Waktu Posting : 21-06-2014 06:14 | Dibaca : 2530x
05-07-2016 19:44
Sebuah hasil survei mengungkap, jumlah orang yang setiap malam rutin tidur 8 jam semakin sedikit. Jadwal kerja yang sibuk, kemacetan di jalan, hingga godaan bermain gadget, membuat tidur menjadi prioritas nomer dua. Dampak dari kurang tidur sebenarnya sudah banyak dibahas, mulai dari kelelahan, kurang konsentrasi, hingga obesitas. Baca juga : Menghindari Jatuh di Kamar Mandi Dalam studi terbaru disebutkan, durasi tidur yang terlalu sedikit atau terlalu banyak, juga berpengaruh pada risiko seseorang menderita diabetes. Tim peneliti menganalisis 800 orang sehat dari berbagai negara Eropa dan secara spesifik mencari tahu hubungan antara durasi tidur dan metabolisme glukosa. "Pada pria, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, terkait dengan respons yang rendah pada sel tubuh terhadap insulin, mengurangi penyerapan glukosa, dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko diabetes . Pada wanita, kaitan itu tidak diketahui," kata Femke Rutters, yang melakukan penelitian. Baca juga : Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke Durasi tidur yang dianggap cukup dalam penelitian ini adalah 7 jam setiap malam. Jika kita kurang tidur, kita cenderung lebih bernafsu pada makanan tidak sehat, emosi tidak stabil, dan mengalami penurunan daya ingat dan konsentrasi. Sementara, jika kita tidur terlalu banyak, kita berpotensi mengalami nyeri punggung, diabetes, dan penyakit jantung
17-04-2015 17:20
Vagina merupakan aset yang paling berharga bagi seorang wanita. Antara Wanita dan laki-laki memang dibedakan dari alat vitalnya. Laki-laki biasanya akan sangat tertarik dengan ini dan akan mulai mengeksplorasi bagian vital ini. Di jaman dahulu, wanita akan menggunakan ramuan-ramuan tradisional salah satunya menggunakan sirih untuk membersihkan daerah kewanitaannya. Dengan sirih alat kelamin anda pasti akan lebih bersih wangi dan juga terhindar dari berbagai macam masalah atau penyakit. Baca juga : Resep Obat Air Mani Encer Secara Alami Wanita terkadang tidak percaya diri lagi bila telah melahirkan atau memiliki banyak anak karena mereka pikir alat kelamin mereka akan longgar. Anda yang baru saja melahirkan tetapi takut vagina Anda longgar, kini Anda tidak perlu takut lagi. Ada ramuan tradisional yang mampu merapatkan vagina Anda. Ramuan untuk merapatkan vagina dengan menggunakan beras dan kunyit ini sangatlah ampuh terutama bagi mereka yang sudah pernah melahirkan agar vagina rapat kembali seperti belum hamil dan melahirkan. Berikut ini resep yang bisa Anda coba langsung untuk merapatkan miss V Anda. Bahan-bahan yang dibutuhkan: · 3 sendok makan beras · 3 jari kencur · 1 jari kunyit · 1 ibu jari jahe · 1 sendok makan asam · 1 buah jeruk nipis · 125 gram gula aren · garam dapur secukupnya · daun pandan wangi secukupnya Baca juga : Waspada Dengan Kolesterol Tinggi yang Mengintai Caranya : Rendamlah beras dalam air selama kurang lebih 3 jam. Rebus kencur, jahe, kunyit, asam dan pandan wangi dengan 3 gelas air. Kemudian rebusan tersebut ditumbuk halus dengan beras menjadi satu. Sedikit demi sedikit air rebusan tadi dimasukkan pada ramuan yang telah ditumbuk lalu diperas dan disaring, Masukkan perasan air ramuan tersebut ke dalam gelas. Selanjutnya tambahkan gula, garam dan perasan jeruk nipi. Aduk hingga merata. Aturan pakai : Minumlah ramuan sebanyak 3 kali dalam sehari. Lakukan kurang lebih seminggu, maka rahim akan mengecil dan badan terasa sehat dan bugar. Demikian resep untuk merapatkan daerah vitalitas wanita khususnya yang telah melahirkan atau bahkan memiliki banyak anak.
09-07-2014 02:21
Apakah Anda alami gatal pada kulit, kulit kering, pecah-pecah, ruam kulit, pergantian warna kulit, peradangan serta bintik-bintik gelap pada kulit? Bila ya, barangkali Anda butuh berprasangka buruk, lantaran mungkin saja penyakit-penyakit yang kita anggap ringan serta umum itu merupakan ciri awal dari kanker kulit. Yap. Sesuai sama langsiran dari laman umm. edu, berbagai penyakit kulit yang umum dikira normal merupakan ciri kanker kulit pada step awal yang luput kita kenali. So, apapun pernyakit-penyakit yang barangkali merupakan ciri kanker kulit? Yuk, simak penjelasan komplitnya. Noda Bila ada noda pada kulit Anda yang menyebabkan rasa gatal serta tak hilang dalam kurun saat empat minggu, Anda butuh berprasangka buruk bahwasanya ini merupakan ciri kanker kulit pada step awal. Terlebih bila noda itu menyebabkan ciri kanker kulit yang lain seperti nyeri, beralih warna, serta berlangsung pendarahan. Cepatlah tanyakan dengan dokter untuk tahu pemicunya, supaya dapat dikerjakan dengan cara cepat serta jitu. Baca juga : Mengenal Perubahan Fisiologis Tubuh Saat Berpuasa Eksim Eksim merupakan satu dari ciri kanker kulit pada step awal. Hal semacam ini bisa tampak pada lipatan kulit, umpamanya eksim kulit pada siku, telapak tangan, dan sebagainya. Rosacea Bila kulit di sekitar hidung, dagu, pipi, dahi, serta mata jadi merah dibarengi rasa terbakar, itu merupakan penyakit rosacea. Ada tonjolan luka atau jerawat yang diisi nanah pula mungkin saja merupakan ciri kanker kulit. Cepatlah tanyakan dengan dokter Anda. Baca juga : Ciri Kanker Kulit Basal Cell Carsinoma Nyeri Bila Anda merasakan tonjolan merah serta perih pada kulit yang tak hilang kurun waktu 4 minggu, Anda butuh berkonsultasi dengan dokter kulit. Ruam Berbagai tanaman dengan susunan minyak bisa menyebabkan persoalan kulit serta pula bisa mengakibatkan kanker kulit. Bila Anda merasakan ruam kemerahan atau bengkak sesudah 12 jam terkontak dengan tanaman tipe ini, mungkin saja itu merupakan ciri kanker kulit. Cepatlah berkonsultasi dengan dokter untuk tahu pemicunya. So, demikianlah 5 penyakit yang mungkin saja merupakan ciri awal kanker kulit. Yang butuh diingat ialah janganlah berasumsi sepele penyakit-penyakit yang tampak umum itu. Bila Anda mencuigai ada ciri kanker kulit, janganlah tunda saat untuk berkonsultasi dengan dokter supaya Anda secepatnya memperoleh treatment yang tepat.