Waktu Posting : 22-07-2016 01:01 | Dibaca : 8812x
Berikut adalah dua cerita pendek yang memberi kesadaran baru dan jarang kita perhatikan, namun kini telah kami sampaikan kepada Anda.
Cerita pertama:
Ada seorang anak, yang mempunyai ibu berusia lanjut, giginya sudah tanggal semua, sehingga membuat anaknya ingin membawa ibunya untuk memasang gigi palsu. Begitu masuk ke klinik gigi, dokter pun mulai mempromosikan gigi palsu mereka, namun si ibu maunya gigi palsu yang paling murah. Mendengar itu, sang dokter tidak mau menyerah begitu saja, sambil memandangi si anak, dengan sabar ia menjelaskan perbedaan kualitas antara gigi yang bagus dan buruk. Namun, yang sangat mengecewakan dokter adalah, anak yang tampaknya berduit itu acuh tak acuh, hanya sibuk merokok sambil telepon, sama sekali tidak peduli dengannya.
Dokter gagal meyakinkan si ibu, hingga akhirnya memenuhi permintaannya. Saat itu, dengan tangan bergetar, si ibu mengambil sebuah kain bungkusan, lalu membukanya selapis demi selapis, kemudian mengambil dan menyerahkan uangnya kepada dokter sebagai uang muka, dan semingu kemudian akan kembali lagi untuk memasang gigi palsunya.
Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis
Setelah si ibu dan anaknya meninggalkan klinik, orang-orang yang ada di klinik mulai jengkel dan marah-marah terhadap anak berduit tersebut, berpakaian necis, rokonya pun cerutu kualitas tinggi, tetapi tidak rela mengeluarkan uang untuk sepasang gigi palsu yang bagus bagi ibunya. Tepat di saat mereka masih memendam rasa jengkel dan amarah itulah, tak diduga anak berduit itu pun kembali ke klinik dan berkata : “Dok, tolong buatkan gigi porselen yang terbaik buat ibu saya, biayanya saya yang tanggung, tidak masalah berapa pun harganya. Tapi, saya minta anda jangan mengatakan hal yang sebenarnya kepada ibu saya, ibu saya orang yang sangat hemat, dan saya tidak ingin membuatnya sedih karena hal ini.”
Cerita kedua:
Saya ke pembaringan biasanya pada pukul 23:00 malam, di luar jendela sana tampak hujan salju. Saya menyusutkan diri di balik selimut, mengambil jam alarm, namun alarmnya tidak berfungsi, karena sudah saatnya ganti baterai baru dan saya lupa membelinya. Cuaca yang begitu dingin seperti itu, membuat saya malas untuk bangun lagi.
Rasa malas membuat saya menelepon ibu, “Bu, jam alarm saya belum diganti dengan baterai baru, sementara besok pagi saya harus ke kantor untuk rapat, dan saya harus bangun pagi, jadi, besok jam 6 pagi, ibu bangunkan saya ya melalui telepon.”
Suara ibu di ujung sana terdengar agak serak, mungkin sudah tertidur, kemudian terdengar ucapanya, “Ya, baiklah”.
Saat telepon berdering, saya sedang bermimpi indah, langit di luar sana tampak gelap gulita. Sementara di seberang sana, ibu berkata, “Xiao-ju, ayo bangun, hari ini ada rapat.”
Aku melihat jam di pergelangan tanganku, baru jam lima pagi. Lalu dengan jengkel, aku berteriak, “Bukankah aku bilang jam enam pagi? Aku kan masih mau tidur beberapa saat lagi, tapi ibu ganggu!”
Tiba-tiba di seberang sana, ibu terdiam, dan aku pun menutup telepon.
Setelah bangun, aku pun merapikan diri, dan siap berangkat ke kantor. Dingin sekali cuacanya, tampak hamparan salju di mana-mana. Di halte bis, aku terus menginjak kakiku saking dinginnya. Di sekeliling tampak gelap gulita, sementara di sampingku berdiri dua orang tua yang sudah senja. Aku mendengar si kakek berkata pada nenek itu, “Coba lihat kau, semalaman tidak tidur dengan nyenyak, waktu masih pagi juga kau mulai mendesakku, dan coba lihat sekarang harus menunggu begitu lama di sini.”
Ya, bis pertama baru akan tiba lima menit lagi. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya bis yang ditunggu-tunggu itu pun datang, aku bergegas naik ke atas bis. Supir bis adalah seorang pemuda tanggung, sang supir segera tancap gas setelah menunggu aku naik ke dalam bis.
Aku berkata kepadanya, “Hei, sopir, di bawah sana masih ada dua orang tua, cuaca begitu dingin, mereka sudah lama menunggu di sana, mengapa kau langsung tancap gas tidak menunggu mereka ?”
Dengan bangga pemuda tanggung itu berkata, “Tidak apa-apa, mereka itu ayah ibu saya. Hari ini adalah hari pertama saya menarik (sebagai supir) bis umum, mereka datang hanya sekadar melihat saya.”
Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri
Tiba-tiba mataku berkaca-kaca dan meneteskan air mata, aku membaca pesan pendek dari ayah, “Nak, ibu bilang, ibu yang salah, ibu selalu tidak bisa tidur dengan nyenyak, sebenarnya sejak awal ibu sudah bangun, dan ibu khawatir kamu akan terlambat rapat.”
Tiba-tiba aku teringat sebuah pepatah Yahudi :
“Ketika ayah memberikan sesuatu untuk anaknya, sang anak pun tersenyum. Namun, ketika si anak memberikan sesuatu untuk ayahnya, sang ayah menangis.”
Setelah membaca cerita ringkas dan sarat dengan makna ini, mengingatkan kita untuk menjadi seorang anak yang berbakti kepada orang tua. Seumur hidup ini, orang yang memungkinkan kita berutang terlalu banyak dan tidak mengharapkan balasan jasa serta tanpa pamrih hanyalah Ayah dan Ibu, yakni orang tua kita. Jadi janganlah berkeluh kesah hanya karena mendengar ocehan mereka, sebaiknya maklumi dan pahami mereka, bersyukur dan terima kasih kepada mereka, serta peduli dengan mereka. Hidup ini singkat, jangan pernah merasa bosan untuk melihat orang tua kita selagi sempat, walau hanya sekejap. (secretchina/jhon/ran)
20-02-2022 04:55
Penyakit diabetes merupakan penyakit kronik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah dalam tubuh. Meskipun tergolong penyakit yang tidak bisa disembuhkan, namun pengidap diabetes (diabetesi) diharapkan mampu mengontrol kadar gula darah untuk meatasncegah komplikasi penyakit. Untuk mengontrol kadar gula tersebut tentunya memerlukan tindakan yang tepat, salah satunya dengan cara membatasi asupan gula. Tebu merupakan tanaman yang terkenal sebagai bahan penghasil gula. Tidak ada lemak jenuh yang terkandung di dalamnya. Nutrisi lain yang terkandung dalam jus tebu adalah fosfor, zat besi, kalium, kalsium, dan magnesium. Dan tebu justru memiliki kadar indeks glikemik yang relatif rendah. Sehingga minum jus tebu justru bisa mengontrol gula darah. Kandungan kalium dalam air tebu bisa mengurangi ketegangan pada pembuluh arteri. Hal ini tidak hanya bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah, tapi juga berpotensi menurunkan risiko pengerasan pembuluh, serangan jantung, dan stroke. Air tebu mampu mencegah diabetes karena kandungan gula alaminya. Kandungan gula alami ini memiliki indeks glikemik yang cukup rendah jika dibandingkan dengan gula olahan. Oleh karena itu, air tebu ini dianjurkan untuk dikonsumsi penderita diabetes.Begitu juga bagi orang tanpa diabetes tipe 2, air tebu dapat membantu menurunkan dan mengontrol kadar gula darah jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Tebu sebagai solusi diabetes yang herbal, aman, dan ampuh ini terdapat dalam produk Kolagit . Meskipun berkhasiat untuk mengatasi diabetes, Kolagit nyatanya jauh berbeda dengan obat pada umumnya, termasuk obat herbal sekalipun. Ini karena, Kolagit diolah menjadi serbuk kopi, sehingga Anda bisa mengonsumsinya dengan mudah, bahkan jika Anda sangat susah untuk minum obat sekalipun. Nama Kolagit sendiri merupakan sebuah singkatan dari Kopi guLA GITa. Gita, atau Gita Adinda Nasution, adalah anak muda Indonesia yang menjadi otak di balik lahirnya Kolagit. Sementara itu, nama Kolagit memang benar dikarenakan produk ini merupakan produk kopi plus gula. Hanya saja, gula yang digunakan bukan sembarang gula, melainkan gula tebu asli. Kolagit obat diabetes alami yang terbuat dari rempah olahan gula tebu berbentuk serbuk. Kolagit merupakan obat diabtes alami yang terbuat dari rempah olahan gula tebu berbentuk serbuk. Dengan mengonsumsi Kolagit, Anda pun bisa merasakan segala kebaikan dari bahan-bahan alami yang terkandung di dalamnya, yaitu: Membantu menurunkan dan menetralisir kadar gula darah. Membantu memperbaiki dan meningkatkan daya penglihatan. Meningkatkan sistem imun tubuh. Membantu memperlancar kinerja sistem pencernaan. Menjadi sumber energi untuk beraktivitas Kolagit telah terbukti aman, alami, dan ampuh dalam mengatasi diabetes. Apalagi, cara konsumsinya sangat mudah dan tidak seperti obat sama sekali. Kemampuannya untuk mencegah infeksi, yang sangat membantu pasien diabetes yang rentan mengalami luka dan butuh waktu lebih panjang untuk sembuh ketika menderita penyakit ringan seperti flu sekalipun. Gula tebu pun bisa bantu tubuh meregenerasi sel, sehingga jika pasien diabetes mengalami luka, hal tersebut tidak akan jadi terlanjur makin parah atau sampai infeksi. Sudah banyak testimoni Kolagit dan Kolagit juga memperbaiki fungsi pankreas, ginjal, dan lambung yang rusak karena komplikasi diabetes. Jadi, apa lagi yang Anda tunggu? Segera pesan Kolagit sekarang juga, sebelum diabetes menjadi semakin parah dan Anda hanya bisa menyesal nantinya! Untuk tata-cara pemesanan kolagit yang asli bisa melalui nomor whatsapp 0812-8610-7878.
22-05-2014 05:22
Kita cenderung mulai menjalani pola hidup yang malas dan tak sehat yang telah berdampak pada pola hidup yang semakin mengandalkan sesuatu serba instan dan ingin serba cepat dalam kehidupan di abad ke-21 yang serba modern ini. Pola hidup manusia memang mengikuti kecanggihan teknologi. Di rumah duduk menonton televisi, di kantor duduk mengetik di komputer, di mobil duduk, di restoran duduk, dan lain-lain yang sepanjang hari kita habiskan duduk diam dengan gadget dan tumpukan pekerjaan. Masih adakah jalan kaki sore bercengkrama dengan tetangga? Masih adakah ke pasar berjalan kaki? Masih adakah pergi ke lapangan luas bersama anak-anak untuk sekadar bermain tangkap bola? Belum lagi tekanan ekonomi yang kian menghimpit di tengah zaman yang serbamahal. Kita menggenjot diri sendiri untuk bekerja dan bekerja demi materi. Bekerja tak lagi mengenal waktu hingga istirahat kurang. Urusan makan apalagi. Belum lagi demi pergaulan, kita menjadi dekat dengan sumber penyakit seperti asap rokok,minuman beralkohol, serta gaya hidup tak sehat lainnya. Baca juga : Obat Alamiah Untuk Penyakit Gondok Gaya hidup tidak sehat bersanding erat dengan tubuh yang tidak sehat. Ada dua belas komponen untuk gaya hidup sehat, namun yang paling berkaitan erat adalahpola makan sehat dan pola aktivitas fisik. Pola makan sehat dimulai dengan memperhatikan apa yang masuk ke dalam tubuh. Ciri awalnya adalah keteraturan dalam mengkonsumsi makanan dan minuman. Keteraturan itu terbagi lagi dalam empat hal. Pertama adalah memiliki jadwal yang teratur yaitu tiga kali makan pokok dan dua kali camilan. Jadwal itu harus dijalani setiap hari karena berkaitan dengan pengaturan hormon dalam tubuh. Kedua adalah komposisi yang dikonsumsi. Untuk sehat, gizi harus seimbang. Harus ada sumber karbohidrat, sumber protein hewani, sumber protein nabati, serta sumber vitamin dan mineral. Keempat komponen itu harus ada dalam setiap kita mengkonsumsi makanan pokok. Kemudian ketiga adalah jumlah. Jumlah makanan yang kita konsumsi harus cocok dengan kebutuhan, tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang. Untuk orang awam, mengetahui apakah yang kita konsumsi berlebih bisa dengan melihat apakah berat badan naik dengan jumlah yang biasa dikonsumsi. Bila ya, maka itu sudah berlebih. Terakhir, pemilihan camilan. Komposisi camilan biasanya menutupi kekurangan dalam makanan pokok. Misalnya, makanan pokok kurang protein nabati, maka kita mencamil kacang-kacangan. Kalau makanan pokok kurang vitamin dan mineral, maka pilihlah camilan buah berair banyak. Baca juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang Hipertensi Orang zaman sekarang sering mengeluh bahwa bekerja itu capek. Padahal yang dilakukan dari pagi hingga malam hanyalah duduk dan duduk meski berpindah tempat, berpindah ruangan, dan berpindah kursi. Itu sangat ringan. Untuk pola hidup sehat, kita tingkatkan aktivitas fisik. Biasakan naik tangga, kerjakan pekerjaan rumah sendiri, dan tetap melakukan olah raga rutin. Minimal olah raga itu harus dilakukan lima hari dalam seminggu. Meski begitu, dianjurkan untuk melakukan olah raga setiap hari. Namun, jangan langsung berpikir beratnya karena yang dimaksud di sini adalah olah raga santai yang dilakukan 30 menit saja setiap harinya. Kemudian, bukan bekerja saja yang harus berkualitas, tidur pun harus berkualitas. Tidur minimal enam jam sehari. Itu cukup asalkan dalam kondisi deep sleep atau tidur berkualitas. Percuma tidur sepuluh jam kalau seperti tidur ayam. Kualitas tidur ini penting. Sebenarnya, ini hal-hal yang sudah kita ketahui secara umum. Sekarang, kita tinggal melakukannya karena kalau terbiasa dengan gaya hidup tidak sehat, kesehatan kitalah taruhannya. Kebiasaan itu akan menuai masalah jangka panjang. Tanda-tandanya pertama kali adalah kegemukan. Setelah itu muncul penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes (kencing manis), hipertensi (tekanan darah tinggi), stroke (serangan jantung), dan kanker. Well, you are what you eat. Tubuh sehat tak serta merta hadir, tapi harus dipupuk dengan pola makan dan aktivitas fisik yang sehat. Meski begitu, sehat pun bukan berarti berumur panjang karena itu semua di tangan Tuhan. Namun, dengan pola hidup sehat, kita berarti menghargai tubuh yang diberikan Tuhan karena tidak merusaknya.
19-06-2020 01:24
Pada masa kehamilan, sangat penting dalam menjaga asupan makanan. Dan tentunya wanita hamil wajib mengkonsumsi makanan sehat agar kesehatan ibu maupun bagi perkembangan janin. Tidak hanya sekedar mengkonsumsi makanan yang banyak selama masa kehamilan tetapi juga harus memperhatikan akan kebutuhan kalori serta gizi selama kehamilan. Di masa kehamilan seringkali ibu merasakan gangguan seperti mual, muntah dan bahkan diare yang dapat terjadi karena perut kembung dan bergas hingga merasa kegerahan sehingga lebih mudah berkeringat dibanding dari yang biasanya. Hal-hal tresebut di atas merupakan hal yang sangat umum terjadi, namun ternyata hal tersebut dapat membuat ibu hamil kekurangan cairan atau mengalami dehidrasi. Hal ini tidak diboleh dianggap sebagai sesuatu yang sepele dan diabaikan. Karena situasi seperti ini bisa membahayakan keadaan ibu dan juga janin yang berada di dalam kandungan. Situasi yang demikian dapat membuat air ketuban berkurang dan produksi ASI sedikit, kelahiran preamtur dan bahkan menyebabkan kematian baik ibu maupun janin yang dikandung. Kenali tanda-tanda dari dehidrasi yang dapat memberikan dampak yang berbahaya. Sering merasa pusing atau sakit kepala Tanda yang paling sering ditemui sebagai tanda dehidrasi yaitu merasa serimg pusing atau sakit kepala. Ini terjadi karena pada saat hamil, volume darah ibu hamil akan meningkat hampir dua kali lipat dari jumlah yang biasanya. Dan bila terjadi kondisi dehidrasi maka aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh akan berkurang sehingga menimbulkan kepala mudah pusing atau terasa sakit. Mulut terasa kering dan sering merasa haus Ketika cuaca dalam keadaan panas seringkali lebih memilih untuk meminum air dingin dan manis. Misalnya saja seperti soda, teh atau es kopi, namun yang sebenarnya justru dengan mengkonsumsi minuman yang manis dapat membuat kita merasa semakin haus. Dan bila ibu hamil merasa haus serta mulut yang terasa kering, sebaiknya perbanyak untuk mengkonsumsi air putih dibandingkan dengan minuman manis lainnya serta kurangi kafeimn maupun minuman kemasan yang tidak memiliki manfaat bagi tubuh. Merasa kontraksi palsu Ibu hamil yang mengalami dehidrasi secara umum akan merasakan kontraksi. Dan bila ibu hamil mengeluh tentang kontraksi palsu maka biasanya dokter atau bidan akan menyaran agar ibu hamil tersebut minum air segera. Biasanya dokter akan menyuruh ibu hamil untuk duduk dan beristirahat kemudian meminum dua gelas besar air putih. Air seni keruh atau kuning Pada situasi yang normal maka air seni berwarna bening dan tidak berbau. Nah, bila air seni berwarna keruh atau kuning serta berbau tajam maka hal ini menandakan bila ibu hamil sedang mengalami dehidrasi. Tetapi ada kalanya vitamin yang dikonsumsi oleh ibu hamil menyebabkan air seni menjadi kuning, jadi sebaiknya tanyakan kepada dokter. Bibir pecah-pecah dan lidah mengalami pembengkakan Tanda yang lainnya yang merupakan suatu kondisi ibu hamil mengalami dehidrasi yaitu bibir yang pecah-pecah dan lidah yang seperti bengkak. Cobalah untuk mengoleskan pelembap bibir dan bila belum membaik cobalah untuk mengkonsumsi air dan periksakan ke dokter bila semakin parah. Menurut seorang ahli ginekologi, kebidanan dan ilmu reroduksi di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai yaitu Fahimeh Sasan mengatakan bahwa ibu hamil harus mengkonsumsi paling tidak 10 gelas cairan per hari. Dan cairan tersebut dapat berupa air, jus, teh, kopi yang pada dasarnya merupakan cairan yang dapat diminum ibu hamil. Namun bila berada di tempat dengan cuaca yang memiliki suhu panas maka membutuhkan asupan air yang lebih dari itu agar terhindar dari dehidrasi selama kehamilan. Akan lebih baik lagi bila ibu hamil meminum air putih yang hangat dibandingkan dengan minuman jenis lainnya. Itulah ulasan mengenai tanda-tanda dari dehidrasi yang dapat dialami oleh ibu hamil. Lalu bagaimana bila terjadi hal yang mengharuskan ibu hamil terpaksa kehilangan janin, seperti keguguran. Tentunya bila hal tersebut terjadi maka tindakan yang harus dilakukan adalah tindakan kuretase. Di mana tindakan ini bertujuan untuk mengangkat jaringan yang ada di dalam rahim karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi bila tidak dibersihkan. Untuk melakukan tindakan kuretase tersebut pastinya sesudah melalui prosedur dan atas saran dokter serta dilakukan di klinik kuret yang resmi. Dalam hal ini tentunya klinik aborsi yang telah berpengalaman serta ditangani oleh dokter ahlinya yang berkompeten. Salah satunya adalah klinik kuretase yang melakukan berbagai tindakan medis seperti persalinan, tindakan pembedahan dan penanganan dalam mengatasi berbagai gangguan pada sistem reproduksi wanita.