Waktu Posting : 14-06-2014 20:30 | Dibaca : 2476x
29-03-2015 11:38
Obat herbal untuk kolesterol tinggi saat ini memang sangat dibutuhkan, karena ada banyak sekali orang yang menderita kolesterol tinggi. Banyaknya makanan yang mengandung kolesterol tinggi membuat banyak orang mudah terkena penyakit ini. Selain itu dengan gaya hidup dan juga pola hidup yang tidak stabil membuat seseorang semakin mudah terkena kolesterol.   Baca juga : Penyebab dan Pengobatan Kolesterol dengan Cara Alami Apa itu kolesterol Kolesterol adalah penyakit yang menyerang bagian arteri atau pembuluh darah, dimana arteri akan menyempit dan aliran darah tidak akan berjalan dengan baik. Pada dasarnya kolesterol dibutuhkan oleh tubuh, salah satu fungsi dari kolesterol adalan membuat dinding sel. Kolesterol sendiri diproduksi oleh tubuh sebanyak 80% sedangkan 20% didapat dari berbagai macam makanan. Kolesterol sendiri dibagi menjadi 2  jenis, yaitu ; Kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) Kolesterol ini sering kita sebut dengan kolesterol jahat. Kolesterol ini yang akan menumpuk pada pembuluh darah atau arteri. Kolesterol ini yang akan menyebabkan banyak masalah. Kolesterol HDL (High Density Lipoprotein) Kolesterol ini yang sering kita sebut dengan kolesterol baik, dimana kolesterol ini akan mengikis kolesterol jahat yang menempel pada dinding arteri. Selain itu kolesterol ini juga akan melindungi dinding arteri dari plak-plak yang akan mengikis dinding arteri. Baca juga : Teh Hijau, Obat Pelangsing Sehat dan Alami  Obat herbal utnuk megatasi kolesterol Untuk mengatasi kolesterol tidak hanya dari makanan saja, pola hidup perlu kita ubah agar tubuh semakin sehat. Ada baiknya juga ditambah dengan beberapa obat-obatan untuk mengatasi kolesterol. Saat ini ada banyak sekali Obat herbal untuk kolesterol tinggi yang ada di pasaran. Obat-obatan ini menggunakan buah-buahan yang memang dipercaya dapat mengatasi kolesterol tinggi dalam tubuh. Mengkosumsi obat herbal seperti ini sebaiknya dilakukan secara rutin, agar kita mendapatkan khasiatnya. Mengkonsumsi  obat herbal tentu saja tidak akan menimbulkan efek samping. Atau kita juga dapat membuat sendiri obat kolesterol yang terbuat dari bahan herbal, seperti jahe, kulit manggis, daun sirsak, mengkudu, kunyit, daun salam, daun binahong, dll. Tanaman tersebut juga harus kita konsumsi setiap hari. Untuk lebih jelas mengenai Obat herbal untuk kolesterol tinggi, sebaiknya kita menghubungi www.kesehatan.tips.  Â
17-08-2014 10:09
Marah sesungguhnya adalah satu diantara bentuk emosi manusia yang biasanya dilukiskan terlalu berlebih serta sampai saat ini masih susah dimengerti. Kenapa susah dimengerti? Pertama, lantaran marah umumnya tak direncanakan serta adalah emosi yang spontan. Ke dua, perasaan yang pada awal mulanya lemah serta tidak berdaya, beralih jadi kuat serta terkontrol sesudah marah. Ke tiga, marah dikarenakan oleh aspek yang berbeda. Dapat dikarenakan lantaran satu aspek spesifik saja atau mungkin paduan dari berbagai aspek. Berbagai keadaan yang dapat menyebabkan reaksi marah ialah lantaran perasaan frustrasi serta stres. Tak ada keselarasan pada harapan serta fakta. Aspek kelelahan biasanya bakal lebih gampang menyebabkan reaksi marah. Berbagai jenis reaksi marah : Marah yang berteriak-teriak, mengutuk, dan di dukung oleh body language yang memperlihatkan frustrasi atau mungkin tergesa-gesa. Duduk di kursi, tak berkata sepatah kata pun serta cuma melihat orang sekeliling yang ada. Cuma marah pada beberapa orang yang dicintainya saja. Melampiaskan marah dengan jalan melupakan sebagai kemarahannya, umpamanya dengan membaca koran, dengarkan musik dan lain-lain. Bila di tanya, ia bakal menjawab : “ Saya tak tahu! Saya lupa! Saya lelah! ” Menyalahkan kebanyakan orang atas seluruh persoalan yang terjadi Dua Jenis Style Marah (Gaya Marah) Pada umumnya ada dua jenis style marah ; yang dipendam serta dilukiskan. Menurut Hankins & Hankins, memendam rasa marah ialah tak sehat. Demikian juga apabila mengekspresikannya terlalu berlebih. Marah yang dilampiaskan memanglah dapat bikin individu terasa tambah baik, tetapi untuk sesaat saja, lantaran sesudah itu senantiasa ada konsekwensi negatifnya. Sebaliknya, makin banyak kekesalan/uneg-uneg yang dipendam, makin kemungkinan besar ‘meledak’ nya amarah setiap waktu. Kemarahan yang dieskpresikan dengan cara kaku (senantiasa dipendam saja atau mungkin dieskpresikan saja) nyatanya dapat membahayakan kesehatan. Beberapa orang yang kerap melampiaskan kemarahannya dengan cara terbuka maupun memendamnya mempunyai resiko yang sama pada kesehatan jantungnya. Peneliti beberapa waktu terakhir mendapatkan bahwasanya pria tengah baya yang kaku dalam mengekspresikan amarahnya mempunyai kandungan kolestrol yang lebih tinggi dalam darahnya di banding mereka yang lebih fleksibel dalam mengekspresikan perasaan marahnya. Nyatanya cholesterol ini terhitung tipe yang ‘merusak’ (LDL cholesterol) serta terkait dengan meningkatnya kemungkinan sakit jantung. Sampai kini, orang terlampau repot memperdebatkan style marah yang lebih sehat, dipendam atau mungkin dilampiaskan. Menurut Engebretson, asisten profesor psikiatri serta psikologi State University, Ohio, AS. “Kesehatan Anda bisa terganggu bila Anda senantiasa melampiaskan atau mungkin memendam amarah Anda. Langkah paling baik ialah mempraktekkan style marah yang fleksibel, yang disebut gabungan dari keduanya. Engebretson melibatkan 116 orang pilot umur kira-kira 42 thn. Pada kaum pilot lalu dikerjakan tes cholesterol dan isi daftar pertanyaan untuk mengukur style marah, rasa permusuhan serta tingkat kecemasannya. Dalam penelitiannya, golongan individu yang suka memperlihatkan kemarahannya biasanya kerap kehilangan kendali serta mengucapkan kalimat yang menyakitkan. Sebaliknya, mereka yang memendam amarahnya, lantaran rasa ‘panasnya’ telah mendidih didalam, kerap jadi lebih marah dari yang semestinya. Mereka yang fleksibel ini mengerti bahwasanya melampiaskan marah adalah hal yang lumrah untuk berbagai kondisi, tetapi tak untuk kondisi yang lain. Mereka barangkali bakal memperlihatkan kemarahannya didepan keluarga saja, tetapi tak ditempat kerja. Kuncinya ialah memperhatikan tiap-tiap sikonnya. Engebretson mendapatkan bahwasanya mereka yang fleksibel, yang seringkali memendam marah dari pada melampiaskannya nyatanya mempunyai kandungan kolestrol yang terendah. Kaitan pada style marah dengan tingkat kolestrol ini jadi lebih kuat pada beberapa orang yang tentunya sudah mempunyai cholesterol tinggi pada awal mulanya. Riset ini pula memperhitungkan aspek lain, yakni permusuhan serta kekhawatiran yang pula beresiko negatif pada cholesterol. Memanglah benar bahwasanya kolestrol, yang dapat menambah resiko serangan jantung semakin banyak di pengaruhi oleh aspek kepribadian seorang, seperti tingkat kekhawatiran serta rasa permusuhan. Tetapi harus diingat juga bahwasanya kolestrol pun di pengaruhi oleh bagaimana seseorang individu itu mengatur rasa permusuhan serta kemarahan dalam diri pribadinya yang diwujudkan dalam style marahnya. Belajar Marah yang Sehat Lantaran tingkah laku marah adalah hasil evaluasi, yakni terbentuk dari hasil mengamati style marah orang-tua kita, maka tiap-tiap orang memiliki potensi untuk pelajari serta berlatih lakukan style marah yang sehat. Yakni, dengan jalan menggabungkan dua style marah itu dengan cara seimbang. Kuncinya ialah pandai-pandai membaca kondisi kapan amarah layak untuk dilampiaskan atau mungkin dipendam. Sudah pasti reaksi-reaksi marah condong susah dikendalikan. Kemarahan yang kecil bisa berikan motivasi Anda untuk bertindak yang positif. Kemarahan yang terlalu berlebih bakal membawa Anda ke ‘panggung pertarungan’. Harga dari satu kemarahan yang tak teratasi bakal menghindari Anda dari beberapa orang yang Anda cintai dan dapat membahayakan posisi Anda ditempat kerja. Bila telah demikian, masihkah Anda tidak ingin belajar bagaimana marah yang sehat itu?
05-05-2014 22:53
Mengolah Bahan Alam untuk Menyembuhkan Asam Urat - Asam urat adalah sebuah kondisi dimana kadar asam urat dalam tubuh melebihi batas aman. Asam urat itu sendiri merupakan hasil metabolisme dari zat purin yang terdapat dalam hampir semua jenis makanan. Konsumsi purin dalam batas aman akan menghasilkan asam urat yang akan dibuang oleh tubuh namun bila konsumsi purin ini terlalu berlebihan, maka tubuh tidak akan mampu membuangnya dan akibatnya asam urat akan menumpuk didalam tubuh terutama di daerah persendian. Semua orang bisa menderita asam urat, baik pria maupun wanita namun beberapa golongan memiliki resiko lebih besar untuk terkena asam urat. Mereka yang memiliki gaya hidup tidak sehat, mereka yang sudah memiliki gangguan penyakit lain seperti diabetes, mereka yang mengkonsumsi obat-obatan tertentu dan juga mereka yang memiliki anggota keluarga yang menderita asam urat adalah mereka yang beresiko tinggi untuk menderita penyakit ini. Persendian yang terasa nyeri merupakan salah satu gejala utama yang dirasakan oleh para penderita asam urat. Lantas, apa yang bisa dilakukan untuk bisa mengobati penyakit ini? Selain menjaga pola makan dengan menjauhi atau mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kadar purin yang tinggi, penderita asam urat juga bisa mengkonsumsi jenis makanan atau bahan alami tertentu yang dapat membantu dalam proses pengobatan penyakit ini yaitu: Makanan yang kaya akan vitamin C Berbagai jenis buah seperti jeruk, buah naga dan buah delima memiliki kandungan vitamin C yang dapat membantu melarutkan asam urat sehingga dapat dibuang dari dalam tubuh Makanan yang kaya akan potasium Pisang dan kentang kaya akan potasium yang juga bisa membantu dalam proses penyembuhan asam urat Baca juga : Pentingnya Memahami Kulit dan Fungsinya Jeruk nipis Secara alami kandungan vitamin C dalam jeruk nipis cukup tinggi. Selain itu, sari jeruk nipis juga bisa melarutkan asam urat dan berbagai jenis racun dari dalam tubuh. Penderita diabetes bisa mengkonsumsi air jeruk nipis yang dicampur air hangat (tanpa gula) di pagi hari setelah bangun tidur. Air jeruk nipis ini dipercaya bisa membantu proses detoksifikasi dan membantu mengoptimalkan kerja liver untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara umum Daun salam Daun salam dapat dipergunakan bukan hanya untuk memasak namun juga untuk mengobati asam urat. Cukup dengan merebus 10 lembar daun salam (kering ataupun basah) dengan 3 gelas air hingga tersisa satu gelas. Air rebusan ini kemudian dikonsumsi dua kali sehari Campuran dari berbagai bahan alami Khusus untuk pengobatan ini tersedia banyak sekali ramuan yang bisa dipilih dan salah satunya adalah dengan menggunakan jahe merah. Rebus 15 gr jahe merah, 5 gr pala, 1 liter air, 200 gr ubi merah, 10 buti lada, 5 butir kapulaga, 1 jari kayu manis dan juga 5 butir kapulaga hingga tersisa setengah. Air rebusan ini diminum sedangkan ubi jalarnya sendiri bisa dikonsumsi sebagai pengganti nasi. Baca juga : Tips Sehari-hari Untuk Pencegahan Wasir Pare Selain dikonsumsi, pare juga dapat direbus dengan dua gelas air hingga tersisa setengah, kemudian air rebusan tadi diminum untuk membantu menyembuhkan asam urat Daun sirsak Daun sirsak dipercaya memiliki banyak manfaat termasuk diantaranya adalah mengatasi asam urat. Penderita asam urat bisa mengkonsumsi teh daun sirsak secara teratur untuk mendapatkan manfaatnya Berbagai jenis jus buah Ada beberapa jenis buah yang bisa dibuat jus dengan rasa yang enak dan juga menawarkan manfaat untuk penyakit asam urat. Jus buah seperti jus alpukat, jus belimbing manis dan juga jus yang terbuat dari campuran buah sirsak, air jeruk lemon, apel hijau dan labu air bisa menjadi pilihan. Dengan memasukkan berbagai jenis makanan dan minuman diatas dalam diet sehari-hari akan sangat membantu dalam proses penyembuhan asam urat. Pada dasarnya, pola hidup yang sehat dan menjaga asupan makan merupakan kunci dalam pencegahan dan juga penyembuhan berbagai jenis penyakit termasuk asam urat. Tidak lupa pula para penderita asam urat perlu berkonsultasi ke dokter dan melakukan pemeriksaan kesehatan, atau dalam hal ini mengecek kadar asam urat, untuk memonitor tingkat kesuksesan mereka dalam mengatasi penyakit ini secara alami.