Waktu Posting : 23-06-2024 04:24 | Dibaca : 468x
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) menjadi tempat bersatunya para ahli farmasi, khususnya asisten apoteker, untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme dalam industri farmasi. Keanggotaan dalam PAFI bukan hanya formalitas, melainkan juga jalan menuju peningkatan pelayanan, pengakuan, pengaruh, dan kemampuan menghadapi perubahan dalam dunia farmasi.
Ada beberapa keuntungan jika bergabung PAFI, seperti tersebut di bawah ini :
Meningkatkan Kualitas Pelayanan
Keanggotaan dalam PAFI memberikan akses asisten apoteker terhadap informasi terbaru mengenai ilmu farmasi dan teknologi terkini. Dalam organisasi ini, mereka dapat memperoleh pelatihan dan mengikuti seminar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, sehingga pelayanan yang diberikan dapat lebih berkualitas dan profesional.
Pengakuan dan Reputasi
Sebagai anggota PAFI, asisten apoteker mendapatkan pengakuan sebagai tenaga kesehatan dengan kompetensi dan kredibilitas tinggi di bidang farmasi. Hal ini bukan hanya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap apoteker, tetapi juga membangun jaringan dan hubungan dengan sesama ahli farmasi, memberikan pengalaman berharga dalam dunia farmasi.
Pengaruh pada Kebijakan dan Regulasi
PAFI memiliki peran penting dalam menentukan kebijakan dan regulasi di bidang farmasi. Keanggotaan dalam organisasi ini memberikan kesempatan kepada asisten apoteker untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, memberikan masukan berharga, dan berkontribusi pada pembentukan kebijakan farmasi di Indonesia.
Menghadapi Tantangan dan Perubahan
Sebagai tenaga kesehatan di bidang farmasi, asisten apoteker harus mampu menghadapi tantangan dan perubahan yang terus berkembang. Keanggotaan dalam PAFI memberikan mereka akses kepada informasi dan dukungan yang diperlukan untuk menghadapi dinamika dunia farmasi, serta kesempatan untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan kompetensi.
Kolaborasi dan Pertukaran Pengetahuan
PAFI juga menyediakan platform bagi asisten apoteker untuk berkolaborasi dan bertukar pengetahuan. Dalam dunia farmasi yang terus berkembang, kerjasama ini memberikan manfaat ganda, memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan asisten apoteker melalui pembelajaran dari pengalaman sesama anggota.
Mendukung Inovasi dan Riset
Keanggotaan dalam PAFI memungkinkan asisten apoteker untuk mendukung inovasi dan riset di bidang farmasi. Mereka dapat terlibat dalam proyek-proyek kolaboratif yang mendukung pengembangan obat-obatan baru dan penelitian-penelitian yang memajukan ilmu farmasi, sehingga memberikan kontribusi positif pada pembaruan dalam bidang kesehatan.
Advokasi Hak Profesi
PAFI tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas individu, tetapi juga memperjuangkan hak dan kepentingan kolektif asisten apoteker. Sebagai wadah advokasi, PAFI dapat memastikan bahwa suara dan aspirasi asisten apoteker didengar, dan hak-hak mereka diakui dan dihormati di tingkat nasional.
Penguatan Etika Profesi
Dalam PAFI, asisten apoteker dapat terlibat dalam diskusi dan pelatihan terkait etika profesi. Ini membantu memastikan bahwa setiap anggota mematuhi standar etika yang tinggi dalam memberikan pelayanan farmasi, membangun kepercayaan masyarakat dan menjaga integritas profesi.
Akses Informasi Privileged
PAFI sering kali memiliki akses informasi privilese, termasuk perkembangan terkini dalam teknologi farmasi. Keanggotaan dalam organisasi ini memberikan asisten apoteker keunggulan dalam menerapkan teknologi baru yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan di apotek.
Pengembangan Karir
Terakhir, keanggotaan dalam PAFI dapat membantu asisten apoteker dalam pengembangan karir mereka. Dengan akses ke jaringan profesional dan peluang pembelajaran terus-menerus, asisten apoteker dapat merencanakan dan meraih potensi penuh dalam perjalanan karir mereka dalam industri farmasi.
Keanggotaan dalam Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) bukan hanya simbolis, melainkan merupakan langkah krusial untuk memajukan profesionalisme asisten apoteker di Indonesia. Dengan meningkatkan kualitas pelayanan, memperoleh pengakuan dan reputasi yang tinggi, memiliki pengaruh pada kebijakan dan regulasi, serta mendapatkan dukungan dalam menghadapi tantangan, asisten apoteker dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik.
Sebuah keputusan bijak untuk mencapai kesuksesan dalam karir dan memberikan kontribusi positif pada perkembangan farmasi di tanah air. Oleh karena itulah, tak perlu ragu untuk sekarang mendaftar bergabung sekarang juga di PAFI melalui alamat situs https://pafikwandang.org /.
17-07-2018 10:55
Trend mengenai fashion selalu berubah tiap tahunnya, mulai dari model pakaian, warna, dan lainnya. Pernah terjadi trend lawas kembali hits dan populer di era modern, contohnya seperti celana kulot, rok panjang, dan jaket bomber. Saat kembali ke era 70 atau 90 an maka banyak orang menganggap jika gaya berpakaiannya sangat jadul dan kurang keren. Akan tetapi ternyata sebagian besar model pakaian tahun 1970 tersebut masih sering keluar dan digunakan oleh sebagioan besar masyarkaat bahkan para trendsetterfashion dunia. Misalnya saja beberapa model pakaian di bawah ini: 1. Kemeja dan Rok Mini Wanita sekarang masih banyak yang mengenakan atasan kemeja polos dipadukan dengan rok pendek, entah bentuknya flared maupun skirt biasa. Gaya ini dapat diubah-ubah sesuka hati, seperti menggunakan warna pastel agar lebih feminim atau gelap yang terkesan trendy serta elegan. 2. Kemeja Oversized dan Jeans Anda pasti sering lihat look jadul celana jeans dengan atasan kemeja kebesaran. Malahan gaya berpakaian ini bisa menjadi solusi terbaik bagi wanita yang tubuhnya kurus agar nampak berisi. 3. Dress atau Rok Pendek dan Stocking Jaman modern stocking kurang diminati karena dinilai aneh serta ketinggalan zaman. Jika salah dalam pemilihan warna maka penampilan Anda akan seperti nenek-nenek. Namun Anda bisa gunakan stocking bewarna cerah untuk dipadukan dengan pakaian pendek seperti mini dress ataupun skirt. 4. Dress dan Senakers Dua fashion items ini masih sangat disukai bahkan sampai sekarang karena memberikan kesan feminim sekaligus kasual. Tidak hanya heels saja yang cocok untuk jenis dress tetapi senakers juga. Bahkan beberapa artis Hollywood seperti Kristen Stewart, Kendal Jenner, atau beberapa lainnya terlihat sering mengenakan look tersebut. 5. Rok Mini dan Kaos Selain kemeja, perpaduan menarik bisa didapatkan dengan memakai rok mini dan atasan kaos. Warnanya bisa bebas atau malah senada mulai dari atas sampai bawah sehingga dari jauh akan nampak seperti dress kasual. 6. Celana Cutbray Sekarang ini celana cutbray muncul kembali dan sudah banyak dipopulerkan oleh selebritis dunia. Keunikannya ada pada bentuk bagian bawah celana yang lebih lebar dan terlihat terumbai dari kejauhan. Karena sifatnya fleksibel maka dapat dipadukan dengan atasan apa saja, mulai dari kemeja, kaos biasa, tank top, jaket denim, dll. Populer di era lama bukan berarti ketinggalan zaman dan tak bagus dikenakan. Jika Anda pandai dalam memadukannya maka akan tercipta look atau style terbaru yang unik.
08-07-2016 01:32
Mulai dari makanan ringan hingga makanan berat pun tersaji. Tapi patut diingat, tidak semua makanan yang tersaji di meja makan baik untuk kesehatan Anda. Jangan sampai makanan Lebaran ini membuat Anda terserang penyakit. Coba cek, apakah makanan tersebut membahayakan kesehatan Anda atau tidak. Jangan sampai perayaan hari kemenangan membuat Anda jatuh sakit. Waspadai 5 makanan Lebaran yang berbahaya bagi kesehatan Anda: Baca juga : Tips Bercinta Sepanjang Malam 1. Opor Ayam atau Rendang Makanan Lebaran identik dengan opor ayam dan rendang daging karena memiliki rasa yang istimewa dan terkenal akan kelezatannya. Tapi makanan ini harus Anda waspadai karena menggunakan bahan utama santan, yang dapat memicu kolesterol dalam tubuh meningkat. Sebaiknya makanlah opor dan rendang tidak secara berlebihan agar kolesterol dalam tubuh Anda tidak meningkat. Pilihlah salah satu, jika Anda makan rendang daging, maka baiknya Anda tidak mengambil opor ayam ke dalam piring Anda. 2. Gulai Kari dan Sate Kambing Makanan Lebaran kedua yang harus diwaspadai adalah gulai kari dan sate kambing. Sama halnya dengan makanan Lebaran pertama yaitu opor, makanan ini juga mengandung santan dalam mengolahnya. Sudah pasti, ketika Anda memakan makanan tersebut secara berlebihan, maka kolesterol dalam tubuh akan meningkat. Tak hanya itu, sate kambing juga diketahui dapat memicu hipertensi dan dyslipidemia serta dapat mengakibatkan penyakit jantung dan stroke bagi penderitanya. 3. Es Sirup dan Soda Minuman menyegarkan ini memang paling enak ketika diminum bersama dengan makanan Lebaran yang telah disajikan, terlebih lagi disajikan dengan es batu yang dingin. Walaupun enak, ingatlah bahwasanya rasa manis dari sirup bisa mengakibatkan efek yang buruk pada tubuh. Glukosa atau gula yang tinggi berpotensi penyakit diabetes melitus dan obesitas. Sedangkan minuman soda dapat membahayakan kesehatan lambung dan tulang. Jadi, batasi konsumsi dua minuman ini ya. 4. Soto Jeroan Siapa yang tidak akan tergoda dengan makanan Lebaran yang satu ini? Kuah sotonya yang hangat dan gurih, dicampur dengan bawang goreng yang lezat, pas sekali dengan hidangan ketupat yang pasti ada di meja saat Idulfitri. Soto Jeroan selalu menjadi biang keladi ketika kolesterol dan asam urat menyerang, pasalnya makanan lezat ini sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh Anda. Selain kolesterol dan asam urat, makanan ini juga dapat memicu penyakit serangan jantung. 5. Kue Kering Sama halnya dengan opor ayam, kue kering juga menjadi salah satu makanan Lebaran utama yang akan hadir. Tak lengkap rasanya bila kue kering dalam stoples tidak hadir di meja saat Lebaran. Baca juga : Menangani Keracunan MSG Sayangnya kue kering dengan rasa manis dan gurih ini memiliki kandungan kalori yang tinggi. Sehingga Anda yang mengidap diabetes melitus dan obesitas diharapkan menjauhi hidangan kue-kue kering ini. Semua makanan Lebaran yang tersaji di meja makan memang memiliki rasa yang lezat dan nikmat, terlebih lagi disantap bersamaan pada acara halal bihalal oleh keluarga. Pada saat yang sama, hal ini juga patut Anda waspadai, karena makanan yang tersaji pada saat lebaran dapat membuat kolesterol dalam tubuh menjadi meningkat.
18-06-2014 14:29
Obesitas kerapkali dikira sebuah situasi sesaat yang dapat diatasi selama beberapa bulan dengan melakukan diet yang ketat. Ini ialah asumsi yang salah. Tiap-tiap orang memanglah membutuhkan beberapa lemak tubuh untuk menyimpan tenaga, penyekat panas, penyerap guncangan serta yang lain. Tetapi dalam jumlah berlebihan, timbunan lemak malah bakal merugikan metabolisme tubuh. Ada tiga langkah penghitungan untuk memastikan klasifikasi berat tubuh Anda. Pertama ialah penghitungan simpel untuk tahu berat tubuh ideal yakni tinggi tubuh dikurangi 100, jumlahnya dikali satu kilogram. Yang ke-2 ialah mengkalkulasi lingkar pinggang. Batas lingkar pinggang normal untuk wanita ialah lebih kecil dari 80 cm serta lebih kecil dari 90 cm untuk pria. Lemak yang ada di daerah perut lebih beresiko lantaran bakal masuk ke dalam metabolisme badan. Misalnya, bila lemak menutupi hati, tugas hati bakal terganggu serta lama-lama bakal rusak. Baca juga : Inilah 3 Pilar Agar Tubuh Ideal Yang ketiga ialah penghitungan Indeks Massa Badan (IMT), yakni pengukuran yang memperbandingkan berat tubuh serta tinggi tubuh. Rumus matematika IMT ialah berat tubuh (kilogram) dibagi dengan tinggi tubuh (mtr.) pangkat dua. Menurut ukuran yang diputuskan Tubuh Kesehatan Dunia (WHO) untuk daerah Asia Pasifik, idealnya orang mempunyai IMT pada 18,5 – 22,9. Bahaya laten yang mengancam Penumpukan lemak pada penderita obesitas bisa menambah kemungkinan terjadinya Beberapa penyakit menahun seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, radang tulang dan sendi, tekanan darah tinggi, masalah hormonal, stroke, penyakit kantung empedu, jantung, kanker, masalah pernapasan dan masalah kardiovaskular. Diabetes jenis 2, misalnya, berlangsung lantaran glukosa yang ada didalam darah tak bisa masuk ke dalam sel yang tertutup lemak. Mengakibatkan, kandungan gula dalam darah tinggi. Tetapi lantaran sel tak memperoleh konsumsi yang harusnya, maka bakal timbul rasa lapar. Waktu kita kembali makan, siklus yang sama bakal terulang. Hal semacam ini selalu menambah kandungan gula dalam darah yang selanjutnya mengakibatkan diabetes jenis 2. Sesaat itu, komplikasi obesitas yang paling kerap dikeluhkan ialah radang tulang serta sendi. Obesitas bisa mengakibatkan beragam persoalan ortopedik seperti nyeri punggung bawah serta memperburuk osteoartritis, terlebih di sendi lutut serta pergelangan kaki. Hal semacam ini disebabkan trauma mekanis pada persendian disebabkan kelebihan berat tubuh. Baca juga : Efek Gila Kerja dan Cara Mengatasinya Obesitas dapat juga menyebabkan masalah pernafasan lantaran penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma serta didalam dinding dada menghimpit paru-paru. Hal semacam ini bisa menyebabkan kesusahan bernapas walau penderita cuma beraktivitas mudah. Masalah pernapasan ini dapat juga berlangsung waktu tidur hingga mengakibatkan terhentinya pernafasan untuk tempo sesaat (apnea). Menanggung derita obesitas dapat juga menambah kemungkinan rusaknya otak Anda. Bersamaan dengan pertambahan umur, otak Anda bakal alami penyusutan (atrofi). Tetapi menanggung derita obesitas nyatanya bisa mempercepat prosesnya. Hal semacam ini sudah pasti kabar buruk lantaran atrofi otak disebut-sebut seperti satu diantara pemicu demensia. Sebuah riset atas 6.500 orang yang dikerjakan di California Utara, Amerika Serikat menunjukkan bahwasanya orang yang kelebihan berat tubuh di daerah perut di umur 40-an lebih memiliki resiko penyakit sukasia di umur 70-an. Apa yang mengakibatkan sistem penyusutan otak lebih cepat pada penderita obesitas belum di ketahui dengan cara pasti. Tetapi, obesitas di ketahui mengakibatkan beragam penyakit satu diantaranya tidur apnea yang mengakibatkan pasokan oksigen ke otak berhenti sepanjang sebagian detik. Hal semacam ini bisa mengakibatkan rusaknya otak. Jaringan lemak juga menyebabkan persoalan. Sel lemak keluarkan hormon leptin yang diprediksikan bertindak dalam perubahan Alzheimer.