Waktu Posting : 15-06-2014 00:43 | Dibaca : 2564x
03-06-2014 10:32
Mengendarai sepeda motor tanpa perlindungan seperti jaket, helm, dan masker, sama dengan berlari tanpa pakaian di udara terbuka. Dalam keadaan seperti itu, udara yang merupakan campuran debu dan bakteri akan terisap. Hal itu yang dapat mengakibatkan infeksi. Bersepeda motor sangat lekat dengan penyakit yang berhubungan dengan saluran pernapasan karena udara campuran debu dan bakteri tadi akan masuk langsung ke paru-paru. Infeksi paling ringan yang diderita berupa flu dan pilek. Namun, jika dibiarkan, akan memperburuk infeksi. Anda akan merasa sesak. Tidur pun terpaksa miring ke kiri atau ke kanan. Itu disebabkan adanya cairan dalam rongga selaput paru. Kondisi ini berbeda dengan penyakit paru-paru basah. Jika sebelumnya juga mengidap penyakit menahun seperti brokhitis atau tuberkulosis. kondisi akan semakin buruk. Sesak kian terasa. Bisa menekan jantung atau paru-paru, tergantung dimana letak cairan itu berada. Terkadang disertai batuk. Namun, ada juga yang tidak dibarengi batuk. Baca juga : Cara Mudah dan Aman Mengendalikan Diabetes Yang paling parah, cairan akan merendam organ tubuh seperti jantung dan paru-paru. Saat itu, penderita harus segera ditangani oleh ahli medis. Namun, bila Anda rajin berkendara sepeda motor dan merasa sesak napas, segeralah periksakan diri Anda. Untuk mengetahui penyebab sesak, dokter akan menyarankan Anda untuk menjalani rontgen. Jika memang itu disebabkan adanya cairan di rongga selaput paru-paru, pengobatan pertama akan diberikan obat yang biasa meredakan sesak. Akan tetapi, jika kondisi memburuk, dokter akan melakukan tindakan menyedot cairan itu. Tindakan itu dapat mencegah cairan merendam organ dalam Anda. Tentunya hal seperti itu tidak ingin menimpa Anda, bukan? Oleh karena itu, jagalah tubuh Anda lebih dahulu. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati. Berlari sambil telanjang di jalanan adalah hal yang memalukan. Mari berpikir yang sama saat Anda mengendarai sepeda motor. Tak sulit bagi Anda untuk menyiapkan perlindungan bagi tubuh Anda saat berkendaraan menggunakan sepeda motor. Baca juga : Tiga Ramuan Pendongkrak Kekebalan Tubuh Anda Inilah tips aman dan sehat saat berkendara sepeda motor 1. Masker Selalu gunakan masker saat mengendarai sepeda motor walaupun Anda sebaagi penumpang. Masker dapat mengurangi masuknya udara kotor yang terdiri atas debu dan bakteri masuk ke saluran pernapasan Anda sehingga risiko infeksi bisa dikurangi. 2. Helm Full Face Helm jenis ini dapat melindungi Anda dari tiupan angin kencang. Jika angin kencang terlalu sering mengenai wajah Anda saat mengendarai sepeda motor, risiko terganggunya urat saraf pada wajah cukup besar. Selain itu, helm full face ini juga berfungsi mencegah kerusakan pada kulit wajah Anda karena terpapar debu. 3. Jaket Pemakaian jaket juga terbilang cukup penting. Siang atau malam, angin akan terasa dingin saat Anda mengendarai sepeda motor. Kenakan jaket berbahan kulit atau plastik yang dapat menahan angin ke tubuh Anda. 4. Gunakan Sepatu Meski terkesan sepele, sepatu akan melindungi kaki saat berkendara. Kaki adalah bagian pertama yang akan terkena saat terjadi kecelakaan. Sepatu yang kokoh akan melindungi kaki dari kemungkinan terburuk.
25-04-2014 20:50
Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi) - Tidak semua kasus darah tinggi atau hipertensi terelakkan. Bila itu menjadi bagian dari hidup Anda, bagaimana bisa tetap sehat berdampingan dengan kondisi itu? Mungkin tak bisa ditumpas, tetapi darah tinggi bisa dijinakkan. Caranya? Prinsipnya seberapa bisa tekanan darah dipertahankan pada nilai yang optimal. Terlebih pada mereka yang berisiko, seperti ada keturunan darah tinggi. Demikian pula bila mengidap pula kencing manis (diabetes melitus), lemak darah abnormal (kolesterol, trigliserida), dan ada riwayat gangguan jantung. Darah tinggi bergabung dengan keadaan tersebut bersifat memperburuk. Bukan saja tidak bijak kelewat cepat minum obat medis, seberapa bisa tidak perlu minum obat dulu. Kalau tanpa minum obat tensi darah masih bisa ditekan normal, obat jangan dipilih dulu. Obat baru diminum apabila dengan cara-cara tanpa obat, tensi masih berada di atas normal. Sedapat mungkin tensinya optimal. Apa sajakah cara-cara tanpa obat itu? Baca juga : Mengenal, Mencegah dan Mengobati Penyakit Kanker Pertama, bila berat badan lebih dari berat idealnya, turunkan dulu sampai ideal. Berat badan ideal diukur dengan BM (Body Mass Index), yakni berat badan (Kg) dibagi tinggi badan (M) pangkat dua. Bila indeksnya 23-25, berarti ideal. Di atas 25 kegemukan, di bawah 23 mungkin kurus. Seraya dengan menurunkan berat badan sampai ideal, perlu diet rendah garam. Bukan tawar sama sekali, melainkan membatasi saja. Tanpa sadar, konsumsi garam dari menu harian kita rata-rata lebih tinggi tiga kali lipat dari yang tubuh butuhkan. Hipertensi (penyakit tekanan darah tinggi) orang dengan kultur modern sering disebabkan oleh kelebihan sodium (natrium) dalam darah, khususnya pada tubuh yang salt sensitive. Hipertensi masyarakat di pedesaan yang hidupnya lebih papa, juga sering gara-gara menu hariannya yang serba asin (ikan asin, kecap asin). Baca juga : Tips Hidup Sehat Bersama Darah Tinggi (Hipertensi) Selain itu, perlu rutin bergerak badan (olahraga). Tak perlu olahraga atau senam khusus, dengan memilih rutin jalan kaki cepat ( brisk walking), dengan laju 100 M/menit, atau 6 Km/jam, selama 40-45 menit, lima kali seminggu, tensi darah diharapkan terbantu untuk turun. Berat badan menjadi ideal, diet rendah garam, dan gerak badan teratur, mendukung upaya penurunan tensi darah. Selebihnya cukup kalium (dari buah-buahan) dan kalsium. Kalium dan kalsium membantu mengendurkan tensi darah juga. Lain dari itu, jiwa juga perlu tenang, tidak stres, dan hidup tidak tergesa-gesa. Perlu ada waktu untuk bersilaturahmi, ada orang yang mau mendengar isi hati, berekreasi, dan perlu hidup lebih santai. Orang yang tak ada riwayat darah tinggi, tensinya bisa mendadak melonjak kalau pikirannya lagi gundah. Pada kasus demikian, langsung memberinya obat pun tidak arif karena tahu sejatinya dia bukan kasus darah tinggi sejati. Baca juga : Fakta Hubungan Perokok Dengan Kejadian Hipertensi Demikian pula orang yang takut kepada dokter (white coat hypertension). Begitu ketemu dokter, darahnya langsung tinggi. Namun, tak demikian kalau mengukurnya sendiri di rumah. Kasus demikian harus bijak ditanggapi. Memberinya obat berarti mencelakakan lantaran begitu keluar dari kamar praktik dokter, tensinya sudah normal lagi. Pemberian obat di sini hanya menambah anjlok tensi darahnya. Untuk mengganti obat medis bisa dicoba beberapa obat herbal yang terbuat dari bahan alami berkhasiat yang secara ilmiah sudah terbukti. Sebut saja mengkudu, buah naga, kulit manggis, daun sirsak, seledri, mentimun, belimbing, dan bawang putih. Kalau bisa pilih yang sudah buatan farmasi dan berizin Depkes karena pasti berbeda khasiatnya bila dikonsumsi langsung dari bahan mentahnya. Jus Ultra Noni tentu lebih berkhasiat dari sekian buah mengkudu yang Anda blender atau peras sendiri. Tak cukup makan mentahnya sebab butuh proses dengan teknologi tinggi untuk menyaripatikan zat berkhasiat yang ada dalam mengkudu.
07-12-2022 09:27
Saling mencintai menjadi hal dasar yang perlu dimiliki bagi pasangan yang ingin menjalin hubungan jangka panjang. Ketulusan dalam mencintai satu sama lain menjadi fondasi penting untuk memiliki hubungan yang langgeng. Kamu dan pasanganmu saat ini pun bisa jadi sudah memiliki fondasi dasar yang kuat tersebut. Pasangan yang saling mencitai dengan tulus biasanya akan memperlihatkan sejumlah tanda. Lima hal ini merupakan sebagian dari banyak sinyal lain yang bisa menjadi indikator ada cinta yang kuat di dalam hubungan. Selengkapnya, simak uraiannya di bawah ini. Bisa Menjaga Komitmen yang Disepakati Bersama Ketika di awal hubungan kamu dan pasanganmu membuat komitmen, maka hal terberat yang perlu dilakukan adalah menjaganya. Selama komitmen hubungan bisa dijaga dengan baik, cinta yang kuat dan tulus bisa senantiasa hadir dalam hubungan. Komitmen untuk saling setia dan selalu mengusahakan yang terbaik untuk menjaga keutuhan hubungan perlu dimiliki agar hubungan bisa bertahan. Ada Komunikasi yang Jujur dan Terbuka Bagaimana komunikasimu dengan pasanganmu? Apakah sudah bisa saling jujur dan terbuka satu sama lain? Kalau komunikasi masih lancar dan nyaman, cinta yang dimiliki bisa tetap utuh dan kuat. Namun, kalau dalam berkomunikasi masih sulit untuk terbuka dengan perasaan masing-masing, maka kenyamanan bisa berkurang dalam hubungan.  Saling Menghargai Perbedaan yang Hadir Kamu dan pasanganmu pada dasarnya adalah dua individu yang berbeda. Di samping kesamaan yang dimiliki, kalian pasti punya sejumlah perbedaan. Selama perbedaan yang ada bisa diterima dan dijembatani dengan mengutamakan sikap saling menghargai, maka cinta yang tulus akan terjaga di dalamnya. Selama perbedaan yang ada masih bisa ditoleransi dan bisa menjadi warna tersendiri dalam hubungan, maka masalah atau konflik besar bisa dihindari. Ada Ruang untuk Bertumbuh Selama ada ruang untuk tumbuh, hubungan yang dijalani bisa makin kuat seiring berjalannya waktu. Ketika kamu dan pasangan bisa tetap merangkai mimpi serta menggapai kesuksesan yang diinginkan, ada cinta yang kuat di dalamnya. Apalagi saat kamu dan pasangan bisa saling mendukung dan memberi semangat, maka hubungan yang dijalani justru bisa menjadi penguat untuk bertahan di masa-masa sulit. Saling Menjaga Rasa Percaya Rasa cemburu memang sesekali mewarnai hubungan. Tetapi tidak ada sikap posesif berlebihan. Kamu dan pasangan bisa saling menjaga rasa percaya yang ada, maka di dalamnya ada cinta kuat yang menyertai. Bisa senantiasa menjaga rasa percaya menjadi bukti ada cinta yang tulus di dalamnya. Sebab ada kenyamanan dan ketenangan yang dirasakan bersama. Semoga kamu dan pasanganmu bisa menjadi pasangan yang bahagia dalam hubungan yang dijalin, ya. Semoga cinta yang dibangun pun bisa makin kuat seiring waktu berjalan.