian leher disebabkan kepala miring ke satu segi. Tidur tengkurap juga bikin paru-paru tak bisa mengembang dengan baik, sehingga pasokan oksigen ke otak kurang optimal. Posisi ini dapat juga memengaruhi wujud payudara pada wanita, meskipun tak penting. Bila Anda memiliki rutinitas mengeretakkan gigi waktu tidur (bruxism), posisi ini mesti dihindari. Pada waktu Anda tengkurap, rahang bawah bakal semakin maju dari pada umumnya, sehingga menyebabkan tekanan semakin besar pada gigi bawah serta bisa berbuntut pada rusaknya. Posisi ini dapat juga menyebabkan masalah saraf pada tubuh sisi atas. Posisi bantal juga bikin posisi leher tak sejajar dengan tulang belakang, sehingga menambah tekanan di bagian leher. Panduan : Bila Anda terpaksa mesti tidur tengkurap, cobalah modifikasi ranjang Anda supaya mempunyai lubang dibagian kepala sehingga posisi leher tak terganggu. Hal semacam ini bisa meminimalkan tegangan pada leher, walau tekanan pada dada terus tak bisa dihindari.
15-10-2025 18:08
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di wilayahnya. Dengan berbagai tantangan yang dihadapi akibat aktivitas industri, pertambangan, serta pertumbuhan penduduk yang pesat, DLH Kalimantan Timur menyusun sejumlah program unggulan yang menyentuh berbagai aspek pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkelanjutan.Berikut adalah program-program strategis yang menjadi andalan DLH Kalimantan Timur (https://dlhkalimantantimur.id/) dalam mendukung pelestarian dan perlindungan lingkungan hidup.1. Program Pengelolaan Sampah Berbasis MasyarakatSalah satu fokus utama DLH Kalimantan Timur adalah pengelolaan sampah terpadu. Program ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya. DLH mendorong terbentuknya bank sampah, penguatan TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle), serta kampanye pilah sampah dari rumah.Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya diajak untuk sadar lingkungan, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi dari hasil pemilahan dan daur ulang sampah. Program ini juga mendukung pencapaian target pengurangan sampah nasional sebesar 30% pada tahun 2025.2. Program Kampung Iklim (ProKlim)DLH Kalimantan Timur mendukung penuh pelaksanaan Program Kampung Iklim (ProKlim) yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Program ini bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.ProKlim di Kalimantan Timur telah diterapkan di berbagai desa dan kelurahan yang memiliki inovasi dalam pengelolaan air, energi terbarukan, penanaman pohon, serta pertanian ramah lingkungan. DLH memfasilitasi pembinaan teknis, pendampingan, serta penilaian terhadap kampung-kampung iklim ini agar bisa meraih sertifikasi nasional.3. Program Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan LingkunganDLH Kalimantan Timur secara rutin melakukan monitoring kualitas udara, air, dan tanah di berbagai wilayah. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi pencemaran akibat aktivitas industri, rumah tangga, maupun pertambangan.Beberapa indikator yang dipantau antara lain indeks kualitas udara (ISPU), kadar BOD dan COD pada air sungai, serta parameter logam berat di kawasan rawan pencemaran. Selain pemantauan, DLH juga menerapkan sistem perizinan lingkungan dan AMDAL secara ketat untuk memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai kaidah lingkungan.4. Program Rehabilitasi dan Reboisasi Lahan KritisUntuk mengatasi deforestasi dan degradasi lahan, DLH Kalimantan Timur menggencarkan rehabilitasi lahan kritis melalui program reboisasi. Wilayah sasaran meliputi daerah bekas tambang, lahan tandus, dan kawasan penyangga DAS (daerah aliran sungai).Bibit pohon lokal seperti ulin, meranti, dan sengon ditanam bekerja sama dengan kelompok tani, komunitas lingkungan, serta perusahaan melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Selain menurunkan risiko bencana ekologis, program ini juga membuka lapangan kerja hijau di daerah pedesaan.5. Program Edukasi dan Sosialisasi LingkunganDLH Kalimantan Timur sangat memahami pentingnya kesadaran publik dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, edukasi menjadi salah satu program unggulan yang menyasar sekolah, komunitas, dan instansi pemerintah.Kegiatan yang dilakukan antara lain penyuluhan lingkungan di sekolah (Adiwiyata), pelatihan kader lingkungan, serta lomba inovasi lingkungan hidup. Dengan pendekatan edukatif ini, diharapkan terbentuk generasi muda yang peduli dan berdaya dalam mengelola lingkungan secara bijak.6. Program Digitalisasi Data dan Sistem Informasi LingkunganSeiring perkembangan teknologi, DLH Kalimantan Timur mulai menerapkan sistem informasi berbasis digital untuk pengelolaan data lingkungan. Salah satunya melalui dashboard pemantauan kualitas lingkungan hidup yang memuat data real-time mengenai kualitas udara, cuaca, dan kondisi pencemaran.Langkah ini meningkatkan transparansi dan memudahkan pengambilan kebijakan berbasis data (data-driven policy). Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses informasi melalui situs resmi https://dlhkalimantantimur.id/.