Waktu Posting : 16-08-2014 16:00 | Dibaca : 3657x
02-07-2014 08:07
Kesemutan, atau kebas, ialah “gejala” yang nyaris sempat dihadapi oleh seluruh orang. Umumnya kesemutan menyerang jika kita terlampau lama diam, atau ada dalam satu posisi spesifik, umpamanya duduk sembari melipat kaki untuk saat yang lama, atau tangan terhimpit tubuh pada waktu tidur. Bila telah kesemutan, umumnya lama-lama jadi kebal, atau juga ngilu, tetapi bakal berangsur-angsur hilang bila kita mulai menggerak-gerakkan sisi badan yang kesemutan itu. Lantaran sifatnya easy-come-easy-go, maka kita condong berasumsi kesemutan ialah hal “biasa”, walau sebenarnya kesemutan malah mungkin saja tandanya ada beberapa hal yang tak umum. Lho kok bisa? Kesemutan biasanya memanglah gampang hilang waktu sisi badan yang kesemutan dikibas-kibaskan atau digerakkan perlahan-lahan. Tetapi ada juga kesemutan yang tak hilang sendiri. Jika seorang alami kesemutan di satu sisi badan, lalu menjalar ke sisi badan lain di sekelilingnya, serta lalu memperburuk beberapa fungsi badan yang lain, mungkin saja itu ialah manifestasi tumor dibagian depan otak. Suatu penyakit sangat serius dengan tanda-tanda awal remeh. Pada intinya kesemutan merupakan satu tanda-tanda manifestasi dari masalah sistem saraf sensorik disebabkan rangsang listrik di sistem itu tak tersalur dengan cara penuh dengan karena beberapa macam. Yang paling simpel, umpamanya, jalan darah tertutup disebabkan satu sisi badan spesifik ditekuk terlampau lama. Pada orang peka, tidur miring terlampau lama saja bisa mengakibatkan kesemutan. Pula duduk dengan siku ditekuk. Baca juga : Kesemutan, Jangan Anda Anggap Sepele Sistem saraf sensorik memiliki prosedur kerja baku. Stimulus berbentuk sentuhan, desakan, rasa sakit, serta suhu panas atau dingin di terima oleh reseptor di kulit, yang lalu diantar ke saraf pinggir, lalu masuk ke dalam susunan saraf pusat di sumsum tulang belakang. Disini stimulus diteruskan ke atas hingga ke thalamus (pusat penyebaran utama impuls-impuls sensoris). Dari sini stimulus diantar ke kulit otak (cerebral cortex). Baru pada waktu inilah apa yang dirasakan tadi disadari oleh si individu. Bila ada masalah dalam jalur sensori baku tadi, timbullah kesemutan. Kesemutan yang tak dibarengi beberapa gejala lain umumnya mengisyaratkan ada masalah pada reseptor di kulit atau pada cabang-cabang saraf pinggir. Tetapi kita harus lebih waspada bila ada tanda-tanda lain diluar kesemutan, seperti dihadapi Tanto. Tidak cuma kelumpuhan, kesemutan dapat pula dibarengi masalah penglihatan, pendengaran, paduan keduanya, atau yang lain. Bila ada tumor di otak kecuali tanda-tanda kesemutan atau tidak tipis tadi, ada pula sakit kepala, muntah-muntah, serta kelumpuhan kecil. Kesemutan semacam sisi dari tanda-tanda penyakit sesungguhnya step paling awal dari satu proses kehilangan rasa. Bila step paraesthesia (kesemutan) telah terlampaui, pasien meningkat pada hypaesthesia (baal) hingga pada akhirnya alami anaesthesia (hilang rasa sekalipun). Maka apabila kesemutan tidak hilang cuma dengan dikibaskan, apabila semula cuma jadi di dua jari lalu di seluruhnya jari, lalu merambat ke tangan ; apabila semula cuma berlangsung sekali-sekali tetapi saat ini nyaris setiap hari, atau apabila kesemutannya sudah meningkat jadi baal, itu waktunya kita pergi ke dokter. Kesemutan dapat merupakan tanda-tanda penyakit serius, namun dapat pula cuma disebabkan sambilan. Orang yang terlampau banyak berbaring atau kurang gerak, tak tahu lantaran sakit, lemah, atau obesitas, dapat pula menanggung derita kesemutan disebabkan bagian-bagian spesifik badannya terus-menerus tertekan. Juga penciutan otot dapat pula berlangsung. Masalah yang diberi nama neuropathy desakan ini kerap didapati pada pasien TBC kronik serta stroke yang lumpuh samping serta kurang memperoleh perawatan fisioterapi. Arti neuropati sendiri terkait dengan semua jenis penyakit, radang atau rusaknya yang menimpa saraf pinggir. Baca juga : Tips Puasa Bagi Penderita Maag Pada pasien jantung, kesemutan tidak hanya nampak disebabkan neuropati desakan, tetapi bisa pula timbul lantaran komplikasi jantung dengan sarafnya. Yang berlangsung umpamanya, si pasien melakukan operasi pemasangan klep jantung. Waktu pemasangan, ada bekuan darah melekat, yang lalu terbawa aliran darah ke atas, hingga berlangsung embolic cerebral. Apabila sumbatan di otak itu kebetulan tentang daerah yang mengatur sistem sensorik, si pasien bakal rasakan kesemutan samping. Apabila daerah yang mengatur sistem motorik pula terkena, kesemutan pula dibarengi kelumpuhan. Pada pasien stroke yang berlangsung pula serupa. Apabila yang diserang sistem motorik, ia lumpuh. Tetapi, apabila yang diserang sistem sensorik, yang ia rasakan cuma kesemutan atau baal samping. Namanya sensoric stroke. Bagaimana dengan anak-anak? Apabila satu kali Buyung mengeluh, " Ujung-ujung jariku seperti dirambati banyak semut, lalu terakhir 'semut-semut' itu seperti merambat ke atas, " kemungkinan besar kesemutan anak ini disebabkan kekurangan vitamin. Umumnya ini terkena anak-anak yang agak besar. Kesemutan pada anak-anak tidak sering berlangsung, lantaran jaringan sarafnya tetap fleksibel serta anak-anak umumnya lebih aktif bergerak. Semacam efek sambilan obat, kesemutan bisa pula timbul, umpamanya apabila konsumsi INH (obat TBC) atau furadatin (obat infeksi). Di samping itu, kesemutan pula bisa dikarenakan oleh aspek imunologi. Poly neuroradiculopathy tentang akar-akar saraf yang masuk atau meninggalkan tulang belakang serta berlangsung lantaran ada zat-zat spesifik didalam badan yang tak bisa ditolerir oleh badan. Pada orang dewasa, terkadang kesemutan itu didahului oleh flu berat. Kesemutan itu makin menghebat, naik dari ujung jari menjalar hingga ke pusar. Gejalanya berkembang jadi rasa tidak tipis. Lalu pasien sulit jalan. Ini tanda-tanda radang sumsum tulang belakang, yang berlangsung lantaran serangan virus, umumnya cytomegalovirus. Apabila berlangsung infeksi di tulang belakang, dapat dari pusar ke bawah tidak bisa digerakkan. Pasien tidak bisa mengontrol buang air kecil. Buang air besar juga susah. Penyakit ini diberi nama myelitis (radang sumsum tulang belakang). Bergantung pada rusaknyanya, penyakit ini bisa sembuh keseluruhan, bisa juga hanya pulih beberapa, namun ada pula yang hingga lumpuh. Maka hadapi pasien kesemutan, dokter senantiasa bakal menyelidiki sisi badan yang alami kesemutan, luasnya, tempat awal kesemutan, serta perubahan kesemutan itu dari awal. Seluruhnya info ini bakal tunjukkan pemicu persoalan. Mungkin pada saraf pinggir, pada otot, sumsum tulang belakang, atau juga otak.
13-07-2015 04:24
Terapi Akupuntur - Akupuntur atau dalam bahasa mandarin disebut zhÄ“n jiÇ” (é‡ç¸) yang berarti jarum adalah teknik pengobatan kuno berasal dari Tiongkok dengan memasukkan jarum pada titik akupuntur. Akupuntur sudah sangat lama digunakan sebagai teknik pengobatan yang ampuh di Tiongkok sana. Manfaat akupuntur berguna untuk mengobati berbagai macam penyakit dalam seperti, memperbaiki aliran darah yang kurang lancar, susah tidur, haid tidak lancar, pegal otot, pengencangan kulit, slimming body, mengatasi kebotakan, mengobati penglihatan yang rabun, mengobati pendengaran yang kurang baik, dan masih banyak lainnya yang berhubungan dengan titik akupuntur pada manusia. Baca juga : Manfaat Noni Juice Bagi Kesehatan Terapi akupuntur tidaklah terasa sakit dan tidak ada efek samping seperti yang dibayangkan pasien pada umumnya, dan terapi akupuntur juga tidak dapat langsung menyembuhkan, sama seperti pengobatan yang lainnya harus beberapa kali menjalani terapi untuk benar benar mengatasi penyakit tersebut. Terapi akupuntur juga tidak berbahaya jika ditangani oleh shinsei yang sudah ahli dan berpengalaman, karena menggunakan jarum yang sudah disterilka dan hanya satu kali pakai, jadi lebih baik berobat ketempat yang sudah berpengalaman dan ahli dalam bidang ini. Baca juga : Bahan Herbal Tuntaskan Asam Urat Akupuntur sangat ampuh untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti : 1. mengatasi kebotakan, 2. melancarkan aliran darah, 3. susah tidur, kejang otot, 4. pegal-pegal, 5. menurunkan dan menaikkan berat badan 6. meredakan nyeri, 7. dapat meningkatkan penglihatan, dan pendengaran 8. mencegah atau mengobati stroke, dan masih banyak lainnya Cek dan konsultasi kesehatan untuk medapatkan penanganan lebih lanjut dan tepat Klinik akupuntur slimming dan fisioterapi jakarta http://www.klinikshanghai.com
09-06-2014 17:44
Satu diantara jenis penyakit yang paling banyak menimpa kaum hawa kecuali kanker payudara ialah kanker serviks. Kanker serviks berlangsung saat sel abnormal berkembang serta menyebar didalam serviks wanita yang terdapat dibagian bawah rahim. Selama virus pemicu kanker serviks ditemukan dari awal, kanker serviks adalah jenis penyakit yang gampang sembuh. Waktu sel dalam serviks jadi abnormal, akan timbul sedikit tanda-tanda yang bisa jadi peringatan. Bersamaan dengan berkembangnya kanker, tanda-tanda yang umumnya nampak diantaranya : 1. Perdarahan vagina yang tak biasa 2. Ada darah yang keluar diantara saat sebelum serta setelah menstruasi 3. Perdarahan yang nampak sesudah menopause 4. Darah atau rasa sakit yang nampak selama hubungan suami istri Pemicu dari kanker serviks ialah human papillomavirus (HPV) yang disebut beberapa kumpulan besar virus. Ada seputar 40 jenis virus yang bisa menginfeksi area kelamin serta sebagian salah satunya bisa berisiko jadi kanker serviks. Infeksi HPV di kelamin umumnya akan bersih dengan sendirinya, tetapi waktu jadi kritis bisa membimbing pada pergantian dalam beberapa sel didalam serviks yang punya potensi jadi kanker. Baca juga : Tips Agar Wajah Bebas Minyak Seharian Tanda-tanda yang bisa timbul yang mengindikasikan ada infeksi HPV bisa berbentuk kutil yang tak kronis serta tak akan berkembang jadi kanker. Virus HPV yang beresiko malah bisa berada didalam badan tiada menimbulkan tanda-tanda apa pun. Yang mengakibatkan virus HPV susah dideteksi ialah begitu biasanya virus ini pasti ada pada mereka yang telah sempat lakukan jalinan intim, pria ataupun wanita. Virus HPV yang betul-betul tak terdeteksi terus bisa hidup meskipun telah lama sekali saat berlalu dari jalinan intim paling akhir. Pemakaian kondom adalah pilihan jitu untuk kurangi resiko terkena virus HPV meskipun tak menyeluruh. Virus HPV yang diam-diam beresiko ini dapat juga menyebabkan kanker pada vulva, vagina, penis, sampai ke anus juga kanker mulut pada pria ataupun wanita. Kemungkinan terkena kanker serviks semakin besar pada wanita yang merokok, mempunyai banyak anak, konsumsi pil KB dari lama, dan wanita yang positif terkena HIV. Kerjakan deteksi awal dari kanker serviks dengan lakukan tes pap-smear. Kerjakan sejak umur 21 th. serta kerjakan dengan cara teratur tiap-tiap 3 th. sekali. Berikanlah jarak jadi 5 th. sekali sesudah masuk umur 30 th.. Meskipun telah memperoleh vaksin HPV, tes pap-smear tetap butuh dikerjakan semacam kontrol teratur. Waktu ditemukan keabnormalan, umumnya akan dikerjakan tes lagi pap-smear. Umumnya tes akan melibatkan colposcopy atau biopsy. Bila memanglah punya potensi kanker, sel bisa diangkat dengan tehnik sampel serta memakai bius lokal. Baca juga : Tips Memilih Pakaian Dalam yang Baik dan Sehat Kanker serviks yang telah invasif memiliki 4 stadium. Stadium 1 ialah saat kanker belum menyebar diluar serviks. Stadium 2, tumor telah menyentuh sisi atas vagina. Stadium 3, tumor telah menyentuh sisi bawah vagina serta bisa menghalangi laju air seni. Stadium 4, tumor telah meraih kandung kemih atau anus, serta sel kanker telah menyebar ke sisi lain serta membuat tumor baru. Waktu kanker telah masuk stadium 1, operasi bisa jadi langkah pengobatan untuk menyingkirkan jaringan yang berkanker. Umumnya, histerektomi butuh dikerjakan, mengharuskan ada pengangkatan serviks serta rahim semuanya. Kecuali operasi, radiasi memakai terapi X-ray yang tambah energi tinggi dipakai untuk membunuh sel kanker. Radiasi menolong membunuh sel kanker yang tersisa sesudah operasi. Radiasinya yang dikerjakan didalam (brachytherapy) memakai kandungan radiaktif yang dimasukkan ke dalam tumor serta dikerjakan berbarengan dengan kemoterapi. Efek samping dari radiasi ini bisa menurunkan jumlah sel darah, kelelahan, sakit perut, mual, rambut rontok, hilang nafsu makan, serta muntaber. Tingkat keseriusan kanker serviks tergantung pada seberapa awal sel virus yang bersarang ditemukan. Makin cepat ditemukan, pasien bisa lewat trachelectomy yang cuma mengangkat serviks serta bagian-bagian vagina serta membiarkan beberapa besar rahim terus utuh. Vaksin untuk virus HPV ada dalam sebagian jenis yang butuh diberikan dalam sebagian dosis kurun waktu enam bln.. Vaksin ini bertugas mencegah, bukan hanya mengobati. Vaksin akan makin efisien bila diberikan sebelum saat penerima jadi aktif dengan cara seksual, yakni pada umur 11 atau 12 th., atau vaksin tindak lanjut pada umur 13 sampai 26 th..