Efek Terburuk jika Bayi Diberi Vaksin Palsu

Additional Image

Waktu Posting : 05-07-2016 05:07 | Dibaca : 2259x

Imunisasi merupakan salah satu cara mencegah penyakit berat pada anak. Infeksi yang bisa dicegah dengan imunisasi antara lain polio, campak, difteri, tuberkulosis, dan hepatitis B.

Vaksin dibuat dengan melemahkan virus atau bakteri, namun dalam bentuk yang tidak membahayakan tubuh. Malah, bagian dari virus atau bakteri yang sudah dilemahkan itu akan membantu tubuh membentuk antibodi yang membuat anak menjadi kebal terhadap penyakit tertentu.

Pada kasus peredaran vaksin palsu yang baru diungkap oleh kepolisian, diduga para tersangka pemalsuan vaksin mencampur cairan infus dengan antibiotik atau vaksin tetanus.

Baca juga : Ingin Coba? Ternyata Ini Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah  

Menurut ahli vaksin, dr.Dirga Sakti Rambe Msc-VPCD, ada dua efek negatif pemberian vaksin palsu pada bayi.

"Yang pertama dampak keamanan vaksin palsu itu dan yang kedua dampak proteksi atau kekebalan, yakni bayi yang diberi vaksin palsu tentu tidak memiliki proteksi atau kekebalan," kata Rambe seperti dikutip Antara.

Ahli vaksin dari Universitas Siena, Italia itu, menambahkan, terkait dampak keamanan, kata dia, tergantung dari larutan yang dicampurkan pembuat vaksin palsu.

Saat ini, kandungan yang terdapat dalam vaksin palsu masih diteliti lebih lanjut oleh Pusat Laboratorium Forensik Kepolisian Indonesia dan Badan POM.

"Yang jelas proses pembuatan vaksin palsu tentu tidak steril bisa tercemar virus, bakteri, dan lain sebagainya yang tidak baik bagi kesehatan," katanya.

Dia menambahkan, kemungkinan jangka pendek yang dapat terjadi adalah timbulnya infeksi.

"Infeksi bisa bersifat ringan bisa juga infeksi sistemik. Infeksi berat bisa berupa demam tinggi, laju nadi meningkat, laju pernafasan meningkat, leukosit meningkat, anak sulit makan minum hingga terjadinya penurunan kesadaran," katanya.

Menurut Kementrian Kesehatan RI dalam twitnya melalui akun @KemenkesRI, karena vaksin palsu dibuat dengan cara yang tidak baik, maka kemungkinan timbulkan infeksi.

Baca juga : Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis

Gejala infeksi ini bisa dilihat tidak lama setelah diimunisasikan. Jadi kalau sudah sekian lama tidak mengalami gejala infeksi setelah imunisasi bisa dipastikan aman. Bisa jadi anak Anda bukan diimunisasi dengan vaksin palsu, tetapi memang dengan vaksin asli.

Sementara itu, untuk dampak proteksi tujuan vaksinasi tidak tercapai, yaitu membentuk kekebalan tubuh sebelum seseorang jatuh sakit.

Misalnya, seorang anak mendapat vaksinasi Hepatitis B sebanyak 3 kali. Setelah terpenuhi, anak ini kebal bila kelak terpapar oleh virus Hepatitis B. Ia sudah kebal tanpa harus jatuh sakit.

Sementara anak yang tidak divaksinasi, harus sakit dulu baru dapat memiliki kekebalan. Bila ternyata anak ini mendapatkan vaksin yang palsu, tentu kekebalan itu tidak pernah ada.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mengenal Manfaat Dan Efek Samping Antibiotik

03-09-2014 10:20

Antibiotik asalnya dari dua kata Yunani, yakni ‘anti’ yang bermakna ‘melawan’ serta ‘bios’ yang bermakna ‘hidup’. Antibiotik ialah obat yang dipakai untuk menghalangi perkembangan bakteri pemicu infeksi. Obat ini sudah dipakai untuk melawan infeksi beragam bakteri pada tumbuhan, hewan, serta manusia mulai sejak th. 1930-an. Antibiotik cuma melawan infeksi bakteri serta tak bekerja melawan infeksi virus, seperti flu, pilek, sakit tenggorokan, gondok, bronkhitis, dan lain-lain. Antibiotik yang dipakai untuk menyembuhkan infeksi virus bahkan dapat membahayakan tubuh. Hal semacam ini sebab setiap saat dosis antibiotik di ambil virus tak berpengaruh, bahkan demikian sebaliknya, berlangsung penambahan kekebalan bakteri pada antibiotik. Bakteri yang kebal dengan antibiotik tak bisa dibunuh dengan obat itu pada dosis yang sama.Inilah penyebab kenapa tiap-tiap orang mesti ikuti panduan yang didapatkan oleh dokter sebelum saat mengambil antibiotik.   Baca juga : Tips Membakar Kalori Secara Sederhana Penisilin, semacam antibiotik pertama, diketemukan dengan cara tak berniat oleh Alexander Fleming dari kultur jamur. Sekarang ini ada kian lebih 100 tipe antibiotik yang dipakai dokter untuk mengobati infeksi enteng hingga kronis. Beragam Tipe Antibiotik Dari 100 zat antibiotik yang di produksi dengan cara alami serta sintetis, amat sedikit yang sudah dapat dibuktikan aman serta efisien. Ada beragam jalan untuk mengklasifikasikan antibiotik. Satu diantaranya ialah dengan mengklasifikasikan antibiotik berdasar pada dampak pada bakteri. Tetapi, dalam artikel ini kita bakal memperhatikan klasifikasi antibiotik berdasar pada susunan kimianya. Tipe ntibiotik yang dikategorikan berdasar pada susunan kimia ialah semacam tersebut : - Penisilin (Penicillins) - Sefalosporin (Cephalosporins) - Aminoglikosida (Aminoglycosides) - Makrolid (Macrolides) - Sulfonamida (Sulfonamides) - Fluoroquinolones - Tetrasiklin (Tetracyclines) - Polipeptida (Polypeptides) 1. Penisilin (Penicillins) Penisilin atau antibiotik beta-laktam ialah kelas antibiotik yang mengakibatkan kerusakan dinding sel bakteri waktu bakteri tengah dalam proses reproduksi. Penisilin ialah grup agen bakterisida yang terbagi dalam penisilin G, penisilin V, ampisilin, tikarsilin, kloksasilin, oksasilin, amoksisilin, serta nafsilin. Antibiotik ini dipakai untuk menyembuhkan infeksi yang terkait dengan kulit, gigi, mata, telinga, saluran pernapasan, dan lain-lain. Beberapa orang mungkin saja alami alergi pada penisilin dengan keluhan ruam atau demam lantaran hipersensitivitas pada antibiotik. Kerapkali penisilin diberikan dalam gabungan dengan beragam tipe antibiotik yang lain. 2. Sefalosporin (Cephalosporins) Sefalosporin, seperti penisilin, bekerja dengan mengganggu pembentukan dinding sel bakteri sepanjang reproduksi. Tetapi, antibiotik ini dapat menyembuhkan beragam infeksi bakteri yang tak bisa diobati dengan penisilin, seperti meningitis, gonorrhea, dan lain-lain. Dalam masalah di mana orang peka pada penisilin, jadi sefalosporin dapat diberikan semacam alternatif. Tetapi, dalam banyak masalah, saat seorang alergi pada penisilin, jadi besar kemungkinan dia bakal alergi pada sefalosporin pula. Ruam, diare, kejang perut, serta demam ialah dampak samping dari antibiotik ini. 3. Aminoglikosida (Aminoglycosides) Tipe antibiotik ini menghalangi pembentukan protein bakteri. Lantaran efisien dalam menghalangi produksi protein bakteri, aminoglikosida diberikan diantaranya untuk menyembuhkan tifus serta pneumonia. Walau efisien dalam menyembuhkan bakteri pemicu infeksi, ada resiko bakteri makin tahan pada antibiotik ini. Aminoglikosida pula diberikan dalam gabungan dengan penisilin atau sefalosporin. Aminoglikosida efisien mengatur serta menyembuhkan infeksi bakteri, tetapi punya potensi melemahkan ginjal serta manfaat hati. 4. Makrolida (Macrolides) Sama dengan pada awal mulanya, antibiotik ini mengganggu pembentukan protein bakteri. Makrolida menghindar biosintesis protein bakteri serta umumnya diberikan untuk menyembuhkan pasien yang amat peka pada penisilin. Makrolida mempunyai spektrum lebih luas dibanding dengan penisilin serta dipakai untuk menyembuhkan infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran lambung, dan lain-lain. Ketidaknyamanan pencernaan, mual, serta diare ialah berbagai dampak samping dari makrolida. Kecuali itu, wanita hamil serta menyusui tak bisa konsumsi makrolida. 5. Sulfonamida (Sulfonamides) Obat ini efisien menyembuhkan infeksi ginjal, tetapi sayangnya mempunyai dampak beresiko pada ginjal. Untuk menghindar pembentukan kristal obat, pasien mesti minum beberapa besar air. Satu diantara obat sulfa yang seringkali dipakai ialah gantrisin.   Baca juga : Mengobati Gusi Bengkak Secara Alami   6. Fluoroquinolones Fluoroquinolones ialah hanya satu kelas antibiotik yang dengan cara segera hentikan sintesis DNA bakteri. Lantaran bisa diserap dengan amat baik oleh tubuh, fluoroquinolones bisa diberikan dengan cara oral. Antibiotik ini dikira relatif aman serta banyak dipakai untuk menyembuhkan infeksi saluran kemih serta saluran pernapasan. Tetapi, fluoroquinolones disangka memengaruhi perkembangan tulang. Itu karena, obat ini tak direferensikan untuk wanita hamil atau anak-anak. Dampak samping yang kerap muncul mencakup mual, muntah, diare, dll 7. Tetrasiklin (tetracyclines) serta polipeptida (polypeptides) Tetrasiklin ialah antibiotik spektrum luas yang dipakai untuk menyembuhkan beragam infeksi seperti infeksi telinga tengah, saluran pernafasan, saluran kemih, dan lain-lain. Pasien dengan permasalahan hati mesti hati-hati waktu mengambil tetrasiklin lantaran bisa jadi memperburuk permasalahan. Polipeptida dikira cukup beracun hingga terlebih dipakai pada permukaan kulit saja. Saat disuntikkan ke kulit, polipeptida dapat mengakibatkan dampak samping seperti rusaknya ginjal serta saraf.

Featured Image
Menyikat Gigi Sebelum Tidur, Pentingkah?

17-09-2014 02:03

Kebanyakan orang, biasanya sudah menyikat gigi 2 x satu hari, tetapi hal itu umumnya dikerjakan saat mandi. Menyikat gigi saat malam hari saat sebelum tidur malah tak dikerjakan, walau sebenarnya hal semacam itu amat utama. Melupakan saat untuk menyikat gigi saat sebelum tidur berisiko bikin bakteri makin bertambah banyak di mulut. Janganlah terlewat menyikat gigi saat sebelum tidur Melupakan saat untuk menyikat gigi saat sebelum tidur pada malam hari tak cuma bikin nafas jadi tak fresh, tetapi pula mempercepat tumpukan bakteri serta munculnya plak yang bisa menyebabkan penyakit gusi serta gigi berlubang.   Baca juga : Cegah Gangguan Pendengaran dengan Makan Ikan Di pertengahan hari, coba untuk ‘menyapu’ gusi anda memakai lidah, dari segi kanan ke kiri. Umumnya ada rasa lengket serta seperti ada selubungnya yang mana hal semacam itu adalah tandanya plak. Rutinitas menyikat gigi ialah rutinitas yang baik, dimana aktivitas itu bisa singkirkan bakteri yang melekat pada gusi. Bila bakteri itu tak disingkirkan dengan selekasnya, jadi bakteri itu bisa mengakibatkan kerusakan gigi. Makin lama suatu plak yang ada disuatu tempat yang sama, plak itu bakal beralih jadi tartar, yakni suatu hal berwarna kuning yang keras serta kasar, yang ada pada sela-sela gigi. Tartar dapat menyebabkan radang serta gusi berdarah yang selanjutnya berisiko mengakibatkan gigi tanggal. Belum ada batasan yang pasti kapan suatu plak bakal meraih level terparahnya. Menurut Sahota, menyikat gigi 2 x satu hari adalah langkah yang jitu. Janganlah membiasakan diri menyikat gigi cuma sekali dalam satu hari.   Baca juga : Menurunkan Kadar Asam Urat Secara Alami   Kecuali itu, menyikat gigi dengan teknik yang salah pula dapat mengakibatkan efek yang negatif pula. Sahota merekomendasikan untuk memakai sikat gigi yang bulunya halus serta pasta gigi yang memiliki kandungan fluoride. Lebih detail lagi, ia merekomendasikan untuk menyikat gigi lebih kurang sepanjang dua menit serta semua sisi gigi mesti tersikat dengan baik. ADA (American Dental Association) menyaranakan untuk memakai benang gigi atau floss sekurang-kurangnya sekali dalam satu hari. Kecuali itu, berkonsultasi pada dokter gigi dengan cara teratur pula amat utama untuk dikerjakan. Hal semacam ini mempunyai tujuan supaya gigi anda terus terbangun serta termonitor kesehatannya. Dokter gigi pula bakal menolong bersihkan kotoran-kotoran yang tak bisa dibikin bersih sendiri, dimana satu diantaranya ialah tartar itu. Meskipun dapat bikin napas jadi fresh, tetapi larutan kumur, permen mint, serta permen karet belum dapat menukar peran menyikat gigi.

Featured Image
Isu Sertifikat Halal Mengemuka, Nama Babe Haikal Jadi Sorotan

28-12-2025 19:07

Isu sertifikat halal kembali mengemuka di tengah masyarakat Indonesia dan menjadi bahan perbincangan luas di berbagai ruang publik. Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, persoalan kehalalan produk bukan sekadar isu administratif, melainkan menyangkut keyakinan, kenyamanan, dan kepercayaan umat dalam kehidupan sehari-hari. Dalam dinamika perdebatan tersebut, nama Babe Haikal turut menjadi sorotan karena pandangan dan pernyataannya yang dianggap relevan dengan kegelisahan sebagian masyarakat.Sertifikasi halal di Indonesia telah diatur secara resmi melalui regulasi negara. Kebijakan ini bertujuan memberikan jaminan kehalalan produk, melindungi konsumen, serta menciptakan standar yang jelas bagi pelaku usaha. Dalam kerangka ini, sertifikat halal tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga nilai ekonomi dan hukum. Produk bersertifikat halal dinilai lebih kompetitif, baik di pasar domestik maupun internasional. Namun, implementasi kebijakan ini masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan.Salah satu tantangan utama adalah kesiapan pelaku usaha, khususnya usaha mikro dan kecil. Banyak dari mereka mengeluhkan prosedur yang dianggap rumit, biaya yang dirasa membebani, serta minimnya pendampingan dan sosialisasi. Kondisi inilah yang kemudian memunculkan beragam kritik dan aspirasi dari masyarakat. Dalam konteks tersebut, Babe Haikal sebagai tokoh agama dan figur publik kerap menyuarakan pandangan yang menyoroti sisi kemanusiaan dan kepentingan umat.Nama Babe Haikal menjadi sorotan karena pernyataannya dianggap mencerminkan suara masyarakat bawah yang terdampak langsung oleh kebijakan sertifikasi halal. Bagi pendukungnya, sikap tersebut dilihat sebagai bentuk kepedulian terhadap umat agar regulasi yang diterapkan tidak justru menyulitkan mereka yang seharusnya dilindungi. Pandangan ini mendapat perhatian luas karena disampaikan oleh tokoh yang memiliki basis pengikut dan pengaruh di ruang publik.Namun, sorotan terhadap Babe Haikal juga diiringi dengan beragam respons. Sebagian pihak menilai bahwa kritik terhadap sertifikasi halal perlu disampaikan secara hati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman. Sertifikat halal dipandang sebagai instrumen penting untuk menjaga kepercayaan umat. Jika publik keliru memahami kritik tersebut, dikhawatirkan akan muncul anggapan bahwa sertifikasi halal tidak penting atau sekadar formalitas, padahal esensinya sangat krusial.Perdebatan ini menunjukkan adanya kebutuhan akan komunikasi yang lebih baik antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat. Isu sertifikat halal seharusnya tidak dipahami sebagai pertentangan antara regulasi dan kepentingan umat, melainkan sebagai upaya bersama untuk mencapai kemaslahatan. Penyederhanaan prosedur, bantuan bagi usaha kecil, serta edukasi yang berkelanjutan dapat menjadi langkah konkret untuk menjawab berbagai keluhan yang ada.Pada akhirnya, mengemukanya isu sertifikat halal dan sorotan terhadap Babe Haikal mencerminkan dinamika sosial yang sehat dalam masyarakat demokratis. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, selama diarahkan pada dialog yang konstruktif. Dengan keterbukaan dan niat baik dari semua pihak, sertifikasi halal dapat terus diperbaiki agar benar-benar menjadi sistem yang adil, kredibel, dan berpihak pada kepentingan umat secara luas.

...