Kenali 4 Gejala Limfoma Berikut Ini

Additional Image

Waktu Posting : 05-10-2014 17:38 | Dibaca : 2709x

Pernahkah Anda mendengar sebuah penyakit bernama ‘limfoma’? Limfoma ialah keganasan pada system limfe. Keganasan ialah perkembangan sel yang tak normal serta terlalu berlebih. Keganasan ini menyerang sel darah putih, yang disebut sisi dari system pertahan tubuh manusia. Apa sajakah tanda-tanda dari limfoma? Mari kita simak satu per satu.

1. Pembesaran kelenjar getah bening

Pembesaran kelenjar getah bening adalah pembesaran pada system kelenjar getah bening. Disebabkan perkembangan sel terlalu berlebih jadi sel bakal berkumpul serta membuat tonjolan. Tonjolan ini umumnya bisa teraba di berbagai daerah seperti leher, ketiak atau selangkangan.
 
Baca juga : Turunkan Berat Badan dengan Konsumsi Pisang

2. Demam

Demam pula adalah tanda-tanda yang umum didapati pada pasien dengan limfoma. Demam bisa berlangsung disebabkan berbagai hal, salah satunya ada senyawa kimia yang dihasilkan, kematian sel. Pasien bisa mengeluhkan ada demam berkelanjutan yang tak pulih dengan obat penurun panas. Demam yang dihadapi pasien mungkin tak dibarengi ada infeksi pada organ lain, yang makin menguatkan ada limfoma pada pasien.

Di bawah ini berbagai tanda-tanda limfoma yang lain :
3. Penurunan berat tubuh

Penurunan berat tubuh adalah tanda-tanda khas dari keganasan. Metabolisme pada pasien dengan keganasan bisa bertambah. Hal semacam ini bakal mengakibatkan terjadinya penurunan berat tubuh.

Kecuali itu, pasien dengan keganasan dapat pula mengeluh ada penurunan nafsu makan yang selanjutnya mengakibatkan penurunan berat abdan.
 
Baca juga : Body Mass Index

Bila tak diakukan dengan baik, penurunan berat tubuh bisa beresiko jelek pada situasi umum pasien.

4. Lemas

Lemas adalah tanda-tanda umum yang dikeluhkan oleh pasien dengan keganasan. Tetapi, lemas ialah tanda-tanda yang tak khusus serta bisa didapati pada beragam kelainan yang lain.

Jadi untuk menegakkan diagnosis limfoma dibutuhkan kontrol untuk tahu tanda-tanda lain yang ada.

Itu ialah empat tanda-tanda yang umum didapati pada pasien dengan limfoma. Tetapi untuk memastikan diagnosis dibutuhkan kontrol fisik yang komplit oleh dokter. Bila Anda mengeluhkan tanda-tanda di atas, coba tanyakan ke dokter paling dekat.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Melalui Makanan Cegahlah Penuaan Dini

05-10-2014 19:04

Mungkin saja Anda telah tahu bahwa mengonsumsi makanan yang sesuai bisa melindungi Anda agar terus sehat. Berita baiknya lagi ialah : diet yang sehat bisa bikin Anda tampak muda serta bahkan juga memperlambat proses penuaan. Bahkan juga berbagai makanan itu bisa menghindari penyakit-penyakit degeneratif seperti : Alzheimer, diabetes, dan penyakit jantung. Tersebut di bawah inii salah satunya : Buah–buahan serta sayuran Kurangi resiko kebutaan di umur 65 th. atau lebih. Sayuran serta buah-buahan seperti : bayam, kembang kol, jagung, jeruk, serta wortel kaya bakal vitamin c, zinc serta beta karoten yang baik untuk mata. Anggur, terlebih anggur merah kaya bakal anti-oksidan (resveratrol) yang menolong kurangi resiko kanker, penyakit jantung serta penuaan awal.   Baca juga : Agar Mata Tetap Tajam dan Sehat Jagalah dengan 9 Cara Ini  Sayur-sayuran berwarna kuning serta hijau memiliki kandungan vitamin C yang bermanfaat untuk peremajaan kulit. Gandum. Dengan konsumsi gandum yang kaya bakal serat bisa kurangi kemungkinan terjadinya penyakit diabetes jenis 2. Ikan. Omega 3 yang terdapat pada minyak ikan mempunyai manfaat untuk menghindar penuaan. Kecuali itu ikan pula bermanfaat menolong kurangi kemungkinan stroke, penyakit jantung serta Alzheimer. Makanlah sekurang-kurangnya 2 kali dalam satu minggu. Susu. Kalsium serta vitamin D yang terdapat didalam buatan susu amat utama untuk tulang yang kuat. Dengan konsumsi 2 gelas susu rendah lemak, yoghurt, maupun buatan memiliki bahan basic susu yang lain sehari-hari, jadi Anda bakal terlepas dari resiko osteoporosis. Kacang-kacangan. Kacang-kacangan memiliki kandungan protein nabati yang baik, semacam alternatif sumber protein lain dari daging merah, untuk menghindar penuaan serta penyakit-penyakit degeneratif.   Baca juga : Turunkan Berat Badan dengan Konsumsi Pisang Beberapa makanan yang baiknya dikurangi : Daging merah. Lemak jemu yang terdapat pada daging merah bisa memiliki resiko pada penyumbatan pembuluh darah serta berbuntut pada penyakit jantung. Gula. Seperti yang sudah kita kenali, mengkonsumsi gula yang berlebihan bisa tingkatkan level glukosa dalam darah serta mengkonsumsi kalori yang berlebihan bisa bikin insulin jadi resisten serta berbuntut pada penyakit diabetes. Garam. Mengkonsumsi garam (sodium) yang berlebihan, bisa tingkatkan tekanan darah Anda serta punya potensi pada rusaknya multiorgan, salah satunya : ginjal, mata serta otak. Batasi mengkonsumsi sodium sampai 2400mg /hari, kurang lebih setara dengan 1 sendok teh garam dapur. Bila Anda mempunyai kisah hipertensi, jadi disarankan untuk dikurangi sampai 1500mg/hari. Satu hal lagi yang tak kalah utama ialah : minumlah air putih sekurang-kurangnya 2 liter/hari, lantaran dehidrasi bakal mengakibatkan Anda kekurangan daya serta kulit jadi kering.

Featured Image
Tips Membersihkan Lensa Kontak

23-10-2014 11:36

Buat kebanyakan orang memakai lensa kontak telah jadi rutinitas sehari-hari. Walau demikian bukanlah bermakna bersihkan lensa kontak dapat dikerjakan dengan gampang serta jadi hal yang sepele. Saat bersihkan serta memakai lensa kontak dengan benar baiknya cermati beberapa hal di bawah ini. 1. Membersihkan tangan Saat sebelum memegang lensa kontak bersihkan dahulu tangan Anda. Pakai sabun yang lembut tanpa ada minyak wangi serta penambahan apa pun. Minyak wangi serta penambahan pada sabun umumnya mengakibatkan susunan pada tangan yang dapat menghematasi mata.   Baca juga : 5 Nutrisi Penting untuk Merawat Kesehatan Mata 2. Mengeringkan tangan Yakinkan tangan telah kering serta bersih waktu memegang lensa kontak. Sesudah membersihkan tangan bersihkan dengan tissue sampai kering. 3. Cermati kuku tangan Mempunyai kuku tangan yang panjang dapat mengakibatkan kerusakan lensa kontak atau bahkan juga mengakibatkan goresan pada mata. 4. Bersihkan lensa kontak Lensa bakal kotor sesudah dipakai berbagai saat, karenanya rajin-rajinlah membersihkannya. Tempatkan satu pada telapak tangan lalu pakai cairan pembersih untuk membersihkannya. 5. Jauhi air Jangan sempat lensa kontak Anda terserang air, lantaran mikroorganisme yang ada pada air dapat mengontaminasi lensa kontak serta mengakibatkan rusaknya pada mata. Kecuali itu jauhi berenang atau mandi memakai lensa kontak.   Baca juga : Bahayanya Kolesterol Tinggi di Usia Muda 6. Bersihkan tempat lensa Bersihkan tempat lensa kontak dengan teratur dengan mencucinya memakai air hangat. Biarlah jadi kering dengan sendirinya apabila butuh ubah tempat lensa dengan teratur. Demikianlah berbagai hal yang perlu dicermati saat melindungi kebersihan lensa kontak. Kecuali itu, janganlah pakai lensa kontak bertukaran dengan orang lain, dan janganlah memakai lensa kontak waktu tidur. Bila Anda alami infeksi mata waktu menggunakan lensa kontak, selekasnya ubah lensa sesudah pulih.

Featured Image
Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak

28-04-2014 20:22

Marasmus pada anak – anak tidak lagi menjadi jenis penyakit yang hanya menyerang pada berbagai kalangan anak ekonomi rendah saja. Pasalnya, peran orang tua yang mampu menyajikan makanan sehat dengan jumlah gizi yang cukup juga menjadi poin penting didalamnya. Jenis makanan sehat tidak hanya dinilai dari nominal makanannya saja namun juga dipengaruhi oleh nilai gizi yang berada didalamnya. Asupan makanan itu sendiri harus seimbang antara nilai karbohidrat, protein, vitamin serta lemak yang tentunya menjadi nutrisi yang baik bagi tubuh anak anda. Untuk lebih jelasnya mengenai beberapa rahasia menyembuhkan Marasmus pada anak, anda dapat mengetahuinya dalam ulasan berikut ini : Pengetian Marasmus adalah gangguan kesehatan anak yang disebabkan oleh asupan gizi yang buruk atau kurang. Kejadian penyakit ini tidak hanya dikaitkan dengan kondisi ekonomi keluarga yang rendah namun juga didukung oleh pengetahuan gizi yang cukup oleh orang tuanya, infeksi penyakit atau kelainan fisik anak serta lingkungan yang tidak memungkinkan untuk anak mendapatkan konsumsi makanan yang memang memadai. Untuk itu, peran orang tua serta para promoter kesehatan dibutuhkan agar terbentuk rasa kerja sama yang kuat dalam mengurangi kejadian penyakit akibat gizi kurang atau Marasmus ini. Gejala Marasmus Bagi anda para orang tua perlu memantau perkembangan tubuh anak anda, terutama ketika anda berusia sekitar 0 – 2 tahun. Dalam rentang usia yang seperti ini biasanya anak – anak mudah untuk terserang penyakit Marasmus ini. Diantara gejala klinis yang tampak pada penyakit Marasmus ini antara lain yaitu : a.       Tulang rusuknya akan terlihat lebih jelas b.      Dinding perut akan mengalami hipotonus dan kulit yang longgar c.       Hilangnya lemak sub kutan dengan anggota gerak yang akan terlihat jelas d.      Wajah anak akan terlihat lebih kering, berkeriput serta tampak lebih tua e.       Berat badan anak akan turun menjadi 60% berat badan anak normal pada seusianya f.       Penahan sistem panas anak akan hilang sehingga suhu tubuh anak cenderung dingin Patofisiologi Marasmus Marasmus merupakan jenis kelainan sindrom yang terjadi akibat berbagai faktor / multi faktor. Diantara berbagai faktor tersebut antara lain yaitu : -       Tubuh anak – anak sendiri (host) -       Penyebab (agent) -       Lingkungan sekitarnya (environment) Ketiga faktor inilah yang berperan penting terhadap kejadian penyakit Marasmus. Tubuh anak ini menjadi faktor internal yang memperparah kejadian penyakit Marasmus, seperti halnya kelainan fungsional maupun anatomi tubuh anak yang memang mampu mengakibatkan penyakit Marasmus semakin parah. Faktor kedua yaitu penyebab penyakit yang menjadikan anak untuk menderita gangguan gizi buruk ini. Penyebab atau agent penyakit ini multifaktor seperti yang sudah dijelaskan dalam ulasan diatas. Kemudian faktor terakhir yang menjadikan anak untuk menderita penyakit ini yaitu lingkungan sekitarnya. Lingkungan sekitar yang masih belum memiliki akses pelayanan terkait pengetahuan gizi makanan tentunya menyebabkan kejadian Marasmus juga semakin parah. Pencegahan Marasmus Penyakit Marasmus membutuhkan tindakan pencegahan yang tepat untuk mengurangi dampak buruk dari penyakit ini. Berbagai tindakan tersebut membutuhkan peran orang tua yang optimal seperti halnya : a.       Pemberian ASI eksklusif terutama pada usia anak 0 – 2 tahun. ASI ( air susu ibu ) merupakan nutrisi yang tepat untuk kesehatan anak. Dengan pemberian ASI yang cukup ini tentunya akan membentuk kekebalan tubuh yang kuat terutama saat ASI pertama yang masih mengandung kolostrum. b.      Meningkatkan kebersihan lingkungan dan personal hygiene Tindakan pencegahan yang kedua ini ditujukan untuk mengurangi paparan zat infeksius terhadap kesehatan tubuh anak, khususnya pengaruh untuk penyakit Marasmus ini. c.       Pemberian imunisasi Kegiatan posyandu yang memberikan imunisasi bagi anak – anak perlu anda kunjungi. Pasalnya, dengan pemberian imunisasi ini mampu memberikan kekebalan tubuh anak anak terhadap beberapa agent penyakit. Selain itu, pada kegiatan posyandu juga dilakukan penimbangan berat badan anak anda sehingga anda akan mengetahui secara pasti pertumbuhan anak anda. d.      Mengikuti penyuluhan atau resep untuk mengolah makanan yang sehat bagi anak. Makanan anak memang berbeda dengan makanan yang anda konsumsi biasanya. Kecukupan nilai gizi serta rasa makanan tersebut sebaiknya harus memadai. Pengobatan Marasmus Marasmus merupakan kelainan gizi pada anak yang dapat anda sembuhkan dengan beberapa langkah berikut ini, yaitu : 1.      Cegah atau atasi Marasmus dengan diet tinggi karbohidrat dan protein agar terhindar dari hipoglikemia 2.      Berikan konsumsi air / mineral yang cukup agar anak tidak mengalami dehidrasi 3.      Mulailah memberikan makanan dengan jumlah gizi yang cukup 4.      Jangan lupa untuk melakukan penimbangan anak secara teratur untuk mengetahui berat badan anak setelah menderita Marasmus

...