Waktu Posting : 13-07-2014 22:13 | Dibaca : 3323x
21-06-2014 03:52
Asti merasa lega sekaligus heran setelah membawa Icha, putrinya, berobat ke klinik THT (Telinga, Hidung, dan Tenggorokan). Asti lega ternyata berkurangnya pendengaran Icha selama seminggu ini hanya disebabkan oleh sumbatan kotoran telinga, bukan oleh suatu kelainan atau penyakit serius. Akan tetapi Asti juga tak habis pikir, mengapa telinga Icha justru tersumbat oleh kotoran, padahal ia rajin sekali membersihkan telinga putrinya itu. Ia pun selalu menggunakan lidi kapas khusus, tak pernah menggunakan benda tajam yang dapat melukai telinga. Nah, lho! Sudah rajin dibersihkan, kok malah tersumbat kotoran? Sebenarnya yang dimaksud dengan kotoran telinga tak lain adalah serumen, yaitu suatu substansi di dalam lubang telinga yang berwarna kekuningan dan lengket. Konsistensinya biasanya lunak, tetapi kadang-kadang padat, terutama dipengaruhi oleh keturunan, disamping faktor lain seperti iklim dan usia. Serumen, istilah yang datang dari bhs Latin, yakni cera (lilin), adalah produksi alamiah telinga. Sepertiga sisi luar dari lubang telinga memanglah memiliki kandungan kelenjar yang berperan memproduksi serumen. Pada beberapa orang dihasilkan banyak serumen seperti beberapa orang lebih gampang berkeringat dibanding yang lain. Oleh lantaran berniat dibentuk, pastinya serumen tak ditujukan semacam pengganggu, malah sebaliknya serumen adalah satu wujud perlindungan pada telinga. Baca juga : Konsumsi 5 Makanan Bergizi Ini Untuk Dapatkan Payudara Sehat Serumen di lubang telinga bakal menangkap debu, mikroorganisme, ataupun partikel-partikel asing, serta menghindarnya masuk ke susunan telinga yang lebih dalam. Serumen juga mempunyai efek bakterisidal (bisa membunuh bakteri). Efek itu disangka datang dari komponen asam lemak, lisozim serta immunoglobulin yang dikandungnya. Kecuali itu, pH serumen yang relatif rendah adalah satu aspek penambahan yang bisa menghindar terjadinya infeksi. Serumen juga berperan semacam pelumas yang bakal melindungi telinga agar tak kekeringan. Dalam keadaan kekeringan, lubang telinga bakal benar-benar gampang terbuka, mengakibatkan telinga bakal jadi nyeri serta rawan pada infeksi. Ini menunjukkan bahwasanya serumen tak cuma membuat perlindungan telinga dari ancaman yang datang dari luar, tetapi juga melindungi supaya lingkungan didalam telinga terus ada dalam keadaan yang fisiologis. Pembersihan serumen dengan cara terus-menerus terlebih hingga di hilangkan semuanya malah bakal merugikan. Pada prinsipnya, telinga bakal bersihkan dianya. Umumnya serumen bakal terbentuk sedikit untuk sedikit, lalu bakal keluar sendiri pada saat mengunyah dengan membawa dan beragam kontaminan yang terjebak bersamanya. Sesudah hingga diluar lubang telinga serumen bakal hilang menguap oleh panas. Tetapi, kondisinya barangkali tidak sama pada tiap-tiap orang, tergantung pada banyak produksi serumen. Baca juga : Kebiasaan yang bisa cegah Obesitas bagi Wanita Kantor Rutinitas mengorek-ngorek telinga umum kita temui, ada yang memakai batang korek api, tisu, lidi kapas spesial, atau juga benda-benda kecil yang terbuat dari logam. Apa pun bahan yang dipakai, bersihkan telinga tak bisa kita kerjakan sendiri. Bersihkan telinga mesti dikerjakan oleh orang yang pakar serta terlatih. Karenanya kita bisa berkunjung ke klinik-klinik THT dirumah sakit paling dekat atau ke praktek pribadi dokter, terutama dokter spesialis THT. Dengan mengorek telinga, kita malah mendorong serumen ke celah sempit itu, tempat di mana semestinya serumen tak terbentuk. Mengakibatkan serumen bakal terjerat serta terakumulasi sampai pada akhirnya mengakibatkan sumbatan pada lubang telinga. Sumbatan itu bakal menghambat hantaran gelombang nada ke gendang telinga hingga pendengaran bakal jadi menyusut. Kecuali menyusutnya pendengaran, tanda-tanda disebabkan sumbatan serumen bisa juga berbentuk rasa terhalang serta barangkali juga rasa nyeri pada telinga. Kadang-kadang sumbatan serumen yang padat jadi lembab, umpamanya sesudah mandi, maka sumbatan itu bisa mengembang serta mengakibatkan masalah pendengaran sesaat. Jadi, sudah saatnya untuk melupakan kebiasaan mengorek telinga agar terhindar dari berbagai macam bahaya yang ditimbulkannya.
14-07-2014 19:34
Pada tanggal 4 Februari yang lalu ialah hari untuk memperingati Kanker sedunia. Kenapa mesti diperingati? Lantaran penyakit ini sudah jadi satu diantara pembunuh yang paling utama didunia sekarang ini. Diprediksikan ada sekitar 7, 6 juta orang yang mati disebabkan kanker pada tahun 2005 lalu apabila tiada aksi pencegahan yang riil, diprediksikan bakal ada 84 juta orang yang bakal mati disebabkan kanker ini selama 10 tahun kedepan. Kita seluruh pasti ngeri mendengar penyakit kanker ini, lantaran orang yang terkena umumnya amat menanggung derita, sakitnya bukan main, mutu hidup merosot mencolok, sanak keluarga pula menanggung derita, harta yang ada pula kerapkali bakal habis untuk mengobatinya, serta celakanya, semakin banyak yang tak bisa pulih bila telah terlambat. Untunglah ada berita baik perihal kanker, yakni bahwasanya penyakit ini bisa dihindari. Menurut National Cancer Institute, 80 percent penyakit kanker spesifik seperti kanker lambung, kanker payudara, kanker prostat dikarenakan oleh aspek yang bisa dihindari, serta dari ini sejumlah 35 hingga 50 % dikarenakan oleh lantaran makanan/nutrisi, serta bukan hanya saja kita bisa mencegahnya juga kita pula bisa pulih dari penyakit ini. Sedang berita jeleknya pula ada, yakni sedikit orang yang ingin bertindak melaksanakan pencegahan. Baca juga :Â Kiat Mencegah Penyakit Kanker Kanker ialah arti generik untuk beberapa kumpulan penyakit yang menyerang beragam sisi badan, arti yang lain dikatakan pula malignant tumours serta neoplasms. Dikatakan kanker apabila berlangsung pembentukan sel yang abnormal dengan cara cepat di luar ruang umumnya, serta terkadang bakal menjalar ke ruang lain di sekelilingnya dan menjalar pula ke organ badan yang lain, proses inilah yang dikatakan metastasis serta ini ialah pemicu utama kematian disebabkan kanker. Kanker yang paling kerap mengakibatkan kematian ialah kanker paru-paru, lambung, hati, kolon serta payudara. Kita tengok bahwasanya kanker paru-paru menempati ranking pertama, satu diantara karena paling utama ialah lantaran rokok, jadi rokok sesungguhnya ialah satu aspek resiko yang dapat kita tangkal. Barangkali kita ajukan pertanyaan apa sih pemicu kanker? Kanker yang bertumbuh dari satu sel serta bertransformasi jadi sel tumor bakal melalui beragam proses/bagian, serta ini dikarenakan oleh hubungan aspek genetik yang berarti datang dari internal dalam badan serta aspek-faktor eksternal, ini dapat dibagi jadi tiga : Karsinogen dengan cara fisik seperti cahaya ultra violet serta radiasi ion. Karsinogen kimiawi seperti asbes, zat-zat kimia dalam rokok, pencemaran aflatoxin dalam makananan, dll Karsinogen biologis seperti infeksi lantaran virus, umpamanya virus hepatitis B mengakibatkan kanker liver, Human Papilloma Virus (HPV) mengakibatkan kanker servik, sesaat yang dikarenakan bakteri seperti Helicobacter pylori yang mengakibatkan kanker lambung serta yang dikarenakan oleh parasit seperti schistosomiasis yang mengakibatkan kanker kandung kemih. Menurut riset berbagai aspek kunci pemicu kanker adalah : Pemakaian rokok. Kita ketahui ada demikian banyak zat kimia yang bakal mengakibatkan kanker, terlebih kanker paru-paru, mulut, saluran pernapasan, dan lain-lain. Bicara perihal rokok, tidak cuma semacam perokok aktif saja yang bakal alami resiko kanker, namun perokok pasif pula. Hanya satu jalan ialah berhenti merokok (bagaimana langkahnya dapat tengok artikel perihal berhenti merokok) serta jauhi pula lingkungan di mana ada banyak asap rokok. Kegemukan/obesitas, mempunyai resiko yang semakin besar terkena kanker, tetapi sesungguhnya tidak cuma kanker, pula resiko beragam penyakit yang lain. Jadi upayakan sebisa-bisanya untuk tak gemuk. Kekurangan konsumsi sayur serta buah Baca juga :Â Sehat Ala Tradisi Orang Tionghoa Tak aktif dengan cara fisik Pemakaian alkohol. Alkohol sangat amat mengakibatkan kerusakan liver/hati. Lama kelamaan pula bakal menambah resiko kanker hati serta penyakit yang lain. Alkohol bila dibarengi dengan merokok resikonya bakal meningkat tajam. Infeksi lantaran tingkah laku seks yang menyimpang. Pencegahannya cuma satu, setia pada pasangan anda. Polusi hawa di perkotaan serta industri dan dari hawa dalam rumah yang tercemar. Pencegahannya ialah jauhi pemakaian bahan kimia beresiko dalam ruang tertutup, jauhi pemakaian peralatan yang bisa keluarkan gas atau bekas pembakaran yang bisa mencemarkan hawa dalam ruang.
13-09-2025 17:12
Dalam dunia politik yang penuh dinamika, taktik kompromi sering dianggap sebagai keharusan. Namun, Anies Rasyid Baswedan justru hadir dengan gaya kepemimpinan yang berbeda. Ia dikenal sebagai pemimpin tanpa kompromi dalam hal prinsip, terutama ketika menyangkut nilai-nilai keadilan, integritas, dan keberpihakan kepada rakyat kecil. Gaya kepemimpinan Anies bukan hanya menarik untuk diamati, tapi juga menginspirasi, terutama dalam konteks pemerintahan yang kerap dinodai oleh kepentingan jangka pendek.Selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta (20172022), Anies mempraktikkan kepemimpinan yang berani mengambil risiko. Ia tak ragu menolak tekanan politik, menunda proyek jika tidak sesuai prinsip, dan mengambil langkah tidak populer jika itu dianggap benar secara moral dan substansial. Inilah yang menjadikannya dikenal sebagai pemimpin yang memimpin dengan gagasan, bukan tekanan.Teguh pada Prinsip, Fleksibel dalam PendekatanAnies bukan pemimpin kaku. Ia terbuka terhadap masukan, dialog, dan koreksi. Namun dalam hal prinsip dan nilai dasar, ia teguh berdiri. Hal ini terlihat saat ia mempertahankan pendekatan penataan kampung kota secara manusiawi, seperti di Kampung Akuarium, yang sebelumnya digusur oleh pemerintahan sebelumnya. Alih-alih melanjutkan kebijakan penggusuran, Anies memilih untuk melibatkan warga dalam proses perencanaan ulang kampung tersebut. Baginya, keadilan sosial lebih penting daripada mengejar citra pembangunan semata.Gaya kepemimpinan ini jelas menunjukkan bahwa kompromi atas nama kepentingan politik tidak mendapat tempat dalam pengambilan keputusan. Prinsip keadilan dan keberpihakan pada rakyat menjadi kompas utama.Berani Mengambil Keputusan Tidak PopulerContoh nyata dari gaya kepemimpinan tanpa kompromi Anies adalah ketika ia memilih untuk tidak melanjutkan proyek reklamasi Teluk Jakarta. Keputusan ini mendapat tekanan dari berbagai pihak, termasuk kalangan bisnis dan politik. Namun, Anies berdiri pada prinsip bahwa proyek tersebut lebih banyak menguntungkan segelintir elit dan tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, apalagi berdampak pada kerusakan lingkungan.Keputusan itu menimbulkan kontroversi, namun Anies membuktikan bahwa keberanian untuk berbeda arah adalah bagian dari kepemimpinan sejati. Ia menunjukkan bahwa menjadi pemimpin berarti siap untuk tidak menyenangkan semua pihak, selama itu demi kebaikan yang lebih besar.Gaya Komunikasi: Tegas Tapi EleganMeski dikenal sebagai pemimpin yang tegas, gaya komunikasi Anies cenderung santun, terukur, dan berbasis narasi. Ia bukan tipe pemimpin yang suka membentak atau membuat sensasi, melainkan membangun argumen dan menjelaskan kebijakan dengan bahasa yang mengedukasi. Ia menghindari pendekatan konfrontatif dalam komunikasi publik, namun tidak ragu dalam bertindak tegas secara kebijakan.Pendekatan ini memberinya kepercayaan dari berbagai kalangan, baik nasional maupun internasional. Selama masa jabatannya, Jakarta berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Sustainable Transport Award 2021, sebagai bentuk pengakuan atas arah kebijakan transportasi yang progresif dan berkelanjutan.Membangun Tim Berdasarkan Kapasitas, Bukan KepentinganDalam menyusun tim kerja, Anies juga menunjukkan gaya kepemimpinan yang tidak kompromistis terhadap kualitas. Ia lebih memilih profesional muda yang kompeten dibanding figur titipan politik. Banyak staf dan kepala dinas di era Anies berasal dari kalangan profesional, bukan dari lingkaran partai politik.Ia menekankan pentingnya integritas, kompetensi, dan pelayanan publik sebagai syarat utama dalam birokrasi. Pendekatan ini berhasil menciptakan iklim kerja yang produktif, terukur, dan fokus pada pencapaian hasil.Menjaga Independensi PolitikSelama menjabat, Anies seringkali tidak sepenuhnya berpihak pada kekuatan politik tertentu. Ia menjaga jarak dari konflik elite, dan lebih fokus membangun narasi kebijakan yang berbasis kebutuhan warga. Inilah yang membuatnya dianggap sebagai tokoh politik independen, meski ia didukung oleh koalisi partai politik.Gaya kepemimpinannya yang berdiri di atas prinsip, bukan di atas kompromi politik, menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak masyarakat yang mendambakan pemimpin bersih, visioner, dan teguh.Pemimpin yang Dibutuhkan di Masa SulitDi tengah iklim politik yang sering diwarnai kompromi pragmatis, gaya kepemimpinan Anies Baswedan menjadi cermin dari alternatif model kepemimpinan: berbasis nilai, berani dalam keputusan, dan tidak goyah oleh tekanan. Ia menunjukkan bahwa menjadi pemimpin bukan berarti menyenangkan semua pihak, melainkan tetap berdiri teguh di tengah badai dengan kompas moral yang jelas.Anies bukan hanya memimpin, tetapi juga menginspirasi bahwa dalam politik, keteguhan prinsip masih relevan, bahkan sangat dibutuhkan. Dalam era penuh ketidakpastian, pemimpin seperti inilah yang mampu menjaga arah dan memberikan harapan.