Waktu Posting : 23-05-2014 17:29 | Dibaca : 2832x
08-07-2016 07:08
Pertolongan Pertama Gejala Keracunan Makanan yang Mengandung MSG Apabila Anda atau keluarga mengalami gejala keracunan makanan yang mengandung MSG, sebaiknya jangan panik dan segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan intensif agar tidak mengalami keracunan yang lebih parah lagi. Untuk dapat mengatasi gejala keracunan makanan yang mengandung MSG ini, lakukanlah pertolongan pertama pada si penderita dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini : 1. Menganalisis Gejala Keracunan Makanan Periksa kembali gejala-gejala keracunan makanan yang disebutkan di atas. Cek perlahan dan Anda tidak perlu panik, kepanikan hanya akan membuat Anda tidak dapat menangani kondisi ini. Baca juga : Tips Mengatasi Flu atau Pilek Secara Alami 2. Periksa Asupan Makanan Ingat-ingat kembali makanan apa saja yang sudah masuk kedalam mulut Anda. Jika gejala keracunan makanan ini terjadi pada anggota keluarga Anda, maka sebaiknya tanyakan kepadanya makanan apa yang telah ia konsumsi. 3. Minum Air Putih atau Susu Susu diketahui dapat meredakan gejala akibat keracunan makanan dan MSG. Setelah gejala mereda, langsung minum banyak air putih agar racun yang ada dalam tubuh Anda segera terbuang melalui urin. Baca juga : Makanan Lebaran yang Mengakibatkan Penyakit Kambuh 4. Minum Obat Anda juga bisa meminum obat penetralisir racun yang dijual di toko obat. Biasanya obat ini memiliki kandungan alami untuk meredakan gejala keracunan makanan yang disebabkan oleh MSG. 5. Hubungi Dokter Saat gejala keracunan makanan tidak mereda, segeralah hubungi dokter agar mendapatkan penanganan yang lebih baik. Saat gejala keracunan tambah parah dan Anda tidak berbuat apa-apa, dikhawatirkan racun cepat menyebar dan berpengaruh pada organ tubuh yang lain.
25-06-2018 12:56
Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki banyak tumbuhan. Bahkan tanaman Indonesia sering digunakan untuk jamu bagi produk Jepang. Penggunaan tanaman milik Negara lain untuk dijadikan produk tentu saja harus memiliki izin karena menjadi hak milik Indonesia. Indonesia sendiri juga tidak berbeda dengan Jepang yang memakai tanaman untuk obat herbal. Indonesia juga memakainya untuk obat herbal. Obat herbal sendiri adalah obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau bisa juga berasal dari berbagai macam campuran ekstrak tumbuhan. Mulai dari akar, buah, biji batang bahkan bunga. Obat herbal dibagi menjadi dua jenis. Jenis yang pertama adalah jenis obat herbal tradisional, obat herbal tradisional merupakan jenis obat herbal yang sudah terkenal sejak turun temurun, misalnya jamu. Sementara itu jenis yang kedua adalah obat herbal non-tradisional, obat herbal jenis ini adalah jenis yang belum pernah dikenal sebagai obat herbal turun temurun, namun memiliki potensi untuk menyembuhkan atau mengobati atau memiliki manfaat bagi tubuh. Hal misalnya ditemukan paa daun kelor. Saat ini juga sudah banyak bermunculan obat herbal yang dijual bebas dikarenakan semakin banyak orang juga yang memakainya sebagai alternatif dari obat biasa. Beberapa manfaat lain yang bisa didapat dari obat herbal adalah: Mengurangi resiko efek samping Seperti yang sudah diketahui banyak orang. Obat biasa meski dibuat dari tanaman juga akan tetapi mengandung bahan kimia, sehingga berpotensi menyebabkan berbagai efek samping. Sementara itu, obat herbal lebih minim resiko terkena efek sampingnya sehingga lebih banyak orang yang memilih obat herbal. Lebih hemat biaya Manfaat lainnya adalah karena harganya cenderung lebih murah dibandingkan dengan obat tradisional, maka otomatis jumlah pengeluaran oleh pasien juga lebih sedikit dibandingkan saat membeli obat tradisional. Tidak perlu menggunakan resep Obat herbal cenderung memiliki dosis ringan dan biasanya dipakai pada masa penyembuhan. Oleh karena itu pembeliannya tidak perlu menggunakan resep dari dokter, meskipun ada juga dokter herbal seperti yang ada di Korea Selatan. Itu tadi beberapa manfaat pemakaian obat herbal. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
11-11-2021 15:49
Di masa pandemi seperti sekarang ini, di mana berbagai varian baru virus corona yang lebih mudah menular bermunculan, menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Sama seperti prajurit, daya tahan tubuh merupakan pertahanan tubuh yang akan mencegah dan melawan bakteri, virus dan “musuh” lainnya, sehingga kamu tidak mudah jatuh sakit. Nah, kamu bisa menjaga daya tahan tubuh tetap kuat dengan menjalani pola hidup sehat. Salah satu contohnya dengan mencukupi kebutuhan vitamin harian Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Daya tahan tubuh sebenarnya secara teknis tidak bisa ditingkatkan, karena itu merupakan sebuah sistem dari banyak bagian, bukan sebuah unit. Namun, daya tahan tubuh bisa diperkuat agar bisa berfungsi secara maksimal untuk melawan penyakit. Berikut ini strategi hidup sehat yang bisa dilakukan untuk memperkuat daya tahan tubuh: · Berolahraga secara teratur. Para ahli merekomendasikan untuk melakukan olahraga intensitas sedang setidaknya 150 menit setiap minggu. · Mengonsumsi makanan sehat dan seimbang yang kaya buah dan sayuran. · Menjaga berat badan yang sehat. Jagalah agar indeks massa tubuh berada di kisaran 18,5–24,9. Bila kamu memiliki kelebihan berat badan, cobalah untuk menurunkannya dengan cara yang sehat, seperti olahraga dan diet yang sehat dan seimbang. · Usahakan untuk tidur yang cukup setiap malam. · Mengurangi stres dengan mekanisme koping yang baik, seperti menghubungi orang-orang yang dikasihi secara virtual, berlatih meditasi secara teratur, berolahraga atau hobi lainnya. · Berhenti merokok. · Batasi konsumsi alkohol dalam jumlah sedang. · Melakukan upaya untuk mencegah infeksi, seperti mencuci tangan dan menjaga jarak. Selain melakukan gaya hidup sehat di atas, mengonsumsi vitamin juga penting untuk daya tahan tubuh. Di antara berbagai macam vitamin yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi selama masa pandemi seperti saat sekarang ini adalah : 1. Vitamin C Vitamin C merupakan antioksidan yang dapat melawan kerusakan oksidatif akibat proses melawan penyakit. Vitamin ini juga membantu fungsi kekebalan tubuh yang sehat dengan mendukung perkembangan sel darah putih. Vitamin yang diekomendasikan untuk dikonsumsi dengan dosis 30-100mg per hari. Sejumlah merek vitamin C baik dari lokal hingga vitamin import tersedia, mulai dari Blackmores australia , Nutralife , Swisse , healthy care , bioglan , go healthy , nutra organics. 2. Vitamin D Vitamin D, untuk membantu memaksimalkan pembentukan tulang dan antibakteri. Dosis per harinya sekitar 400 – 5000 IU. Namun, untuk dosis 5000 IU, mulai dari merek lokal hingga impor untuk vitamin ini tersedia seperti Sido Muncul, Blackmores, Nature Plus, Wellness, Sea Quill, Prove D-3, dan lain-lain. 3. Vitamin E Vitamin E, untuk antioksida dan menangkal radikal bebas. Dosis per harinya sekitar 100-400 IU. Untuk vitamin E terdapat merek lokal hingga impor . 4. Zinc Sementara Zinc diperlukan untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu pertumbuhan sel. Dosis per harinya sekitar 20mg-30mg. Mulai merek lokal hingga import seperti Wellness, Nature E Plus, dan lain-lain. Kamu bisa memenuhi kebutuhan vitamin penguat daya tahan tubuh di atas dengan mengonsumsi berbagai macam makanan sehat, seperti buah-buahan dan sayuran. Namun, bila kamu tidak mendapatkan cukup asupan buah dan sayuran dalam menu makanan, cobalah pertimbangkan untuk mengonsumsi vitamin dalam bentuk suplemen.