Waktu Posting : 06-06-2014 15:18 | Dibaca : 2630x
10-03-2016 07:11
Penanganan penderita diabetes melitus secara alami. Diabetes adalah salah satu jenis penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Adapun hal tersebut dikarenakan penanggulangan penyakit ini hanya memberikan kesembuhan yang sementara untuk penderita tanpa menuntaskan penyakit diabetes secara total. Untuk itu, sangat penting sekali upaya pencegahan pada penyakit ini terlebih lagi bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga dengan penderita diabetes. Penanganan penderita diabetes sangat penting dilakukan dengan segera sesudah mengetahui terjadinya peningkatan dari kadar gula dalam darah dengan drastis. Penyakit diabetes bisa saja terjadi karena turunan, namun tak menutup kemungkinan jika diabetes terjadi dikarenakan pola hidup tidak sehat dengan mengonsumsi banyak makanan berkadar gula sintesis tinggi atau kita tak dapat mengontrol asupan makanan yang dikonsumsi, jarang sekali menjalankan olahraga dan lain sebagainya. Hal inilah yang mengakibatkan seseorang mengalami penyakit diabetes. Baca juga : Kenali Gejala Kolesterol Tinggi dan Temukan Cara Menurunkan Kolesterol yang Efektif Pengertian Penyakit Diabetes Diabetes adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan dari sistem endokrin sehingga mengakibatkan kadar gula atau glukosa di dalam darah menjadi berlebihan dan tidak normal. Adapun semua hal tersebut terjadi dikarenakan oleh jumlah insulin pada darah tak mencukupi. Bisa juga sel-sel dalam tubuh tak memberikan respon pada insulin, dengan begitu gula pun tak bisa masuk pada sel-sel tubuh serta tak dapat digunakan secara normal oleh tubuh kita. Faktor Penyebab Penyakit Diabetes Penyebab terjadinya penyakit diabetes sendiri dikarenakan tubuh tak mampu memanfaatkan insulin yang sudah dihasilkan pankreas. Bisa juga dikarenakan organ pankreas tak mampu menghasilkan hormon insulin dengan jumlah banyak demi membantu kadar gula masuk menuju sel-sel di dalam darah. D mana kedua hal tadi bisa saja terjadi pada tubuh kita dengan begitu kita mengalami yang namanya penyakit diabetes melitus. Ada berbagai macam faktor yang bisa mengakibatkan seseorang mengalami diabetes melitus, di antaranya obesitas, faktor keturunan, kadar kolesterol tinggi, kerusakan sistem pankreas, dan juga gaya hidup tidak sehat di mana kebanyakan orang gemar mengonsumsi makanan-makanan cepat saji atau junk food. Diabetes bisa juga dipicu karena seringnya merokok, hipertensi, kebanyakan mengonsumsi karbohidrat dan stres. Gejala Penderita Diabetes Seseorang yang mengalami diabetes, biasanya akan menimbulkan beberapa gejala. Adapun gejala-gejala yang dialami penderita diabetes, di antaranya : Mudah haus serta banyak minum, mudah sekali merasa lapar dan makan banyak, sering buang air kecil khususnya di malam hari, urine yang dihasilkan jumlahnya berlebihan, sering mengalami mual dan pusing, penglihatan kabur, mudah lelah dan mengantuk, mudah mengalami infeksi kulit, berat badan terus menerus mengalami penurunan, mudah terluka terutama bila tergores sesuatu benda, koordinasi gerak seluruh anggota tubuh akan terganggu, dan merasa gatal-gatal serta kesemutan di area tangan serta kaki. Adapun gejala-gejala ini terjadi disebabkan kadar gula dalam darah meningkat drastis mengakibatkan ginjal memproduksi urine secara berlebihan untuk dapat mengencerkan gula atau glukosa. Dengan begitu penderita sering kali mengalami buang air kecil. Di samping itu, hal ini juga membuat penderita lebih sering minum sebab proses ini membuat penderita merasa lebih mudah haus. Karena proses itu pulalah kalori pada tubuh si penderit mengalami kekurangan, sehingga mengakibatkan berat badan pun turun dengan drastis, akibatnya nafsu makan pun semakin meningkat. Maka dari itu, bagi penderita diabetes dianjurkan agar bisa mengelola pola makan serta melakukan olahraga dengan rutin. Hal ini bertujuan demi mempertahankan kadar glukosa atau gula dalam darah pun menjadi normal. Penanganan Diabetes Secara Alami Diabetes merupakan salah satu penyakit yang tak bisa dianggap sepele. Sebab jika diabetes ini dibiarkan begitu saja, bisa membuat penderitanya semakin parah. Selain itu, penderita diabetes akan mengalami berbagai macam dampak yang ditimbulkan seperti resiko mengalami komplikasi penyakit. Maka dari itu, kami akan memberikan penjelasan mengenai cara penanganan penderita diabetes secara alami. Adapun cara mengobati diabetes secara alami yaitu sebagai berikut : 1. Kunyit Kunyit merupakan salah satu obat herbal yang banyak dimanfaatkan setiap orang, terlebih lagi kunyit sangat mudah dijumpai di lingkungan sekitar. Di samping itu, ternyata kunyit bisa dijadikan sebagai obat diabetes secara herbal yang paling aman dan mudah untuk diaplikasikan. Adapun cara pengolahan kunyit menjadi obat herbal diabetes adalah dengan mengambil 1 buah rimpang kunyit lalu tambahkan ½ sendok garam. Selanjutnya rebus pada 1 liter air sampai mendidih, dan saring air hasil rebusan tadi kemudian diamkan supaya dingin terlebih dulu. Sesudah dingin, Anda bisa meminum air hasil rebusan kunyit tadi ½ gelas saja. Kemudian minum dengan teratur ramuan kunyit tadi sebanyak 2 kali seminggu. 2. Mahkota Dewa Obat tradisional penderita diabetes berikutnya yaitu mahkota dewa. Mahkota dewa termasuk salah satu tanaman yang sangat efektif untuk mengatasi diabetes selain bisa mengobati berbagai macam jenis penyakit. Adapun cara memanfaatkan tanaman herbal ini yaitu dengan menyiapkan 3-5 tangkai dari tanaman mahkota dewa, lalu tambahkan dengan 3 lembar daun salam kemudian cuci sampai bersih, selanjutnya rebus pada 3 gelas air bersih sampai mendidih hingga air yang tersisa tinggal setengahnya. Lalu minum air hasil rebusan tanaman mahkota dewa ini tiap hari supaya penyakit diabetes pun dapat diatasi. 3. Tanaman Brotowali Tanaman brotowali sudah lama dikenal sebagai salah satu jenis tanaman obat untuk mengatasi berbagai macam penyakit, salah satunya adalah diabetes. Untuk mengatasi diabetes dengan memanfaatkan tanaman brotowali ini, Anda bisa mencobanya dengan cara mengambil batang dari tanaman brotowali sekitar 10 cm, kemudian masukkan 1 genggam dari akar pepaya kemudian rebus bahan-bahan alami tadi dan rebus sampai mendidih. Diamkan dingin terlebih dulu sebelum dikonsumsi, lalu minumlah untuk meredakan penyakit diabetes. Selain menggunakan bahan-bahan alami di atas, Anda juga bisa memanfaatkan mengkudu untuk mengatasi diabetes. Buah mengkudu memiliki kandungan Proxeroni tinggi sebagai zat yang bisa membentuk alkaloid dengan fungsinya membuka bagian pori-pori pada sel tubuh, dengan begitu nutrisi pun lebih mudah diserap oleh tubuh. Nah, jika Anda tak tahan dengan pahitnya buah mengkudu, kini sudah ada solusi terbaik memanfaatkan buah mengkudu sebagai obat diabetes yakni dengan mengonsumsi obat herbal Ultra. Baca juga : Keuntungan yang Didapatkan dari Kebiasaan Mencuci Muka Sebelum Tidur Jadi daripada Anda harus repot-repot mencari buah mengkudu atau harus tahan dengan baunya jus mengkudu bisa langsung saja mengonsumsi Ultra Noni. Dengan membeli ultra noni ini, cukup meminumnya saja secara langsung untuk menyehatkan kembali tubuh Anda dari gangguan penyakit diabetes. Adapun manfaat dari jus mengkudu ini sebenarnya telah ditelaah berdasarkan medis untuk menurunkan tingkat atau kadar glukosa dalam darah. Jus mengkudu herbal Ultra Noni ini telah melewat serangkaian uji coba dan sudah terdaftar dalam dinas kesehatan Republik Indonesia untuk dikonsumsi para penderita diabetes maupun untuk mengobati penyakit kencing manis. Ramuan tradisional Ultra Noni ini memang telah turun temurun digunakan demi mengobati penyakit diabetes ataupun penyakit yang berhubungan dengan kadar gula dalam darah. Jadi, untuk penanganan penderita diabetes secara alami Anda cukup mengonsumsi Ultra Noni secara instan, praktis dan aman tentunya!
01-07-2014 09:29
Xerostomia atau yang lebih di kenal dengan mulut kering, bukan merupakan satu jenis penyakit. Xerostomia adalah tanda-tanda dari beragam penyakit atau keadaan kesehatan yang lain. Keadaan ini mengakibatkan produksi air liur jadi menyusut atau malahan tiada sepenuhnya. Air liur berperan untuk membasahi mulut, menolong menelan, serta mencicipi makanan. Air liur pula menolong mencegah pembentukan plak gigi yang dikarenakan oleh makanan. Kecuali itu, air liur pula menolong menetralkan asam mulut yang membahayakan enamel gigi. Xerostomia bisa berlangsung lantaran berbagai hal. Tersebut di bawah ini ialah 5 pemicu paling umum yang kerap menyebabkan xerostomia : 1. Efek Samping Obat Obat-obatan adalah pemicu paling umum terjadinya xerostomia. Beberapa ratus obat bisa mengakibatkan mulut kering. Terhitung salah satunya ialah obat pembasmi rasa sakit, obat-obatan untuk depresi, obat flu, obat kejang otot, serta obat alergi. Orang lansia kerap minum banyak obat-obatan, terhitung obat yang barangkali dapat mengakibatkan mulut kering. Oleh karenanya, banyak dari mereka yang alami keadaan mulut kering. Baca juga : Waspadai Stroke di Usia Muda 2. Komplikasi dari Penyakit serta Infeksi Berbagai penyakit terkait dengan mulut kering. Salah satunya ialah diabetes, anemia, cystic fibrosis, rheumatoid arthritis, desakan darah tinggi, serta infeksi HIV. Xerostomia pula berlangsung pada sindrom Sjogren. Pada keadaan ini, antibodi badan menyerang kelenjar saliva serta kelenjar air mata. Berbagai infeksi virus, seperti penyakit gondok, pula merubah produksi air liur serta mengakibatkan xerostomia. 3. Dehidrasi Tiap-tiap keadaan yang mengakibatkan hilangnya cairan badan pula bisa mengakibatkan xerostomia. Keadaan ini terhitung demam, keringat terlalu berlebih, muntah, diare, kehilangan darah, atau kehilangan air lewat kulit lantaran luka bakar. 4. Terapi Radiasi Xerostomia ialah efek samping yang umum berlangsung lantaran terapi radiasi untuk menyembuhkan kanker di kepala serta leher. 5. Operasi Pengangkatan Kelenjar Ludah Bila berlangsung pembengkakan yang besar pada kelenjar ludah, operasi pengangkatan kelenjar barangkali mesti dikerjakan. Bila kelenjar ludah diangakat, maka sudah pasti produksi air liur bakal berhenti. Mulut kering ialah keadaan yang merubah seputar satu dari empat sampai lima orang dewasa, terlebih wanita. Mulut kering (xerostomia) dikarenakan terlebih lantaran kurangnya air liur untuk melindungi mulut terus basah. Berlangsung penurunan sekresi air liur dari kelenjar ludah, hingga mengakibatkan keadaan ini. Xerostomia biasanya berlangsung pada umur dewasa muda (seputar 20 tahun) serta umur lanjut (60-80 tahun). Tersebut ialah 6 tanda-tanda umum dari xerostomia : 1. Perasaan lengket serta kering di mulut serta lidah 2. Bibir pecah-pecah 3. Kesusahan dalam mengunyah, menelan, rasakan, atau berbicara 4. Mulut luka 5. Bau napas tidak enak 6. Gigi palsu yang jadi jadi tak nyaman Baca juga : Mengenal 8 Jenis Penyakit Peredaran Darah Air liur menolong dalam mengunyah, menelan serta mengolah makanan. Air liur pula membuat perlindungan gigi dari pembusukan dengan jalan membersihkan bekas makanan, gula serta asam yang dihasilkan oleh bakteri. Saat kekurangan air liur, seperti dalam keadaan mulut kering, maka keadaan ini bisa mengakibatkan resiko kesehatan semacam ini: 1. Kurang air liur bakal turunkan pH mulut (mulut semakin asam) hingga menambah resiko rusaknya gigi, penyakit gusi, bau mulut, serta infeksi mulut. 2. Beberapa hal yang bisa diakibatkan oleh adanya mulut kering antara lain susah dalam mengunyah, menelan dan berbicara, gigi palsu jadi longgar, rasa terbakar, penurunan kepekaan akan rasa makanan, sakit mulut dan tenggorokan. Langkah tersebut bisa mencegah keadaan mulut kering atau xerostomia : 1. Tidur dengan mulut terbuka mengakibatkan mulut kering pada pagi hari. Sebisa-bisanya bernapaslah dengan hidung saat tidur. 2. Memakai buatan pencegah mulut kering. Untuk lebih aman, tanyakan dengan dokter tentang buatan yang paling jitu. 3. Melindungi kebersihan mulut. Sikat gigi serta berkumur dengan cara teratur. Pakai juga benang gigi (dental floss). 4. Minum air sekurang-kurangnya 8 gelas /hari. 5. Jauhi konsumsi kafein serta alkohol
14-07-2014 19:27
Seseorang mahasiswa dirawat dengan kekurangan serta kram otot sesudah bermain futsal kurun waktu lama yg membuatnya keluarkan banyak keringat. Dia pula cuma minum air mineral waktu bermain. Awal mulanya dokter yang menjaga mengira dia menanggung derita GBS satu reaksi autoimun pasca-infeksi virus dengan gejala kelumpuhan tungkai bawah. Tetapi kontrol elektrolitnya tunjukkan kandungan kalium dibawah nilai normal (hipokalemia). Seberapa utamakah kalium? Menurut Dr. Samuel Oetoro, Sp. GK, MS, kalium atau potasium amat utama untuk sistem saraf serta kontraksi otot. Kalium pula digunakan oleh sistem saraf otonom (SSO), yang disebut ingindali detak jantung, manfaat otak, serta proses fisiologi utama yang lain. Kalium ditemukan di nyaris semua badan dalam wujud elektrolit serta terdapat banyak pada saluran pencernaan. Beberapa besar kalium itu ada didalam sel, beberapa lagi ada diluar sel. Mineral ini bakal beralih dengan teratur dari serta keluar sel, bergantung keperluan badan. Baca juga : Ingin Sehat, Kurangi Konsumsi Garam Sumber Kalium Dari makanan yang setiap hari kitam makan, maka kalium ini cukup gampang kita peroleh. Kalium banyak didapatkan pada kacang-kacangan, jeruk, susu, pisang, daging, kentang, tomat, alpukat, serta bayam. Tetapi tiga tipe makanan yg kandungan kaliumnya paling tinggi ialah mollases, seaweed serta kurma (dates). Sedang air kelapa nyatanya semakin banyak memiliki kandungan kalium dari pada natrium. Untuk bikin keseimbangan kalium serta natrium, kita bisa membubuhkan sejumput garam ke dalam air kelapa yang kita minum (isi air kelapa dalam sebutir kelapa muda sekitar 400 cc atau 2 gelas belimbing yang memiliki kandungan sekitar 400 mg kalium). Dalam situasi normal, organ ginjal bertindak sesuaikan pada konsumsi serta jumlah kalium yang dibuang badan. Beberapa besar kalium dibuang lewat urin, meskipun ada pula yang keluar berbarengan tinja. Gampang lelah Hipokalemia ringan umumnya tak mengakibatkan gejala sekalipun. Keadaan yang lebih berat bisa menyebabkan kekurangan manfaat otot serta badan gampang capek. Kekurangan otot umumnya berlangsung pada otot kaki serta tangan, namun terkadang pula tentang otot mata, otot pernapasan, serta otot untuk menelan. Ke-2 situasi paling akhir ini bisa menyebabkan fatal. Keadaan lemah otot ini dihadapi mereka yang kerap kram di kaki bila terlampau banyak melakukan aktivitas. Juga seseorang pasien sempat hingga lumpuh krn kekurangan kalium. Oleh dokter pasien hipokalemia ringan dianjurkan banyak makan pisang, atau minum juice jeruk serta air kelapa. Pada keadaan hipokalemia kronis, sistem saraf pula alami masalah dalam mengantarkan rangsangan. Yang lebih kronis, walau tidak sering berlangsung, hipokalemia bisa mengakibatkan persoalan serius seperti detak jantung tidak teratur sampai berhentinya detak jantung. Berbagai riset mengatakan, orang yang kekurangan kalium lebih berisiko terserang penyakit hipertensi, yang disebut aspek penyebab penyakit jantung serta stroke. Kurang konsumsi kalium gampang digantikan dengan konsumsi makanan sumber kalium atau garam kalium (kalium klorida) dengan jalan ditelan (oral). Pengobatan oral ini lebih gampang, namun lantaran kalium bisa menghematasi saluran pencernaan, cuma diberikan dalam dosis kecil. Pemberian 40-60 mEq bisa menambah kandungan kalium sebesar 1-1, 5 mEq/L, sedang 135-160 mEq bisa menambah kalium 2, 5-3, 5 mEq/L. Pada hipokalemia berat, kalium dapat diberikan dengan cara intravena. Hal semacam ini mesti dikerjakan dengan amat hati-hati serta cuma dirumah sakit, untuk hindari kenaikan kandungan kalium yang terlampau tinggi. Konsentrasi kalium dalam darah orang dengan hipokalemia berat ini harus di check lagi dengan cara periodik. Apabila keadaan membaik, tipe pengobatan bisa dirubah. Baca juga : Rahasia di Balik Warna Buah dan Sayuran Pemakaian pencahar Diterangkan Dr. Samuel, kandungan kalium dalam darah orang normal 3, 5-5 mEq/liter. Apabila kurang dari itu disebut kekurangan kalium atau di kenal dengan arti hipokalemia. Biasanya orang tidak sering kekurangan kalium. Perhatian spesial pada atlet yang memerlukan konsumsi kalium semakin banyak lantaran banyak keluarkan keringat. Pemakai obat pencahar pula perlu konsumsi kalium lebih untuk menukar kalium yang hilang melalui kotoran. Begitupun pengguna obat diuretik seperti HCT atau furosemid yang menyebabkan kehilangan kalium berbarengan penambahan jumlah air seni. Pasien diabetes serta tidak berhasil ginjal Sebaliknya, orang yang memiliki penyakit diabetes serta tidak berhasil ginjal dianjurkan tak mengonsumsi kalium terlampau banyak. Ini lantaran badan mereka tak bisa lagi dengan cara normal memetabolisme mineral ini. Ginjal yang normal bisa menahan kalium dengan baik. Bila konsentrasi kalium darah terlampau rendah, umumnya lantaran ginjal tak berperan normal atau terlampau banyak kalium yang hilang lewat saluran pencernaan disebabkan diare, muntah, pemakaian obat pencahar kurun waktu lama, atau polip di usus besar. Pada tidak berhasil ginjal dapat berlangsung kenaikan kandungan kalium bila tubulus tak dapat buang kelebihannya ke dalam air seni. Obat-obatan seperti insulin serta obat asma tipe albuterol, terbutalin, serta teofilin dapat menambah perpindahan kalium ke dalam sel serta menyebabkan hipokalemia. Tetapi, penggunaan obat-obatan ini tidak sering jadi pemicu tunggal terjadinya hipokalemia.