Waktu Posting : 26-01-2016 09:26 | Dibaca : 2417x
Kasus keracunan massal
Keracunan makanan dan minuman tengah menjadi topik hangat yang dibahas masyarakat belakangan waktu ini. Terlebih kasus wanita cantik bernama Wayan Mirna yang meregang nyawa akibat mengkonsumsi kopi. Kasus ini sempat mendapatkan sorotan publik, mengingat hingga saat ini belum diketahui siapa yang sengaja meracuni wanita tersebut. Apalagi belum ada kepastian dari pihak polisi ada motif apa dibalik pembunuhan yang dilakukan melalui racun minuman tersebut.
Kasus Mirna sebenarnya bukanlah satu-satunya kasus keracunan yang ditangani oleh pihak polisi. Hanya saja kasus ini cukup menarik, sebab ditemukan racun sianida dalam dosis yang sangat mematikan di dalam kopi wanita tersebut. Padahal sianida sendiri adalah salah satu jenis racun yang memang sudah dilarang keras digunakan oleh pemerintah. Dalam kasus ini sendiri, bisa dibilang sianida dimasukkan secara sengaja ke dalam kopi untuk menghilangkan nyawa si pengkonsumsinya.
Yang lebih memprihatinkan lagi adalah pembunuhan ini terjadi di sebuah tempat umum, kafe yang cukup ternama. Selain kasus kematian Mirna melalui racun sianida, kita diingatkan kembali dengan beberapa kasus keracunan massal. Beberapa diantaranya sempat menjadi bencana luar biasa, akibat jumlah korban yang mencapai ratusan orang. Kita mungkin juga tidak lupa kasus keracunan sekeluarga yang usai melahap makanan hasil olahan tangan sang ibu rumahtangga.
Baca juga : Mengenali Alarm Dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin
Menilik semua kasus keracunan tersebut, kita tentu waspada dengan kondisi kesehatan keluarga kita. Tentu tak ada salah satu dari kita yang menginginkan anggota keluarga mengalami keracunan makanan dan minuman. Oleh karena itu, memang ada baiknya kita memproteksi atau melindungi keluarga kita agar tak mengalami keracunan. Setidaknya menghindarkan mereka dari mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi racun ataupun bakteri penyebab keracunan pada tubuh.
Bahan baku makanan yang kita konsumsi sebenarnya sangat rentan terkontaminasi racun. Pasalnya pestisida yang digunakan untuk menyuburkan pertumbuhan tanaman pun dapat meracuni tubuh. Terlebih jika Anda tidak benar dalam upaya membersihkan atau mengolahnya sebelum dimasak. Saat membersihkan sayuran atau buah-buahan, ada baiknya dicuci di bawah air mengalir. Penggunaan pupuk pada sayur-sayuran dan buah-buahan pun harus diperhatikan dan diminimalisir masuk ke dalam tubuh Anda.
Pastinya akan lebih terjamin higienis dan sterilitasnya jikalau Anda mencuci atau membersihkannya sebelum diolah atau dikonsumsi. Sayuran yang baru dipetik tersebut, bisa Anda olah dengan menu atau resep andalan keluarga. Saat disajikan, tentu akan terlihat betapa menikmatinya anggota keluarga dengan menu sederhana berbahan dasar alami nan segar. Perlu diingat, pengolahan yang salah dapat menjadi perantara dari racun atau bakteri untuk masuk ke dalam tubuh Anda.
Sebagai pembeli yang bijak, Anda harusnya lebih teliti dalam memilih bahan baku masakan yang hendak diolah. Sebaiknya jangan membeli bahan makanan yang telah rusak atau tidak layak konsumsi lagi. Pasalnya bahan makanan seperti ini sudah sangat mudah dikontaminasi oleh bakteri atau racun yang menyebabkan keracunan. Hal ini sangat berlaku pada daging yang sudah banyak dihinggapi lalat atau binatang layaknya cacing hati yang perlu diperhatikan secara seksama.
Pada dasarnya, penyebab keracunan pada seseorang adalah bakteri yang berkembang di dalam makanan yang mereka konsumsi. Proses pengolahan dan penghidangan yang tidak bersih atau higienis pun bisa menjadi perantara keracunan makanan dan minuman. Bakteri yang hidup pada proses tersebut pada akhirnya melepaskan toksin atau racun pada makanan yang mereka hinggapi. Biasanya makanan yang paling mudah terkontaminasi adalah makanan dengan kadar lemak tinggi.
Makanan yang diproses dengan cara pengalengan pun sangat rentan dari kontaminasi bakteri maupun racun. Mengingat kondisi kaleng kemasan yang bisa saja cacat saat sampai ke tangan Anda atau sebelum diolah dan disajikan. Adapun bahan makanan yang sangat rentan terkontaminasi racun adalah kerang, cumi, daging-dagingan, susu, yogurt, roti, keju, biskuti, es krim ataupun makanan hasil laut. Untuk semua makanan berkandungan lemak tinggi seperti ini, Anda perlu menjaga higienisitasnya lebih tinggi dan steril.
Penanganan keracunan dini
Lalu, apa sajakah penanda dari keracunan itu sendiri pada tubuh seseorang? Tak sulit sebenarnya mengenali gejala atau ciri-ciri keracunan pada seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Biasanya mereka akan mengeluhkan dan merasakan pusing disertai pening, perut yang berasa mual dan berakhir pada muntah-muntah, seringnya buang air besar, badan yang terasa limbung atau bergoyang, demam tinggi yang disertai menggigil sampai kejang-kejang. Bila sudah mengalami kejang-kejang, ini artinya racun yang masuk ke dalam tubuh Anda sudah mencapai otak.
Jika Anda mengalami kondisi tersebut, ada baiknya segera mengambil tindakan medis. Tindakan kritis yang paling dianjurkan untuk dilakukan adalah membawa pasien ke UGD (Unit Gawat Darurat). Biasanya dokter akan mengambil tindakan yang lebih serius, di samping melakukan infus pada tubuh pasien. Infus pada pasien penderita keracunan makanan dan minuman bertujuan mengganti cairan tubuh yang hilang. Pasalnya ada banyak cairan yang keluar saat gejala keracunan dialami dan mengakibatkan lemas dan lunglai.
Seperti yang telah diketahui bersama, ada banyak cara yang bisa dijadikan perantara makanan menjadi beracun. Faktor semacam ini biasanya diakibatkan oleh bahan makanan mentah yang memang tidak layak konsumsi. Artinya bahan baku tersebut mengandung zat berbahaya, seperti peptisida yang memang masih menempel pada buah-buahan maupun sayuran. Keracunan bisa pula diakibatkan oleh penyimpanan bahan dasar berupa susu maupun daging yang tidak tepat di dalam lemari pendingin.
Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan Dengan Cara Pencegahannya
Keracunan bisa pula diakibatkan oleh pengolahan yang salah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Salah satunya adalah mengolah mie instan tanpa mengganti air rebusaan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Air rebusan tersebut tetap dijadikan kuah untuk mie yang siap Anda konsumsi tersebut. Kondisi ini bisa pula diakibatkan oleh daging, burger ataupun sosis yang dimasak tanpa matang secara merata. Alhasil bakteri pada daging tidak mati secara sempurna dan malah dikonsumsi oleh tubuh.
Hal lainnya yang patut Anda waspadai adalah makanan siap konsumsi yang telah masuk masa kadaluarsa. Seperti yang kita ketahui, sayur bayam lebih baik dikonsumsi langsung dan tidak melebihi waktu 3 jam setelah dimasak. Pasalnya ada zat berupa racun yang berkembang pada sayuran karena terpapar suhu ruangan cukup lama. Kondisi lainnya adalah proses pengolahan makanan yang tidak memperhatikan kadar higienisitas dan dimasak oleh mereka yang tengah sakit.
Bagi Anda yang tengah mencari cara menangani keracunan pada anggota keluarga, ada baiknya mengetahui saran satu ini. Dimana memberikan air kelapa muda atau susu murni pada mereka yang mengalami keracunan. Dengan catatan, si penderita keracunan masih dalam keadaan sadar dan masih bisa diajak berkomunikasi. Pada mereka yang sudah tidak sadar, miringkan kondisi tubuh atau hingga tertelungkup untuk mengeluarkan makanan yang masih bisa dikeluarkan. Untuk tindakan selanjutnya, bawa penderita ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan keracunan makanan dan minuman.
28-04-2014 20:22
Marasmus pada anak – anak tidak lagi menjadi jenis penyakit yang hanya menyerang pada berbagai kalangan anak ekonomi rendah saja. Pasalnya, peran orang tua yang mampu menyajikan makanan sehat dengan jumlah gizi yang cukup juga menjadi poin penting didalamnya. Jenis makanan sehat tidak hanya dinilai dari nominal makanannya saja namun juga dipengaruhi oleh nilai gizi yang berada didalamnya. Asupan makanan itu sendiri harus seimbang antara nilai karbohidrat, protein, vitamin serta lemak yang tentunya menjadi nutrisi yang baik bagi tubuh anak anda. Untuk lebih jelasnya mengenai beberapa rahasia menyembuhkan Marasmus pada anak, anda dapat mengetahuinya dalam ulasan berikut ini : Pengetian Marasmus adalah gangguan kesehatan anak yang disebabkan oleh asupan gizi yang buruk atau kurang. Kejadian penyakit ini tidak hanya dikaitkan dengan kondisi ekonomi keluarga yang rendah namun juga didukung oleh pengetahuan gizi yang cukup oleh orang tuanya, infeksi penyakit atau kelainan fisik anak serta lingkungan yang tidak memungkinkan untuk anak mendapatkan konsumsi makanan yang memang memadai. Untuk itu, peran orang tua serta para promoter kesehatan dibutuhkan agar terbentuk rasa kerja sama yang kuat dalam mengurangi kejadian penyakit akibat gizi kurang atau Marasmus ini. Gejala Marasmus Bagi anda para orang tua perlu memantau perkembangan tubuh anak anda, terutama ketika anda berusia sekitar 0 – 2 tahun. Dalam rentang usia yang seperti ini biasanya anak – anak mudah untuk terserang penyakit Marasmus ini. Diantara gejala klinis yang tampak pada penyakit Marasmus ini antara lain yaitu : a.      Tulang rusuknya akan terlihat lebih jelas b.     Dinding perut akan mengalami hipotonus dan kulit yang longgar c.      Hilangnya lemak sub kutan dengan anggota gerak yang akan terlihat jelas d.     Wajah anak akan terlihat lebih kering, berkeriput serta tampak lebih tua e.      Berat badan anak akan turun menjadi 60% berat badan anak normal pada seusianya f.      Penahan sistem panas anak akan hilang sehingga suhu tubuh anak cenderung dingin Patofisiologi Marasmus Marasmus merupakan jenis kelainan sindrom yang terjadi akibat berbagai faktor / multi faktor. Diantara berbagai faktor tersebut antara lain yaitu : -      Tubuh anak – anak sendiri (host) -      Penyebab (agent) -      Lingkungan sekitarnya (environment) Ketiga faktor inilah yang berperan penting terhadap kejadian penyakit Marasmus. Tubuh anak ini menjadi faktor internal yang memperparah kejadian penyakit Marasmus, seperti halnya kelainan fungsional maupun anatomi tubuh anak yang memang mampu mengakibatkan penyakit Marasmus semakin parah. Faktor kedua yaitu penyebab penyakit yang menjadikan anak untuk menderita gangguan gizi buruk ini. Penyebab atau agent penyakit ini multifaktor seperti yang sudah dijelaskan dalam ulasan diatas. Kemudian faktor terakhir yang menjadikan anak untuk menderita penyakit ini yaitu lingkungan sekitarnya. Lingkungan sekitar yang masih belum memiliki akses pelayanan terkait pengetahuan gizi makanan tentunya menyebabkan kejadian Marasmus juga semakin parah. Pencegahan Marasmus Penyakit Marasmus membutuhkan tindakan pencegahan yang tepat untuk mengurangi dampak buruk dari penyakit ini. Berbagai tindakan tersebut membutuhkan peran orang tua yang optimal seperti halnya : a.      Pemberian ASI eksklusif terutama pada usia anak 0 – 2 tahun. ASI ( air susu ibu ) merupakan nutrisi yang tepat untuk kesehatan anak. Dengan pemberian ASI yang cukup ini tentunya akan membentuk kekebalan tubuh yang kuat terutama saat ASI pertama yang masih mengandung kolostrum. b.     Meningkatkan kebersihan lingkungan dan personal hygiene Tindakan pencegahan yang kedua ini ditujukan untuk mengurangi paparan zat infeksius terhadap kesehatan tubuh anak, khususnya pengaruh untuk penyakit Marasmus ini. c.      Pemberian imunisasi Kegiatan posyandu yang memberikan imunisasi bagi anak – anak perlu anda kunjungi. Pasalnya, dengan pemberian imunisasi ini mampu memberikan kekebalan tubuh anak anak terhadap beberapa agent penyakit. Selain itu, pada kegiatan posyandu juga dilakukan penimbangan berat badan anak anda sehingga anda akan mengetahui secara pasti pertumbuhan anak anda. d.     Mengikuti penyuluhan atau resep untuk mengolah makanan yang sehat bagi anak. Makanan anak memang berbeda dengan makanan yang anda konsumsi biasanya. Kecukupan nilai gizi serta rasa makanan tersebut sebaiknya harus memadai. Pengobatan Marasmus Marasmus merupakan kelainan gizi pada anak yang dapat anda sembuhkan dengan beberapa langkah berikut ini, yaitu : 1.     Cegah atau atasi Marasmus dengan diet tinggi karbohidrat dan protein agar terhindar dari hipoglikemia 2.     Berikan konsumsi air / mineral yang cukup agar anak tidak mengalami dehidrasi 3.     Mulailah memberikan makanan dengan jumlah gizi yang cukup 4.     Jangan lupa untuk melakukan penimbangan anak secara teratur untuk mengetahui berat badan anak setelah menderita Marasmus
22-06-2018 03:39
Saat ini alhamdulillah, telah banyak muslimah yang memakai hijab dan sudah bukan merukapan hal yang terlarang lagi di tempat kerja. Akan tetapi seiring dengan perkembangan zamanserta terbuka era globalisasi, banyak wanita muslim yang memakai hijab hanya karena ingin terlihat lebih islami, lebih anggun dan cantik bahkan hanya karena ikut-ikutan saja. Sehingga mereka pun lebih mementingkan pada faktor keindahannya tanpa mengindahkan apakah hijab yang dipakai sudah sesuai syariat Islam atau belum. Seringkali kita dapatkan, wanita muslim yang memakai kerudung hanya sebagai penutup kepala akan tetapi memakai pakaian yang tipis serta transparan atau ketat. Dan alhasil justru menampakkan lekuk tubuhnya. Sehingga hal ini membuat bingung orang yang awam dan berkomentar, masih mending memakai jilbab daripada tidak sama sekali. Lalu bagaimana Islam memandang hal yang demikian? Apabila dicermati, jilbab yang dipakai oleh wanita bermacam-macam. Beberapa macam jilbab tersebut yaitu : -Jilbab besar -Jilbab biasa -Jilbab gaul atau jilbab funky Jilbab besar merupakan jilbab yang menutup seluruh aurat serta tidak menjadi perhiasan juga tidak menjadi pusat perhatian, tidak ketat dan tidak tipis. Memiliki pengertian tidak menyerupai pakaian orang kafir serta tidak menyerupai laki-laki, tidak mengenakan parfum dan tidak termasuk kepada pakaian syuhrah. Pakaian syuhrah yaitu pakaian yang dipakai dengan bertujuan agar dapat meraih popularitas di tengah banyak orang. Jilbab biasa pengertiannya sama dengan hal tersebut di atas akan tetapi memiliki ukuran yang sedang. Untuk jilbab yang biasa, hukumnya tidak mengapa asalkan memiliki unsur seperti menutup seluruh aurat, tidak tipis, tidak transparan, tidak ketat dan bukan sebagai perhiasan serta untuk menarik pusat perhatian. Jilbab gaul yaitu jilbab yang sedang trend saat ini. Seperti memakai kerudung dengan hanya mengikatkan pada kepala tanpa menutup bagian dada, memakai celana jeans dan atasan baju yang ketat. Yuk sempurnakan niatmu untuk berhijab dengan sempurna agar selalu berada di jalan yang lurus dan tetap istiqomah. Wanita adalah makhluk yang terindah sehingga perlu dijaga dengan baik dan itulah ytujuan dari berhijab dengan sempurna. Dengan menutupi dapat melindungi pemakainya. Berhijab bukan hanya sekedar untuk menutupi untuk dibuat fashion atau agar kamu terlihat lebih cantik. Dan hijab itu kewajiban maka janganlah menunggu waktu yang tepat karena ajal tidak akan pernah menunggu.....   Â
01-04-2020 02:08
Benalu merupakan sejenis tanaman yang dianggap sebagai pengganggu tanaman inang. Benalu tumbuh menempel pada tanaman inang dan mengambil nutrisi pada tanaman tersebut. Inilah mengapa tanaman benalu kerap dihilangkan karena bisa saja mematikan tanaman inang yang ditumpangi. Daun benalu ternyata memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan kita. Tanaman yang memiliki nama Latin Macrosolen cochinchinensis ini sudah dikenal mampu mengatasi beberapa macam penyakit. Manfaat Daun Benalu untuk Kesehatan : 1. Membantu menyembuhkan penyakit kanker Penyakit ini sangat sulit disembuhkan bahkan menggunakan metode medis sekalipun dan dapat berujung pada kematian. Mengkonsumsi rebusan daun benalu secara teratur bermanfaat untuk menghambat aktivitas serta melawan pertumbuhan sel kanker. 2. Melancarkan sirkulasi darah Jika peredaran darah pada tubuh terhambat maka dapat mengakibatkan tubuh kekurangan asupan oksigen dan memicu hal-hal buruk yang tidak diinginkan. Di dalam daun benalu terdapat kandungan zat yang dapat membantu melancarkan peredaran darah pada tubuh. 3. Membantu mengatasi nyeri sendi Masalah nyeri sendi umumnya dialami oleh mereka yang sudah lanjut usia. Namun hal ini juga bisa saja terjadi bagi mereka yang masih muda. Dalam beberapa study menyatakan bahwa kandungan zat yang terdapat pada benalu bermanfaat untuk mengatasi peradangan yang terjadi pada sendi. 4. Menyehatkan jantung Daun benalu juga memiliki khasiat untuk menyehatkan jantung. Hal ini sejalan dengan khasiatnya yang mampu melancarkan peredaran darah dan menurunkan tekanan darah. Dengan demikian fungsi kerja jantung akan lebih ringan dan hal ini berpengaruh pada kesehatan otot jantung yang selalu terjaga. 5. Mengobati hepatitis Sifat anti virus dan anti bakteri pada benalu dipercaya mampu mengatasi gejala hepatitis pada organ hati. Hepatitis yang diakibatkan oleh virus biasanya akan membuat kondisi penderita menjadi lemah bahkan dapat berujung pada kematian. Daun benalu memiliki khasiat untuk meredakan penyakit hepatitis terutama benalu yang menempel pada pohon nangka. Cara membuat ramuan Daun Benalu: Anda bisa mengambil beberapa benalu lalu dicuci bersih hingga tidak ada kotoran. Setelah itu, keringkan daun benalu di bawah sinar matahari. Sebelum dikeringkan anda juga bisa memotong daun benalu menjadi bagian kecil seperti daun teh agar tidak terlalu sulit saat menyeduhnya. Benalu yang sudah kering bisa diseduh dengan air panas layaknya kita menyeduh teh seperti biasanya. Konsumsi teh daun benalu ini secara teratur untuk mendapatkan khasiat yang maksimal dari kandungan nutrisi yang tersimpan di dalamnya. Sisa benalu kering bisa anda simpan untuk diseduh lagi keesokan harinya. Â