Waktu Posting : 26-01-2016 09:26 | Dibaca : 2452x
Kasus keracunan massal
Keracunan makanan dan minuman tengah menjadi topik hangat yang dibahas masyarakat belakangan waktu ini. Terlebih kasus wanita cantik bernama Wayan Mirna yang meregang nyawa akibat mengkonsumsi kopi. Kasus ini sempat mendapatkan sorotan publik, mengingat hingga saat ini belum diketahui siapa yang sengaja meracuni wanita tersebut. Apalagi belum ada kepastian dari pihak polisi ada motif apa dibalik pembunuhan yang dilakukan melalui racun minuman tersebut.
Kasus Mirna sebenarnya bukanlah satu-satunya kasus keracunan yang ditangani oleh pihak polisi. Hanya saja kasus ini cukup menarik, sebab ditemukan racun sianida dalam dosis yang sangat mematikan di dalam kopi wanita tersebut. Padahal sianida sendiri adalah salah satu jenis racun yang memang sudah dilarang keras digunakan oleh pemerintah. Dalam kasus ini sendiri, bisa dibilang sianida dimasukkan secara sengaja ke dalam kopi untuk menghilangkan nyawa si pengkonsumsinya.
Yang lebih memprihatinkan lagi adalah pembunuhan ini terjadi di sebuah tempat umum, kafe yang cukup ternama. Selain kasus kematian Mirna melalui racun sianida, kita diingatkan kembali dengan beberapa kasus keracunan massal. Beberapa diantaranya sempat menjadi bencana luar biasa, akibat jumlah korban yang mencapai ratusan orang. Kita mungkin juga tidak lupa kasus keracunan sekeluarga yang usai melahap makanan hasil olahan tangan sang ibu rumahtangga.
Baca juga : Mengenali Alarm Dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin
Menilik semua kasus keracunan tersebut, kita tentu waspada dengan kondisi kesehatan keluarga kita. Tentu tak ada salah satu dari kita yang menginginkan anggota keluarga mengalami keracunan makanan dan minuman. Oleh karena itu, memang ada baiknya kita memproteksi atau melindungi keluarga kita agar tak mengalami keracunan. Setidaknya menghindarkan mereka dari mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi racun ataupun bakteri penyebab keracunan pada tubuh.
Bahan baku makanan yang kita konsumsi sebenarnya sangat rentan terkontaminasi racun. Pasalnya pestisida yang digunakan untuk menyuburkan pertumbuhan tanaman pun dapat meracuni tubuh. Terlebih jika Anda tidak benar dalam upaya membersihkan atau mengolahnya sebelum dimasak. Saat membersihkan sayuran atau buah-buahan, ada baiknya dicuci di bawah air mengalir. Penggunaan pupuk pada sayur-sayuran dan buah-buahan pun harus diperhatikan dan diminimalisir masuk ke dalam tubuh Anda.
Pastinya akan lebih terjamin higienis dan sterilitasnya jikalau Anda mencuci atau membersihkannya sebelum diolah atau dikonsumsi. Sayuran yang baru dipetik tersebut, bisa Anda olah dengan menu atau resep andalan keluarga. Saat disajikan, tentu akan terlihat betapa menikmatinya anggota keluarga dengan menu sederhana berbahan dasar alami nan segar. Perlu diingat, pengolahan yang salah dapat menjadi perantara dari racun atau bakteri untuk masuk ke dalam tubuh Anda.
Sebagai pembeli yang bijak, Anda harusnya lebih teliti dalam memilih bahan baku masakan yang hendak diolah. Sebaiknya jangan membeli bahan makanan yang telah rusak atau tidak layak konsumsi lagi. Pasalnya bahan makanan seperti ini sudah sangat mudah dikontaminasi oleh bakteri atau racun yang menyebabkan keracunan. Hal ini sangat berlaku pada daging yang sudah banyak dihinggapi lalat atau binatang layaknya cacing hati yang perlu diperhatikan secara seksama.
Pada dasarnya, penyebab keracunan pada seseorang adalah bakteri yang berkembang di dalam makanan yang mereka konsumsi. Proses pengolahan dan penghidangan yang tidak bersih atau higienis pun bisa menjadi perantara keracunan makanan dan minuman. Bakteri yang hidup pada proses tersebut pada akhirnya melepaskan toksin atau racun pada makanan yang mereka hinggapi. Biasanya makanan yang paling mudah terkontaminasi adalah makanan dengan kadar lemak tinggi.
Makanan yang diproses dengan cara pengalengan pun sangat rentan dari kontaminasi bakteri maupun racun. Mengingat kondisi kaleng kemasan yang bisa saja cacat saat sampai ke tangan Anda atau sebelum diolah dan disajikan. Adapun bahan makanan yang sangat rentan terkontaminasi racun adalah kerang, cumi, daging-dagingan, susu, yogurt, roti, keju, biskuti, es krim ataupun makanan hasil laut. Untuk semua makanan berkandungan lemak tinggi seperti ini, Anda perlu menjaga higienisitasnya lebih tinggi dan steril.
Penanganan keracunan dini
Lalu, apa sajakah penanda dari keracunan itu sendiri pada tubuh seseorang? Tak sulit sebenarnya mengenali gejala atau ciri-ciri keracunan pada seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Biasanya mereka akan mengeluhkan dan merasakan pusing disertai pening, perut yang berasa mual dan berakhir pada muntah-muntah, seringnya buang air besar, badan yang terasa limbung atau bergoyang, demam tinggi yang disertai menggigil sampai kejang-kejang. Bila sudah mengalami kejang-kejang, ini artinya racun yang masuk ke dalam tubuh Anda sudah mencapai otak.
Jika Anda mengalami kondisi tersebut, ada baiknya segera mengambil tindakan medis. Tindakan kritis yang paling dianjurkan untuk dilakukan adalah membawa pasien ke UGD (Unit Gawat Darurat). Biasanya dokter akan mengambil tindakan yang lebih serius, di samping melakukan infus pada tubuh pasien. Infus pada pasien penderita keracunan makanan dan minuman bertujuan mengganti cairan tubuh yang hilang. Pasalnya ada banyak cairan yang keluar saat gejala keracunan dialami dan mengakibatkan lemas dan lunglai.
Seperti yang telah diketahui bersama, ada banyak cara yang bisa dijadikan perantara makanan menjadi beracun. Faktor semacam ini biasanya diakibatkan oleh bahan makanan mentah yang memang tidak layak konsumsi. Artinya bahan baku tersebut mengandung zat berbahaya, seperti peptisida yang memang masih menempel pada buah-buahan maupun sayuran. Keracunan bisa pula diakibatkan oleh penyimpanan bahan dasar berupa susu maupun daging yang tidak tepat di dalam lemari pendingin.
Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan Dengan Cara Pencegahannya
Keracunan bisa pula diakibatkan oleh pengolahan yang salah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Salah satunya adalah mengolah mie instan tanpa mengganti air rebusaan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Air rebusan tersebut tetap dijadikan kuah untuk mie yang siap Anda konsumsi tersebut. Kondisi ini bisa pula diakibatkan oleh daging, burger ataupun sosis yang dimasak tanpa matang secara merata. Alhasil bakteri pada daging tidak mati secara sempurna dan malah dikonsumsi oleh tubuh.
Hal lainnya yang patut Anda waspadai adalah makanan siap konsumsi yang telah masuk masa kadaluarsa. Seperti yang kita ketahui, sayur bayam lebih baik dikonsumsi langsung dan tidak melebihi waktu 3 jam setelah dimasak. Pasalnya ada zat berupa racun yang berkembang pada sayuran karena terpapar suhu ruangan cukup lama. Kondisi lainnya adalah proses pengolahan makanan yang tidak memperhatikan kadar higienisitas dan dimasak oleh mereka yang tengah sakit.
Bagi Anda yang tengah mencari cara menangani keracunan pada anggota keluarga, ada baiknya mengetahui saran satu ini. Dimana memberikan air kelapa muda atau susu murni pada mereka yang mengalami keracunan. Dengan catatan, si penderita keracunan masih dalam keadaan sadar dan masih bisa diajak berkomunikasi. Pada mereka yang sudah tidak sadar, miringkan kondisi tubuh atau hingga tertelungkup untuk mengeluarkan makanan yang masih bisa dikeluarkan. Untuk tindakan selanjutnya, bawa penderita ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan keracunan makanan dan minuman.
06-09-2018 02:13
Dehidrasi bisa terjadi saat tubuh kehilangan banyak cairan dalam jumlah yang cukup banyak sehingga tubuh perlahan akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi secara normal. Dehidrasi bisa terjadi secara akut (sementara) maupun dehidrasi kronis (dalam jangka panjang). Penyebab dehidrasi akut pada umumnya akibat kejadian tertentu seperti olahraga yang terlalu keras hingga diare atau muntah. Sementara dehidrasi kronis pada umunya terjadi akibat gaya hidup seperti jarang minum atau mengonsumsi air yang tidak bersih. Menurut penelitian, sekitar 75% masyarakat Indonesia menderita dehidrasi kronis. Jika dehidrasi terus dibiarkan maka akan menimbulkan beragam masalah kesehatan pada tubuh karena air merupakan komponen penyusun tubuh yang sangat penting. Sekitar 60% tubuh tersusun dari air dan 75% dari otot, 85% dari otak manusia terdiri dari air. Jika tubuh mengalami dehidrasi maka dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada sistem organ seperti : 1. Pencernaan Kurang cairan dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi. Disarankan untuk mengonsumsi makanan sumber serat dan banyak minum agar tidak terjadi sembelit. Mengonsumsi banyak cairan juga dapat menurunkan risiko kanker kolektoral terutama pada bagian distal (ujung usus). 2. Saraf Kurang cairan pada tubuh dapat menyebabkan tubuh kehilangan fokus bahkan penurunan kesadaran. Mengonsumsi banyak cairan kerap dikaitkan dengan penurunan intensitas migrain. 3. Saluran kemih dan Ginjal Banyak ahli sepakat jika kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Dehidrasi berkaitan dengan munculnya penyakit batu ginjal serta gagal ginjal kronis. 4. Kandungan Selama masa kehamilan, dehidrasi dapat menyebabkan berkurangnya jumlah cairan ketuban. Cairan yang cukup juga sangat diperlukan untuk ibu menyusui agar ASI lancar. 5. Peredaran darah Dehidrasi dapat dikaitkan dengan meningkatnya kekentalan plasma darah. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan munculnya risiko DVT (deep vein thrombosis) serta emboli pulmoner, penyakit jantung koroner dan penurunan tekanan darah).
07-08-2018 16:45
Jatuh cinta merupakan hal alamiah yang pasti akan dirasakan semua orang. Tak dapat dipungkiri, saat jatuh cinta pasti perasaan akan sangat bahagia. Ternyata, jatuh cinta bukan hanya dapat membuat orang bahagia tapi memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Saat jatuh cinta, seseorang akan memiliki banyak energi positif yang mengalir dalam tubuh dan membuat kinerja tubuh lebih optimal sehingga semua fungsi organ tubuh dapat bejalan dengan lancar. Berikut ini manfaat jatuh cinta untuk kesehatan : 1. Menjaga daya tahan tubuh tetap optimal Perasaan bahagia saat jatuh cinta membuat tubuh tidak mudah stres dan depresi serta dapat membantu menjaga dan merangsang sistem kekebalan tubuh agar lebih prima. Hal ini juga dapat mengurangi risiko tubuh terserang berbagai macam penyakit. 2. Mengurangi tingkat stres dan depresi Penelitian yang dilakukan oleh Journal of Health dan Social Behaviour mengatakan jika orang yang baru menikah memiliki kemungkinan yang rendah terkena depresi daripada orang yang belum menikah. Hal ini terjadi karena saat jatuh cinta tubuh akan mengeluarkan hormon serotonin yaitu hormon yang memberikan perasaan bahagia dan tenang. 3. Dapat mengurangi rasa nyeri Saat memegang tangan pasangan maka rasa nyeri pada tubuh akan berkuran. Efek jatuh cinta dapat mengurangi rasa nyeri di tubuh. 4. Rasa cemas berkurang Saat jatuh cinta maka akan mengeluarkan hormon dopamin yang akan memberikan efek positif dan optimis pada tubuh sehingga rasa cemas pun hilang. 5. Menjaga kesehatan jantung Efek bahagia saat jatuh cinta dapat mnurunkan tekanan darah serta frekuensi denyut nadi serta dapat meingkatkan kualitas sistem yang mengatur kinerja jantung sehingga kesehatannya pun dapat terjaga. 6. Menjaga kesehatan kulit Tersenyum dan tertawa sepanjang hari akan mengurangi kadar kortisol yang menyebabkan stres yang juga dapat memicu masalah kulit seperti jerawat.
02-01-2024 17:29
Buah merupakan salah satu sumber vitamin yang baik untuk tubuh. Maka dari itu, sedini mungkin para orangtua sering memberikan buah pada anak khususnya di usia 1 tahun ke atas sebagai pendamping makanan untuk ASI dan disesuaikan dengan pertumbuhan serta kebutuhan tiap anak. Seiring bertambahnya waktu, buah tidak hanya dikonsumsi melalui makanan saja tetapi juga dalam bentuk jus. Jus buah ini juga menjadi sumber vitamin yang mudah didapat pada sebagian orang yang mengalami kesulitan untuk mengunyah makanan dalam bentuk padat. Di antara sekian buah yang banyak digemari, nanas menjadi salah satu buah yang bagus dan sangat direkomendasikan untuk kesehatan. Bentuknya yang mengingatkan dengan Rumah Spongebob membuat nanas sangat digemari. Citrasa dagingnya yang khas membuat banyak orang yang mengolahnya menjadi makanan maupun minuman, salah satunya adalah jus nanas. Jus nanas ini sangat berkhasiat untuk kesehatan dan dapat direkomendasikan karena kandungannya yang bermanfaat seperti bromelain hingga beta karoten. Mengapa konsumsi jus nanas sangat bagus untuk kesehatan serta apa saja khasiat buah nanas yang baik untuk kesehatan? Informasi dari Medical News Today berikut dapat memberikan pemahaman lebih mengenai buah nanas dan khasiatnya. 1) Meningkatkan imunitas tubuh Sebuah penelitian pada tahun 2014 bertepatan di Filifina menemukan bahwa nanas memiliki efek samping yang baik untuk 98 anak usia sekolah. Anak-anak yang mengkonsumsi buah nanas setiap harinya menunjukkan pengurangan risiko terkena infeksi bakteri dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengkonsumsi buah. Selain itu, partisipan yang memiliki infeksi bakteri dan mengonsumsi buah nanas juga menunjukkan waktu penyembuhan yang hanya sebentar saja. 2) Menjaga kesehatan sistem pencernaan tubuh Buah nanas mengandung enzim bernama bromelain yang membantu tubuh untuk menghancurkan berbagai protein yang akan dicerna tubuh. Dalam bentuk kapsul, bromelain dapat mengurangi pembengkakan, memar, penyembuhan, dan rasa nyeri setelah operasi berdasarkan percobaan klinis pada tahun 2018. Namun, konsumsi buah maupun jus nanas tidak memberikan bromelain yang cukup dan harus diseimbangi dengan buah dan sayur yang kaya akan fiber. 3) Membantu mengatasi kanker dalam tubuh Sebuah studi tahun 2015 melakukan penelitian terhadap sel kanker dengan jus nanas. Mereka menemukan jus nanas dapat menekan pertumbuhan sel kanker ovarium dan usus besar. Namun, penelitian lanjutan pada manusia dibutuhkan sebelum para ilmuan dapat mengonfirmasi adanya hubungan antara jus nanas dengan pencegahan dan penanganan kanker itu sendiri. Selain itu, nanas juga memiliki kandungan beta karoten yang dapat mengurangi risiko kanker usus besar. 4) Menyehatkan kulit Jus nanas mengandung vitamin C dan beta karoten yang dimana antioksidan ini dapat mengurangi kerutan pada kulit, meningkatkan tekstur kulit, dan mengurangi kerusakan kulit dan sinar matahari serta paparan polusi. Vitamin C pada nanas juga membentuk kolagen yang dapat memberikan kekuatan pada kulit. 5) Bermanfaat untuk kesehatan mata Sebuah penelitian tahun 2016 menemukan bahwa konsumsi makanan kaya akan vitamin C seperti minum dan makan buah nanas maupun jus nanas dapat mengurangi risiko gangguan katarak pada mata. Viitamin C ini akan membantu untuk mempertahankan cairan yang dapat mencegah kerusakan yang dapat mengakibatkan katarak. Ada perhatian khusus yang harus dicermati sebelum mengonsumsi jus nanas karena sebagian orang dapat mengalami rasa tidak nyaman pada bagian bibir, mulut, dan lidah setelah mengonsumsi jus nanas karena bromelain. Bahkan, konsumsi kandungan bromelain yang berlebihan dapat menyebabkan muntah, diare, hingga munculnya ruam kemerahan pada kulit.Â