Waktu Posting : 03-09-2024 08:12 | Dibaca : 434x
Putussibau, sebagai ibu kota Kabupaten Kapuas Hulu di Provinsi Kalimantan Barat, memiliki tantangan dan peluang unik dalam bidang kesehatan. Salah satu organisasi yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan farmasi di daerah ini adalah Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) cabang Putussibau. PAFI Putussibau berkomitmen untuk mengembangkan profesi farmasi dan memastikan layanan farmasi yang lebih baik bagi masyarakat. Artikel ini akan membahas peran, kontribusi, dan program unggulan PAFI Putussibau.
Peran PAFI Putussibau
PAFI Putussibau merupakan bagian dari organisasi nasional yang mewadahi para ahli farmasi di Indonesia. Di tingkat lokal, PAFI Putussibau berfungsi sebagai lembaga yang mengkoordinasikan, mengedukasi, dan meningkatkan keterampilan para anggotanya. Peran utama PAFI Putussibau meliputi :
Kontribusi PAFI Putussibau
Sejak didirikan, PAFI Putussibau telah memberikan kontribusi signifikan dalam bidang kesehatan dan farmasi di daerahnya. Beberapa kontribusi utama PAFI Putussibau adalah :
Program Unggulan PAFI Putussibau
PAFI Putussibau memiliki beberapa program unggulan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan farmasi dan kesehatan masyarakat. Beberapa program tersebut adalah :
Tantangan dan Harapan
Meskipun telah banyak berkontribusi, PAFI Putussibau masih menghadapi berbagai tantangan dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan farmasi. Beberapa tantangan tersebut meliputi keterbatasan sumber daya, aksesibilitas obat di daerah terpencil, dan kebutuhan akan regulasi yang lebih ketat dalam distribusi obat.
Namun, dengan komitmen yang kuat dan dukungan dari berbagai pihak, PAFI Putussibau optimis dapat terus meningkatkan layanan farmasi di daerahnya. Harapan ke depan adalah memperluas jangkauan program-program kesehatan, meningkatkan kolaborasi dengan berbagai stakeholder, dan terus mengembangkan kapasitas para farmasis melalui pendidikan dan pelatihan.
PAFI Putussibau memainkan peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan farmasi dan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kapuas Hulu. Dengan berbagai program unggulan dan kontribusi yang signifikan, PAFI Putussibau terus berupaya untuk memastikan setiap warga mendapatkan akses ke layanan farmasi yang berkualitas dan terjangkau. Dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak akan sangat membantu https://pafiputussibau.org/ dalam mencapai tujuan-tujuannya dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
06-09-2018 02:13
Dehidrasi bisa terjadi saat tubuh kehilangan banyak cairan dalam jumlah yang cukup banyak sehingga tubuh perlahan akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi secara normal. Dehidrasi bisa terjadi secara akut (sementara) maupun dehidrasi kronis (dalam jangka panjang). Penyebab dehidrasi akut pada umumnya akibat kejadian tertentu seperti olahraga yang terlalu keras hingga diare atau muntah. Sementara dehidrasi kronis pada umunya terjadi akibat gaya hidup seperti jarang minum atau mengonsumsi air yang tidak bersih. Menurut penelitian, sekitar 75% masyarakat Indonesia menderita dehidrasi kronis. Jika dehidrasi terus dibiarkan maka akan menimbulkan beragam masalah kesehatan pada tubuh karena air merupakan komponen penyusun tubuh yang sangat penting. Sekitar 60% tubuh tersusun dari air dan 75% dari otot, 85% dari otak manusia terdiri dari air. Jika tubuh mengalami dehidrasi maka dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada sistem organ seperti : 1. Pencernaan Kurang cairan dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi. Disarankan untuk mengonsumsi makanan sumber serat dan banyak minum agar tidak terjadi sembelit. Mengonsumsi banyak cairan juga dapat menurunkan risiko kanker kolektoral terutama pada bagian distal (ujung usus). 2. Saraf Kurang cairan pada tubuh dapat menyebabkan tubuh kehilangan fokus bahkan penurunan kesadaran. Mengonsumsi banyak cairan kerap dikaitkan dengan penurunan intensitas migrain. 3. Saluran kemih dan Ginjal Banyak ahli sepakat jika kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Dehidrasi berkaitan dengan munculnya penyakit batu ginjal serta gagal ginjal kronis. 4. Kandungan Selama masa kehamilan, dehidrasi dapat menyebabkan berkurangnya jumlah cairan ketuban. Cairan yang cukup juga sangat diperlukan untuk ibu menyusui agar ASI lancar. 5. Peredaran darah Dehidrasi dapat dikaitkan dengan meningkatnya kekentalan plasma darah. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan munculnya risiko DVT (deep vein thrombosis) serta emboli pulmoner, penyakit jantung koroner dan penurunan tekanan darah).
26-05-2014 00:52
Postmatur ialah kebalikan dari premature, bayi dimaksud postmatur apabila baru lahir sesudah melebihi 42 minggu dalam rahim. Insiden kelahiran postmatur tambah lebih umum dari pada premature, kira-kira 7 Persen bayi dilahirkan postmatur, walau faktanya barangkali tak seluruhnya benar-benar postmatur. Beberapa bayi yang disangka postmatur sesungguhnya lantaran kekeliruan dalam mengkalkulasi awal kehamilan, cuma kira-kira 2-3% yang benar-benar postmatur. Resiko bayi postmatur Seperti bayi premature, bayi postmatur mempunyai potensi persoalannya sendiri yang dapat beresiko untuk kesehatan serta keberlangsungan hidupnya. Sesudah melalui 42 minggu kehamilan, plasenta umumnya sudah berkurang hingga lebih sedikit nutrisi serta oksigen yang tersalurkan ke bayi. Bayi yang selalu tumbuh juga bikin cairan ketuban makin menyusut. Saat hal semacam ini berlangsung, tali pusat bisa terjepit waktu bayi bergerak atau rahim berkontraksi. Hal ini dapat juga mengganggu pasokan nutrisi serta oksigen ke bayi. Semacam kompensasi, bayi mulai memakai lemak serta karbohidrat sendiri untuk sediakan daya. Baca juga : Cuaca Panas Bisa Picu Serangan Jantung Tingkat pertumbuhannya jadi lambat serta terkadang berat tubuhnya juga barangkali terjadi penurunan. Bayi postmatur rawan untuk meningkatkan kandungan gula darah rendah (hipoglikemia) lantaran mereka sudah kehabisan simpanan lemak serta karbohidrat. Potensi persoalan pada bayi postmatur diantaranya :1. Sindrom dismaturitas (dysmaturity syndrome) Bayi mempunyai karakteristik insufisiensi plasenta seperti kulit yang kering, terkelupas, keriput, kuku serta rambut panjang serta badan tampak kurus lantaran kurang gizi. 2. Sindrom masukan mekonium Bayi keluarkan tinja (mekonium) ke dalam cairan ketuban serta lalu menghirupnya ke dalam paru-paru, hal semacam ini bisa mengakibatkan bayi kesusahan bernapas serta berisiko meningkatkan komplikasi seperti infeksi paru-paru serta hipertensi polmunar persisten. 3. Makrosomia Bayi tumbuh terlampau besar hingga lebih susah untuk lahir dengan cara normal lewat jalan lahir. Keadaan ini berlangsung apabila plasenta tetap berperan dengan baik walau telah melalui 42 minggu. 4. Kelahiran mati Bayi meninggal ketika dalam rahim. Aspek pemicu bayi lahir terlambat : Ada kisah kelahiran terlambat dalam keluarga atau pada kehamilan pada mulanya. Sang bayi berjenis kelamin laki-laki. Kehamilan ini ialah kisah anak yang pertama. Berat tubuh ibu yang berlebihan atau kegemukan. Kesalahan estimasi penghitungan umur kehamilan, yang umumnya berlangsung lantaran menstruasi paling akhir tak di ketahui dengan cara pasti. Baca juga : Inilah Tanda Lahir Anak Kembar Untuk menurunkan tingkat kekhawatiran, kontrol terus mesti dikerjakan. Terlebih lantaran ibu yang hamil tua bakal merasakan kelelahan fisik yang lebih. Kewaspadaan pada kemungkinan pre-eklamsia juga terus mesti dijaga. Jika memanglah ada kisah keluarga yang pernah menjalani kelahiran terlambat, tak lalu bermakna pasangan bisa mengendorkan kewaspadaan. PerawatanBila kehamilan Anda sudah mencapai ke 41-42 minggu, benar-benar perlu untuk Anda guna memeriksa kesehatan bayi Anda. Terdapat banyak pengontrolan yang dapat dikerjakan, yang meliputi pemantauan janin dengan cara fisik serta dengan Doppler atau USG. Bila kontrol memperlihatkan bahwasanya bayi aktif serta sehat serta volume cairan ketuban normal, dokter atau bidan bisa mengambil keputusan untuk meneruskan pemantauan dengan cara berkala hingga persalinan Anda diawali dengan cara alami. Bila hasil kontrol memperlihatkan bahwasanya bayi barangkali punya masalah, ada pilihan apakah bakal menginduksi supaya persalinan secepatnya dilakukan atau menjalani bedah caesar. Umumnya bayi yang dilahirkan postmatur mempunyai keadaan yang sehat tidak dengan komplikasi. Pada bayi yang menderita kekurangan oksigen, resusitasi barangkali dibutuhkan. Bila mekonium muncul dalam cairan ketuban serta bayi baru lahir lesu, tabung dibiarkan lewat ke batang tenggorokan (trakea) untuk menghisap mekonium yang barangkali menghalangi saluran pernapasan. Bila mekonium sudah masuk ke paru-paru, ventilator barangkali dibutuhkan untuk menunjang pernapasan. Pemberian larutan glukosa lewat vena (infus) kerapkali butuh dikerjakan untuk menghindari hipoglikemia.
19-06-2014 11:27
Futsal tak lagi hanya sebagai olah raga. Keinginan orang untuk menjalani olah raga ini semakin tinggi karena sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat muda. Namun sayangnya, banyak yang kurang peduli mengenai hal-hal yang bisa menyebabkan cedera, terutama cedera sendi atau pergelangan kaki. Memang benar. meskipun cedera, aktivitas bisa tetap berjalan. Akan tetapi dalam gerakan-gerakan tertentu, aktivitas itu akan terganggu. Keluhan atau cedera saat main futsal muncul karena kebanyakan orang menganggap futsal adalah olah raga rekreasional sehingga banyak yang melaksanakannya di saat akhir pekan. Justru ketika badan lelah setelah sepekan bekerja. Padahal futsal merupakan olah raga yang mengandalkan badan yang sudah terlatih. Badan harus fit saat futsal. Sebaiknya didukung pula oleh olah raga lainnya yang teratur seperti bersepeda dan jogging. Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular Perlu ditekankan bahwa tubuh manusia bukanlah mesin atau lampu yang bisa dengan mudah dinyalakan dan dimatikan dengan menggunakan sakelar. Badan yang kurang terlatih malah akan memperburuk kondisi tubuh dengan bermain futsal. Saat berolah raga, termasuk orang yang tubuhnya kurang fit, aliran darah akan terfokus pada tangan dan kaki sehingga kemampuan daya pompa jantung kian berkurang. Tak heran bila ditemukan kejadian gagal jantung pada orang yang tengah bermain futsal. Kembali ke masalah cedera pergelangan kaki dan lutut, ada beberapa jenis cedera yang terjadi. Pertama, putusnya jaringan ikat (ligamen). Kondisi ini terjadi ketika dalam kondisi berlari lalu berhenti mendadak dan berputar arah sehingga menyebabkan lutut terpelintir (terpuntir). Atau melompat dan merdarat dengan posisi lutut terpental. Cedera kedua, rusaknya bantalan sendi lutut yang berbentuk seperti cincin dan berfungsi sebagai penahan benturan. Kerusakan seperti ini sering dianggap keseleo atau terkilir. Ketiga, rusaknya tulang rawan yang bertindak sebagai struktur penyerap guncangan dan menyediakan permukaan mulus pada sendi lutut. Cedera-cedera itu bisa dikurangi dengan pemanasan sebelum olah raga. Selain itu, dibiasakan pula berolah raga lain seperti jogging, bersepeda, dan berenang untuk melatih otot. Tentu saja semua itu untuk menghindari redupnya keceriaan saat bermain fulsal. Bermain futsal untuk kebugaran tubuh, bukan untuk berkahir di meja operasi kan? Baca juga : Mengenal Manfaat Putih Telur Bagi Kesehatan Pertolongan Pertama Cedera Saat Futsal Tak sedikit orang yang bertindak gegabah ketika terjadi cedera akibat olah raga futsal. Padahal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit dan mencegah cedera berkelanjutan. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebelum mengunjungi dokter seperti tips berikut ini : REST. Istirahatkan badan Anda. Jangan memaksakan diri kembali berolah raga karena badan sudah merasa lebih enak. Kesemberonoan Anda malah akan membuat cedera semakin semakin parah. ICE. Langsung kompres dengan es pada bagian yang cedera. Jangan pernah memberikan sesuatu yang memanisanya. Kompresan es dapat mengurangi kondisi bengkak. COMPRESS. Cedera tersebut harus dibebat agar tidak bergerak. Anda bisa menggunakan kain yang elastis agar menekan bagian yang cedera. ELEVATION. Ketika duduk atau tidur, posisi kaki harus lebih tinggi dari kepala. Jangan sekali-kali menaruh kaki dengan kondisi di bawah karena nanti bertambah bengkak.